Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Variabel Debt toEquity Ratio, Cash Ratio, Fixed Charged Coverage Ratio, Earnings Per Share, dan Asseth Growth Terhadap Kebijakan Deviden Pada Perusahaan Otomotif &Komponen Yang Terdaftar di BEI Delli Marctio Sanyoto Shakti; Toto Rahardjo
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 2, No 1: Semester Ganjil 2013/2014
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (685.024 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya pengaruh rasio keuangan terhadap kebijakan deviden dalam hal ini pengaruh pada perusahaan otomotif dan komponen yang terdaftar di BEI serta mencari rasio keuangan yang berpengaruh dominan terhadap kebijakan deviden. Rasio keuangan yang digunakan pada penelitian ini adalah  Debt toEquity Ratio, Cash Ratio, Fixed Charged Coverage Ratio, Earnings Per Share, dan Asseth Growth.Penelitian ini merupakan penelitian explanatory dengan menggunakan data sekunder, yaitu laporan tahunan perusahaan otomotif dan komponen yang terdaftar di BEI. Sumber data yang dalam penelitian adalah laporan tahunan periode tahun 2006 -2011. Metode pengumpulan data dokumentas. Metode analisis data menggunakan analisis regresi berganda.Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat pengaruh signifikan rasio keuangan Debt toEquity Ratio, Cash Ratio, Fixed Charged Coverage Ratio, Earnings Per Share, dan Asseth Growth terhadap kebijakan deviden yang diukur dengan  Dividend Payout Ratio secara parsial maupun secara simultanKata Kunci :  Debt toEquity Ratio, Cash Ratio, Fixed Charged Coverage Ratio, Earnings Per Share, Asseth Growth,Dividend Payout Ratio
REAKSI PASAR MODAL INDONESIA ATAS PELANTIKAN KABINET KERJA JOKOWI-JK (Event Study pada Anggota Indeks LQ 45 di Bursa Efek Indonesia Yogi Harsa Pradana; Toto Rahardjo
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 3, No 2: Semester Genap 2014/2015
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar  belakang  Event  study  ini  bertujuan  untuk mengetahui  reaksi  pasar modal  di Indonesia  atas  peristiwa  pelantikan  Kabinet  Kerja  Jokowi-JK.  Penelitian  ini  menggunakan indikator abnormal return dan trading volume activity pada seluruh saham yang termasuk dalam Indeks LQ 45 di Bursa Efek Indonesia. Periode penelitian terdiri dari 195 periode estimasi dan 11 hari periode peristiwa. Alat statistik yang digunakan untuk pengujian hipotesis adalah uji t, paired sample t-test, dan wilcoxon signed rank test. Hasil perhitungan uji t menunjukkan bahwa terdapat abnormal return bernilai positif dan signifikan pada beberapa hari di sekitar terjadinya peristiwa, artinya pasar merespon peristiwa ini sebagai kabar baik. Hasil uji paired sample t-test membuktikan  bahwa  tidak  ditemukan  perbedaan  signifikan  antara AAR  pada masing-masing periode peristiwa. Sedangkan hasil uji wilcoxon signed rank  test menunjukkan bahwa  terdapat perbedaan  signifikan  antara  ATVA  pada  periode  sebelum-saat  dan  periode  saat-setelah peristiwa,  namun  tidak  signifikan  pada  periode  sebelum-setelah  peristiwa.  Jadi,  pasar  saham Indonesia  dapat  digolongkan  dalam  efisiensi  pasar  bentuk  setengah  kuat  karena  bereaksi terhadap pelantikan Kabinet Kerja Jokowi-JK. Kata Kunci: Event Study, Abnormal Return, Trading Volume Activity, LQ 45
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TINGKAT PENGEMBALIAN KREDIT USAHA RAKYAT (KUR) MIKRO (Studi pada PT Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk Unit Pasirian Cabang Lumajang) Miranda Rochmawati; Toto Rahardjo
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 3, No 1: Semester Ganjil 2014/2015
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (310.89 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat pengembalian kredit pada program KUR di BRI Unit Pasirian Cabang Lumajang.  Adapun variabel yang digunakan dalam penelitian adalah usia, tingkat pendidikan, laba bersih usaha, lama usaha, jumlah pinjaman dan jangka waktu pinjaman. Penelitian ini bersifat eksplanatori yang bertujuan mencari  pengaruh signifikan secara simultan dan parsial. