Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

UNJUK KERJA RICE TRANSPLANTER SISTEM JAJAR LEGOWO TIPE CROWN INDO JARWO DI KABUPATEN PINRANG SULAWESI SELATAN Iqbal Salim; Yoesrifar Jafar; Tahir Sapsal
Jurnal Teknik Pertanian Lampung (Journal of Agricultural Engineering) Vol 10, No 1 (2021): Maret
Publisher : The University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtep-l.v10i1.113-118

Abstract

Rice transplanters have been used in Pinrang district since 2017. The machines are initially grant from the Government through the Ministry of Agriculture. The type of rice transplanters that is mostly found within farmer groups are the Crown Indo Jarwo type. This study aims to identify and determine the theoretical and field capacity of rice transplanter, as well as field efficiency of the machine. The method used in this research was field experimental and descriptive analysis. The research was conducted at three different speeds on 3 plots of rice fields with each size of 10 x 10 meters. The results showed that the rate of 1.52 km/hour was a good speed to use in paddy fields with a working capacity of 8.5 h/ha. The results obtained from the calculation of the theoretical field capacity were 0.14 ha/h or 7.14 h/ha. The effective field capacity was 0.12 ha/h or 8.33 h/ha with an efficiency of 86%. Keywords: field efficiency, rice, rice transplanter, work capacity
Unjuk Kerja Alat Penyiang Mekanis (Cultivator) Tipe Cakar Bajapada Lahan Kering: Performance Of A Claw-Type Mechanical Cultivator On Dry Land Iqbal Salim; Nuratika; Mursalim; Junaedi Muhidong; Daniel Useng; Khaeril Anwar Junaedi
Jurnal Agritechno Vol. 19 No. 1 (2026): Jurnal Agritechno
Publisher : Depertemen Teknologi Pertanian Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70124/at.v19i1.2285

Abstract

Pengolahan tanah merupakan tahapan penting dalam budidaya tanaman yang bertujuan memperbaiki sifat fisik tanah guna mendukung pertumbuhan tanaman secara optimal. Penggunaan alat dan mesin pertanian (alsintan), seperti cultivator, menjadi solusi untuk meningkatkan efisiensi kerja dibandingkan metode konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja alat penyiang mekanis berupa cultivator quick tipe cakar baja pada lahan kering. Penelitian dilaksanakan di Experimental Farm Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin. Metode yang digunakan adalah pengujian langsung di lapangan dengan mengukur parameter lebar kerja, kecepatan maju, luas lahan, kapasitas lapang teoritis (KLT), kapasitas lapang efektif (KLE), efisiensi lapang, dan konsumsi bahan bakar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kapasitas lapang teoritis berkisar antara 0,089–0,140 ha/jam, sedangkan kapasitas lapang efektif berkisar antara 0,054–0,087 ha/jam. Efisiensi lapang yang diperoleh berada pada kisaran 60,90–61,82%, yang dipengaruhi oleh kondisi permukaan lahan. Konsumsi bahan bakar relatif stabil selama pengoperasian. Secara umum, cultivator quick tipe cakar baja lebih optimal digunakan pada pengolahan tanah sekunder dibandingkan pengolahan tanah primer.
Pengenalan Dan Pembuatan Alat Penabur Pupuk Berbasis Pipa, Di Desa Kaluku Kecamatan Batang Kabupaten Jeneponto Nur Faizah; Muhammad Rizal; Iqbal Salim; Abdul Waris; Mursalim; Daniel Useng; Mahmud Achmad; Febriana Intan Permata Hati; Olly Sanny Hutabarat; Khaeril Anwar Junaedi
Abdi Techno Jurnal AbdiTechno, Vol. 5, Nomor 2, Juli 2025
Publisher : Departemen Teknologi Pertanian Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70124/abditechno.vi.1835

Abstract

Kuliah Kerja Nyata (KKN) adalah respons terhadap tuntutan zaman yang menekankan bahwa perguruan tinggi harus berperan lebih dari sekadar pusat pendidikan, tetapi juga sebagai agen perubahan dalam masyarakat. KKN menyediakan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu dan keterampilan yang telah dipelajari selama di kampus ke dalam situasi nyata di masyarakat salah satunya di Desa Kaluku, Kecamatan Batang, Kabupaten Jeneponto, di mana sebagian besar penduduk bekerja sebagai petani karena desa tersebut memiliki lahan yang luas. Tanaman yang banyak dibudidayakan di daerah ini meliputi padi, jagung, kacang tanah, pisang, dan kacang hijau. Namun, para petani masih menggunakan teknik tradisional, khususnya dalam proses pemupukan, yang dilakukan secara manual menggunakan tangan. Metode ini memakan banyak waktu, tenaga, dan sumber daya manusia. Untuk menjawab tantangan tersebut, hadir inovasi lokal berupa alat penabur pupuk. Alat ini dirancang untuk mempermudah proses pemupukan dengan tingkat akurasi yang tinggi, sehingga nutrisi dapat tersebar merata ke seluruh tanaman. Selain menghemat waktu dan tenaga, alat ini juga mengurangi pemborosan pupuk dan berpotensi meningkatkan produktivitas hasil panen. Penggunaan teknologi ini memberikan solusi praktis bagi petani untuk menghadapi tantangan dalam sektor pertanian.