Articles
Pengaruh Pendapatan Asli Daerah (PAD) Dan Dana Perimbangan Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Dan Tingkat Kemiskinan Di Kota Palopo
Muhammad Zulkifli;
Syamsu Nujum;
Aryati Arfah
Tata Kelola Vol. 8 No. 1 (2021): Tata Kelola (Januari - Juni)
Publisher : Magister Manajemen Universitas Muslim Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52103/tatakelola.v8i1.531
Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui apakah memiliki pengaruh PAD terhadap Pertumbuhan Ekonomi, dana perimbangan terhadap pertumbuhan ekonomi dan bagaiamana Pengaruh PAD terhadap tingkat kemiskinan, dana perimbangan terhadap tingkat kemiskinan, pertumbuhan ekonomi terhadap tingkat kemiskinan dan apakah memiliki pengaruh PAD terhadap tingkat kemiskinan melalui pertumbuhan ekonomi, dana perimbangan terhadap tingkat kemiskinan melalui pertumbuhan ekonomi di Kota Palopo. Penelitian ini menggunakan metode analisis jalur (Path Analisys). Menurut David Garson (2003) Path Analisys sebagai model perluasan regresi yang digunakan untuk menguji keselarasan matriks korelasi dengan dua model atau lebih model sebab akibat yang dibandingkan oleh peneliti. Hasil penelitian menunjukan bahwa Pendapatan Asli Daerah (PAD) berpengaruh Positif terhadap pertumbuhan ekonomi akan tetapi tidak berpengaruh secara signifikan. Dana Perimbangan berpengaruh positif terhadap pertumbuhan ekonomi akan tetapi tidak berpengaruh signifikan secara statistik. Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan Pertumbuhan Ekonomi berpengaruh positif terhadap tingkat kemiskinan dan tidak signifikan secara statistik. Dana Perimbangan dan Pertumbuhan Ekonomi berpengaruh negatif terhadap tingkat kemiskinan di Kota Palopo akan tetapi tidak signifikan secara statistik. Pendapatan Asli Daerah berpengaruh positif dan signifikan terhadap tingkat kemiskinan melalui pertumbuhan ekonomi. Dana Perimbangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap tingkat kemiskinan melalui pertumbuhan ekonomi di kota Palopo.
Analisis Pertumbuhan Dan Ketimpangan Ekonomi Kabupaten/Kota Di Provinsi Sulawesi Selatan
Yusfin Parkissing;
Muhammad Nasir;
Syamsu Nujum
Journal of Management Science (JMS) Vol. 1 No. 1 (2020): Januari - Juni
Publisher : Doktor Ilmu Manajemen, Universitas Muslim Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (416.551 KB)
|
DOI: 10.52103/jms.v1i1.208
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan: (1) menganalisa pola pertumbuhan ekonomi dan pengklasifikasian kabupaten/kota di Provinsi Sulawesi Selatan; (2) menganalisa tingkat ketimpangan ekonomi antar kabupaten/kota di Provinsi Sulawesi Selatan; (3) menguji Hipotesis Kuznets di Provinsi Sulawesi Selatan. Penelitian ini menggunakan data sekunder, yaitu melalukan studi kepustakaan dari publikasi data-data statistik oleh Badan Pusat Statistik (BPS) dan sumber-sumber pustaka lain yang memiliki relevansi dengan topik penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa selama periode 2015–2019: (1) perekonomian Provinsi Sulawesi Selatan mengalami pertumbuhan yang fluktuatif, tapi lebih tinggi dari pada pertumbuhan ekonomi nasional; (2) Berdasarkan Tipologi Klassen, Provinsi Sulawesi Selatan hanya terdiri atas empat tipologi wilayah yaitu Daerah Cepat–Maju dan Cepat–Tumbuh, Daerah Maju Tapi Tertekan, Daerah Berkembang Cepat; dan Daerah Relatif Tertinggal; (3) Hipotesis U Terbalik Kuznet tidak berlaku di Provinsi Sulawesi Selatan di mana hubungan antara angka indeks Williamson dan indeks Entropi Theil tidak menunjukkan kurva U Terbalik. This research was conducted with the objectives of: (1) analyzing patterns of economic growth and classification of districts / cities in South Sulawesi Province; (2) analyzing the level of economic inequality between districts / cities in South Sulawesi Province; (3) testing the Kuznets Hypothesis in South Sulawesi Province. This research uses secondary data, namely through literature studies from the publication of statistical data by the Central Statistics Agency (BPS) and other literature sources that are relevant to the research topic. The results of this study indicate that during the 2015–2019 period: (1) the economy of South Sulawesi Province experienced fluctuating growth, but higher than the national economic growth; (2) Based on Klassen's typology, South Sulawesi Province only consists of four regional typologies, namely Fast-Forward and Fast-Growing Areas, Advanced But Depressed Areas, Fast Developing Areas; and Relatively Disadvantaged Areas; (3) Kuznet's Inverted U hypothesis does not apply in South Sulawesi Province where the relationship between Williamson index and Theil's Entropy index does not show an Inverted U curve.