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 109 debitur yang terdiri dari 87 debitur yang mewakili pengembalian secara lancar dan 22 debitur yang mewakili pengembalian secara menunggak. Pengolahan data menggunakan  analisis deskriptif, uji multikolinieritas dan regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan keenam variabel tersebut berpengaruh secara simultan terhadap tingkat pengembalian kredit. Variabel usia, laba bersih usaha, jumlah pinjaman dan jangka waktu pinjaman berpengaruh secara parsial dan laba bersih usaha merupakan variabel yang paling dominan terhadap tingkat pengembalian kredit.  The purpose of this research  is  to analyze the  determinants of Nonperfomance Loan on the KUR program in BRI branch Pasirian Lumajang. The variable used are age, level education, net profit of business, old business, the loan amount and loan period.  This research is explanatory  which aims to find the influence of significant simultaneously and partial  significant.  The total sample used 109 debitur consisting of 87 a debitur  who represent the smoothly and 22 of the debitur  who  represents a return in arrears.  Data processing using descriptive analyze,  multicolinearity test  and logistic regression.  The results of research shows the sixth of the influential variables simultaneously on the repayment rate. Variable age, net profit of business, the loan amount and loan period influential in a partial and net profit of business is the most dominant variable on the repayment rate.Keywords:  Repayment rate, age, level education, net profit of business, old business, the loan amount and loan period Tingkat pengembalian kredit, usia, tingkat pendidikan, laba bersih usaha, lama usaha, jumlah pinjaman, dan jangka waktu pinjaman
Perhitungan Harga Pokok Produksi Dengan Metode Job Order Costing (Studi Pada UKM Tenun Ikat ATBM “Medali Mas”) Di Kota Kediri Nurul Hana Fitriyanti; Toto Rahardjo
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 3, No 2: Semester Genap 2014/2015
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (411.366 KB)

Abstract

Penelitian  ini merupakan penelitian deskriptif yang menggunakan pendekatan kuantitatif yang bertujuan  memberikan  gambaran  tentang  realita  pada  obyek  yang  diteliti  secara  obyektif  dengan mengumpulkan informasi mengenai data biaya – biaya yang dikeluarkan untuk kegiatan produksi kain katun pada UKM Tenun Ikat ATBM “Medali Mas”, sehingga dapat dilakukan perhitungan mengenai harga  pokok  produksi  (HPP).  Hasil  penelitian  menunjukkan  untuk  pengidentifikasian, pengelompokkan,  dan  penghitungan mengenai  biaya  bahan  baku  dan  tenaga  kerja  yang  dilakukan UKM  Tenun  Ikat  ATBM  “Medali Mas”  sudah  benar,  tetapi  untuk  biaya  overhead  pabrik  masih terdapat  kesalahan.  Selanjutnya,  dilakukan  perhitungan  harga  pokok  produksi  metode  Job  Order Costing dengan menggunakan tarif bahan baku dan pembebanan biaya overhead. Hasil penghitungan menunjukkan perbedaan, dimana harga pokok produksi yang dihitung oleh UKM Tenun Ikat ATBM “Medali Mas”  lebih  tinggi  jika dibandingkan hasil penelitian harga pokok produksi dengan metode Job Order Costing.   Kata Kunci : UKM, Harga Pokok Produksi, Job Order Costing.
Pengaruh Faktor Fundamental dan Teknikal terhadap Return Saham (Studi pada Industri Barang Konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, periode 2008-2011) Crisna Martzein Nizamudin; Toto Rahardjo
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 1, No 2: Semester Genap 2012/2013
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1111.926 KB)

Abstract

Abstract:  Stock  price  is  a  success  indicator  in  managing  companys.  In  an increasing  company  stock  price,  investor  investor  considers  that  the  company succceded  in managing  business.  This  study was  conducted  to  determine what factors affect stock returns  that represented by stock price,  through  technical and fundamental analysis (AF & AT). Fundamental variables used to predict the stock price  are  Quick  Ratio  (QR),  Debt  to  Equity  Ratio  (DER),  Return  On  Equity (ROE), Total Asset Turn Over (TATO), Woring Capital Turn Over (WCTO), and Price Earning ratio (PER). Technichal variable  is represented by company‟s beta (β). This study uses multiple linear regression analysis with 20.0 version of SPSS. To get a good estimation and interpretation, the studied sample  is set 8 out of 35 companies  from  IBK  sector  period  2008-2011.  Sampling  technique  used  is purposive  sampling.  