Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Tradisi Tahun Baru Pada Masyarakat Papua Dalam Lensa Pemikiran Marxisme Salehuddin Salehuddin; Syamsu Andi Kamaruddin; Arlin Adam; Andi Nursida
Equilibrium: Jurnal Pendidikan Vol 13, No 1 (2025): EQUILIBRIUM : JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/equilibrium.v13i1.16684

Abstract

Tradisi Tahun Baru di masyarakat Papua merupakan fenomena budaya yang kaya nilai sosial dan spiritual, tetapi dalam lensa pemikiran Marxisme, tradisi ini juga mencerminkan kompleksitas struktur sosial dan ekonomi yang penuh tantangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tradisi Tahun Baru di masyarakat Papua melalui konsep-konsep Marxisme seperti alienasi, stratifikasi sosial, konsumerisme, dan eksploitasi ekonomi, guna memahami bagaimana tradisi ini dipengaruhi oleh kapitalisme dan globalisasi. Penelitian ini menggunakan metode literature review, dengan mengidentifikasi dan menganalisis literatur relevan terkait tema penelitian. Data dikumpulkan dari berbagai sumber primer dan sekunder, kemudian dianalisis berdasarkan sub-pokok kajian yang terkait dengan tradisi dan fenomena sosial masyarakat Papua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi Tahun Baru di Papua tidak hanya menjadi momen kebudayaan, tetapi juga cerminan ketimpangan sosial, kapitalisasi tradisi, dan alienasi masyarakat dari nilai-nilai budaya lokal. Meskipun tradisi ini menguatkan solidaritas sosial, ia juga berpotensi mempertegas stratifikasi sosial dan konsumerisme yang berlebihan. Implikasinya, tradisi ini dapat menjadi momentum refleksi sosial untuk melawan ketidaksetaraan dan membangun kesadaran akan pentingnya pelestarian budaya, keberlanjutan ekonomi, dan keadilan sosial di tengah pengaruh kapitalisme dan globalisasi.
Perubahan Budaya Wor dalam Upacara Adat pada Masyarakat Kampung Wouna Distrik Andey Kabupaten Biak Numfor Lidia Mawar Dimara; Salehuddin Salehuddin
Copi Susu: Jurnal Komunikasi, Politik & Sosiologi Vol 5 No 2 (2023): Copi Susu: Jurnal Komunikasi, Politik & Sosiologi
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Upacara adat merupakan salah satu tradisi masyarakat tradisional yang masih dianggap memiliki nilai-nilai yang relevan bagi kebutuhan masyarakat penduduknya. Budaya wor dalam agama tradisional orang Biak merupakan suatu kewajiban yang harus diselenggarakan oleh setiap keluarga inti. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan budaya wor dalam upacara adat pada masyarakat Kampung Wouna, Distrik Andey, Kabupaten Biak Numfor. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi lapangan. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam terhadap delapan informan yang terdiri dari ketua adat, sekretaris adat, bendahara adat, dan anggota dewan adat Kampung Wouna, serta observasi partisipatif dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya wor dalam upacara adat masyarakat Kampung Wouna mengalami perubahan yang signifikan. Bentuk-bentuk wor yang mengalami perubahan meliputi: (1) Wor Farbakbuk (upacara perkawinan), yang dahulu melibatkan prosesi masuk minang dan perjodohan, kini bergeser menjadi lebih sederhana; (2) Wor Fasfes Mandwam (upacara perlindungan ibu hamil), yang kini jarang dilakukan; (3) Wor Fasasnai atau Anunbesop (upacara memperlihatkan bayi kepada alam), yang kini bergeser menjadi ibadah syukuran di gereja; (4) Wor Apanaknik (upacara gunting rambut anak pertama), yang kini dapat dilakukan untuk semua anak; (5) Wor Beba (upacara besar untuk anak yang menyelesaikan pendidikan), yang masih dilaksanakan namun menyesuaikan dengan kondisi. Faktor penyebab perubahan meliputi masuknya pengaruh gereja, perkembangan teknologi, keterbatasan biaya dan persiapan materi, serta perubahan niat dan antusiasme masyarakat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa budaya wor dalam upacara adat masyarakat Kampung Wouna mengalami pergeseran dari yang bersifat sakral-religius ke arah yang lebih sederhana dan terpengaruh oleh modernisasi serta kristenisasi, namun nilai-nilai dasarnya masih dipertahankan.
