Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Jurnal Abdidas

Sistem Informasi Aplikasi Pendataan (SIAP) UMKM Berbasis Kecamatan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Hilyah Magdalena; Hadi Santoso; Ade Septryanti
Jurnal Abdidas Vol. 2 No. 3 (2021): Pages 459-724
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdidas.v2i3.328

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini berlatar belakang adanya kebutuhan mendata ulang Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang masih bertahan selama masa pandemi Covid-19. Hal ini mendorong Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bekerja sama dengan dosen-dosen dari Institut Sains dan Bisnis Atma Luhur untuk membangun sistem pendataan UMKM berbasis kecamatan. Metode prototyping adalah metode yang dipilih untuk mengembangkan sistem informasi aplikasi pendataan UMKM ini. Sedangkan metode kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan dalam beberapa tahap, yaitu tahap focus group discussion survey data UMKM berdasarkan nama dan alamat, kemudian mempresentasikan prototype aplikasi pendataan UMKM berdasarkan nama dan alamat berbasis web, lalu tahap Webinar Bimtek sebagai bentuk sosialisasi dan pelatihan operator kecamatan. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah Sistem Informasi Aplikasi Pendataan (SIAP) UMKM berbasis kecamatan. Aplikasi ini mampu mendata pelaku UMKM lengkap dengan nama dan lokasi usaha yang di deteksi dengan sistem informasi geografis. Kegiatan mendata ulang UMKM ini agar Dinas Koperasi dan UMKM Bangka Belitung mempunyai data UMKM yang akurat yang dapat mempermudah akses bantuan dari Pemerintah kepada pelaku usaha UMKM. Pemanfaatan sistem informasi aplikasi pendataan UMKM ini diharapkan mampu mendorong perubahan perilaku bisnis UMKM di Bangka Belitung dari yang berbisnis secara konvensional beralih menjadi berbisnis di platform digital.
Sosialisasi Pemasaran Digital Bagi Pelaku Industri Rumahan di Kabupaten Bangka Tengah Hilyah Magdalena; Hadi Santoso
Jurnal Abdidas Vol. 2 No. 5 (2021): October Pages 1021-1256
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdidas.v2i5.429

Abstract

Kondisi masih pandemi dan terbatasnya pangsa pasar, mendorong pelaku industri rumahan melirik peluang yang ditawarkan pemasaran digital. Sosialisasi pemasaran digital yang diberikan kepada pelaku usaha industri rumahan di wilayah Kabupaten Bangka Tengah ini diprakarsai oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan Keluarga Berencana Pengendalian Penduduk Perlindungan Anak (DPPKBPPPA). Kegiatan ini bertujuan untuk mendorong laju pertumbuhan ekonomi pelaku industri rumahan agar tidak kehilangan pangsa pasar selama pandemi. Lebih lanjut pengenalan dan pengetahuan memasarkan produk secara digital juga diharapkan mampu memperluas pasar, sehingga produk industri rumahan dapat menembus pasar nasional atau bahkan internasional. Metode kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah metode pelatihan yang terdiri dari koordinasi dan diskusi dengan dinas penyelenggara, mempersiapkan materi, melakukan kegiatan sosialisasi, evaluasi kegiatan, dan penyusunan laporan. Kegiatan sosialisasi pemasaran digital ini diberikan dalam lima sesi. Pembagian waktu pelatihan untuk memudahkan peserta memahami beberapa teknik pemasaran digital, mulai dari yang paling sederhana yaitu menggunakan Instant Messaging Marketing, media sosial, sampai membuka toko online. Materi disajikan dengan bahasa sederhana dan contoh yang mudah dipahami dan diikuti peserta. Peserta diajak ikut aktif sejak awal kegiatan, agar mereka dapat praktek langsung cara menggunakan aplikasi digital untuk memasarkan produk mereka. Dengan mengikuti sosialisasi ini, peserta yang merupakan pelaku usaha industri rumahan diharapkan mampu melebarkan pemasaran produknya secara digital.
In House Training Penyusunan Perangkat dan Pembuatan Media Pembelajaran Berbasis IT Hadi Santoso; Hilyah Magdalena
Jurnal Abdidas Vol. 3 No. 2 (2022): April, Pages 228 - 354
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdidas.v3i2.573

