Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Kearifan lokal Tradisi Mappatabe’ Masyarakat Bugis Bone pada Generasi Milenial Desa Ujung Tanah Kecamatan Mare Kabupaten bone Muhammad Rusdi; Muhammad Yanis; Ilham Ilham; Andi Tabrani Rasyid; Nurmi Nurmi; Arjuna Sakti Pratama
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 7, No 2 (2023): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) (Maret)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jisip.v7i2.4950

Abstract

This study aims to find out the aesthetic description of the Mappatabe tradition of the Bugis Bone Community in the Millennial Generation. The type of research used is field research with a focus on studies on the aesthetic description of the millennial generation's mappatabe tradition as a Bugis cultural identity. The subjects in this study were community leaders, youth and humanists as well as educators. The research instrument uses key instruments so that the research activities are systematic and easy. The authors use the form of instruments, namely the key instruments are the researchers themselves as data collectors through observation and interviews. The data obtained was then analyzed, reduced in data, presented data and verified conclusions
Potensi Serasah dan Ampas Kopi sebagai Biobriket untuk Mengurangi Penggunaan Bahan Bakar Fosil di Desa Tompo Bulu Satriani Satriani; Andi Tabrani Rasyid; Andi Muhammad Irfan Taufan Asfar; Andi Muhamad Iqbal Akbar Asfar; Selvi Selvi; Usril Usril
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat Vol. 1 (2023): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat
Publisher : CV. Dharma Samakta Edukhatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61142/psnpm.v1.82

Abstract

Permasalahan yang dihadapi di Desa Tompo Bulu adalah akumulasi serasah daun bambu dan pinus serta ampas kopi yang tidak dimanfaatkan secara efisien oleh masyarakat, terutama karena topografi desa yang berbatasan dengan hutan dan lahan pertanian yang juga dikelilingi oleh pohon bambu dan pinus.Tujuan dari pengabdian ini adalah mengubah serasah dan ampas kopi tersebut menjadi biobriket sebagai bahan bakar organik. Hal ini bertujuan untuk untuk mengurangi akumulasi limbah organik dan mengoptimalkan penggunaan sumber daya alam yang ada serta mengurangi ketergantungan masyarakat pada bahan bakar fosil yang berdampak buruk pada lingkungan dan kesehatan. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini mencakup pengumpulan serasah daun bambu dan pinus serta ampas kopi dari lingkungan desa, diikuti oleh pengolahan bahan baku ini menjadi biobriket. Hasil yang diharapkan dari pengabdian ini adalah pelatihan produksi 90%, pengemasan dan pelabelan produk 95%, dan pendampingan dan diseminasi 90%. Dampak positif lainnya termasuk pemeliharaan ekologi hutan dan kemandirian energi desa Tompo Bulu.
The Role of Teacher Leadership in Shaping the Character of Class XII Students of Public High School 27 Bone Yunus Jufri; Muhammad Yanis; Andi Tabrani Rasyid
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 9 No 1 (2025): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kepemimpinan guru dalam pembentukan karakter siswa kelas XII di SMA Negeri 27 Bone serta faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitasnya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memiliki peran strategis dalam membentuk karakter siswa melalui keteladanan, motivasi, dan pembimbingan. Guru tidak hanya menyampaikan materi pembelajaran, tetapi juga menanamkan nilai-nilai seperti disiplin, tanggung jawab, religiusitas, dan sopan santun. Efektivitas kepemimpinan guru dipengaruhi oleh faktor internal, seperti motivasi siswa, serta faktor eksternal, seperti pengaruh lingkungan sosial dan teknologi. Dukungan kepala sekolah dan kerja sama antara guru dan orang tua juga berperan penting. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kepemimpinan guru yang efektif dapat meningkatkan pembentukan karakter siswa.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN MEDIA VISUAL TERINTEGRASI GAME EDUKATIF GUNA MENINGKATKAN KEAKTIFAN BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN BIOLOGI, MATEMATIKA, PKN, EKONOMI DAN PKO Andi Tabrani Rasyid; Apni Anisa Putri; Elsa Safitri; Eril Fitrah Ramadan; Reva Nabila; Faura Fadila; Ani Sapitri; Nur Jannah; Hikma Fadilah Ramadani
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 2, Juni 2026 Publish
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.48630

