Budi Tri Cahyono
Universitas Sebelas Maret, Indonesia

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Pelatihan Pembuatan Video Pembelajaran Menggunakan Power Point bagi Pendidik dan Tenaga Kependidikan SD Muhammadiyah 3 “Ikrom” Wage Sidoarjo Budi Tri Cahyono; Wahyu Nugroho
Jurnal Abdidas Vol. 2 No. 6 (2021): December Pages 1257-1486
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdidas.v2i6.485

Abstract

Perkembangan teknologi dan informasi pada masa pandemi Covid-19 mengharuskan pendidik dalam proses pembelajaran dengan memanfaatkan teknologi komputer. Siswa diharapkan dapat memperoleh informasi dari berbagai sumber termasuk dari guru, sehingga guru dituntut untuk dapat membimbing siswa mampu memperoleh informasi dengan baik. Informasi yang diperoleh siswa dalam pembelajar diantaranya adalah pengetahuan. Pengetahuan yang berupa logika dan fisik tidak dapat ditransfer secara utuh dari pikiran guru kepikiran siswa. Penggunaan media pembelajaran power point interaktif untuk membuat media pembelajaran video masih belum dimaksimalkan oleh pendidik dan tenaga kependidikan di lingkungan Perguruan Muhammadiyah Ranting Wage, Pengabdian masyarakat ini dilakukan untuk meningkatkan kemampuan guru untuk membuat video pembelajaran bagi kebutuhan siswa didiknya. Pelatihan ini diikuti oleh 20 guru SDN Muhammadiyah 3 “Ïkrom” Wage Sidoarjo dengan materi pembuatan video pembelajaran menggunakan power point, ketika selesai pelatihan diadakan evaluasi, dan diberikan pendampingan untuk melihat penerapan dan ketercapaian dari pelatihan dalam pembuatan media pembelajaran.
Optimalisasi Pemanfaatan Akun Pembelajaran untuk Kegiatan Pembelajaran Daring Budi Tri Cahyono; Wahyu Nugroho
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 4, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v4i1.1766

Abstract

Pembelajaran di sekolah yang dilakukan selama ini adalah pembelajaran tatap muka (luring) dimana siswa dan guru saling berinteraksi secara langsung tanpa adanya sekat/pemisah. Ketika wabah covid-19 melanda Indonesia awal April 2020, pembelajaran luring terhenti beberapa bulan, yang menyebabkan guru mencari alternatif untuk melakukan pembelajaran daring. Penelitian ini akan mencoba melihat proses pembelajaran daring, serta kendala yang dihadapi masing-masing guru dan siswa dalam pelaksanaan pembelajaran daring. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengambilan data dalam penelitian ini dengan observasi dan wawancara, sumber datanya adalah guru dan siswa Sekolah Dasar kelas V dan VI. Hasil proses pembelajaran daring dilaksanakan dirumah dengan menggunakan aplikasi Google Classroom, Google Meet dan Google Drive. Hasil penelitian ini menyebutkan bahwa dengan memanfaatkan akun pembelajaran belajar.id guru dan siswa dapat mengoptimalkan pembelajaran daring di masa pandemi covid-19. Penelitian ini memberikan kontribusi bagi Sekolah Dasar dengan menggunakan akun pembelajaran belajar.id merupakan salah satu alternatif pilihan pembelajaran daring yang di fasilitasi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi melalui Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan bekerjasama dengan Refo Indonesia
Efektivitas Penyelenggaraan Pendidikan Dan Pelatihan Calon Kepala Sekolah Di Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan Provinsi Jawa Timur Budi Tri Cahyono
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 3, No 6 (2021): December Pages 3500-5500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v3i6.1586

Abstract

Fokus penelitian ini adalah mengevaluasi efektivitas penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan Calon Kepala Sekolah di Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan Provinsi Jawa Timur. Adapun penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil pendidikan dan pelatihan di Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan  Provinsi Jawa Timur yang meliputi (a) pre test, (b) post tes, (c) wawancara serta evaluasi dari pelaksanaan pendidikan dan pelatihan di Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan Provinsi Jawa Timur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan Calon Kepala Sekolah di Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan Provinsi Jawa Timur berjalan efektif dan efisien. Dengan menggunakan metode penelitian deskriptif dengan menggunakan analisis kualitatif. Metode deskriptif adalah suatu metode dalam meneliti status sekelompok manusia, suatu objek, suatu situasi dab kondisi, suatu sistem pemikiran ataupun suatu kelas peristiwa pada masa sekarang. Penelitian yang bertujuan untuk melihat kondisi secara langsung efektivitas penyelenggaraan Pendidikan dan pelatihan kemudian disesuaikan dengan kondisi nyata yang terjadi di lapangan. Implikasi yang diharapkan mengacu  pada Permendiknas  Nomor 19  Tahun  2007 tentang standar  pengelolaan sekolah, kepala sekolah diharapkan memiliki kemampuan  (1) perencanaan program,  (2) pelaksanaan rencana kerja, (3) pengawasan dan evaluasi, (4) kepemimpinan sekolah,  (5) sistem informasi sekolah.
Study Management to Improve the Motivation of Educators Through Merdeka Belajar Budi Tri Cahyono
al-fikrah: Jurnal Manajemen Pendidikan Vol 10, No 1 (2022)
Publisher : IAIN Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.684 KB) | DOI: 10.31958/jaf.v10i1.5490