Results  prove  that  the  seven  simultaneous  independent variables:  QR,  DER,  ROE,  TATO,  WCTO,  PER,  and  β  have  a  positive  and significant  impact  on  the  dependent  variable,  stock  price.  While  partially significant variables are DER, PER and ROE; and the dominant variable is ROE. Abstrak: Harga saham merupakan indikator keberhasilan manajemen perusahaan. Jika harga saham perusahaan mengalami kenaikan, maka  investor menilai bahwa perusahaan  berhasil  dalam mengelola  usahanya.  Penelitian  ini  dilakukan  untuk mengetahui  faktor-faktor  yang mempegaruhi  return  saham  (diwakili  oleh  harga saham),  melalui  analisis  teknikal  dan  fundamental.  Variabel  fundamental  yang digunakan  dalam memprediksi  harga  saham  adalah Quick  Ratio  (QR), Debt  to Equity Ratio  (DER), Return On Equity  (ROE), Total Asset Turn Over  (TATO), Woring  Capital  Turn  Over  (WCTO),  and  Price  Earning  ratio  (PER).  Variabel teknikal  diwakili  oleh  beta  perusahaan  (β).  Penelitian  ini menggunakan  analisis regresi  linier  berganda  program  SPSS Versi  20.0. Untuk mendapatkan  estimasi dan interpretasi yang baik dari penelitian ini maka sampel yang diteliti ditetapkan sebanyak  delapan  dari  35  perusahaan  IBK  periode  2008-2011.  Teknik pengambilan  sampel  yang  digunakan  dalam  penelitian  ini  adalah  purposive sampling. Hasil penelitian membuktikan bahwa  secara  simultan ketujuh variabel independen: QR, DER, ROE, TATO, WCTO, PER dan β berpengaruh positif dan signifikan  terhadap  variabel  dependen  yaitu  harga  saham.  Sedangkan  secara parsial, DER, PER, dan ROE berpengaruh yang signifikan terhadap harga saham. Variabel yang berpengaruh dominan adalah ROE. Kata Kunci: Return Saham, AF, AT, QR, DER, ROE, TATO, WCTO, PER, β
ANALISIS KINERJA KEUANGAN PT.INDOFOOD SUKSES MAKMUR TBK DAN PT.PERUSAHAAN PERKEBUNAN LONDON SUMATRA TBK SEBELUM DAN SESUDAH MELAKUKAN TRANSAKSI AKUISISI Meiliana Sari Hasibuan; Toto Rahardjo
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 2, No 1: Semester Ganjil 2013/2014
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (250.552 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan ingin Mengetahui apakah tindakan akuisisi memberi manfaat bagi pihak PT.Indofood sukses Makmur, Tbk dengan pihak PT.PP London Sumatra, Tbk sebelum dan sesudah melakukan akuisisi. Variabel yang digunakan terdiri dari rasio likuiditas (CR dan QR), rasio aktivitas (TAT), rasio leverage (DAR dan DER), rasio profitabilitas (ROI dan ROE), rasio pasar (EPS) dan Growth ratio. Obyek penelitian yaitu PT.Indofood Sukses Makmur Tbk dan PT.PP London Sumatra, Tbk periode tahun 2005-2009. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja keuangan PT.Indofood Sukses Makmur, Tbk selaku perusahaan pengakuisisi menunjukkan bahwa rasio CR, QR, TAT, DAR, dan Growth Ratio mengalami penurunan sesudah melakukan akuisisi sedangkan rasio DER, ROI, ROE, dan EPS mengalami peningkatan sesudah melakukan akuisisi. Untuk PT.PP London Sumatra, Tbk selaku perusahaan yang diakuisisi menunjukkan bahwa DAR, DER ,ROE, dan Growth ratio mengalami penurunan sesudah melakukan akuisi, sedangkan rasio CR, QR, TAT, ROI, dan EPS mengalami peningkatan sesudah melakukan akuisisi. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa motif PT.Indofood Sukses Makmur,Tbk (pengakuisisi) tidak tercapai karena secara keseluruhan rasio yang digunakan menunjukkan lebih banyak mengalami penurunan daripada peningkatan. Sedangkan motif perusahaan PT.PP London Sumatra, Tbk (yang diakuisisi) tercapai karena secara keseluruhan rasio yang digunakan menunjukkan lebih banyak mengalami peningkatan daripada penurunan. Kata kunci: Kinerja keuangan, akuisisi, rasio likuiditas, rasio aktivitas, rasio leverage, rasio profitabilitas, rasio pasar, growth ratio
Pengaruh Return On Asset, Return On Equity, Struktur Aktiva, Price Book Value, Dan Time Interest Earned Terhadap Debt To Total Asset Ratio Studi Pada Perusahaan Pertambangan Di Indonesia Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Nanok Fitriyadi; Toto Rahardjo
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 2, No 2: Semester Genap 2013/2014
