Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Rancang Bangun Smart Greenhouse Berbasis Raspberry Pi dengan Web Framework Flask untuk Pertanian Perkotaan Yohanes Bowo Widodo; Sondang Sibuea; Tata Sutabri; Ibrahim Aziz
Jurnal Teknologi Informatika dan Komputer Vol 8, No 2 (2022): Jurnal Teknologi Informatika dan Komputer
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jtik.v8i2.1247

Abstract

Budidaya tanaman menggunakan rumah kaca (greenhouse) merupakan salah satu metode yang sangat populer diaplikasikan pada beberapa jenis tanaman di perkotaan. Pada dasarnya  kondisi  yang dijaga pada greenhouse adalah kondisi lingkungan seperti suhu, kelembaban udara, kelembaban tanah, cahaya dan lain lain. Sehingga tumbuhan di dalam greenhouse dapat bertumbuh dengan optimal. Namun sayangnya kondisi tersebut masih  belum  bisa  terkontrol dan terpantau dengan baik sehingga pertumbuhan tanaman masih belum maksimal. Oleh karena itu, perlu dibuat sebuah sistem yang dapat mengendalikan dan memonitor kondisi greenhouse baik di lokasi maupun dari jarak jauh. Sistem ini menggunakan Raspberry Pi sebagai pusat kontrol dan menggunakan DHT22 dan HL-69 sebagai sensor untuk mendeteksi kondisi di dalam greenhouse. DHT22 merupakan sensor untuk mengukur suhu dan kelembaban udara, sementara HL-69 merupakan sensor untuk mengukur kelembaban  tanah.  Sebagai pengendali di dalam greenhouse terdapat dua keluaran kendali yaitu lampu serta pompa air. Pengendalian dilakukan melalui halaman situs untuk menggerakkan output kendali secara otomatis melalui relay. Dihalaman situs tersebut juga akan terdapat informasi bagi pengguna untuk melihat langsung dan nyata kondisi greenhouse. Sistem ini telah berhasil dibuat dan mengirimkan data secara nirkabel sehingga greenhouse dapat dimonitor dan dapat dikendalikan secara jarak jauh. Hal tersebut dapat mengurangi aktivitas manusia dalam mengontrol dan mengendalikan greenhouse. Jadi ketika saatnya melakukan pengairan pada tanaman tidak lagi dibutuhkan kehadiran manusia di greenhouse.
Rancang Bangun Alat Pelipat Pakaian Otomatis Menggunakan Sensor Shield Berbasis Arduino Uno Sondang Sibuea; Dedi Setiadi; Yohanes Bowo Widodo; Lingga Hanggada Adi Saputra
Jurnal Teknologi Informatika dan Komputer Vol 8, No 2 (2022): Jurnal Teknologi Informatika dan Komputer
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jtik.v8i2.1207

Abstract

Teknologi saat ini sangat berkembang dengan munculya peralatan-peralatan canggih. Teknologi tersebut banyak digunakan untuk memudahkan orang untuk berkarya membuat alat yang dapat digunakan untuk membantu manusia, salah satunya adalah menciptakan alat melipat pakaian otomatis  yang dapat digunakan di rumah atau di perusahaan yang bergerak dibidang usaha laundry. Upaya ini dilakukan  untuk membantu pekerjaan manusia, dimana dirancang suatu alat canggih yang berfungsi untuk melipat pakaian secara otomatis yang sebelumnya dilakukan secara manual. Dalam Rancang bangun alat pelipat kain otomatis ini, beberapa komponen perangkat keras  yang digunakan adalah Power Supply, Saklar On/Off, Sensor Ultrasonik, Motor Servo, Buzzer, Sensor Shield dan Arduino Uno. Perangkat lunak (software) yang digunakan untuk menjalankan rancangan alat tersebut ialah Arduino IDE, dimana Arduino IDE ini dapat membuat, mengedit dan mengupload instruksi-instruki program  kedalam Arduino Uno. Bahasa pemrograman yang dipakai dalam membuat atau menjalankan program pelipat pakaian otomatis ini adalah menggunakan bahasa pemrograman C. Metode  penelitian yang digunakan adalah pendeketan kualitatif yaitu dengan Research Development (RD), yaitu penelitian yang bisa dipahami dengan cara melihat, mengamati atau mencari, sehingga rangkaian kegiatan yang dilakukan mendapatkan pemahaman yang lebih komprehensif dari suatu hal yang diteliti. Dengan adanya alat pelipat pakaian otomatis tersebut diharapkan dapat   membantu dalam hal melipat pakaian dengan rapih, menghemat tenaga dan waktu.
Perancangan Dan Implementasi Alat Ukur Suhu dan Kelembaban Udara dengan Perekam Data Berbasis Arduino Uno dan Sensor DHT22 di Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Citeko Sondang Sibuea; Istifadah Istifadah; Yohanes Bowo Widodo
Jurnal Teknologi Informatika dan Komputer Vol 9, No 1 (2023): Jurnal Teknologi Informatika dan Komputer
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jtik.v9i1.1478

