Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Strategic Human Resource Development in the Society 5.0 Era: a Systematic Literature Review of Scopus Q1/Q2 Studies Filo Leonardo Tinggogoy; Ade Putra Ode Amane; Samkamaria Samkamaria; La Ode Sabirila Jayalangi
Khazanah Sosial Vol. 7 No. 2 (2025): Khazanah Sosial
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/ks.v7i2.48350

Abstract

This study aims to analyze human resource (HR) development strategies in the Society 5.0 era through the Systematic Literature Review (SLR) approach. The Society 5.0 era, which is characterized by seamless integration between physical and cyberspace, has created a new paradigm in HR development, where technology is not only a tool but has become an integral part of life. Through an analysis of 20 Scopus indexed articles (Q1 and Q2) published in the 2019-2024 period, this study identified several key findings. The results show that digital transformation in HR development requires a holistic approach that includes aspects of technology, humans, and organizations. The implementation of technologies such as AI and VR/AR has been shown to increase learning effectiveness by up to 2.5 times, while a structured hybrid learning approach results in a 65% higher level of knowledge application than traditional methods. The study also revealed the importance of a learning culture and change management, where 72% of digital learning initiatives fail due to cultural resistance. The measurement framework developed includes dimensions of financial metrics, learning metrics, and organizational impact, providing comprehensive guidance for organizations in implementing HR development strategies in the Society 5.0 era. The implications of the research emphasize the importance of balance between technology adoption and human values, as well as the formation of a sustainable learning ecosystem.
Strategi Pengembangan Sumberdaya Manusia dalam Meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik (Studi Kecamatan Mantikulore): Human Resource Development Strategy In Improving The Quality Of Public Services (Study Of Mantikulore District) Filo Leonardo Tinggogoy; Syugiarto
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Mei 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i5.11160

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Sumberdaya manusia apparat kecamatan dalam meningkatkan kualitas pelayanan di kantor Kecamatan Mantikulore. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Penelitian ini melihat proses pengembangan sumberdaya manusia yang dilakukan oleh Camat Mantikulore kepada aparat pemerintahannya. Tahap awal dalam penelitian ini yaitu melakukan penelitian dengan mewawancarai langsung aparat pemerintah kecamatan. Tahap selanjutnya yaitu melihat Implikasi Strategi Pengembangan SDM Terhadap Kualitas Pelayanan di Kecamatan Mantikulore. Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa Strategi pengembangan SDM berdasarkan teori Ndraha (1999), yang mencakup kecerdasan, kreativitas, dan imajinasi, sangat berperan dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kecamatan Mantikulore. Kecerdasan pegawai dibina melalui pendidikan dan pelatihan, kreativitas didukung oleh lingkungan kerja inovatif, serta imajinasi diasah lewat visi jangka panjang dan pelatihan soft skill. Penerapan strategi ini meningkatkan modernisasi, keandalan, responsivitas, profesionalisme, empati, dan kepuasan publik, sehingga layak menjadi contoh praktik terbaik bagi wilayah lainnya
Gaya Kepemimpinan Lurah Di Kelurahan Balaroa Kecamatan Palu Barat Kota Palu: Leadership Style of the Village Head in Balaroa Village, West Palu District, Palu City Filo Leonardo Tinggogoy
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 7 No. 12: Desember 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v7i12.6595

Abstract

Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui Gaya Kepemimpinan Lurah Di Kelurahan Balaroa Kecamatan Palu Barat Kota Palu. Tipe penelitian ini adalah deskriptif. Jenis data yang digunakan yaitu data primer dan data sekunder dengan teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Sedangkan informan yang dilibatkan dalam penelitian ini sebanyak 5 orang, yaitu aparatur Kelurahan dan satu orang warga masyarakat. Berdasarkan hasil penelitian yang didapatkan penulis di lapangan, bahwa Gaya Kepemimpinan Lurah Di Kelurahan Balaroa Kecamatan Palu Barat Kota Palu dapat di kategorikan sudah baik namun aparatur kelurahan belum dapat menjalankan tugasnya dengan maksimal sesuai dengan gaya pemimpinan Lurah, indicator yang perlu menjadi perhatian untuk dapat mewujudkan gaya kepemimpinan yang diharapkan kepada aparaturnya yaitu aspek Delegasi dan aspek Pengendalian diharapkan kedepannya aparaturnya dapat menjalankan arahan dan tugas sesuai gaya kepemimpian yang telah diterapkan Lurah kepada aparaturnya
Pelayanan Administrasi Kependudukan (Studi Komparatif Pemerintah Kelurahan dan Pemerintah Desa): Population Administration Services (Comparative Study of Sub-District Government and Village Government) Filo Leonardo Tinggogoy; Syugiarto Syugiarto; Fachrul Reza
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Mei 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i5.7443