Pengaruh Relationship Marketing Terhadap Loyalitas pelanggan dan Customer Satisfaction sebagai variabel Intervening Pada Kilinik Kecantikan Ressty Aesthetic Clinic di Kota Makassar
Surachmanuddin Surachmanuddin;
Jeni Kamase;
Syamsu Nujum;
Dahlia Baharuddin
Jurnal Sosio Sains Vol 6 No 1 (2020): Jurnal Sosio Sains
Publisher : Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LL DIKTI) IX Sulawesi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37541/sosiosains.v6i1.585
Penelitian ini dilakukan bertujuan 1) Untuk menganalisis Pengaruh langsung komunikasi dan kepercayaan terhadap Customer Satisfaction 2) Untuk menganalisis Pengaruh langsung kominikasi dan kepercayaan terhadap loyalitas pelanggan 3) Untuk menganalisis Pengaruh tidak langsung komunikasi dan kepercayaan terhadap loyalitas melalui Customer Satisfaction. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan data primer melalui kuesioner sebanyak 110 responden dengan populasi 152. Penelitian ini dilakukan dari bulan April 2021 sampai dengan bulan Juli 2021. Data dianalisis menggunakan program SPSS V. 25 dan Amos v 25. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) komunikasi berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap kepuasan kerja. (2) Kepercayaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Customer Satisfaction (3) kepuasan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas. (4) komunikasi organisasi berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap loyalitas Pelanggan (5) Kepercayaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas (6) Komunkiasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas melalui Customer Satisfaction (7) Kepercayaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas melalui Customer Satisfaction. This research was conducted 1) To analyze the direct influence of communication and trust on Customer Satisfaction 2) To analyze the direct influence of cominikasi and trust on customer loyalty 3) To analyze the indirect influence of communication and trust on loyalty through Customer Satisfaction. This study used quantitative approach using primary data through questionnaires of 110 respondents with a population of 152. This research was conducted from April 2021 to July 2021. The data was analyzed using spss programs V. 25 and Amos v 25. The results of this study showed that: (1) communication has a positive and insignificant effect on job satisfaction. (2) Trust has a positive and significant effect on Customer Satisfaction (3) job satisfaction has a positive and significant effect on loyalty. (4) Organizational communication has a positive and insignificant effect on Customer loyalty (5) Trust positively and significantly affects loyalty (6) Communion positively and significantly affects loyalty through Customer Satisfaction (7) Trust positively and significantly affects loyalty through Customer Satisfaction.