Abstract

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika bergerak pada bidang meteorologi, klimatologi, kualitas udara dan geofisika. Stasiun Meteorologi Kelas III Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Citeko yang bergerak dibidang meteorologi, memiliki tugas melakukan pengamatan untuk mendapatkan data sinoptik. Data sinoptik terdiri dari data pengamatan suhu dan kelembaban udara, curah hujan, kecepatan angin dan tekanan udara. Data tersebut berguna dalam bidang penerbangan yang ada di Indonesia dan sangat penting untuk acuan data ramalan cuaca. Stasiun Meteorologi Kelas III Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Citeko memiliki dua jenis alat ukur komponen meteorologi, yang  bekerja secara otomatis dan bekerja secara konvensional. Automatic Weather System (AWS) adalah alat ukur komponen meteorologi yang bekerja secara otomatis. Banyak benda disekitar AWS yang memiliki ketinggian lebih dari ketinggian AWS, menjadi salah satu faktor kurang akuratnya data hasil pengukuran komponen meteorologi yang dihasilkan AWS. Masalah kurang akuratnya alat ukur AWS ini, menjadikan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika masih menerapkan sistem ukur konvensional yaitu higrometer, alat ini digunakan untuk mengukur suhu dan kelembaban udara. Data yang dihasilkan oleh higrometer cukup akurat dibandingkan dengan AWS,  namun ada beberapa kekurangan dari higrometer, yaitu masalah efisiensi waktu, sumber daya dan keamanan data. Berdasarkan hal tersebut, maka dirancang Alat Ukur Suhu dan Kelembaban Udara Berbasis Arduino UNO dengan sensor DHT22 di Stasiun Meteorologi  Kelas III Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Citeko, yang diharapkan alat ini dapat mengatasi kekurangan yang dimiliki alat ukur suhu dan kelembaban yang sudah ada.
Rancang Bangun Aplikasi Sistem Pakar untuk Pemilihan Model Gaya Rambut Pria Menggunakan Metode Forward Chaining Yohanes Bowo Widodo; Sondang Sibuea; Achmad Rivaldi
Jurnal Teknologi Informatika dan Komputer Vol 9, No 1 (2023): Jurnal Teknologi Informatika dan Komputer
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jtik.v9i1.1622

Abstract

Rambut merupakan bagian tubuh yang sangat penting bagi sebagian orang, baik perempuan maupun laki-laki. Hal yang sering terjadi adalah banyaknya dijumpai gaya rambut yang sama di dalam kerumunan masyarakat karena kurangnya referensi tentang beragam gaya rambut. Permasalahan tersebut yaitu pria masih belum mengetahui gaya rambut apa yang sesuai dengan bentuk wajah, jenis rambut, dan bidang pekerjaan. Selain itu pria terkadang menginginkan sesuatu gaya rambut tetapi mereka belum tahu kriteria yang cocok untuk potongan rambut tersebut. Sistem Pakar ini memudahkan user dalam proses memilih rekomendasi model gaya rambut, karena dari pertanyaan mengenai kriteria user, sistem dapat menganalisa rekomendasi model rambut yang cocok. Kriteria yang ada dalam basis pengetahuan sistem pakar adalah bentuk wajah, jenis rambut, dan bidang pekerjaan. Bentuk wajah dalam sistem pakar adalah Oval, Bulat, Triangle, Square, Diamond, dan Rectangle. Adapun jenis rambut adalah Lurus, Bergelombang, Ikal, dan Keriting. Bidang pekerjaan adalah, Pelajar, Pekerja Kantor, Musisi, Artis, Militer, Pengusaha, Atlet, Aktor, dan Seniman. Gaya rambut yang ada pada basis pengetahuan sistem pakar adalah Undercut, French Crop, Slick Back, Pompadour, Crew Cut, Comb Over, Side Part, Quiff, Fade, Short Sides, Buzz Cut, Caesar Cut, Mohawk, Textured Crop, dan Spiky. Sistem pemilihan model gaya rambut menggunakan struktur aturan produksi IF (Jenis Rambut, Bentuk Wajah, Bidang Pekerjaan) THEN Model Rambut. Prinsip if-then harus diterapkan untuk memastikan fakta yang benar, dan mempertimbangkan pengetahuan pakar untuk menentukan kecocokan model rambut.
Perancangan dan Analisis Redaman pada Jaringan Fiber To The Home dengan Menggunakan OTDR (Optical Time Domain Reflectometer) Sondang Sibuea; Fius Bryan Nigel M. Sinaga; Dedi Setiadi; Yohanes Bowo Widodo
Jurnal Teknologi Informatika dan Komputer Vol 9, No 2 (2023): Jurnal Teknologi Informatika dan Komputer
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jtik.v9i2.1858

