Rifki Ayu Rosmita
Universitas Islam Negeri Mataram

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Meningkatkan Karakter Kerja Sama Siswa Melalui Pembelajaran Tari Ratoeh Jaroe Rifki Ayu Rosmita
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 2, No 1 (2018): Volume 2 Nomor 1 JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (163.751 KB) | DOI: 10.36312/jisip.v2i1.949

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi pembelajaran tari Ratoeh Jaroe dalam meningkatkan karakter kerja sama siswa. Tari Ratoeh Jaroe merupakan perpaduan antara gerak badan dan tangan yang membutuhkan kerja sama antar penari. Hasil temuan dilapangan menunjukan bahwa siswa sulit untuk menumbuhkan kerja sama antar siswa dalam pembelajaran tari. Penelitian ini menggunakan model pembelajaran sinektik. Sintaks model dalam pembelajaran ini terdiri dari empat langkah, yaitu persiapan, pengenalan konsep melalui analogi dan eksplorasi, serta presentasi karya siswa. Setelah dilakukan dua siklus dengan menggunaka model sinektik dalam pembelajaran tari Ratoeh Jaroe dapat meningkatkan karakter kerja sama siswa kelas 5 Sekolah Dasar At-Taqwa. Analogi langsung, analogi personal, dan analogi konflik yang diterapkan dapat membantu siswa dalam meningkatkan karakter kerja sama siswa dalam pembelajaran tari Ratoeh Jaroe.
KAJIAN NILAI BUDAYA PADA TARI BEDAYOU TULANG BAWANG Rifki Ayu Rosmita
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 6, No 2 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jupe.v6i2.2750

Abstract

This study aims to examine the cultural values in the Bedayou Tulang Bawang dance. The Bedayou Tulang Bawang dance was analyzed using ethnochoreologi theory assisted by folklore theory. The method used in this research is qualitative method. Data collection techniques were carried out by means of observation, interviews, and documentation studies. To analyze the cultural value in the Bedayou Tulang Bawang dance, the researchers used data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The analysis produces cultural values, namely the value of self-confidence and nemui nyimah (friendly, polite, and tolerant).
STRATEGI GURU DALAM MENGEMBANGKAN SENI TARI ANAK USIA DINI DI PAUD CERIA DESA REMPUNG LOMBOK TIMUR Nada salwa; Jumrah; Rifki Ayu Rosmita
Islamic EduKids: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 4 No. 1 (2022): Islamic EduKids (Juni 2022)
Publisher : UIN Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/iek.v4i1.5186

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana strategi guru dalam mengembangkan bakat tari anak usia dini dan kendala yang di hadapi dalam mengembangkat bakat tari anak usia dini di PAUD Ceria Desa Rempung. Di PAUD Ceria Desa Rempung anak-anak yang memiliki bakat tari dapat tersalurkan dengan optimal, dapat dilihat dari piala yang didapatkan dari hasil lomba yang diikuti oleh anak-anak PAUD Ceria Desa Rempung. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut: strategi yang digunakan dalam mengembangkan bakat tari anak menyediakan sarana dan prasarana tari, memberikan hadiah/reward, menyediakan kostum sesuai dengan tema tari, menciptakan gerakan yang menarik dan sederhana, menggunakan alat peraga, memilih lagu yang menarik bagi anak, mengadakan lomba dengan sekolah-sekolah lain, dan guru memiliki bakat tari. Adapun kendala yang dihadapi dalam mengembangkan bakat tari anak usia dini di PAUD Ceria Desa Rempung yaitu tidak ada dorongan bereksplorasi, tidak boleh berimajinasi, orang tua yang overprotektif, orang tua yang kekurangan ekonomi, dan faktor dari anak itu sendiri.    
Implementation of the Assalamualaikum Dance in Developing Kinesthetic Intelligence of PIAUD Students -, Rifki Ayu Rosmita
Jurnal Seni Tari Vol. 13 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to determine the implementation of the Assalamualaikum Dance in developing the kinesthetic intelligence of students. The study employs a descriptive qualitative approach. The data collection techniques used in this research are observation, interviews, and documentation. The subjects of this study are fifth-semester students from the Early Childhood Education Study Program at UIN Mataram. The data analysis techniques used in this study include data reduction, data display, and conclusion drawing. Based on the data analysis results, it was found that the implementation of the Assalamualaikum Dance was conducted according to the learning objectives to develop students' kinesthetic intelligence. The application of the Assalamualaikum Dance was carried out in the following steps: performing body exercises first, demonstrating movements with counts, demonstrating movements accompanied by music, and conducting movement evaluations. Based on the data obtained, it can be concluded that these activities can develop students' kinesthetic intelligence. It is evident from the movements performed, such as body strength in executing movements, body flexibility in performing movements, body balance during movement, body coordination while moving, and movement skills while dancing.
PEMBELAJARAN DENGAN PENDEKATAN STEAM DALAM MENCIPTAKAN GERAK TARI UNTUK ANAK USIA DINI Rifki Ayu Rosmita
Walada: Journal of Primary Education Vol. 3 No. 1 (2024): Volume 3 Nomor 1, April 2024
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v3i1.2

Abstract

Pendekatan Science, Technology, Engineering, Art, and Mathematics (STEAM) memberikan peluang bagi anak usia dini untuk mengeksplorasi konsep-konsep lintas bidang secara integratif dan holistik. Seni tari merupakan media ekspresi kinestetik yang sangat sesuai dengan karakteristik perkembangan anak usia 4–6 tahun, namun integrasi STEAM dalam pembelajaran tari di Taman Kanak-Kanak (TK) masih sangat terbatas dalam literatur.  Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus yang dilaksanakan selama enam minggu. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan dua guru dan satu kepala sekolah, serta dokumentasi kegiatan pembelajaran terhadap 20 anak kelompok B di TK Green Yard School Mataram. Analisis data menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña (2014). Penerapan pendekatan STEAM dalam pembelajaran gerak tari mendorong peningkatan kreativitas gerak, keterlibatan aktif, dan kemampuan kolaborasi anak. Anak-anak mampu menciptakan gerak tari sederhana yang terinspirasi dari fenomena alam, pola matematis, dan konsep teknologi sederhana. Implications: Pendekatan STEAM dalam tari AUD secara holistik memperkuat literasi sains, matematika, dan seni secara bersamaan, sehingga memerlukan pengembangan lebih lanjut sebagai model pembelajaran inovatif di TK.