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (369.804 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Return on Asset, Return on Equity, Struktur Aktiva, Price Book Value, dan Time Interest Earned terhadap Debt to Total Asset Ratio pada perusahaan pertambangan batu bara pada tahun 2008-2012. Penelitian ini menggunakan 8 sampel dari populasi perusahaan-perusahaan yang masuk dalam perusahaan pertambangan batu bara. Sedangkan Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik purpose sampling (pengambilan sampel bertujuan) yang berarti sampel diambil dari populasi berdasarkan kriteria tertentu. Adapun kriteria yang digunakan dalam pengambilan sampel adalah perusahaan sektor pertambangan batu bara yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama tahun 2008-2012.. Uji hipotesis menggunakan regresi logistik. Hasil penelitian menggunakan analisis regresi berganda menunjukkan bahwa variabel Return on Asset mempunyai pengaruh yang positif dan tidak signifikan, variabel Return on Equity, Struktur Aktiva, Price Book Value, dan Time Interest Earned mempunyai pengaruh yang negatif dan tidak signifikan. Rasio Return on Asset berpengaruh dominan terhadap Debt to Total Asset Ratio. Kata Kunci : Debt to Total Asset Ratio, Return on Asset, Return on Equity, Struktur Aktiva, Price Book Value, Time Interest Earned
ANALISIS KINERJA KEUANGAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE ECONOMIC VALUE ADDED (EVA) DAN MARKET VALUE ADDED (MVA) PADA INDUSTRI TELEKOMUNIKASI (’STUDI PADA PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA TBK DAN PT INDOSAT TBK TAHUN 2011-2013) Simon Budiprayitno; Toto Rahardjo
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 3, No 1: Semester Ganjil 2014/2015
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (342.924 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana kinerja keuangan pada PT Telkom diukur dengan metode EVA dan MVA,  untuk  mengetahui kinerja keuangan pada PT Indosat diukur ditinjau dari EVA dan MVA dan Untuk mengetahui perbandingan kinerja keuangan mana yang lebih baik diantara PT Telkom dan PT Indosat ditinjau dari metode EVA dan MVA. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode dokumentasi yaitu dengan cara mendokumentasikan data dari perusahaan yang diteliti yaitu dengan mencari dan mengumpulkan data-data dari Pojok Bursa Efek Indonesia (BEI) yang berada di Universitas Brawijaya Fakultas Ekonomi. Data yang dikumpulkan berupa laporan keuangan PT Telkom dan PT Indosat. Penelitian ini juga menggunakan studi pustaka yaitu melakukan telaah, eksplorasi, dan mengkaji berbagai literatur pustaka yang relevan dalam penelitian. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Dalam penelitian ini akan dilakukan perhitungan terhadap EVA dan MVA yang diperoleh dari laporan keuangan PT Telkom dan PT Indosat yang berlaku 3 tahun terakhir, dan kemudian membandingkan kinerja kedua perusahaan yang diperoleh dari analisis tersebut. EVA adalah salah satu cara untuk menilai kinerja keuangan. EVA merupakan indikator tentang adanya perubahan nilai dari suatu investasi. Berdasarkan hasil perhitungan EVA, biaya modal (WACC) merupakan hal yang perlu diperhatikan oleh perusahaan karena semakin besar biaya modal yang dikeluarkan oleh perusahaan maka semakin menurun kinerja keuangan perusahaan tersebut. PT Telkom dan PT Indosat harus mengefisienkan biaya modal yang mereka keluarkan agar laba yang dihasilkan dapat memberikan nilai tambah bagi para pemegang saham. PT Telkom dan PT Indosat juga harus mampu menghasilkan laba (NOPAT) yang tinggi agar laba yang dihasilkan lebih tinggi daripada biaya modal yang dikeluarkan sehingga dapat memberikan nilai tambah bagi para pemegang saham. MVA merupakan selisih antara nilai pasar dan modal yang diinvestasikan. Apabila pasar menghargai perusahaan itu melebihi nilai modal yang diinvestasikan, berarti manajemen telah menciptakan nilai bagi pemegang sahamnya. Sebaliknya, apabila harga pasar lebih rendah dari pada nilai modal yang diinvestasikan, dapat disimpulkan bahwa manajemen tidak mampu menciptakan nilai tambah. PT Telkom dan PT Indosat harus mengefisienkan biaya modal yang mereka investasikan karena apabila biaya modal lebih tinggi daripada nilai pasar ekuitas perusahaan maka dapat disimpulkan bahwa manajemen tidak mampu menciptakan nilai tambah. Begitu juga sebaliknya, apabila nilai pasar ekuitas perusahaan lebih tinggi daripada biaya modal yang diinvestasikan maka dapat disimpulkan bahwa manajemen mampu menciptakan nilai tambah bagi pemegang saham.Kata Kunci: Kinerja Keuangan, Economic Value Added, Market Value Added.