Abstract

Kebutuhan komunikasi berkecepatan tinggi dan berkapasitas besar dalam bidang telekomunikasi saat ini sangat dibutuhkan. Telekomunikasi saat ini sedang mengalami perkembangan yang sangat pesat, terutama pada layanan berbasis internet. Fiber optic merupakan teknologi yang menyediakan kapasitas bandwith besar dengan kecepatan tinggi yang tidak dipengaruhi interferensi gelombang elektromagnetik. Dengan perkembangan yang begitu pesat, penggunaan serat optik sebagai medium penghantar, kemungkinan terjadi penurunan kualitas jaringan akibat dari pemanjangan kabel fiber optic atau penyambungan pada kabel fiber optic. Penurunan kualitas atau kerugian tersebut dinamakan link loss dalam penerapan metode Link power budget. Untuk mengatasi masalah tersebut perlu dirancang dan dianalisa redaman pada jaringan FTTH (Fiber to the home) dengan menggunakan OTDR (Optical Time Domain Reflectometer) dan metode Link power budget. Parameter untuk menguji kelayakan sistem jaringan FTTH yang telah standar dari ITU-T 984 (International Telecommunication Union of Telecommunication 984), dengan hasil perhitungan menggunakan 3 buah sampel ODP (Optical Distribution Point) yang terdekat dari ODC (Optical Distribution Cabinet) yang menunjukan bahwa redaman total berkategori andal, hal ini sesuai dengan nilai redaman ITU-T 984 dengan nilai redaman maksmial 27 dBm (decibel-miliwatt). Dalam perancangan dan analisis jaringan FTTH dengan menggunakan OTDR, dilanjutkan dengan menganalisa redaman dengan parameter Link Power Budget dan Rise Time Budget, memenuhi standar kualitas dan memberikan kinerja yang stabil.
Perancangan Aplikasi Pencarian Lokasi Kerja Berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG) Pada PT.Kusri Teknik Abadi Sondang Sibuea; Muhammad Amin Sakaria; Dedi Setiadi; Agung Fadillah; Ahmad Fitriansyah; Ari Bayu Untoro
Jurnal Teknologi Informatika dan Komputer Vol. 8 No. 1 (2022): Jurnal Teknologi Informatika dan Komputer
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jtik.v8i1.857

Abstract

Pekerjaan di PT Kusri Teknik Abadi selalu berpindah pindah tempat dari satu lokasi kerja ke lokasi kerja lainnya. Setiap berpindah lokasi kerja, terkadang karyawan tersebut selalu kebingungan mencari lokasi kerja baru yang telah ditentukan oleh team leader, apalagi jika ternyata karyawan tersebut baru dan atau tidak begitu hafal wilayah tersebut. Hal ini akan sangat menyulitkan, membuang waktu dan membuat pekerjaan menjadi tidak optimal karena waktu banyak terbuang dijalan. Saat ini teknologi berkembang pesat. Dengan menggunakan sistem informasi geografis dan sistem navigasi media layanan internet atau GPS yang terdapat pada platform smartphone android, Google Maps dan Layanan Google yang merupakan produk virtual peta, gratis dan online.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan metode penelitian kualitatif. Dalam penelitian data secara garis besar menggunakan kelompok, yaitu: observasi, wawancara dan studi kepustakaan. Pada penilitian ini, peneliti membuat automatic geographic information system pencarian lokasi kerja berbasis sistem informasi geografis (SIG)  pada PT Kusri Teknik Abadi. Dalam uji coba yang dilakukan aplikasi ini dapat mempermudah karyawan menemukan lokasi kerja di PT Kusri Teknik Abadi.
Perancangan dan Analisis Redaman pada Jaringan Fiber To The Home dengan Menggunakan OTDR (Optical Time Domain Reflectometer) Sondang Sibuea; Fius Bryan Nigel M. Sinaga; Dedi Setiadi; Yohanes Bowo Widodo
Jurnal Teknologi Informatika dan Komputer Vol. 9 No. 2 (2023): Jurnal Teknologi Informatika dan Komputer
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jtik.v9i2.1858

