Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Asphalt Mixing Performance Evaluation at Province Road Junction Sta 1+700 - 2+300 Nanang Tawaf; Ady Purnama
THE SPIRIT OF SOCIETY JOURNAL : International Journal of Society Development and Engagement Vol 6 No 2: March 2023
Publisher : LPPM of NAROTAMA UNIVERSITY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29138/scj.v6i2.2246

Abstract

Asphalt mixture is a very important component that needs to be taken into account in flexible pavement construction to achieve the durability of a highway construction. In order to achieve the durability of road construction, it is necessary to control the quality of the mixture used to determine the quality of the mixture used in road construction. Evaluation of the mixture is carried out in the laboratory to check asphalt content, aggregate gradation and field density which must meet the required tolerances for the working mixture (JMF). Evaluation of the asphalt mixture can be done by the extraction method. The extraction method used in this study is the centrifugal extraction method. With this extraction method, the composition of a mixture can be known so that it can be compared with the mixture required in the Job Mix Formula (JMF). In conclusion, there is a decrease in the extracted asphalt content with the planned asphalt content, that is, with an average asphalt content value of extraction results of 6. 58% while the planned asphalt content value is 7.10% with the required tolerance of ±0.3%. In addition to the value of asphalt content, the field density also decreased from that which was planned in the work mix. It is known that the density value in the work mixture is 2,250 g/mm3 while the average field density value is 2,095g/mm3 so that the Job Standard Density (JSD) value is 93.108% and this value is below the tolerance limit. Then the aggregate gradation of the semi-gap HRS WC mixture at the Intersection section of the Lito province on average underwent a gradation change, namely a decrease in the percentage of passing on each sieve.
Sosialisasi pengelolaan sampah ramah lingkungan di Desa Selante, Sumbawa Nanang Tawaf; Ieke Wulan Ayu; Abdul Rahim; Andi Wilardi
ABDIMAS DEWANTARA Vol 6 No 2 (2023): Article in Press
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/ad.v6i2.15899

Abstract

Pengetahuan serta kesadaran hidup bersih dan sehat bebas sampah sangat penting untuk masyarakat perkotaan dan pedesaan.Kurangnya kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan akan mempengaruhi derajat kesehatan masyarakat di wilayah tersebut. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat adalah untuk menambah pengetahuan tentang pengelolaan sampah ramah lingkungan serta meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Kegiatan dilaksanakan di Gedung Merdeka, Desa Selante  Kecamatan Plampang Kabupaten Sumbawa Provinsi Nusa Tenggara Barat pada tanggal 31 Juli 2023, dengan peserta masyarakat Desa Selante. Metode pelaksanaan kegiatan yaitu ceramah,diskusi dan demonstrasi. Hasil menunjukkan bahwa terdapat peningkatan wawasan, pengetahuan, keterampilan, masyarakat tentang dampak sampah, pemanfaatan alat pembakar sampah ramah lingkungan, dan nilai ekonomi sampah. Peningkatan pengetahuan, dan kesadaran pada masyarakat dapat mewujudkan penanganan sampah secara tepat mendukung SDGs Desa no 12 yaitu terciptanya pola produksi dan konsumsi yang berkelanjutan di Desa Selante. Respon masyarakat Desa Selante sangat baik dalam mengikuti kegiatan sosialisasi, penyuluhan dan demontrasi seiring dengan dukungan pemerintah desa, RT,RW, PKK, Ikatan Pelajar Pemuda Desa Selante, yang dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa terutama dalam menciptakan lingkungan bersih dan bebas sampah (Zero Waste). Simpulan dari kegiatan, yaitu melalui sosialisasi, penyuluhan, dan demostrasi berkontribusi dalam membentuk kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan.   Socialization of environmentally friendly garbage management in Selante Village, Sumbawa   Abstract: Knowledge and awareness of a clean, healthy, garbage-free life is vital for urban and rural communities. The lack of public attention to protecting the environment will affect the region's general health. Community service activities aim to increase knowledge about environmentally friendly waste management and raise public awareness of environmental hygiene. The event was held in the Merdeka Building, Selante Village, Plampang District, Sumbawa Province, West Nusa Tenggara, on July 31, 2023, with the participation of the community of Selante. The method of conducting the activities is lectures, discussions, and demonstrations. The results show increased insights, knowledge, skills, and society about the impact of garbage, the use of eco-friendly waste burners, and the economic value of waste. Advanced knowledge and awareness in the community can realize proper waste management in support of SDGs Village No. 12, which creates sustainable production and consumption patterns in the Village Selante. The response of the community of Selante village was excellent in following socialization, dissemination, and demonstration activities along with the support of the village government, RT, RW, PKK, and the Selante Village Youth Student League, which can increase public participation in village development, especially in creating a clean and garbage-free environment. (Zero Waste). The outcome of the activities, namely through socialization, dissemination, and demonstration, contributes to shaping the public's concern for environmental hygiene.
ANALISA DEFORMASI CRASH BOX DENGAN VARIASI DIAMETER MENGGUNAKAN SIMULASI SOFTWARE ANSYS 14.5 Nanang Tawaf
Jurnal Riset Kajian Teknologi dan Lingkungan Vol. 2 No. 2 (2019): Jurnal Riset Kajian Teknologi dan Lingkungan
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jrktl.v2i2.77

