Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PERAN MINAT INVESTASI DALAM MEMEDIASI PENGETAHUAN INVESTASI, MOTIVASI INVESTASI, DAN MODAL MINIMAL INVESTASI TERHADAP KEPUTUSAN INVESTASI (Studi Kasus Investor Pada BEI Berdomisili Kota Pekalongan): Dibuat oleh Alliyatul Himmah, Sobrotul Imtikhanah, Rini Hidayah (Prodi Akuntansi FEB Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan) Alliyatul Himmah; Sobrotul Imtikhanah; Rini Hidayah
Neraca Vol. 16 No. 2 (2020): NERACA
Publisher : FEB Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48144/neraca.v16i2.502

Abstract

This study aims to analyze the role an investment intersest in mediating the investment knowledge, the investment motivation, and minimum investment capital on investment decisions. It used a survey and questionnaire to collect the data with using a proportionate stratified random sampling with Slovin formula. A hundred respondents as the investor of Indonesian Stock Exchange located in Pekalongan were taken as the sample. Meanwhile, it used a multiple linear regression and a path analysis for the data analysis technique. Partially the results shows the investment knowledge, the investment motivation, and minimum investment capital have a significantly affected on the investment decisions. Furthermore, from the path test, it shows the investment interest has significantly mediated the investment knowledge, the investment motivation, and a minimum investment capital on the investment decisions. Keywords: the investment knowledge, the investment motivation, a minimum investment capital, the investment decisions
PENGEMBANGAN SMART ECONOMY KOTA PEKALONGAN MELALUI PENERAPAN E-RETRIBUSI PELAYANAN PASAR Paminto Agung Christianto; Siti Nurhayati; Mujiyono Mujiyono; Sobrotul Imtikhanah; Projo Angkasa; Shinta Dewi Rismawati; Vita Nur Latief
JURNAL LITBANG KOTA PEKALONGAN Vol. 13 (2017)
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda) Kota Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54911/litbang.v13i0.55

Abstract

Kota Pekalongan memiliki 11 titik pasar tradisional yang masing-masing pasar memiliki puluhan hingga ratusan kios dan berdasarkan data yang tercatat dalam buku “Pekalongan Dalam Angka Tahun 2016”, jumlah pedagang yang ada sebanyak 4.531 pedagang. Kesulitan yang dialami oleh petugas Dinas Pasar Kota Pekalongan dalam mengelola retribusi pelayanan pasar untuk 4.531 pedagang tersebut adalah karena sistem yang digunakan masih manual yaitu dengan menggunakan karcis dan buku catatan, sehingga memungkinkan terjadinya kesalahan pencatatan atau terjadinya kecurangan dari oknum petugas atau pedagang yang tidak jujur. Kesulitan lain adalah dinas terkait sulit memantau dan mengawasi proses penarikan dan pelaporan dana retribusi pelayanan pasar, sehingga dimungkinkan penerimaan retribusi pelayanan pasar menjadi tidak optimal. Hasil kajian ini berupa rekomendasi kepada Pemerintah Kota Pekalongan dan khususnya dinas pasar kota Pekalongan untuk segera membangun dan menerapkan sistem e-retribusi pelayanan pasar di kota Pekalongan, sehingga proses penarikan dana retribusi pelayanan pasar dapat dipantau dan diawasi dengan mudah yang akhirnya akan berdampak pada optimalnya penerimaan dana retribusi pelayanan pasar yang dapat digunakan untuk mendukung penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan kota Pekalongan.
Strategi Penanganan Covid-19 Di Kota Pekalongan Kuat Ismanto; Sobrotul Imtikhanah; Choliq Sabana; Hartati Hartati; Projo Angkasa
JURNAL LITBANG KOTA PEKALONGAN Vol. 20 No. 1 (2022)
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda) Kota Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54911/litbang.v20i1.181

