Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Masker Medika

HUBUNGAN HOLISTIC HEALTH ASSESMENT DENGAN KUALITAS HIDUP PASIEN HEMODIALISA imaru diani; efroliza efroliza
Masker Medika Vol 11 No 1 (2023): Masker Medika
Publisher : IKesT Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52523/maskermedika.v11i1.513

Abstract

Introduction. Kidney failure is a case that continues to increase globally. Kidney failure patients require renal replacement therapy as an effort to improve the patient's condition. Hemodialysis therapy is an option that is often used as renal replacement therapy in patients with end-stage renal failure. Hemodialysis therapy not only provides a level of life expectancy for patients, but on the other hand it can have an impact on changing the patient's health condition holistically and can affect the patient's quality of life. Objective. The study aims to determine the relationship of holistic health assessment to the quality of life of hemodialysis patients at Palembang Hospital. Methodology. The study used a cross sectional design with a total sampling method of 51 respondents. The instruments used in this study were the Dialysis Symptom Index (DSI) and DF 36. Analysis of the results of the data used the Pearson test. Results. Based on the results of the SPSS analysis, the value of r = -0.428 and pvalue 0.002 (p <0.05) was obtained, which means that there is a relationship between holistic health assessment and quality of life in hemodialysis patients at Palembang Hospital. Discussion. Based on the results of the study, there is a negative relationship between holistic health assessment and patient's quality of life. This means that patients undergoing hemodialysis tend to experience health problems both physically and psychologically which can have an impact on reducing the patient's quality of life.
HUBUNGAN FUNGSI MANAJEMEN KEPERAWATAN DENGAN PENERAPAN SOP PENCEGAHAN RESIKO JATUH DI RUMAH BHAYANGKARA MOH.HASAN PALEMBANG efroliza efroliza; Dewi Susantri Susantri Nengrum
Masker Medika Vol 11 No 1 (2023): Masker Medika
Publisher : IKesT Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52523/maskermedika.v11i1.529

Abstract

Latar Belakang: Data kejadian pasien jatuh di Indonesia tercatat sebesar 14%, padahal untuk mewujudkan keselamatan pasien angka kejadian pasien jatuh seharusnya 0%. Pelaksanaan pengkajian risiko jatuh pada pasien yang tidak terlaksana dengan baik disebabkan oleh beberapa faktor di rumah sakit. Dampak dari tidak berfungsi manajemen keperawatan dapat berupa adanya risiko terhadap pasien jatuh, sehingga diperlukan manajemen risiko yaitu proses dimana mengidentifikasi faktor-faktor yang dapat membantu untuk memberikan perawatan yang sangat baik, aman, efisien dan efektif. Tujuan penelitian: diketahui hubungan fungsi manajemen keperawatan dengan penerapan SOP pencegahan resiko jatuh di Rumah Sakit Bhayangkara Palembang. Metode penelitian: Desain yang digunakan adalah Survey Analitik dengan pendekatan “Cross Sectional”, jumlah 52 responden dengan menggunakan instrument berupa kuesioner. Waktu penelitian ini dilakukan pada bulan Maret 2022 di Rumah Sakit Bhayangkara Moh.Hasan Palembang, Dengan ruang penelitian JN1, JN2, Candana, dan Ruang Poli. Analisa data menggunakan analisa univariat dengan analisa bivariat menggunakan Chi- square. Hasil: univariat menunjukkan bahwa fungsi manajemen keperawatan di Rumah Sakit Bhayangkara Moh. Hasan Palembang tinggi sebanyak 35 responden (67,3%). Penerapan SOP pencegahan resiko jatuh di Rumah Sakit Bhayangkara Moh. Hasan Palembang dilakukan sebanyak 40 responden (76,9%). Hasil bivariat menunjukkan nilai Odds ratio sebesar 8,183 berarti fungsi manajemen keperawatan yang tinggi memiliki penerapan SOP pencegahan resiko jatuh sebesar 8,183, sedangkan nilai p value 0,004 sehingga Ha diterima yang berarti ada hubungan fungsi manajemen keperawatan dengan penerapan SOP pencegahan resiko jatuh di Rumah Sakit Bhayangkara Moh.Hasan Palembang. Kesimpulan: Ada Hubungan fungsi manajemen keperawatan dan penerapan SOP resiko jatuh di wilayah Rumah Sakit M.Hasan Palembang
Faktor – Faktor Yang Berhubungan Dengan Pelaksanaan Keselamataan Pasien efroliza efroliza
Masker Medika Vol 12 No 1 (2024): Masker Medika
Publisher : IKesT Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52523/maskermedika.v12i1.583

Abstract

Latar Belakang : Keselamatan pasien yaitu suatu program instansi kesehatan dalam memberikan pelayanan kesehatan yang lebih aman. Terdapat 6 sasaran keselamatan pasien agar tidak terjadi Insiden Keselamatan Pasien. Insiden Keselamatan Pasien (IKP) adalah setiap kejadian yang dapat mengakibatkan atau berpotensi mengakibatkan cidera yang seharusnya tidak terjadi. Kesalahan dalam pemberian pelayanan kesehatan merupakan suatu tindakan yang tidak tepat atau tidak sesuai rencana tindakan yang akan diberikan. Dari kesalahan pemberian pelayanan kesehatan ini menyebabkan resiko terjadinya Insiden Kesalamatan Pasien. Tujuan : Untuk mengetahui faktor – faktor yang berhubungan dengan pelaksanaan keselamatan pasien. Metode Penelitian : Penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel penelitian ini menggunakan total sampling sebanyak 51 responden. Instrumenpenelitianmenggunakankuesioner tentang karakteristik, sikap, pengetahuan, dan pelaksanaan keselamatan pasien.Hasil : Hasil analisis bivariate menggunakan uji chi square pada karakteristik umur,jenis kelamin, pendidikan, lama kerja nilai P value> 0,05, pengetahuan dan sikap menggunakan Fisher’s exact test dengan nilai P value (0,028) <α 0,05. Simpulan : Tidak ada hubungan antara karakteristik perawat dengan pelaksanaan keselamatan pasien, semakin baik sikap perawat maka semakin baik pelaksanaan keselamatan pasien, dan semakin baik pengetahuan perawat maka semakin baik pelaksanaan keselamatan pasien.