Dampak Facebook terhadap Minat Belajar Siswa SMA Negeri 1 Biak Barat Sonia Magdalena Pariaribo; Salehuddin Salehuddin
Copi Susu: Jurnal Komunikasi, Politik & Sosiologi Vol 7 No 1 (2025): Copi Susu: Jurnal Komunikasi, Politik & Sosiologi
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penggunaan Facebook terhadap minat belajar siswa di SMA Negeri 1 Biak Barat. Media sosial, khususnya Facebook, telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari siswa dan berpotensi memengaruhi perilaku belajar mereka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Facebook memiliki dampak dualistik terhadap minat belajar siswa. Dampak negatif terlihat dari menurunnya fokus belajar akibat intensitas penggunaan yang tinggi serta kecenderungan distraksi digital. Sementara itu, dampak positif muncul ketika Facebook dimanfaatkan sebagai media informasi dan sarana diskusi pembelajaran. Faktor utama yang memengaruhi dampak tersebut adalah kontrol diri, manajemen waktu, serta lingkungan sosial siswa. Penelitian ini menegaskan bahwa Facebook tidak secara inheren berdampak negatif, melainkan bergantung pada pola penggunaan individu. Oleh karena itu, diperlukan literasi digital dan pengawasan yang tepat agar penggunaan media sosial dapat mendukung proses pembelajaran. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap kajian komunikasi digital dan pendidikan, khususnya dalam memahami relasi antara media sosial dan minat belajar siswa.
Dampak Media Sosial terhadap Hubungan Sosial dalam Masyarakat di Kampung Mnubari Distrik Biak Kota Kabupaten Biak Numfor Yane Kurni; Salehuddin Salehuddin
Copi Susu: Jurnal Komunikasi, Politik & Sosiologi Vol 8 No 1 (2026): Copi Susu: Jurnal Komunikasi, Politik & Sosiologi
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah membawa perubahan signifikan dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat, termasuk dalam pola hubungan sosial. Media sosial sebagai salah satu produk teknologi digital telah mengubah cara masyarakat berinteraksi, berkomunikasi, dan membangun hubungan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak media sosial terhadap hubungan sosial masyarakat di Kampung Mnubari, Distrik Biak Kota, Kabupaten Biak Numfor. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi lapangan. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam terhadap delapan informan masyarakat Kampung Mnubari, serta studi dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial memiliki dua sisi dampak terhadap hubungan sosial masyarakat. Dampak positifnya meliputi kemudahan berinteraksi dengan orang lain tanpa batasan jarak dan waktu, sarana sosialisasi informasi dari pemerintah dan organisasi masyarakat, sarana promosi barang dan jasa, sarana silaturahmi dengan keluarga dan teman yang jauh, serta sarana hiburan. Dampak negatifnya meliputi berkurangnya interaksi tatap muka, tergantikannya kehidupan sosial nyata dengan dunia maya, meningkatnya potensi tindak kriminal seperti penipuan dan pornografi, serta berkurangnya perhatian terhadap keluarga. Penelitian ini menyimpulkan bahwa media sosial telah mempengaruhi hubungan sosial masyarakat Kampung Mnubari baik secara positif maupun negatif. Oleh karena itu, diperlukan kesadaran dan kebijakan dalam menggunakan media sosial agar dampak negatif dapat diminimalisir dan dampak positif dapat dioptimalkan.