Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Bokashi Feses Sapi dan Pupuk Organik Cair Kulit Bawang Merah Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) Sunadi; Nurfatiah; Afri Rona Diyanti; Milda Ernita; Widodo Haryoko; Aslan Sari Thesiwati
Jurnal Research Ilmu Pertanian Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Research Ilmu Pertanian (Februari 2026)
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Ekasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31933/czappx15

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mendapatkan dosis bokashi feses sapi dan konsentrasi POC kulit bawang merah yang terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil bawang merah. Percobaan telah dilaksanakan di Jorong Kubang Nan Duo, Kenagarian Sirukam, Kecamatan Payung Sekaki, Kabupaten Solok dari Desember 2024 sampai April 2025 pada ketinggian  tempat 1.400 mdpl. Percobaan disusun berdasarkan Rancangan Acak Kelompok 2 faktor dengan 3 ulangan. Faktor pertama adalah bokashi feses sapi yang terdiri dari 3 taraf yaitu: 0, 5, dan 10 t/ha. Faktor kedua adalah POC kulit bawang merah dengan 3 taraf yaitu: 0, 50, dan 100 ml/L. Parameter yang diamati adalah tinggi tanaman, jumlah daun, akar terpanjang, jumlah umbi per rumpun, bobot basah dan bobot kering umbi per rumpun, persentase penurunan bobot umbi, produksi umbi kering per hektar, dan klasifikasi umbi. Hasil percobaan diperoleh tidak terdapat interaksi bokashi feses sapi dan POC kulit bawang terhadap pertumbuhan dan hasil bawang merah. Perlakuan bokashi feses sapi secara tunggal dapat meningkatkan tinggi tanaman, akar terpanjang, bobot basah umbi per rumpun, bobot kering per rumpun, persentase penurunan bobot umbi, dan produksi umbi kering per hektar. Perlakuan POC kulit bawang merah secara tunggal meningkatkan tinggi tanaman, jumlah umbi per rumpun, dan persentase penurunan bobot umbi. Untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil bawang merah dapat digunakan bokashi feses sapi dosis 10 t/ha dan konsentrasi POC kulit bawang merah  50 ml/L.
PENGARUH PGPR DAN PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L) usmardi70 usmardi70; Ermawati ermawati; Afri Rona Diyanti
Jurnal Embrio Vol 17 No 2 (2025): Jurnal Embrio
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tamansiswa Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31317/embrio.v17i2.1155

Abstract

Tujuan dari peneltiian ini adalah untuk menegtahui interaksi Pengaruh PGPR dan pupuk NPK pada Pertumbuhan dan Hasil Bawang Merah Percobaaan ini dilakukan dari bulan Agustus sampai November 2024 di Balai Penyuluh Pertanian Kecamatan Ranah Pesisir Kabupaten Pesisir Selatan pada ketinggian tempat 18 mdpl. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok Faktorial. Faktor pertama adalah PGPR yang terdiri dari tanpa PGOR, Rizobakteri Pseudomonas sp, dan Rizobakteri Bacillus sp . Faktor kedua adalah pupuk NPK yang terdiri dari 50% NPK dari rekomendasi, 75% NPK dari rekomendasi, 100% NPK dari rekomendasi sehingga terdapat kombinasi perlakuan. Selanjutnya masing-masing kombinasi diulang sebanyak 4 kali maka terdapat 36 satuan percobaan berupa plot. Masing-masing plot terdiri 5 sampel tanaman. Data yang diperoleh dianalisis secara statistika dengan uji F pada taraf nyata 1% dan 5%. Jika F hitung lebih besar dari F tabel 1% dan 5%, maka dilanjutkan dengan uji Duncan’s Multiple Range Test (DMRT), data akan ditampilkan dalam bentuk tabel dan grafik.Kesimpulan dari penelirian ini adalah Adanya interaksi PGPR dan pupuk NPK yang tepat pada Pertumbuhan dan Hasil Bawang Merah pada PGPR Paenibacillus polymyxa dan 100% pupuk NPK. Terdapat PGPR yang tepat pada Pertumbuhan dan Hasil Bawang Merah yaitu Bacillus sp Terdapat dosis pupuk NPK yang tepat pada Pertumbuhan dan Hasil Bawang Merah yaitu 100%. Berdasarkan kesimpulan untuk meningkatkan pertumbuhan dan perkkembangan tanaman bawang merah dengan pemberian PGPR Paenibacillus polymyxa dan 75% pupuk NPK.
RESPON BAWANG MERAH (Allium cepa L.) TERHADAP KOMPOS PERVEG milda Ernita; Ermawati Ermawati; Aslan Sari Thesiwati; afri Rona Diyanti; sunadi sunadi; ediwirman Ediwirman
Jurnal Embrio Vol 17 No 2 (2025): Jurnal Embrio
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tamansiswa Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31317/embrio.v17i2.1269

Abstract

Kompos perveg merupakan kompos yang terdiri dari bahan organik yang mampu meningkatkan pertumbuhan vegetatif tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kompos perveg terhadap pertumbuhan dan produksi bawang merah. Percobaan dilaksanakan di lahan kering ultisol di Kelurahan Korong Gadang, Kecamatan Kuranji Kota Padang, ketinggian tempat 15 m dpl, dari April - Juli 2025. Percobaan menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan perlakuan dosis kompos perveg terdiri dari 6 taraf yaitu 0 ton/ha, 5 ton/ha, 10 ton/ha, 15 ton/ha, 20 ton/ha, dan 25 ton/ha. Variabel yang diamati yaitu tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah anakan, jumlah umbi per rumpun, bobot basah umbi per rumpun, bobot basah umbi per plot, bobot kering umbi per rumpun, bobot kering umbi per plot dan produksi per hektar, dan kualifikasi umbi. Hasil penelitian menunjukan pemupukan kompos perveg berpengaruh terhadap jumlah anakan, jumlah umbi, bobot basah umbi per rumpun, bobot basah umbi per plot, bobot kering umbi per rumpun, bobot kering umbi per plot dan produksi per hektar. Dosis kompos perveg terbaik yaitu 25 ton/ha dengan produksi 28ton/ha. Untuk meningkatkan produksi bawang merah disarankan menggunakan kompos perveg dengan dosis 25 ton/ha.