Analisi Tingkat Pendidikan dan Produk Domestik Regional Bruto terhadap Tingkat Pengangguran di Kota Makassar
Syamsu Nujum;
Zainuddin Rahman;
Hukma Purnama
JDEP (Jurnal Dinamika Ekonomi Pembangunan) Vol 3 No 1 (2020): JDEP (Jurnal Dinamika Ekonomi Pembangunan)
Publisher : Prodi Ekonomi Pembangunan FEB Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (275.216 KB)
|
DOI: 10.33005/jdep.v3i1.105
The objectives of this study are: 1) To Analyze the Effect of Education Level Partially on Unemployment in Makassar City, 2) To Analyze the Effect of Gross Regional Domestic Product Partially on Unemployment in Makassar City, and 3) To Analyze the Effect of Education Level and Gross Regional Domestic Product simultaneously against unemployment in Makassar City. The analytical method used in this study is multiple linear regression. The results showed that the level of education had no significant effect on the unemployment rate in Makassar City. Gross Regional Domestic Product did not significantly influence unemployment in Makassar city and together with the education level of funds the gross regional domestic product did not significantly influence unemployment in Makassar City.
Pengaruh Budaya Kerja, Motivsi Kerja dan Komitmen Organisasi Terhadap Kinerja Pegawai Kantor Kementrian Agama Kabupaten Maros
Andi Indah Fajrawati Rapi;
Syamsu Nujum;
Zaenal Arifin
Paradoks : Jurnal Ilmu Ekonomi Vol. 4 No. 4 (2021): Agustus - Oktober
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Muslim Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (557.035 KB)
|
DOI: 10.57178/paradoks.v4i4.611
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan: (1) Untuk Mengetahui dan Menganalisis Pengaruh budaya Kerja terhadap kinerja Pegawai Kantor Kementrian Agama Kabupaten Maros (2) Untuk Mengetahui dan Menganalisis Pengaruh Motivasi Kerja terhadap kinerja Pegawai Kantor Kementrian Agama Kabupaten Maros (3), Untuk Mengetahui dan Menganalisis Pengaruh Komitmen Organisasi terhadap kinerja Pegawai Kantor Kementrian Agama Kabupaten Maros. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Analisis Regresi linier berganda, dengan jumlah sampel sebanyak 70 Pegawai Kantor Kementrian Agama kabupaten Maros. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Analisis Regresi linier berganda, dengan jumlah sampel sebanyak 70 Pegawai Kantor Kementrian Agama kabupaten Maros
Palm Sugar Product Processing Diversification
Zainuddin Rahman;
Syamsu Nujum
Advances in Community Services Research Vol. 1 No. 1 (2023)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bukhari Dwi Muslim
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.60079/acsr.v1i1.50
The Palm Sugar Craftsmen Group in Borisallo Village is one of the sugar producing groups in Tinggi Mocong District, Gowa Regency with 20 members. The potential for palm sugar raw material sourced from sap water is quite large to be developed in the future, considering that this area has very adequate palm tree potential. ends in October 2020. The method used in PKM activities is a method of training and mentoring partners related to production, branding, packaging, and marketing processes to change the group production process from traditional methods to more advanced by implementing innovations in sugar in the form of liquid sugar ant sugar and sugar molding with a new method. Through service activities, the community can help partners to facilitate through entrepreneurial guidance and training, so that they can produce sugar variants through product diversification, packaging and branding so as to increase added value and increase group income
Processing Beautiful Banana Nugets for Assembly Group
Syamsu Nujum
Advances in Community Services Research Vol. 1 No. 1 (2023)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bukhari Dwi Muslim
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.60079/acsr.v1i1.52
This service is carried out to increase the ability of partners to create home industry products, change in productivity insights for productive people in entrepreneurship, increase household income in supporting the family economy. From the results of monitoring and evaluation, it is concluded that (1). The IbM program is very beneficial for the taklim assembly group, because with the home industry making beautiful banana nugget products, it can help increase the income of mothers. (2) The ibM Program Team and the Taklim Assembly group partners who have been given guidance and practice in making products can take advantage of the regional potential in their plantations or around their environment so that they can open up job opportunities and increase family income.
