Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGUATAN PERAN WARGA MASYARAKAT DALAM MITIGASI DAN ADAPTASI MENGHADAPI WABAH COVID-19 DI KABUPATEN KONAWE Arba, Muhammad; Budikafa, Muhammad Jefriyanto; Ruslin, Ruslin
Anoa : Jurnal Pengabdian Masyarakat Sosial, Politik, Budaya, Hukum, Ekonomi Vol 1, No 3 (2020): Edisi Khusus Covid-19
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (133.4 KB) | DOI: 10.52423/anoa.v1i3.13243

Abstract

Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) telah dinyatakan sebagai pandemi dunia oleh WHO (WHO, 2020). Coronavirus adalah zoonosis atau virus yang ditularkan antara hewan dan manusia. Virus dan penyakit ini diketahui berawal di kota Wuhan, Cina sejak Desember 2019. Per tanggal 13 juli 2020, jumlah kasus penyakit ini mencapai angka 12.552.765 jiwa yang tersebar di 166 negara, termasuk Indonesia. Perkembangan penyakit COVID-19 yang disebabkan virus corona (SARS-CoV-2) demikian meluas dan memakan cukup banyak korban. Menurut data terakhir Kabupaten Konawe per tanggal 13 Juli 2020 yang diperoleh dari https://dinkes.sultraprov.go.id/info-covid-19-sultra  terdapat orang tanpa gejala 18 orang, orang dalam pemantauan 1 orang, pasien dalam Pengawasan 1 orang dan pasien konfirmasi positif 15 orang. Angka ini setidaknya untuk sementara ini cukup tinggi dan kemungkinan besar akan terus bertambah dari hari ke hari. Tujuan program pengabdian kepada masyarakat ini adalah membantu pemerintah kecamatan setempat dalam meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mencegah dan melawan virus covid-19. Sasaran dari kegiatan KKN tematik ini adalah masyarakat di Kelurahan Puuduria Kecamatan Wonggeduku dan Desa Baruga Kecamatan Wonggeduku Barat Kabupaten Konawe. Program ini dilaksanakan dengan empat program utama yaitu gerakan masyarakat hidup sehat (Germas), perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), gerakan masyarakat menggunakan masker, antiseptik dan desinfektan (Gemad), dan tanaman obat keluarga (Toga). Hasil kegiatan ini adalah peningkatan pemahaman dan keterampilan masyarakat dalam perilaku hidup bersih dan sehat, cara penggunaan masker, antiseptik dan desinfektan yang baik dan benar serta cara pengolahan tanaman obat keluarga sehingga derajat kesehatan masyarakat akan semakin meningkat.
EVALUASI MUTU PELAYANAN KEFARMASIAN PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI RUMAH SAKIT SANTA ANNA KOTA KENDARI Sabarudin Sabarudin; Dian Munasari Solo; Muhammad Jefriyanto B; Nurramadhani A Sida; Wa Ode Asdia
Journal Publicuho Vol 3, No 4 (2020): November - January
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35817/jpu.v3i4.15284

Abstract

Quality is compliance with predefined standards or following the requirements. Minimum Service Standards health in hospitals is very important to measure the hospital's performance of health services. This study aims to describe the quality of service at the Pharmacy Installation at Santa Anna Hospital, Kendari City during the Covid-19 pandemic based on five indicators of minimum pharmaceutical service standards are waiting time for drug services, the absence of errors in drug administration, writing prescriptions according to the formulary, patient satisfaction and availability of SOP (Standard Operating Procedures). This study is observational research which is descriptive used cross sectional design. The sample was outpatients for 90 samples at Santa Anna Hospital, Kendari City, who fulfill the inclusion criteria. Instruments used questionnaire sheets and observation sheets. The results showed that the indicator of waiting time for concocted drugs and non-concocted drugs was 8 minutes and 4 minutes, respectively. There was no error in administering medications (100%). The suitability of prescription writing to the National Formulary was 99.73%, patient satisfaction to tangible dimensions and reliability dimensions were 82.23% and 84.84%, respectively. The responsiveness dimension was 79.65%, the assurance dimension was 83.54%, and the empathy dimension was 85.48%, and the availability of the standard operating procedure was 63.64%. This study's pharmacy installation at Santa Anna Hospital in Kendari City has not fulfilled the predetermined Minimum Service Standards.