Abstract

Perkembangan teknologi dan perkembangan sistem keamanan pada alat transportasi sangat diperlukan oleh industry otomotif. Berbicara mengenai alat transportasi maka tidak lepas dengan kemungkinan kecelakaan lalu lintas yang akan terjadi, tentunya hal ini merupakan sesuatu yang tidak diharapkan, sehingga para produsen alat transportasi selalu berpikir untuk memberikan solusi terhadap hal tersebut dengan cara menambahkan beberapa sistem keamanan pada produknya agar dapat meminimalisasi efek yang ditimbulkan akibat kecelakaan.Dengan variasi diameter crash box maka deformasi yang terjadi semakin besar, yaitu crash box I diameter 90 mm, crash box II diameter 85 mm, crash box III diameter 80 mm, crash box IV diameter 75 mm, masing – masing memiliki deformasi sebesar 0.021075 m, 0.028341 m, 0.028616 m dan 0.034857 m.Semakin berkurangnya rasio (D/L) maka efisiensi perpindahannya semakin kecil sehingga deformasi plastis yang dihasilkan makin besar pula sehingga penyerapan energinya makin maksimal dan efek deselerasi nya makin menurun, efisiensi gaya tabrak makin menurun dikarenakan perbandingan gaya puncak dan gaya rata-rata semakin kecil akibat pemadatan atau compaction yang terjadi akibat tumbukan hal ini berpengaruh terhadap meningkatnya efek deselerasi yang kurang menguntungkan.Semakin besar diameter crash box, maka luas permukaannya juga semakin besar sehingga momen inersia luasannya pun juga semakin besar, besarnya momen inersia luasan berpengaruh terhadap nilai beban kritis yang dihasilkan, semakin besar momen inersia luasannya maka beban kritis yang diperlukan untuk mendeformasi crash box juga semakin besar karena beban kritis berbanding lurus dengan momen inersia luasan, besar beban kritis sendiri berpengaruh terhadap gaya yang diterima oleh crash box semakin besar beban kritis maka gaya awal yang diterima crash box untuk mengalami buckling pada dinding juga semakin besar, gaya awal inilah yang mengawali terjadinya lipatan-lipatan pada dinding crash box.
Perancangan Mesin Pemipil Jagung untuk Industri Rumah Tangga Nanang Tawaf
Indonesian Journal of Applied Science and Technology Vol. 1 No. 1 (2020): Edisi Maret 2020
Publisher : Indonesian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan produksi jagung di Sumbawa belum diikuti dengan penanganan pasca panen yang baik dan ketersediaan mesin pemipil bagi petani kurang mampu atau hasil panen yang minim, belum dapat menjamin ketersediaan jagung secara kuantitas, kualitas, maupun keberlanjutan teknologi olahan bagi industri rumah tangga. Hal ini diakibatkan oleh kurangnya mesin pemipil jagung untuk skala industri rumah tangga, petani jagung membawa hasil jagungnya ke pabrik pemipil dengan biaya yang cukup besar. Sehingga mengakibatkan kerugian karena hasil yang diperoleh lebih rendah dibandingkan biaya sewa mesin yang tinggi. Tujuan penelitian ini adalah mendapatkan produk mesin pemipil biji jagung skala industri rumah tangga. Metode perancangan mesin pemipil jagung yaitu proses desain dan melakukan identifikasi pasar, proses perhitungan elemen-elemen mesin, meliputi memilih daya mesin, poros, pulley, sabuk, bantalan. Hasilnya yaitu pada proses pembuatan mesin pemipil jagung sesuai dengan perhitungan, dan dilakukan pengujian alat hasil rancangan. Didapatkan bahwa dengan daya mesin 2,8 KW, bahan poros S50C, diameter poros 149 mm, jarak sumbu poros 270 mm, diameter dalam pulley untuk pulley penggerak 101 mm dan pulley yang digerakkan 202 mm, diameter luar pulley untuk pulley penggerak(dk) 110 mm dan untuk pulley digerakkan (Dk) 211 mm, lebar pulley 20 mm. Sabuk yang digunakan tipe A-560, panjang sabuk 733,02 mm. Bantalan yang digunakan deep groove ball bearing, nomor bantalan 6203. Semakin lama waktu produksi maka semakin meningkat jumlah biji jagung hasil produksi yaitu : lama produksi 1 menit menghasilkan rata-rata hasil produksi 2,9 kg, kemudian lama produksi 3 menit menghasilkan rata-rata hasil produksi 7,2 kg dan lama produksi 5 menit menghasilkan 20,2 kg.