Abstract

: The role of educators is very important in the teaching and learning process because the final results obtained by students determine the quality and quantity of learning. The role of educators is in charge of creating learning conditions in the classroom that are not monotonous, only listening, but learning that has innovation for the teaching and learning process. The purpose of this study is to explore the implementation of increasing educator motivation in learning using independent learning methods at Budi Utomo Middle School. The research method used is to collect data through the distribution of instruments and in-depth interviews with educators including the principal. The results obtained with the independent learning model of learning are 1. Reducing the burden on teachers, 2. Simplifying lesson plans, 3 Creating Received: 13-01-2022; Revised: 19-06-2022; Accepted: 25-06-2022 2 AL-FIKRAH, Volume X Nomor 1, Juni 2022 fun learning, 4. Improving the competence of educators. This aims to provide convenience for educators when carrying out the learning process with face-to-face meeting conditions as much as 50%, so that learning arrangements are needed with time divided into 3 stages each day. The demands of educator motivation are needed considering that learning activities and innovations in teaching need to be done to overcome boredom. From the explanation above, it is concluded that the freedom to plan the teaching and learning process is determined by educators to express creative and innovative ideas. With the qualitative method, the motivation of educators is expected to grow from the strength of internal and external encouragement in order to realize optimal learning. From the explanation above, it can be concluded that the freedom to plan the teaching and learning process is determined by educators for creative and innovative ideas.
Mengukur Kemampuan Pembelajaran Melalui Penggunaan Media Video Animasi Budi Tri Cahyono; Suparmi Suparmi; Relly Prihatin; Fatma Sukmawati; Eka Budhi Santosa
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 12, No 04 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v12i04.5008

Abstract

Pembelajaran yang dilakukan secara manual akan membentuk pemahaman secara abstrak, dimana persepsi penjelasan menurut pemahaman secara pribadi. Pemanfaatan media pembelajaran yang berbasis teknologi digital mutlak diperlukan untuk meningkatkan pemahaman pembelajaran secara visual dan akan menghasilkan pemahaman yang sama dan dapat dilakukan penjelasan berulang. Metode yang digunakan dalam penelitian dengan melakukan uji coba produk, pengembangan produk dan implementasi produk. Penelitian ini diawali dari model pembelajaran dilakukan secara manual, kemudian ditambahkan penggunaan teknologi digital dengan memanfaatkan media audio visual dalam menyampaikan pembelajaran. Tantangan utama adalah mengupgrade kemampuan digital untuk menguasai infrastruktur teknologi digital dan menyampaikan secara benar. Siklus yang dilakukan sebanyak 2 tahap dengan mengoptimalkan pendidik yang berada di Kelompok Kerja Guru Gugus Laweyan sebagai responden. Tahap I pendidik masih kurang percaya diri dalam melakukan: 1. analisis media pembelajaran yang digunakan, 2. membuat desain media pembelajaran yang digunakan, 3. membuat media pembelajaran berbentuk audio visual animasi. 4. melaksanakan menyampaikan materi media pembelajaran, 5. melaksanakan evaluasi dari hasil pembelajaran. Hasil yang diperoleh yaitu 98% pendidik merespon model pembelajaran media audio visual animasi dengan baik, sehingga pada tahap ke II responden melakukan hal yang sama, respon yang diperoleh, responden memberikan apresiasi dengan baik. 
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PPKN MELALUI METODE DISKUSI PADA MATERI KERAGAMAN BUDAYA SISWA KELAS V MI KHOIRIYATUL ULUM TEGALHARJO PATI Isti Rohmah; Budi Tri Cahyono
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 4 (2025): Volume 10. No4, Desember 2025.
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i4.37023

Abstract

The research is intended to improve the learning outcomes of Pancasila and Citizenship Education (PPKn) by applying the discussion method to  the Cultural Diversity material of grade V students of MI Khoiriyatul Ulum Tegalharjo Pati for the 2024/2025 academic year. The background of this research is because students have difficulty learning on the material, with a pre-cycle completion percentage of only 17%. The type of research to be used is the type of Class Action Research (PTK) with the Kemmis & McTaggart model which is carried out in two cycles, each of which includes the stages of planning, implementation of actions, observation, and reflection. Data collection techniques used observation, multiple-choice tests, and field notes. Data analysis was carried out in a quantitative descriptive manner. The results of the study revealed an increase in learning outcomes and student activities after the use of the discussion method. The average grade point of the class increased from 61 in the pre-cycle to 66 in cycle 1, and 75 in the second cycle. The percentage of completeness also increased significantly from 17% to 52% and finally reached 90% during cycle II. In addition to improving cognitive achievement, the use of discussion methods also encourages students' active participation during the learning process, fosters mutual respect, cooperation, and respect for cultural differences in their environment. Therefore, it can be concluded that the use of the discussion method in PPKn lessons is effectively able to improve learning outcomes, as well as foster students' tolerance towards the cultural diversity of the Indonesian nation.