Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Sosialisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Di SDS Islam “Plus” Al Manshur Banjarbaru Hilda Irianty; Ridha Hayati; Deni Suryanto
Jurnal Abdimas Kesehatan (JAK) Vol 2, No 3 (2020): November
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Baiturrahim Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36565/jak.v2i3.136

Abstract

PHBS at school is a set of behaviors practiced by students, teachers and the school community on the basis of awareness as a learning outcome, so that they are able to independently prevent disease, improve their health, and play an active role in creating a healthy environment.  The targets and outputs of this service are scientific publications in ISSN journals, publications on social media and the application of PHBS in schools. The method of implementing these activities is to use lecture, discussion and question and answer methods.  The implementation of this service was carried out at SDS Islam Al Manshur Banjarbaru with 70 students and 2 homeroom teachers.  The stages of this activity are carried out through 3 stages namely the first stage of preparation, the second stage of implementation and the third stage of evaluation.  The conclusion obtained after counseling 90% of students understand about Clean & Healthy Behavior.
Pencegahan Dini Kanker Payudara melalui Penyuluhan SADARI (Pemeriksaan Payudara Sendiri) pada Mahasiswi UNISKA Banjarbaru Tahun 2019 Ridha Hayati; Hilda Irianty; Deni Suryanto
Jurnal Abdimas Kesehatan (JAK) Vol 2, No 3 (2020): November
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Baiturrahim Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36565/jak.v2i3.126

Abstract

Breast Self-Examination (BSE) is an important step for early detection of breast cancer and should begin when a woman has menstruated, with a sensitivity / ability to detect around 20-30% (Nisman, 2011). The latest data on 31 January 2019, the breast cancer rate was 42.1 / 100,000 population with an average death rate of 17 / 100,000 population. Cases of breast cancer today are also commonly found at a young age, ranging from 15 years, 17, 19 years. This means that there has been a shift at a young age, possibly due to lifestyle, pollution, stress (Ministry of Health, 2019). BPMUB is an organization where students from various faculties and forums gather to conduct community activities, with a total of 55 members, and is a representative of 9 faculties in Uniska Banjarbaru, 45% of whom are women. Based on a questionnaire distributed to 25 BPMUB female members, 16 people knowledge of breast cancer were in the poor category, only 9 people were knowledgeable enough. In addition, awareness to do breast self-examination is still low, this is again due to lack of knowledge. The solution provided is awareness education for early detection of breast cancer, with a target audience of 50 people. The method used is lecture, demonstration and question and answer. The outputs of this service are publications in the Abdimas Health Journal, Baiturahim Jambi Stikes, publications on social media namely facebook and instagram as well as providing improved health values. Counseling was carried out on 17 December 2019 and evaluated on 6 January 2020, and the result of this activity was the real support from the Head of UPT UNISKA Banjarbaru and other faculty managers, enthusiasm from the target with attention and many questions both in activities and outside activities. Evaluation 2 weeks after socialization found 100% answered all questionnaires about BSE correctly. This means an increase in knowledge of the respondents. Socialization by providing these skills needs to be carried out continuously.
Determinan Pencegahan Penyakit Gastritis di Desa Taruna Kabupaten Hulu Sungai Tengah: Determinants of Prevention of Gastrical Disease in Taruna Village Hulu Sungai Tengah Hilda Irianty; Ridha Hayati; Deni Suryanto
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 12 (2022): December 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v5i12.2759

Abstract

Latar Belakang: Gastritis yang umum dikenal oleh kalangan masyarakat dengan sebutan maag adalah penyakit yang sering terjadi di jumpai di klinik,penyebab paling sering dari penyakit ini adalahpenggunaan Obat Anti Inflamasi Nonsteroid (OAINS), kortikosteroid, pola hidup dengan tingkat stres tinggi, konsumsi alkohol.kopi dan merokok. Data yang didapatkan di Puskesmas Barikin pada tahun 2021 dengan kasus sebanyak 96 kasus. Tujuan: Untuk mengetahui dan menganalisis Determinan Pencegahan Penyakit Gastritis Di Desa Taruna Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Metode: Metode penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan menggunakan survey analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Dan menggunakan Uji Chi-Square. Sampel sebanyak 61 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan Accidental Sampling. Hasil: Hasil penelitian dari data analisis bivariat menggunakan uji chi-square didapatkan hasil tidak ada hubungan yang signifikan antara variabel pengetahuan (P.Value 0,397), sikap (P. Value 1,000) dan dukungan keluarga (P.Value 0,172) dengan pencegahan penyakit Gastritis dan ada hubungan yang signifikan antara varibel sumber informasi (P.Value 0,036) dengan pencegahan penyakit Gastritis. Kesimpulan: Dari penelitian ini didapatkan lebih dari 50 % responden sudah melakukan pencegahan penyakit Gastritis. ada hubungan yang siginifikan antara variabel sumber informasi dengan pencegahan penyakit Gastritis. tidak ada hubungan yag signifikan antara variabel pengetahuan, sikap dan dukungan keluarga dengan pencegahan penyakit Gastritis.
KEBIJAKAN PENDIDIKAN ISLAM KONTEKSTUAL DAN TANTANGAN KEPEMIMPINAN DI MASYARAKAT PESISIR SELAT MALAKA Puji Widianti; Nur Fitri Afifah; Rinton Gusrican; Abdi Mubarok; Hambali; Deni Suryanto
Maulana Atsani: Jurnal Pendidikan Multidisipliner Vol 2 No 3 (2026): November-Januari
Publisher : Pusat Kajian dan Pengembangan Publikasi Ilmiah (PKPPI) Institut Agama Islam Hamzanwadi Nahdlatul Wathan Lombok Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51806/2tz60k93

Abstract

Artikel ini membahas kebijakan pendidikan Islam kontekstual dan tantangan kepemimpinan pendidikan Islam dalam masyarakat pesisir Selat Malaka. Pendidikan Islam di wilayah pesisir dihadapkan pada dinamika sosial yang khas, seperti fluktuasi ekonomi maritim, mobilitas sosial yang tinggi, serta karakter budaya masyarakat yang terbuka dan egaliter. Kondisi tersebut menuntut kebijakan pendidikan Islam yang tidak hanya bersifat normatif dan seragam, tetapi mampu beradaptasi dengan konteks sosial masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi kepustakaan dan analisis dokumen kebijakan, dengan menelaah berbagai literatur nasional dan internasional yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa permasalahan utama pendidikan Islam di masyarakat pesisir bukan terletak pada ketiadaan kebijakan, melainkan pada lemahnya integrasi antara kebijakan pendidikan Islam dan kepemimpinan pendidikan Islam di tingkat kelembagaan. Kepemimpinan pendidikan Islam memiliki peran strategis sebagai mediator yang menerjemahkan kebijakan ke dalam praktik pendidikan yang kontekstual. Artikel ini menawarkan model integratif yang menekankan kontekstualisasi kebijakan, kepemimpinan kultural-adaptif, dan orientasi keberlanjutan sebagai prasyarat terwujudnya pendidikan Islam yang relevan, memiliki legitimasi sosial, dan berkelanjutan di masyarakat pesisir.