Suminah Suminah
Institut Agama Islam Negeri Takengon

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pendampingan Unit dengan Sistem Syuro di Yayasan Gegerasi Gemilang Takengon Suminah Suminah; Rini Aswita
Jurnal Abdidas Vol. 3 No. 2 (2022): April, Pages 228 - 354
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdidas.v3i2.575

Abstract

Pengabdian masyarakat adalah sebuah bentuk Sosialisasi dan aktualisasi Keilmuan ditengah-tengah masyarakat demi memajukan kesejahteraan rakyat dan mencerdaskan kehidupan bangsa. Tujuan utama pelaksanaan pengabdian masyarakat adalah agar Sinergi dan langsung terlibat dalam masyarakat secara umum dan secara khususnya pengabdian yang diadakan di Yayasan Generasi Gemilang Takengon, menemukan, mengidentifikasi, merumuskan, serta memecahkan permasalahan dalam kehidupan bermasyarakat. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah PAR (Participatory Action Research). Adapun hasil yang di peroleh dari adanya kegiatan ini adalah dapat menambah wawasan Yayasan Generasi Gemilang Takengon. Keberhasilan program yang dilaksanakan oleh penulis di Yayasan Generasi Gemilang Takengon. Pertama, penemuan masalah, pada tahap ini penulis mencari permasalahan yang perlu diselesaikan sesuai dengan arahan dan instruksi ketua yayasan dan permasalah yang ditemukan adalah kesesuaian waktu dalam pelaksanaan syuro. Kedua tahap sosialisai, pada tahap ini penulis menawarkan bahwa syuro dilaksanakan 1 minggu 2 kali syuro. Ketiga, tahap merancang penulis membuat jadwal yang dilengkapi dengan kesepakatan hari, kegiatan, sasaran dan ketuntasan dalam melaksanakan syuro hinggal dapat menyelasaikan permasalahan, bahkan membuat kebijakan-kebijakan baru. Yayasan Generasi Gemilang Takengon yang berada di jalan pertamina Kampung Lemah Burbana Kecamatan Bebesen Kabupaten Takengon Aceh Tengah, sebuah yayasan pendidikan, dalam pelaksanaan jalannya roda organisasi yayasan tersebut sangat berpedoman dengan al-quran dan hadist terutama dalam menyelesaikan permasalahan- permasalahan dan membuat kebijakan-kebijakan dalam hal itu disebut dengan sistem syuro.
Teachers' Beliefs in Curriculum Innovation: Pre-Delphi Reflections of Secondary Curriculum Leaders Al Musanna; Septia Wahyuni; Delfia Herwanis; Rahmanita Zakaria; Maulida Maulida; Suminah Suminah
Ta'dib Vol 29 No 1 (2026)
Publisher : Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31958/jt.v29i1.16556

Abstract

This study explores how senior secondary curriculum leaders interpret teachers' beliefs in curriculum innovation. A qualitative descriptive design was used with written reflective responses collected before a Delphi panel discussion. Participants were 60 vice principals for curriculum affairs from senior secondary schools in Aceh Tengah and Bener Meriah, Indonesia. The data were examined through thematic analysis involving familiarisation, open coding, categorisation, theme development, and peer debriefing. The findings identify three themes: moral commitment, professional resilience, and pedagogical guidance. Participants described teachers' beliefs as a source of responsibility toward students, a resource for maintaining motivation during policy change, and a reference for interpreting curriculum standards and selecting instructional strategies. The study contributes to research on curriculum reform by showing how beliefs operate before collective deliberation. It also extends existing work on teacher cognition by positioning beliefs as a moral, resilience, and pedagogical framework used by school-level curriculum leaders. The findings suggest that curriculum innovation needs professional development that engages teachers' values and reflective judgment, not only technical training.
Analisis Dampak Penggunaan Teknologi Pendidikan terhadap Kualitas Pembelajaran di Daerah Terpencil Kabupaten Aceh Tengah Maulida Maulida; Suminah Suminah; Delfia Herwanis
Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora Vol. 6 No. 2 (2026): Juni: Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora
Publisher : AMIK Veteran Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/khatulistiwa.v6i2.10639

Abstract

This study aims to examine the impact of educational technology utilization on the quality of learning in the rural areas of Central Aceh Regency and to pinpoint contextual challenges in its implementation. This research utilized an explanatory sequential mixed-methods design and involved 108 participants, including administrators, instructors, and students from three state Islamic junior secondary schools (MTsN). Quantitative data were gathered using Likert-scale surveys and analyzed descriptively, and qualitative data were acquired through semi-structured interviews and classroom observations and analyzed thematically. The results demonstrate that instructional technology enhances students' motivation, engagement, and understanding of learning materials. Nonetheless, its efficacy is hindered by insufficient infrastructure, inadequate technology resources, and low digital literacy among educators and learners. This study presents a context-sensitive best-practice strategy for the application of educational technology in rural schools, highlighting adaptation, sustainability, and the development of local capability. We anticipate that the outcomes will support the development of educational policies and the improvement of technology-integrated learning methodologies in remote regions