PENGARUH INVESTASI DAN INFLASI TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI KOTA MAKASSAR
Syamsu Nujum;
Zainuddin Rahman
Jurnal Economic Resource Vol. 2 No. 1 (2019): March-August
Publisher : Fakultas Ekonomi & Bisnis Universitas Muslim Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini dilaksanakan di Kota Makasar bertujuan untuk menganalisis pengaruh, investasi dan Inflasi terhadap pertumbuhan ekonomi Kota Makassar selama kurun waktu 2008-2017. Penelitian ini menggunakan data time series tahun 2008-2017 dan menggunakan analisa regresi linier berganda. Pertumbuhan ekonomi menjadi masalah krusial dan strategis di dalam perencanaan pembangunan daerah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Investasi berpengaruh namun tidak signifikan terhadap pertumbuhan Ekonomi, hal ini disebabkan bahwa investasi yang ada di kota Makassar lebih banyak pada Invetasi yang sifatnya konsumtif sehingga efek multipliernya terhadap pertumbuhan ekonomi sangat kecil. (2) Inflasi berpengaruh namun tidak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi.
PENTINGNYA LITERASI KEUANGAN UNTUK KELOMPOK WANITA TANI MEKARSARI DALAM MENINGKATKAN KEMANDIRIAN EKONOMI
Syamsu Nujum;
Tenriwaru Tenriwaru;
Serlin Serang;
Aryati Aryati
Jurnal BALIRESO Vol 11, No 1 (2026)
Publisher : Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Muslim Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33096/balireso.v11i1.387
This Community Service Program (PKM) aims to enhance the financial literacy of the Mekar Sari Women Farmers Group in order to strengthen the members’ economic independence. The lack of understanding in managing household and farming finances has been identified as one of the main obstacles to improving family economic development. The program was implemented through a participatory approach, including socialization, training, mentoring, and evaluation of participants’ financial management skills. The training materials covered financial planning, simple cash flow recording, savings management, and strategies for productive use of business capital. The results showed a significant improvement in participants’ understanding and skills in budgeting, transaction recording, and managing business income independently. Furthermore, the program fostered greater awareness of the importance of long-term financial planning for family economic sustainability. This PKM activity has made a tangible contribution to enhancing financial literacy and economic independence among the Mekar Sari Women Farmers Group.
Analisis Penyerapan Tenaga Kerja Pada Ekonomi Kreatif Sub-sektor Fashion di Kota Makassar
Umrah Mulyani;
Syamsu Nujum;
Munawir Nasir
Center of Economic Students Journal Vol. 6 No. 3 (2023): July-September (2023)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Muslim Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56750/je82ck17
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi penyerapan tenaga kerja pada ekonomi kreatif sub-sektor fashion di Kota Makassar, dengan fokus pada variabel modal, tingkat upah, dan teknologi. Permasalahan tingginya tingkat pengangguran di Kota Makassar menunjukkan adanya kesenjangan antara pertumbuhan sektor ekonomi kreatif dengan kontribusinya terhadap penyerapan tenaga kerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Data diperoleh melalui observasi dan kuesioner kepada 36 pelaku usaha industri fashion. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linear berganda dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial variabel modal dan teknologi berpengaruh positif dan signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja, sementara variabel tingkat upah tidak berpengaruh signifikan. Hal ini menunjukkan bahwa peningkatan modal dan penggunaan teknologi padat karya mampu mendorong peningkatan jumlah tenaga kerja yang diserap oleh industri fashion di Kota Makassar. Sementara itu, tingkat upah yang berlaku belum cukup menjadi faktor penentu dalam keputusan perekrutan tenaga kerja. Kesimpulannya, strategi peningkatan modal dan pemanfaatan teknologi yang tetap membutuhkan keterampilan tenaga kerja dapat menjadi langkah efektif dalam memperluas lapangan kerja di sektor ekonomi kreatif, khususnya sub-sektor fashion. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi pelaku usaha dan pemerintah dalam merumuskan kebijakan yang mendukung pertumbuhan ekonomi dan penyerapan tenaga kerja.