Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

PEMANFAATAN LIMBAH PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA UAP (PLTU) NAGAN RAYA SEBAGAI BAHAN STABILISASI TANAH EKSPANSIF Muhammad Zardi; Meliyana Meliyana
Jurnal Teknik Sipil Unaya Vol 3, No 1 (2017): Januari 2017
Publisher : Center for Research and Community Service (LPPM) University of Abulyatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30601/jtsu.v3i1.21

Abstract

Tanah ekspansif adalah tanah yang kandungan lempungnya memiliki potensi kembang susut akibat perubahan kadar air. Kondisi jalan pada ruas jalan Ie Mirah-Lama Muda (Kabupaten Aceh Barat Daya) mengalami hal yang sama, yaitu cepat mengalami kerusakan meskipun sering dilakukan perbaikan pada lapisan permukaan (surfase). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah fly ash yang berasal dari PLTU Nagan Raya layak dijadikan bahan stabilisasi untuk proyek-proyek jalan pada tanah ekspansif khususnya ruas jalan lintas barat Aceh. Metode yang dilakukan adalah dengan melakukan stabilisasi tanah dengan menambah Fly Ash dan melakukan pengujian di Laboratorium Pengujian yang dilakukan adalah analisis kadar air, analisis saringan, analisis berat jenis, pengujian batas attenberg, analisis CBR dan pemadatan standar proctor. Hasil dari uji laboratorium menunjukkan adanya penurunan berat jenis sampel tanah disebabkan karena tanah distabilisasi dengan fly ash yang memiliki berat jenis yang lebih kecil. Hasil dari penambahan Fly Ash menurunkan kadar air dalam campuran tanah. Hal ini sangat menguntungkan dalam proses stabilisasi karena potensi pengembangan tanah semakin berkurang. Hasil test Attenberg menunjukkan penambahan Fly Ash 20% mampu menurunkan nilai indeks plastisitas dari 28,61% menjadi 2,88%. Hal ini terjadi karena penambahan Fly Ash menyebabkan terjadinya ikatan antar partikel dan tertutupnya sebagian pori-pori tanah sehingga tanah menjadi kurang sensitif terhadap perubahan kadar air. Penambahan Fly Ash meningkatkan berat isi kering karena terjadi perubahan distribusi butiran halus menjadi tanah berbutir kasar sesuai banyaknya penambahan Fly Ash. Penambahan fly Ash 20% memberikan peningkatan yang cukup signifikan dengan nilai CBR sebesar 15,7% dibandingkan daya dukung tanah asli yang hanya memiliki nilai CBR 3.4% dan tergolong tanah yang jelek. Fly Ash yang berasal dari PLTU Nagan Raya layak untuk dijadikan bahan stabilisasi tanah dalam pelaksanaan konstruksi khususnya jalan raya yaitu sebagai subbase course
Studi Keseimbangan Air Waduk Rajui Di Kabupaten Pidie Rijal Husaini; Ichsan Syahputra; Muhammad Zardi
Jurnal Teknik Sipil Unaya Vol 8, No 2 (2022): Juli 2022
Publisher : Center for Research and Community Service (LPPM) University of Abulyatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30601/jtsu.v8i2.2831

Abstract

Pembangunan sebuah waduk dapat digunakan untuk menyimpan air pada waktu kelebihan dan dipergunakan kembali pada waktu yang diperlukan. Studi keseimbangan air waduk ini akan diuji coba pada Waduk Rajui yang terletak di Kecamatan Padang Tiji, Kabupaten Pidie. Tujuan studi adalah :1) Mengetahui ketersediaan debit andalan Waduk Rajui untuk memenuhi kebutuhan irigasi di daerah irigasi Rajui; 2) Mengetahui hasil maksimum (optimasi) keseimbangan air Waduk Rajui yang dapat dimanfaatkan untuk keperluan air irigasi pada daerah layanan Waduk Rajui. Ruang lingkup studi meliputi analisa hidrologi dan analisa kapasitas tampungan waduk. Dalam menganalisis hidrologi untuk mendapatkan nilai evaporasi dan evapotranspirasi menggunakan metode Penman Modifikasi dengan data klimatologi dari 2010 – 2020 diperoleh evaporasi maksimum sebesar 179,65 mm/bulan minimum sebesar 64,94 mm/bulan sedangkan evapotranspirasi maksimum sebesar 140,74 mm/bulan minimum sebesar 100,50 mm/bulan. Dalam menentukan debit rata-rata bulanan menggunakan metode Mock diperoleh debit rata-rata bulanan maksimum terjadi tahun 2014 sebesar3,00 m3/s. Berdasarkan 80% terpenuhi debit rata-rata bulanan diketahui debit andalan minimum terjadi pada bulan Juni sebesar 0,15 m3/s dan maksimum pada bulan November sebesar 1,32 m3/s. Berdasarkan perhitungan neraca air memperlihatkan debit terbesar yang masuk ke Waduk Rajui terjadi pada tahun 2014 bulan Desember yaitu sebesar 3,00 m3/s dengan kebutuhan air 0,31 m3/s sehingga perbandingan debit menjadi surplus 2,69 m3/s,dan debit terkecil yangmasuk ke Waduk Rajui terjadi pada tahun 2011 bulan Juni yaitu sebesar 0,11 m3/s dengan kebutuhan air 0,62 m3/s sehingga perbandingan debit menjadi negatif 0,51 m3/s. Berdasarkan hasil analisa kapasitas waduk menunjukkan muka air normal (MAN) tampungan efektif yaitu pada elevasi +88,56 dengan luas genangan 102.200 m2 dan volume tampungan sebesar 2.159.847 m3. Muka air rendah (MAR) tampungan mati yaitu pada elevasi +56,89 dengan luas genangan 23.800 m2 dan volume tampungan sebesar 174.057 m3. Volume air maksimum yang terdapat pada waduk berdasarkan Kurva Massa Ripple (Ripple Mass Curve) adalah sebesar 7.106.599 m3. Kata kunci : Debit rerata bulanan, debit andalan, neraca air, kapasitas waduk, Ripple Mass Curve
Pengenalan dan Pemanfaatan Limbah Kaca Menjadi Produk Bernilai Rahmawati Cut; Amri Amin; Putri Dini Meutia; Meliyana Meliyana; Muhammad Zardi; Ichsan Syahputra; Tety Sriana; Lusi Dwi Putri; Muhammad Khalis
Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 5 (2022): Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/dinamisia.v6i5.11256