Abstract

Salah satu perubahan yang disebabkan pandemi Covid-19 selama dua tahun ini adalah perubahan pembelajaran dari tatap muka menjadi daring selama masa pandemi, menimbulkan beberapa perubahan cara belajar dan materi ajar. Perubahan ini juga dialami oleh guru-guru di SMKN 1 Pangkalan Baru. Bagi guru, perubahan ini juga berarti perubahan cara mempersiapkan materi ajar dan cara menyampaikan materi. Pembelajaran daring membuat materi ajar harus dapat ditampilkan secara online di internet. Kondisi ini membutuhkan peningkatan kemampuan guru untuk bisa membuat materi ajar yang tetap mengacu kurikulum, menarik, interaktif, dan disajikan online. Untuk mencapai hal tersebut, maka SMKN 1 Pangkalan Baru mengadakan kegiatan In House Training Penyusunan Perangkat dan Pembuatan Media Pembelajaran Berbasis IT. Kegiatan ini berlangsung selama 4 hari dengan fokus pada pelatihan pemanfaatan beberapa perangkat lunak untuk edit video, men-capture video, dan aplikasi animasi lainnya yang kesemuanya itu dapat digunakan terpisah maupun berkaitan untuk menghasilkan media pembelajaran interaktif berbasis teknologi informasi. Metode yang digunakan adalah pelatihan dan pendampingan yang berlangsung selama 34 jam pertemuan. Dengan bertambahkan pengetahuan dan wawasan guru-guru SMKN 1 Pangkalan Baru dalam mempersiapkan materi pembelajaran, diharapkan kegiatan pembelajaran daring dapat berlangsung optimal baik dari sisi guru maupun dari sisi siswa.
Sosialisasi Bagi Guru di Provinsi Bangka Belitung dalam Menyongsong Kurikulum Merdeka Belajar di Era 5.0 Hadi Santoso; Hilyah Magdalena
Jurnal Abdidas Vol. 3 No. 5 (2022): October Pages 785 - 943
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdidas.v3i5.681

Abstract

Pemanfaatan teknologi informasi dalam pembelajaran menjadi semakin terasa penting terutama sejak terjadinya pandemi Covid – 19. Kebutuhan untuk meningkatkan dan mengejar ketertinggalan pembelajaran selama masa pandemi juga mendorong pemerintah mengupakan kurikulum yang disebut dengan kurikulum merdeka. Kurikulum merdeka membuat kegiatan belajar menjadi beragam yang fokus pada kelebihan dan minat peserta didik sehingga peserta didik mampu mengeluarkan potensi terbaiknya dengan guru sebagai fasilitator. Guru sebagai fasilitator membutuhkan banyak dukungan, baik itu pelatihan, sosialisasi, dan juga pemahaman menggunakan teknologi informasi. Dinas Pendidikan Provinsi Bangka Belitung dan ISB Atma Luhur berinisitif untuk menyelenggarakan pelatihan melalui webinar. Kegiatan ini dilakukan dengan metode pelatihan. Webinar ini diselenggarakan untuk para guru dan tenaga kependidikan di Provinsi Bangka Belitung agar mampu mengingkatkan kualitas terutama dalam memanfaatkan teknologi informasi. Beragamnya teknologi informasi yang dapat dimanfaatkan dalam pembelajaran juga membingungkan. Agar teknologi informasi dapat sesuai dengan kebutuhan guru, maka webinar ini mengenalkan beberapa aplikasi yang mampu menyediakan dukungan layanan terintegrasi, mulai dari materi, soal, lembar kerja, sistem penilaian, dan pelaporan. Hasilnya, dengan webinar ini guru – guru dan staf kependidikan terkait dapat menambah wawasan dan pengetahuan tentang bagaimana menyelaraskan implementasi kurikulum merdeka dengan pemanfaatan teknologi informasi dalam era peradaban 5.0. Kesimpulan kegiatan ini adalah menjadikan momentum hari pendidikan nasional untuk mendorong pemanfaatan teknologi informasi dalam pembelajaran di kurikulum merdeka.