Abstract

This paper aims to analyze the effectiveness of handling Covid-19 in Pekalongan City. The primary data of this research was obtained through focus group discussions (FGD) with the Covid-19 implementing officers in Pekalongan City and also the community. The data obtained were analyzed descriptively and qualitatively. The results of this study indicate that the handling of COVID-19 is categorized as successful, which is indicated by increased recovery and decreased mortality. For this reason, recommendations are formulated for local governments: 1) Consistency in compliance of the Task Force and OPD with Central Government regulations; 2) Strengthening coordination between the Task Force and OPD within the local government environment; 3) Accurate and effective delivery of education about Covid-19; 4) Enforcement of Perwal and general public compliance with Covid-19 health protocols; 5) Maximizing the role of religious leaders (ulama) in handling Covid-19; 6) Strengthening the community's economy during the pandemic through local government coordination. Keywords: Covid-19, treatment effectiveness, Covid-19 task force, health protocol
Flypaper Effect Terhadap Belanja Daerah di Jawa Tengah Sobrotul Imtikhanah; Muh. Fithrayudi T; Astari, Astari
MIZANIA: Jurnal Ekonomi Dan Akuntansi Vol. 5 No. 1 (2025): Mizania: Jurnal Ekonomi dan Akuntansi
Publisher : Economics and Business Faculty UNUSIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47776/mizania.v5i1.1411

Abstract

Indonesia, dengan 38 provinsinya, memerlukan pengawasan dan regulasi yang signifikan oleh pemerintah pusat. Desentralisasi menawarkan solusi untuk mengelola banyaknya pemerintahan daerah, dengan tujuan memberdayakan daerah dan memastikan pembangunan yang merata di seluruh negeri. Meskipun desentralisasi telah berjalan hampir satu dekade, daerah-daerah tetap bergantung secara finansial pada pemerintah pusat. Studi ini meneliti flypaper effect sebagai indikator keberhasilan desentralisasi, dengan fokus pada kabupaten dan kota di Provinsi Jawa Tengah, khususnya wilayah Eks-Karesidenan Pekalongan dari tahun 2018-2023. Penelitian ini mengevaluasi (1) pengaruh Dana Alokasi Umum dan Pendapatan Asli Daerah terhadap Belanja Daerah, (2) mana yang memiliki pengaruh lebih besar, (3) keberadaan flypaper effect, dan (4) apakah efek tersebut bervariasi dengan tingginya Pendapatan Asli Daerah. Penelitian ini bersifat deskriptif dan menggunakan analisis kuantitatif, sehingga data disajikan dalam bentuk angka atau dapat diukur. Temuan menunjukkan bahwa kedua sumber pendapatan tersebut mempengaruhi belanja daerah dan flypaper effect terjadi di Jawa Tengah dari tahun 2018-2023, bahkan di daerah dengan Pendapatan Asli Daerah yang tinggi. Kata Kunci: Flypaper Effect,  Desentralisasi, Pendapatan Asli Daerah, Dana Alokasi Umum, Belanja Daerah Abstract Indonesia, with its 38 provinces, requires significant oversight and regulation by the central government. Decentralization offers a solution for managing the numerous local governments, aiming to empower regions and ensure equitable development across the country. Although decentralization has been in place for nearly a decade, regions remain financially dependent on the central government. This study examines the flypaper effect as an indicator of decentralization success, focusing on districts and cities in Central Java Province, particularly the Eks-Karesidenan Pekalongan region from 2018-2023. The research evaluates (1) the impact of General Allocation Funds and Regional Revenue on Local Expenditure, (2) which has a greater influence, (3) the existence of the flypaper effect, and (4) whether this effect varies with the level of Regional Revenue. This study is descriptive and employs quantitative analysis, presenting data in measurable or numerical form. The findings indicate that both revenue sources affect local expenditure and that the flypaper effect occurred in Central Java from 2018-2023, even in regions with high Regional Revenue. Keywords: Flypaper Effect, Decentralization, Regionally Original Income, General Allocation Fund, Regional Expenditure