Abstract

Glass waste is harmful if it is disposed of and mixed with other waste. A special disposal site is needed to avoid injuring the hands and feet of the garbage collectors, especially at the Final Disposal Site (TPA). Glass waste highly consists of silica (SiO2), which is needed in cement. Glass waste is crushed by a mechanical method using a crusher, creating glass powder with an average size of 54 µm. Cement is mixed with glass powder in a ratio of 4:1. Water cement factor (FAS) is used at 0.3. The partners in this community service activity are primary school-age children in Ateuk Lam Ura Village, Simpang Tiga District, and Aceh Besar District. The success of the resulting product is indicated by its compressive strength, the hardening of cement and glass powder, and the product's visual appearance without any visible pores. The product has good strength and looks neat with a solid surface. The compressive strength of the product obtained is 3.21. Partners are interested and can apply glass waste to flower pots properly.
Studi Analisis Daya Dukung Tanah Untuk Tiang Pancang Berdasarkan Data Sondir Pada Pembagunan Menara Mesjid Baitul Makmur Muhammad Ridha; Muhammad Zardi; Amalia Amalia; Ichsan Syahputra; Ghazali Adami
Jurnal Teknik Sipil Unaya Vol 9, No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Center for Research and Community Service (LPPM) University of Abulyatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30601/jtsu.v9i1.3480

Abstract

Mesjid Baitul Makmur yang terletak di Kampung lampoeh keude kecamatan kuta baro aceh besar, merupakan masjid utama di kecamatan tersebut. Pada tahun 2021 direncanakan pembangunan menara masjid terletak di sisi kiri masjid dengan lokasi titik koordinat 5°31'53.94"N ;  95°23'16.31"E. untuk keperluan pembangunan tersebut dilakukan pengambilan data Sondir/Cone Penetration Test (CPT). Data yang digunakan yaitu penetrasi konus (qc), Jumlah Hambatan Pelekat (JLH), Fraction Ratio (FR). Kemudian hasil data yang telah diambil diolah untuk selanjutnya diklasifikasikan tanah dan jenis tanahnya. Selanjutnya untuk data qc dan JLH, digunakan untuk menentukan daya dukung tanah untuk tiang tunggal dan kelompok dengan diameter 400mm, panjang 7m dan asumsi gaya aksial yang terjadi 400 Ton. Dari hasil pengolahan data tanah diklasifikasikan lempung padat dan pada kedalaman 4 – 7m.Berdasarkan Daya dukung tanah untuk  kelompok tiang dengan 9 buah tiang adalah sebesar Qk = 433 Ton. Lebih besar dari beban aksial yang dirancanakan yaitu sebesar 400 Ton. Maka dapat disimpulkan bahwa tanah dilokasi yang akan dibangun menara masjid dapat menahan beban rencana hingga 400 Ton.
Evaluasi Kinerja Struktur Gedung Terhadap Gempa Dengan Analisis Static Non-Linear (Pushover) Husnuto Fikri; Muhammad Zardi; Amalia Amalia
Jurnal Teknik Sipil Unaya Vol 9, No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Center for Research and Community Service (LPPM) University of Abulyatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30601/jtsu.v9i1.3061

Abstract

The research is evaluating the Banda Aceh Pratama Tax Office building, using the Pushover Analysis method which refers to the Applied Technology Council (ATC-40, 1996) using the SAP2000 program. The purpose of this study was to determine the structural performance of the Banda Aceh Pratama Tax Office building structure and to determine the pattern of building collapse after pushover analysis. A pushover analysis was carried out because this building is located in an earthquake-prone area based on the 2017 earthquake map on SNI 03-1726-2019 with spectrum response analysis. This research was conducted using quantitative data analysis method with secondary data which includes shop drawings and structural data. Based on the results of the analysis of the response spectrum, the performance level of the structure according to ATC-40 in the structure of the x and y directions, for the maximum value of total drift obtained 0.0051 and the maximum value of total inelastic drift obtained 0.0031 so that the Banda Aceh Pratama Tax Service Office building is included in Immediate Occupancy (IO) level category based on Dt/H < 0.01 limit according to ATC-40.