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pelayanan administrasi kependudukan di dua wilayah yang berbeda, yaitu di kantor kelurahan dan kantor desa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Penelitian ini melihat proses administrasi kependudukan di dua wilayah administrasi pemerintahan yang berbeda, yaitu di wilayah kelurahan Mamboro dan wilayah desa Labuan Salumbone. Tahap awal dalam penelitian ini yaitu melakukan penelitian dengan mewawancarai langsung aparat pemerintah kelurahan dan aparat pemerintahan desa. Tahap selanjutnya yaitu melakukan studi komparatif terhadap dua hasil penelitian yang telah dilakukan. Adapun tahap terakhir yaitu melakukan analisis terkait pelayanan administrasi kependudukan di dua wilayah pemerintahan tersebut. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa pelayanan administrasi kependudukan di kelurahan mamboro dan di Desa Labuan Salumbone belum berjalan dengan baik. Pelayanan administrasi kependudukan di Kelurahan Mamboro memiliki kekurangan dari segi Assurance. Aparat kelurahan mamboro tidak memiliki soft skill yang dapat meyakinkan masyarakat dalam pengurusan administrasi kependudukan di kelurahan mamboro, sehingga hal tersebut secara tidak langsung mengganggu kecepatan pelayanan karena adanya proses interaksi berlebihan yang tidak berhubungan dengan pelayanan administrasi kependudukan. Sedangkan pelayanan administrasi kependudukan di Desa Labuan Salumbone memiliki kekurangan dari segi Responsiveness disebabkan adanya sikap dari sebagian aparat desa yang menunda pekerjaan. Selain itu, temuan penelitian memperlihatkan bahwa adanya perbedaan yang signifikan dari wewenang Kelurahan dan Desa. Perbedaan tersebut dilandasi regulasi yang mengatur pelayanan administrasi kependudukan itu sendiri. Misalkan proses penerbitan KTP dan Kartu Keluarga, Kelurahan Mamboro tidak dapat menerbitkan KTP dan Kartu Keluarga karena tidak memiliki wewenang, sehingga Masyarakat akan diarahkan ke Kantor Camat Palu Utara atau diarahkan langsung ke Disdukcapil Kota Palu. Sedangkan di Desa Labuan Salumbone, mereka diberikan wewenang dalam menerbitkan KTP dan Kartu Keluarga bagi Masyarakat berdasarkan delegasi yang diberikan oleh Disdukcapil Kabupaten Donggala dan diperkuat dengan adanya regulasi yang mengatur hal tersebut
Pengembangan Sumberdaya Manusia dalam Meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik Di Kantor Desa Labuan Salumbone: Human Resource Development in Improving the Quality of Public Services at The Labuan Salumbone Village Office Filo Leonardo Tinggogoy; Syugiarto; Moh. Mahmud
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - November 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i11.9137

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Sumberdaya manusia apparat desa dalam meningkatkan kualitas pelayanan di kantor desa labuan salumbone. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Permasalahan utama yang dihadapi adalah mayoritas aparatur desa masih lulusan SMA, minim pelatihan teknis, serta terbatasnya fasilitas digital, yang berdampak pada keterbatasan kompetensi dan efektivitas pelayanan publik. Peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis dilakukan dengan mengintegrasikan dimensi kualitas pelayanan SERVQUAL (tangibles, reliability, responsiveness, assurance, empathy) serta kerangka fungsi manajemen POAC (planning, organizing, actuating, controlling). Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya pengembangan SDM di Kantor Desa Labuan Salumbone meliputi peningkatan pendidikan aparatur, pelatihan, pembinaan disiplin, penerapan teknologi sederhana, dan pembiasaan budaya kerja, walaupun masih menghadapi kendala dana, motivasi kerja, serta rendahnya sistem penghargaan dan sanksi. Kualitas pelayanan publik telah memenuhi sebagian besar dimensi SERVQUAL, namun masih perlu peningkatan pada aspek digitalisasi dan jumlah aparatur. Kontribusi kebaruan penelitian ini terletak pada penggabungan dua kerangka analisis (SERVQUAL dan POAC) dalam konteks desa, serta pemaparan solusi aplikatif berbasis kebutuhan lokal sehingga dapat menjadi model pengembangan SDM dan pelayanan publik di desa-desa dengan karakteristik serupa. Secara keseluruhan, pengembangan SDM berimplikasi positif terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik, namun dibutuhkan upaya berkelanjutan agar mampu menjawab tantangan kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.