Abstract

Kebutuhan komunikasi berkecepatan tinggi dan berkapasitas besar dalam bidang telekomunikasi saat ini sangat dibutuhkan. Telekomunikasi saat ini sedang mengalami perkembangan yang sangat pesat, terutama pada layanan berbasis internet. Fiber optic merupakan teknologi yang menyediakan kapasitas bandwith besar dengan kecepatan tinggi yang tidak dipengaruhi interferensi gelombang elektromagnetik. Dengan perkembangan yang begitu pesat, penggunaan serat optik sebagai medium penghantar, kemungkinan terjadi penurunan kualitas jaringan akibat dari pemanjangan kabel fiber optic atau penyambungan pada kabel fiber optic. Penurunan kualitas atau kerugian tersebut dinamakan link loss dalam penerapan metode Link power budget. Untuk mengatasi masalah tersebut perlu dirancang dan dianalisa redaman pada jaringan FTTH (Fiber to the home) dengan menggunakan OTDR (Optical Time Domain Reflectometer) dan metode Link power budget. Parameter untuk menguji kelayakan sistem jaringan FTTH yang telah standar dari ITU-T 984 (International Telecommunication Union of Telecommunication 984), dengan hasil perhitungan menggunakan 3 buah sampel ODP (Optical Distribution Point) yang terdekat dari ODC (Optical Distribution Cabinet) yang menunjukan bahwa redaman total berkategori andal, hal ini sesuai dengan nilai redaman ITU-T 984 dengan nilai redaman maksmial 27 dBm (decibel-miliwatt). Dalam perancangan dan analisis jaringan FTTH dengan menggunakan OTDR, dilanjutkan dengan menganalisa redaman dengan parameter Link Power Budget dan Rise Time Budget, memenuhi standar kualitas dan memberikan kinerja yang stabil.
Penggunaan Software Nginx Sebagai Load Balancing Web Server Clustering Sondang Sibuea; Yohanes Bowo Widodo; Muhammad Nur Khaliq
Jurnal Teknologi Informatika dan Komputer Vol. 10 No. 1 (2024): Jurnal Teknologi Informatika dan Komputer
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jtik.v10i1.2184

Abstract

Ketika suatu situs web mengalami tingkat kunjungan yang tinggi, berdampak peningkatan permintaan layanan pada server web tunggal. Akibatnya, kinerja server web menjadi terbebani dan kemungkinan terjadi overload, sehingga server tunggal tidak mampu melayani semua permintaan dari pengguna. Untuk mengatasi hal tersebut, dapat dilakukan sistem cluster dan metode load balancing pada server. Dalam sistem cluster, beberapa server dapat dikombinasikan. Permintaan dari pengguna dapat dibagi secara merata ke seluruh cluster server web. Untuk melakukan cluster pada server, digunakan software nginx sebagai metode untuk membagi tugas yang diberikan oleh pengguna kepada cluster server web. Dengan menerapkan cluster server web dan metode load balancing sebagai pembagi, kinerja layanan kepada pengguna dapat dipercepat dibandingkan dengan hanya menggunakan satu server web. Jika terjadi kegagalan pada perangkat keras yang mengakibatkan matinya server secara keseluruhan, server lain dalam cluster akan mengambil alih fungsi server yang mati. Dengan demikian, komputer klien tidak menyadari adanya kegagalan pada server, karena proses yang sedang berlangsung pada server yang gagal atau mati akan dilanjutkan oleh server cadangan. Setelah dilakukan pengujian, dapat diambil kesimpulam bahwa dengan menggunakan load balancing bisa dimanfaatkan sebagai backup atau failover, jika salah satu server down dapat diatasi oleh server lainnya. Pelayanan request data dari user dapat ditangani lebih cepat. Rekomendasi yang dapat diberikan guna pengembangan lebih lanjut maupun melengkapi penelitian ini, yaitu dengan melakukan load balancing pada database server cluster.
Rancang Bangun Briefing Attendance App Menggunakan Geolocation Berbasis Android : (Studi Kasus: PT Gelora Aksara Pratama) Yohanes Bowo Widodo; Sondang Sibuea; Mohammad Narji; Feri Andrian
Jurnal Teknologi Informatika dan Komputer Vol. 10 No. 1 (2024): Jurnal Teknologi Informatika dan Komputer
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jtik.v10i1.2236

Abstract

Sistem absensi briefing saat ini perlu pembaharuan dengan memanfaatkan teknologi masa kini, karena pemakaian kertas dianggap sudah kurang efisien di masa kini. Karena dengan melakukan pembaharuan akan berdampak sangat baik bagi perusahaan dari sisi efisiensi, evektifitas, dan kecepatan. Dampaknya adalah adanya penambahan waktu briefing dalam penyampaian informasi dan waktu diskusi dengan karyawan. Data rekap kehadiran menjadi bermanfaat bagi supervisor karena dapat menjadi salah satu acuan dalam memberi penilaian pada karyawan. Perusahaan berlomba membuat sistem absensi yang dapat berjalan pada teknologi saat ini seperti smartphone android. Hal tersebut membutuhkan sebuah rancangan sebelum sistem ini dibuat. Sehingga fungsi dari rancangan ini dapat mengetahui permasalahan dan solusi pada sistem yang akan dibuat. Rancangan sistem absensi online digunakan untuk mempercepat absensi melalui smartphone yang dimiliki masing-masing karyawan. Sistem membutuhkan layanan internet dan jangkauan absensi berjarak kurang dari 10 meter, sehingga karyawan tidak dapat absen diluar jangkauan. Untuk membuat sebuah laporan dengan metode sistem diatas, memerlukan metode pengumpulan data sistem yang berjalan, wawancara, observasi, analisa sistem yang diusulkan, dan testing sebagai pembentukan sistem usulan yang memadai sebagai alternatif solusi terbaik dari permasalahan yang ada.
Kecerdasan Buatan dalam Pendidikan: Meningkatkan Pembelajaran Personalisasi Widodo, Yohanes Bowo; Sibuea, Sondang; Narji, Mohammad
Jurnal Teknologi Informatika dan Komputer Vol. 10 No. 2 (2024): Jurnal Teknologi Informatika dan Komputer
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jtik.v10i2.2324

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence) dalam pendidikan, khususnya dalam meningkatkan pembelajaran personalisasi. Pembelajaran personalisasi adalah pendekatan yang disesuArtificial Intelligencekan dengan kebutuhan, kecepatan, dan preferensi individu, memungkinkan siswa mendapatkan pengalaman belajar yang lebih efektif dan relevan. Melalui penerapan Artificial Intelligence, seperti sistem rekomendasi berbasis data, analisis prediktif, dan chatbot cerdas, proses pendidikan dapat dioptimalkan untuk memberikan dukungan yang lebih baik bagi siswa. Penelitian ini mengeksplorasi berbagai teknologi Artificial Intelligence yang digunakan dalam pendidikan, manfaatnya dalam mendukung gaya belajar individual, serta tantangan yang mungkin muncul dalam implementasinya, termasuk masalah privasi, bias algoritma, dan aksesibilitas teknologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Artificial Intelligence dalam pendidikan dapat meningkatkan keterlibatan siswa, mempercepat proses pembelajaran, dan menyediakan umpan balik yang lebih tepat waktu. Meskipun demikian, regulasi dan kebijakan yang tepat dibutuhkan untuk memaksimalkan potensi Artificial Intelligence sekaligus meminimalkan risiko yang mungkin timbul. Penelitian ini akan mengeksplorasi bagaimana Artificial Intelligence dapat digunakan untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih personal bagi siswa. Dengan menggunakan algoritma pembelajaran mesin, sistem pendidikan dapat menganalisis gaya belajar individu dan menyesuaikan materi ajar sesuai dengan kebutuhan masing-masing siswa. Penelitian ini juga akan membahas tantangan etis dan privasi yang mungkin muncul dalam pengumpulan data siswa. Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa AI memiliki potensi besar untuk mengubah sistem pendidikan menjadi lebih adaptif dan personal. Namun, untuk memaksimalkan dampak positifnya, implementasi Artificial Intelligence dalam pendidikan harus diiringi dengan persiapan yang matang, termasuk pengembangan kebijakan, pelatihan guru, serta penyediaan infrastruktur dan akses yang merata.