Abstract

This study aims to analyze the implementation of visual media integrated with educational games to improve student learning activeness in Biology, Mathematics, Civics Education (PKn), Economics, and Physical Education (PKO). The study was motivated by the low level of student participation in learning activities caused by monotonous teaching methods and limited use of interactive learning media. This research employed a quantitative approach using a quasi-experimental design involving experimental and control classes. Data were collected through observation sheets, documentation, and questionnaires regarding student activeness during the learning process. The findings indicate that the implementation of visual media integrated with educational games significantly increased student activeness, participation, collaboration, and responsiveness during classroom activities. Students became more motivated and actively involved in discussions, problem-solving activities, and game-based evaluations. Furthermore, the integration of visual and game-based learning created a more engaging and student-centered learning environment. Therefore, the implementation of integrated visual media and educational games can b considered an innovative learning strategy to improve student activeness across various subjects.
PERAN GURU DALAM MENGATASI DISTRAKSI DI ERA DIGITAL INTERNET OF THINGS (IOT) GUNA MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS SISWA Faykal Faykal; Andi Tabrani Rasyid; Muhammad Yanis
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v6i2.10485

Abstract

The rapid development of Internet of Things technology presents new challenges in the form of digital distractions in schools, especially for 11th-grade TKJ 3 students at SMKN 1 Bone. The main research problem focuses on identifying the types of device distractions and analyzing teachers' strategic steps in optimizing student learning productivity. This study applies a descriptive qualitative methodology through participatory observation, in-depth interviews, and the comprehensive collection of official school documents. The data analysis stages are carried out systematically through reduction, categorization, and verification of field findings. The research results reveal that the misuse of smartphones for social media activities and online games is a major obstacle that causes a decline in student academic performance and delays in completing their practical assignments. To address this, educators play an active role in implementing a persuasive approach through learning contracts that contain strict rules regarding the use of electronic devices in the classroom. In addition, teachers act as proactive innovators by designing artificial intelligence-based instructional media to effectively redirect students' attention back to the learning material. The main conclusion emphasizes that the integration of regulatory discipline with the creative adaptation of technological innovation is a crucial instrument for educators to minimize digital distractions and boost student work productivity in the midst of a connected education ecosystem. This collaboration ensures that the learning environment remains conducive to the development of students' vocational competencies to face the dynamics of global industrial competition. ABSTRAK Pesatnya perkembangan teknologi Internet of Things menghadirkan tantangan baru berupa gangguan digital di sekolah, khususnya bagi siswa kelas XI TKJ 3 SMKN 1 Bone. Masalah utama penelitian berfokus pada identifikasi jenis distraksi gawai serta analisis langkah strategis guru dalam mengoptimalkan produktivitas belajar siswa. Studi ini menerapkan metodologi kualitatif deskriptif melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, serta pengumpulan dokumen resmi sekolah secara menyeluruh. Tahapan analisis data dilakukan sistematis lewat reduksi, kategorisasi, hingga verifikasi temuan lapangan. Hasil riset mengungkap bahwa penyalahgunaan ponsel pintar untuk aktivitas media sosial dan permainan daring menjadi penghambat utama yang menyebabkan penurunan performa akademik siswa serta keterlambatan penyelesaian tugas praktik mereka. Guna mengatasi hal tersebut, pendidik berperan aktif menerapkan pendekatan persuasif melalui kesepakatan kontrak belajar yang memuat aturan tegas mengenai pemakaian perangkat elektronik di kelas. Selain itu, guru bertindak selaku inovator proaktif dengan merancang media instruksional berbasis kecerdasan buatan demi mengalihkan atensi siswa kembali pada materi ajar secara efektif. Simpulan utama menegaskan bahwa integrasi kedisiplinan aturan dengan adaptasi inovasi teknologi secara kreatif merupakan instrumen krusial bagi pendidik untuk meminimalisir distraksi digital sekaligus mendongkrak produktivitas kerja siswa di tengah ekosistem pendidikan terkoneksi. Kolaborasi tersebut memastikan lingkungan belajar tetap kondusif bagi pengembangan kompetensi vokasi siswa demi menghadapi dinamika persaingan industri global.