THE EFFECTS OF BUDGET PARTICIPATION, ASYMMETRIC INFORMATION, BUDGET EMPHASIS, AND ORGANIZATIONAL COMMITMENT ON BUDGETARY SLACK IN PEMERINTAH KOTA PASURUAN M. Faruq Dwi Jaya; Toto Rahardjo
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 1, No 2: Semester Genap 2012/2013
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (239.446 KB)

Abstract

This research explain the effect of budget participation, asymmetric information, budget emphasis, and organizational commitment on the incidence of budgetary slack in Pemerintah Kota Pasuruan. This research aims to analyze the effect of budget participation, asymmetric information, budget emphasis, and organizational commitment on the incidence of budgetary slack. In this study, sampling was executed with the purposive sampling technique with the number of 125 participants consisting of Satuan Kerja Pemerintah Daerah functionary on Lembaga Teknis Daerah and Dinas Daerah involved in the preparation of the budget on each office in Pemerintah Kota Pasuruan. The data collecting had been done through direct observation and survey which obtained by dividing the questionnaire to the respondent. This study uses multiple regression analysis methods and tested with F-test and t-test. The analysis shows that there are influences of budget participation, asymmetric information, budget emphasis, and organizational commitment on budgetary slack significantly. It shown by the result of statistical analysis with the value of R square is 0,438, it means that the variable of budget participation, asymmetric information, budget emphasis, and organizational commitment influence only 43,8% on budgetary slack. F-test and t-test shows the positive result or proportional, then if budget participation, asymmetric information, budget emphasis and organizational commitment go up, budgetary slack will go up anyway. Keywords : Budget Participation, Asymmetric Information, Budget Emphasis, Organizational Commitment and Slack Anggaran.
ANALISIS REAKSI PASAR MODAL TERHADAP PERUBAHAN HARGA BBM (Event Study Kenaikan dan Penurunan Harga BBM pada Perusahaan Food and Beverages yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia) Diah Andarini; Toto Rahardjo
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 3, No 2: Semester Genap 2014/2015
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui reaksi pasar modal secara keseluruhan terhadap suatu peristiwa, atau lebih disebut dengan penelitian event study yang mempelajari reaksi pasar terhadap suatu peristiwa yang informasinya dipublikasikan sebagai suatu pengumuman. Penelitian  event  study ini  menggunakan  pengujian  kandungan  informasi  (information content) dari suatu pengumuman untuk melihat reaksi dari pengumuman perubahan harga BBM saat mengalami kenaikan pada tanggal 18 November 2014 dan juga saat mengalami penurunan pada tanggal 19 Januari 2015. Penelitian ini mengambil sampel pada perusahan food and beverages yang sahamnya aktif diperdagangkan dan terdapat kelengkapan data selama periode pengamatan mulai dari 30 September 2014 sampai dengan 26 Januari 2015. Periode penelitian yang digunakan adalah selama 41 hari bursa, yang meliputi periode estimasi (estimation period) selama 30 hari, dan periode jendela (event window) selama 11 hari. Periode jendela terdiri atas 5 hari sebelum pengumuman (pre event window), 1 hari saat pengumuman (event date), dan 5 hari setelah pengumuman (post event period). Hasil pengujian hipotesis I dan hipotesis II terkait kenaikan BBM menunjukkan tidak terdapat  perbedaan  average  abnormal  return saham  dan  tidak  terdapat  pula  perbedaan average trading volume activity saham yang signifikan sebelum dan sesudah pengumuman. Namun,  hasil  pengujian  hipotesis  III  terkait  penurunan  BBM  menunjukkan  terdapat perbedaan average abnormal return saham yang signifikan sebelum dan sesudah pengumuman. Sedangkan, hasil pengujian hipotesis IV terkait penurunan BBM menunjukkan tidak terdapat perbedaan average trading volume activity saham yang signifikan sebelum dan sesudah pengumuman.   Kata Kunci: reaksi pasar modal, event study, kenaikan BBM, penurunan   BBM, average abnormal return, average trading volume activity.