Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pemberdayaan Badan Eksekutif Mahasiswa Unu Ntb Sebagai Kader Penggerak Anti Kecurangan Pemilu Hadi Wijaya
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 4, No 4 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (365.563 KB) | DOI: 10.36312/jupe.v4i4.1005

Abstract

Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UNU NTB merupakan sasaran peniliti untuk dijadikan sebagai kader  penggerak anti kecurangan pemilu hai ini bertujuan  untuk meningkatkan partisipasi masyarakat terhadap pemilu 2019 di Kota Mataram, ada beberapa alasan yang mendasari terciptanya judul tersebut. Pertama, sasaran komunitas yang dikenai program kami adalah BEM UNU NTB  organisasi tersebut merupakan organisasi  yang berada di bawah naungan Universitas Nahdlatul Ulama NTB. BEM UNU NTB  ini memang sejak awal berdirinya fokus terhadap kegiatan- pengembangan kreativitas mahasiswa, Kependidikan dan keagamaan. Kedua, Dalam menjalankan Program kerja BEM UNU NTB acapkali mengembangkan kreatifitas mereka dengan prinsip swadaya, kebulatan tekad dan kesukarelaan.  Maka dengan demikian, prinsip-prinsip tersebut menjadi modal untuk berbuat demi keberlangsungan organisasi dan mengabdikan diri dalam kegiatan kemasyarakatan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitaitf deskriptif. Hasil Penelitian menggambarkan bahwa Pemberdayaan BEM UNU NTB sangat tepat dilakukan karena berbagai factor yang mendukung di samping rasa kesukarelaan yang tinggi, idealisme yang tinggi dan dukungan dari masyarakat NU secara structural dan kultural juga menjadi pendukung berjalannya Program pemberdayaan ini
Analisis Kualitas Pembelajran IPS Melalui Pembelajaran Luring Pada Masa Pandemi Covid-19 di Kelas V Sekolah Dasar Hadi Wijaya
Jurnal Pendidik Indonesia (JPIn) Vol 5, No 2 (2022): JPIn: Jurnal Pendidik Indonesia
Publisher : Yayasan Pendidikan Intan Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47165/jpin.v5i2.291

Abstract

Pada masa pandemic Covid 19 ini berbagai upaya terus dilakukan pemerintah agar proses pendidikan atau pembelajaran bisa terus berjalan meskipun tidak semaksimal pada biasanya.  Salah satunya adalah melakukan pembelajaran secara daring atau melalui online. Kebijakan yang dikeluarkan pemerintah ini kemudian diterapkan oleh setiap sekolah, akan tetapi kebijakan tersebut hanya berlaku bagi sekolah yang berada di daerah perkotaan. Dengan di dukung oleh kemampuan orang tua dalam penggunaan HP android, kemampuan orang tua dalam menjalankan aflikasi program yang digunakan oleh setiap sekolah dan kemampuan ekonomi wali murid dalam pembelian Hp android.Dalam pembelajaran IPS yang identik dengan konsep disiplin ilmu sosial dan humaniora, pelaksanaan proses pembelajaran yang inovatif, kreatif dan profesional terus harus ditingkatkan agar kualitas pembelajaran IPS dapat mencapai hasil yang maksimal. Dari hasil observasi lapangan yang dilaksanakan pada tanggal 25 Desember 2020 di SDN 3 Penujak , capaian pembelajaran yang telah direncanakan tidak dapat terlaksana secara maksimal karena proses pembelajaran dilakukan dengan tatap muka terbatas (luring), pembelajaran masih berlangsung melalui penugasan, terbatas (waktuyang singkat) dan proses pembelajaran masih terpusat pada guru, dan menggunakan metode konvensional sehingga keaktifan siswa dalam pembelajaran sangat rendah. Berdasarkan berbagai ulasan dan permasalahan di atas sebagai dasar pokok dan pondasi utama alasan keinginan melakukan penelitian di sekolah SDN 3 Penujak dengan judul “Analisis Kualitas Pembelajran IPS  melalui Pembelajaran Luring pada Masa Pandemi Covid-19 di kelas V Sekolah Dasar Negeri 3 Penujak Tahun Ajaran 2020/2021. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan menghasilkan Laporan Penelitan dan artikel Jurnal yang dipublikasikan pada Jurnal ilmiah nasional.Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa sebagai wujud upaya mendukung kebijakan pemerintah selama masa pandemic Covid-19 guru atau SDN 3 Penujak melaksanakan rapat terbatas dengan kepala sekolah dalam melaksanakan proses pembelajaran secara umum dan atau dalam pembelajaran IPS secara luring atau menggunakan metode luring secara terbatas dan mengikuti aturan protocol kesehatan. Dalam pembelajaran IPS metode luring tersebut guru melaksanakan whorkshop pembelajaran, menyusun jadwal terbatas, menyusun RPP, Menyusun metode pembelajaran luring (luring method), Melakasanakan pembelajaran melalui penugasan, menggunakan sumber belajar dan menyusun evaluasi pembelajaran selama Covid-19.
INTERNALISASI NILAI-NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM GERAKAN LITERASI SEKOLAH PADA SISWA KELAS RENDAH Husaen Sudrajat; Hadi Wijaya
Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Al-Amin Vol. 2 No. 1 (2023): April
Publisher : STAI AL-AMIN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54723/ejpgmi.v2i1.45

Abstract

Menanamkan nilai-nilai pendidikan karakter kepada siswa haruslah melalui sebuah proses tidak bisa dilakukan dalam hitungan jam supaya karakter yang ditanamkan tersebut dapat menyatu di dalam diri siswa. Salah satu kegiatan yang memiliki muatan pendidikan karakter didalamnya adalah gerakan literasi sekolah. Melaui kegiatan literasi, siswa dibiasakan untuk membaca dan menulis agar siswa memiliki pengetahuan yang luas dan mampu bersaing dengan dunia global namun tetap memiliki karakter dan budi pekerti yang luhur. Tujuan penelitian ini adalah untuk: (1) menggambarkan nilai-nilai pendidikan karakter yang terdapat dalam gerakan literasi sekolah, (2) mendeskripsikan pelaksanaan internalisasi nilai-nilai pendidikan karakter yang terdapat dalam gerakan literasi sekolah pada siswa kelas rendah di Sekolah Dasar Negeri 3 Nyerot. Metode penelitian yang digunakan yakni dengan pendekatan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif yaitu penelitian yang berusaha menggambarkan dan menginterpretasi objek sesuai apa adanya. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dengan cara mereduksi data, menyajikan data, dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, (1) nilai-nilai pendidikan karakter yang terdapat dalam gerakan literasi sekolah diantaranya disiplin, kreatif, rasa ingin tahu, menghargai prestasi, bersahabat atau komunikatif, serta bertanggung jawab, (2) pelaksanaan internalisasi nilai-nilai pendidikan karakter dalam gerakan literasi sekolah dilaksanakan secara bertahap sesuai tahap perkembangan siswa, guru menggunakan berbagai strategi untuk mencapai tujuan kegiatan, dan evaluasi dilaksanakan dengan cara guru menulis catatan di buku rekam baca siswa dan menggunakan data nilai untuk mengetahui sejauh mana kompetensi yang telah dikuasai siswa.