Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

PENERAPAN KONSEP SOSIOLOGIS DALAM PENDIDIKAN DASAR Ricky Gustiawan; Neviyarni; Irda Murni
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 9 No. 2 (2023): Volume 09 No 02, Juni 2023
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v9i2.893

Abstract

The aim of this study is to find out the philosophical foundation system in applying sociological concepts in the basic education environment. The research method used in this research is literature study which relies on bibliographic sources from books and articles in scientific journals related to the subject matter, reading data with the thoughts of experts with a constructive and interpretive approach. The results of research from the results of a literature study to be able to carry out the Application of Sociological Concepts in Basic Education require careful preparation to run as the concept of education in carrying out its role which must have sociological foundational implications in education as well as self-development through a sociological basis which is also required to make the latest breakthroughs in the process of curriculum innovation or what is often known as curriculum revision in order to significantly adjust the philosophical foundations and accuracy in applying the sociological foundations in the basic education environment.
Pengaruh Penerapan Permainan Susun Kartu Terhadap Perkembangan Bahasa Anak Kelas I Sekolah Dasar dina aryanti; Neviyarni; Desyandri
Jurnal Perseda : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 6 No. 2 (2023)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Muhammadiyah Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37150/perseda.v6i2.2018

Abstract

The purpose of this study was to look at the effect of the application of word card stacking games on the language development of first grade elementary school children. The research population ieClass 1 SDN Gugus 01 Mekar Karya, Koto Salak District consists of 4 schools, and the sample of this study was students in class I SDN 01 Koto Salak (experimental class) and SDN 09 Koto Salak (control class). In collecting the required data, use observation instruments. interviews, and tests. The data processing technique uses a statistical test, namely the t-test using the SPSS version 16 application to test the hypothesis. The results of the hypothesis testing obtained significant value from the application of the card stacking game to the language development of grade I children where the sig. (0.000) < 0.05 then thus H0 rejected and H1 accepted, where is the influence of the Application of the Card Arrangement Game on the Language Development of Class I Elementary School Children. It can be concluded that the use of card stacking games in learning Indonesian is very helpful for teachers and can also increase students' vocabulary.
EFEKTIVITAS MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS VIDEO ANIMASI UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS IV SEKOLAH DASAR Lizra Afrilia; Neviyarni; Darnies Arief; Risda Amini
Jurnal Cakrawala Pendas Vol. 8 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jcp.v8i3.2559

Abstract

Video animasi ialah suatu instrumen pembelajaran yang memadukan berbagai unsur suara dengan gambar yang didalamnya memuat materi yang akan disampaikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana efektivitas penggunaan instrumen pembelajaran berbasis video animasi dalam peningkatan motivasi belajar, dan untuk mengetahui bagaimana peningkatan motivasi belajar peserta didik kelas IV SD saat menggunakan media pelajaran berbasis video animasi. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen untuk penelitian kuantitatif karena data yang diperoleh berhubungan dengan angka-angka yang dapat dihitung secara sistematis. Populasi ipenelitian ini adalah siswa kelasiIV SDN Lhok Pawoh, sedangkan dalam penelitian yang dijadikan sebagai sampel ialah siswa kelas IV SDN Lhok Pawoh berjumlah 40 siswa. Banyaknya siswa kelas IV.1 SDN Lhok Pawoh sebanyak 20 orang dan kelas IV. sebanyak 20 orang. Hasil penelitian menunjukan bahwa T-tes menggambarkan bahwa nilai yang didapatkan ialah 0,45 yang berada dalam taraf signifikan dengan T-tebel 0,25. Hasilnya menggambarkan t-test > t-tebel, hingga Ho ditolak serta bisa ditarik kesimpulan bahwasanya ditemukan peningkatan motivasi belajar pada siswa SD dengan menerapkan media pembelajaran berbasis video animasi (Ha diterima). Sehingga dapat membuktikan bahwa dengan penggunaan Media Pembelajaran Berbasis Video Animasi mampu meningkatkan motivasi belajar siswa.
STRATEGI INOVATIF GURU DALAM MENGEMBANGKAN KREATIVITAS PESERTA DIDIK PENDIDIKAN PANCASILA DI SEKOLAH DASAR Muspardi; Neviyarni; Yusmanila; Afdal
Bhineka Tunggal Ika Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKN
Publisher : Universitas Sriwijaya in Collaboration with AP3Kni (Asosiasi Profesi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Indonesia/Indonesia Association Profession of Pancasila and Civic Education)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jbti.v12i2.237

