Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : EKOBIS SYARIAH

Analisis Distribusi Pendapatan Pengelolaan Kebun Kopi Menurut Perspektif Ekonomi Islam (Studi Kasus Desa Wih Tenang Uken Kabupaten Bener Meriah) Saupa Lestari; Zaki Fuad; Junia Farma
EKOBIS SYARIAH Vol 4, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (658.4 KB) | DOI: 10.22373/ekobis.v4i2.10053

Abstract

Kebun kopi yang dikelola petani di Desa Wih Tenang Uken kabupaten Bener Meriah adalah swadaya petani dengan luas garapan bervariasi yaitu 1 ha sampai 4 ha per KK. Luas garapan yang berbeda ini dipengaruhi kemampuan fisik dalam membuka lahan pada masa lampau dan juga keadaan ekonomi masyarakat yang berbeda. Untuk mengetahui bagaimana distribusi pendapatan pengelolaan kebun kopi Desa Wih Tenang Uken Kabupaten Bener Meriah antara pemilik dan pekerja, untuk mengetahui apa saja yang dilakukan pemilik kebun kopi Desa Wih Tenang Uken Kabupaten Bener Meriah dalam meningkatkan pendapatan pekerja, dan untuk mengetahui bagaimana tinjauan ekonomi Islam terhadap distribusi pendapatan pengelolaan kebun kopi Desa Wih Tenang Uken Kabupaten Bener Meriah antara pemilik dan pekerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis deskriptif. Serta menggunakan data primer dan sekunder, dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi dengan memperoleh subjek 16 petani yang jumlah pekerja keseluruhan 70 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan adanya kebun kopi pekerjadapat meningkatkan pendapatan sehari-hari dengan pembagian hasil yang telah disepakati dengan pemilik kebun kopi namun dalam pelaksanaan perjanjian antara pemilik kebun dan pekerja di desa Wih Tenang Uken terjadi adanya unsur gharar, dikarenakan tidak melakukan seperti apa yang telah ditentukan oleh syariah Islam. Bentuk gharar yang dilakukan pemilik kebun dengan pekerja yaitu perjanjian yang terjadi tidak bersifat tertulis, akibatnya terjadi penyimpangan seperti pemilik kebun kopi tidak amanah dalam menepati janjinya dengan pekerja dan tidak menghitung semua hasil panen yang diperoleh oleh pekerja walaupun hanya setengah ketika panen biji kopi sehingga tidak sesuai dengan perspektif ekonomi Islam.
Pengelolaan Alokasi Dana Desa Dalam Pemberdayaan Masyarakat Menurut Perspektif Ekonomi Islam (Studi Pada Permukiman Mesjid Trienggadeng Kecamatan Trienggadeng Kabupaten Pidie Jaya) Rouzi Amsyal; Cut Dian Fitri; Junia Farma
EKOBIS SYARIAH Vol 4, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (929.124 KB) | DOI: 10.22373/ekobis.v4i1.10046

Abstract

Dana Desa memiliki peran penting dalam peningkatan ekonomi masyarakat desa dengan pemanfaatan dan pengalokasian yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengelolaan alokasi dana desa (ADD) dalam pemberdayaan masyarakat yang bertujuan meningkatkan perekonomian desa menurut perspektif ekonomi Islam. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan metode kualitatif. Informan penelitian ini adalah sekretaris camat, KASI PMG, aparatur desa dan masyarakat Permukiman Mesjid Trienggadeng. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, dokumentasi, dan observasi. Hasil dari penelitian ini adalah menunjukan bahwa pelaksanaan program ADD dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat belum efektif karena tidak sesuai dengan kebutuhan dan keinginan masyarakat. Dalam pengelolaan ADD, Kebijakan yang dilaksanakan pemerintah dalam melaksanakan tugasnya perpatokan dengan nilai dasar ekonomi Islam yaitu : kepemilikan, keseimbangan dan keadilan. Pemerintah bekerja sama dengan lembaga yang ada di desa, serta keputusan-keputusan yang diambil oleh pemerintah merupakan keputusan bersama dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang).