Afifah Nur Aini
Universitas Amikom Yogyakarta

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Perbandingan Jumlah Epoch Dan Steps Per Epoch Pada Convolutional Neural Network Untuk Meningkatkan Akurasi Dalam Klasifikasi Gambar Enie Yuliani; Afifah Nur Aini; Chan Uswatun Khasanah
Jurnal Informa : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 3 (2019): Desember
Publisher : Politeknik Indonusa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (521.66 KB) | DOI: 10.46808/informa.v5i3.140

Abstract

Convolutional Neural Network (CNN) adalah salah satu jenis neural network yang biasa digunakan pada data image. CNN bisa digunakan untuk mendeteksi dan mengenali objek pada sebuah image. Penelitian ini akan melakukan perbandingan jumlah epoch dan steps per epoch dalam melakukan klasifikasi gambar untuk mendapatkan nilai keakuratan yang tinggi. Dataset yang digunakan terdiri dari dua kategori, yaitu anjing dan kucing. Masing-masing kategori terdapat 100 gambar. Gambar yang digunakan berukuran 32 x 32 pixel. Pada tahap pengujian, epoch yang digunakan berjumlah 25 dan 50 serta jumlah steps per epoch 10 dan 20. Kesimpulan yang didapatkan adalah semakin banyak jumlah epoch dan steps per epoch maka semakin tinggi juga tingkat akurasi pelatihan yang didapatkan
VISUAL EFFECT PIPELINE CONTENT AWARE FILL DAN TRACKING DALAM PROSES CLEAN-UP ANIMASI STOP MOTION Afifah Nur Aini; Ibnu Hadi Purwanto; Putu Kalpika Jayanti
Jurnal Informatika Teknologi dan Sains (Jinteks) Vol 6 No 2 (2024): EDISI 20
Publisher : Program Studi Informatika Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51401/jinteks.v6i2.4155

Abstract

Film animasi stop-motion berjudul "Sukro Si Pengendali Aksara" terpilih sebagai salah satu dari 10 proposal dalam kategori film pendek dokumenter dan fiksi pada “Open Call Layar Anak Indonesiana”. Film ini merupakan hasil kolaborasi antara The Dancing Whale dan Kampoong Monster. Cerita mengikuti perjalanan seorang anak laki-laki gemuk bernama Sukro, yang memiliki kemampuan untuk mengendalikan nama dan aksara dalam gerakan tari. Sukro memulai perjalanan untuk mencari dan menyelamatkan kakaknya, Uman, yang telah menghilang. Tujuan dari penelitian ini untuk meneliti lebih dalam serta mengimplementasikan penggunaan tracking dan content-aware fill pada animasi “Sukro Si Pengendali Aksara”. Manfaat dari penelitian ini dapat dijadikan landasan teori atau referensi untuk penelitian lain yang serupa. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah akuisisi data yang dilakukan melalui wawancara dan sumber referensi, analisis yang mencakup aspek kebutuhan fungsional dan non-fungsional. Rancangan meliputi tahap pra-produksi, produksi, dan pasca-produksi, serta pengujian yang dilakukan melalui metode uji alpha dan penyebaran kuesioner.
A Hybrid Round-Robin Scheduler for GPU Batch Rendering in Constrained Cloud Environments Ibnu Hadi Purwanto; Dhani Ariatmanto; M. Shahkhir Mozamir; Afifah Nur Aini
Jurnal RESTI (Rekayasa Sistem dan Teknologi Informasi) Vol 10 No 1 (2026): February 2026
Publisher : Ikatan Ahli Informatika Indonesia (IAII)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29207/resti.v10i1.7117

Abstract

Creating high-quality 2D and 3D assets is essential for digital content, but inefficient scheduling and inaccurate time estimates often hamper the rendering process. Traditional methods, which assume rendering time is directly proportional to frame count, fail to account for variations in scene complexity, resulting in severe estimation errors averaging 97.0% across all tasks. We propose a Hybrid Round-Robin Scheduler (HRRS) that intelligently manages batch rendering tasks through complexity-aware classification. Our method first categorizes tasks by complexity (Low, Medium, High) and routes them to appropriate queues with tiered quantum allocations. It then employs non-linear time estimation models and dynamically adjusts processing priorities based on real-time performance metrics. We evaluated our scheduler against standard algorithms—First-Come-First-Served (FCFS), Shortest Job First (SJF), and Round Robin (RR)—using 21 diverse rendering tasks with frame counts ranging from 10 to 420 frames. The results demonstrate that our approach reduces average waiting time by 45.9% (from 29.63s to 16.02s) and cuts bottleneck-induced delays by 78% (from 41s to 9s), while maintaining optimal CPU utilization at 85% and limiting context switches to only nine occurrences. A key finding reveals that complexity, rather than frame count, is the primary driver of processing time; high-complexity tasks required significantly longer processing (averaging 238.27 seconds) compared to medium-complexity tasks (averaging 34.52 seconds), representing a 6.9-fold performance differential. Our hybrid framework effectively overcomes the primary limitations of existing algorithms: it prevents bottlenecks from large tasks (FCFS), avoids the parallelism issues of SJF, and minimizes the performance overhead from frequent switching in Round Robin. This work provides a robust foundation for intelligent resource allocation in cloud rendering environments where task demands are variable and difficult to predict, establishing that effective scheduling requires complexity-aware algorithms rather than universal approaches.
PENDEKATAN DOUBLE DIAMOND DALAM PERANCANGAN ANTARMUKA PERSONAL ASSISTANT PADA WEBSITE EVENT ORGANIZER Rifda Faticha Alfa Aziza; Muhammad Agung Satriajaya Suryana; Afifah Nur Aini; Ibnu Hadi Purwanto
Information System Journal Vol. 8 No. 02 (2025): Information System Journal (INFOS)
Publisher : Universitas Amikom Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24076/infosjournal.2025v8i02.2575

Abstract

Perkembangan teknologi digital mendorong event organizer menyediakan layanan berbasis website yang informatif dan mudah digunakan. Namun, banyak website event organizer masih memiliki masalah antarmuka dan alur interaksi sehingga menyulitkan pengguna mencari informasi dan melakukan pemesanan. Penelitian ini bertujuan merancang antarmuka personal assistant pada website event organizer menggunakan metode Double Diamond. Tahapan penelitian meliputi discover, define, develop, dan deliver dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, empathy map, dan user persona. Tahap pengembangan menghasilkan user flow, wireframe, dan prototipe high-fidelity. Evaluasi dilakukan melalui usability testing menggunakan Maze Design. Hasil pengujian menunjukkan usability score 80, success rate 100%, drop-off 0%, misclick rate 28,7%, dan durasi rata-rata 68,9 detik. Seluruh responden (100%) menyatakan fitur membantu.