Abstract

Pengembangan kreativitas peserta didik merupakan salah satu kompetensi utama yang ditekankan dalam Kurikulum Merdeka, termasuk pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila. Namun, praktik pembelajaran di Sekolah Dasar masih cenderung menekankan hafalan nilai-nilai moral tanpa memberi ruang bagi peserta didik untuk berpikir kreatif dan reflektif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara mendalam upaya pendidik dalam mengembangkan kreativitas peserta didik selama proses pembelajaran Pendidikan Pancasila. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus di dua sekolah dasar di Kabupaten Sijunjung Sumatera Barat. Data dikumpulkan melalui observasi partisipan, wawancara mendalam terhadap enam guru, dan analisis dokumen perencanaan pembelajaran. Analisis data dilakukan secara interaktif melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan kreativitas peserta didik dilakukan melalui tiga strategi utama: (1) Penerapan model pembelajaran berbasis proyek dan berbasis masalah, (2) Pemanfaatan media inovatif seperti video animasi dan permainan edukatif, serta (3) Pemberian tugas terbuka yang mendorong ekspresi ide dan penciptaan karya orisinal. Strategi tersebut terbukti meningkatkan kemampuan berpikir kreatif sekaligus memperdalam pemahaman nilai-nilai Pancasila secara kontekstual. Penelitian ini menegaskan pentingnya pelatihan guru untuk merancang pembelajaran yang mengintegrasikan penguatan karakter dengan stimulasi kreativitas.   Developing students’ creativity is one of the core competencies emphasized in the Merdeka Curriculum, including within the subject of Pancasila Education. However, classroom practices in elementary schools still tend to emphasize rote memorization of moral values without providing sufficient space for students to think creatively and reflectively. This study aims to provide an in-depth description of teachers’ efforts in fostering students’ creativity during the learning process of Pancasila Education. The research employed a qualitative approach with a case study method conducted in two elementary schools located in Sijunjung Regency, West Sumatra. Data were collected through participant observation, in-depth interviews with six teachers, and analysis of lesson plan documents. The collected data were analyzed interactively through data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings reveal that teachers fostered students’ creativity through three main strategies: (1) Implementing project-based and problem-based learning models, (2) Utilizing innovative media such as animated videos and educational games, and (3) Assigning open-ended tasks that encouraged idea expression and the creation of original works. These strategies were proven effective in enhancing creative thinking skills while deepening students’ contextual understanding of Pancasila values. The study highlights the importance of teacher training in designing learning experiences that integrate character strengthening with creativity stimulation
PERAN GURU DALAM MEMOTIVASI BELAJAR SISWA PADA TINGKAT SEKOLAH DASAR Tessa Pramesti; Neviyarni; Zelhendri Zen
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 02 (2025): Volume 11 No. 02 Juni 2025 In Build
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i02.6372

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran guru dalam memotivasi belajar siswa di tingkat sekolah dasar. Guru mempunyai peran strategis dalam meningkatkan mutu pendidikan, Guru tidak semata-mata menjalankan peran sebagai penyampai materi pelajaran, melainkan juga berperan sebagai motivator yang mampu mendorong semangat belajar siswa. Penelitian ini dilakukan melalui metode studi literatur dengan menelaah beragam sumber seperti artikel ilmiah, jurnal, buku, dan skripsi yang relevan. Hasil kajian Menandakan bahwa semangat belajar siswa dipengaruhi secara signifikan oleh keterlibatan aktif guru dalam proses pembelajaran, baik melalui pemberian pujian, penciptaan suasana belajar yang menyenangkan, maupun pendekatan yang kreatif dan profesional. Guru berperan sebagai penyaji materi, fasilitator, mediator, hingga evaluator yang dapat menumbuhkan minat, semangat, serta kesadaran siswa akan pentingnya belajar. Maka dari itu, guru bukan hanya berperan dalam aspek akademik, Namun juga berkaitan dengan pembentukan karakter dan kepribadian siswa.
PERKEMBANGAN BAHASA, SOSIAL, DAN EMOSI ANAK PADA USIA SEKOLAH DASAR: PERKEMBANGAN BAHASA, SOSIAL, DAN EMOSI ANAK PADA USIA SEKOLAH DASAR Raudhatul Jannah; Neviyarni; Zelhendri Zen
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 02 (2025): Volume 11 No. 02 Juni 2025 In Order
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i02.6422

Abstract

Language, social, and emotional development are essential aspects of growth in elementary school-aged children. This article explores how these three domains interact and contribute to shaping children's communication abilities, social interactions, and emotional regulation. Language development at this stage is marked by a growing vocabulary, improved grammar, and enhanced reading and writing skills. Socially, children begin to form deeper friendships, learn to cooperate in groups, and understand social norms and roles across different environments. Emotionally, they develop greater awareness and control of their feelings, as well as empathy and self-confidence. Support from families, teachers, and the broader environment plays a crucial role in fostering these areas of development. When nurtured effectively, children are better equipped to communicate, adapt, and face future challenges with emotional and social maturity.