Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

EFEKTIVITAS PENGGUNAAN THARIQAH MUQASSAM DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGHAFAL SISWA DI MTS AL-IKHLAS Yulianti; Mahyiddin; Nurhanifah
Al-Ikhtibar: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 4 No 1 (2017): Januari-Juni 2017
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah penggunaan Thariqah Muqassam dapat meningkatkan kemampuan menghafal siswa di MTs. Al-Ikhlas. Rancangan penelitian yang penulis gunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK), yaitu penelitian yang dimaksudkan untuk memberikan informasi bagaimana tindakan yang tepat untuk meningkatkan kemampuan menghafal dengan menggunakan thariqah muqassam di MTs Al-Ikhlas. Kemudian penelitian ini dilaksanakan sesuai dengan rancangan penelitian model Hopkins yang diawali dengan tindakan pendahuluan kemudian dilanjutkan perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Metode pengumpulan data yang dilakukan pada penelitian ini adalah observasi, tes dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa penggunaan thariqah muqassam dapat meningkatkan kemampuan menghafal siswa di kelas VII MTs.S Al-Ikhlas. Hasil ini dibuktikan dari penjumlahan nilai pre-tes yaitu 77,33%, hasil tes siklus I yaitu 79,42%, dan hasil tes siklus II yaitu 79,95%. Selama proses pembelajaran berlangsung, guru berfokus pada pembacaan Al-Qur’an siswa pada Q.S. Al-Kafirun dan Q.S. Al-Hajj ayat 40 untuk melihat nilai siswa dalam membaca Al-Qur’an. Ada 7 orang siswa yang belum lancar dalam membaca Al-Qur’an dan harus diterapakan pembelajaran pada siklus I dan II dengan berkolaborasi dengan guru untuk mengamati proses pembelajaran
PENERAPAN METODE AN-NAHDLIYAH DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN BACA TULIS AL-QUR’AN DI KELAS VII SMP NEGERI 1 LANGSA Sudariyana; Mahyiddin; Nurhanifah
Al-Ikhtibar: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 4 No 2 (2017): Juli-Desember 2017
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah penerapan metode An-Nahdliyah dapat meningkatkan kemampuan baca tulis Al-Qur’an di kelas VII SMP Negeri 1 Langsa. Rancangan penelitian yang akan penulis gunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian dilakukan sebanyak 2 siklus. Hasil evaluasi pada siklus I masih belum tuntas, sehingga dilakukan perbaikan pada siklus II. Refleksi siklus I dilakukan untuk menentukan langkah-langkah perbaikan pada siklus II. Metode pengumpulan data yang dilakukan pada penelitian ini adalah observasi, tes dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa 1) Penerapan metode an-Nahdliyah untuk meningkatkan kemampuan baca tulis Al-Qur’an siswa dapat dikatakan berhasil. Hal ini terbukti dari hasil pada siklus I sebesar 53,33 yang tergolong cukup, tetapi pada siklus II mengalami peningkatan sebesar 86,67 yang tergolong sangat baik sekali. 2) Kesiapan guru dalam mengajar menggunakan metode an-Nahdliyah sangatlah baik. Hal ini dibuktikan dari hasil observasi yang dilakukan oleh pengamat (observer) pada siklus I sebesar 77,08 dan meningkat pada siklus II sebesar 95,83, dengan kata lain tidak ada kendala bagi guru dalam menerapkan metode an-Nahdliyah.
MANAJEMEN BERBASIS DATA DALAM PENDIDIKAN ISLAM: PEMANFAATAN LEARNING ANALYTICS UNTUK PENGAMBILAN KEPUTUSAN STRATEGIS Nailul Muna; Fitriani; M. Fadli; Mahyiddin
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Public
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.16669

Abstract

The development of digital technology in the last two decades has driven fundamental changes in the educational evaluation system. Conventional paper-based and result-oriented evaluations are no longer sufficient to represent the complexity of 21st-century learners competencies. This study aims to conceptually examine the transformation of educational evaluation in the digital era through the integration of learning reflection dan Learning Analytics (LA). The method used is a literature review (conceptual study) with content analysis techniques on various reliable scientific sources. The results indicate that traditional reflection processes are often subjective, abstract, dan late to be realized by students. The integration between LA dan learning reflection gives rise to a new concept called Reflective Learning Analytics or data-driven reflection. Through the Student Dashboard functionality, LA acts as a "digital mirror" that reflects students' learning behavior honestly dan accurately through real-time feedback. Despite offering revolutionary opportunities, the implementation of LA faces challenges in terms of data privacy issues, data literacy gaps, dan technical infrastructure readiness. This study concludes that digital evaluation transformation is not merely about digitizing measurement tools, but represents a paradigm shift toward a data-driven, humanistic, and adaptive evaluation model.
Penguatan Kurikulum Pendidikan Islam: Membangun Integrasi Ilmu dan Iman Berlandaskan Hadis : Muhammad Iqbal Iqbal; Mahyiddin; Hamdani
Al-Ikhtibar: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 12 No. 1 (2025): Al-Ikhtibar: Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/ikhtibar.v12i1.12100

Abstract

MANAJEMEN SISTEM EVALUASI PEMBELAJARAN PAI BERBASIS HOTS: PENDEKATAN ASESMEN AUTENTIK DALAM PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN Muhammad Darwis Farhan; Faisal Amir; M.Fadli; Mahyiddin
Jurnal Ikhtibar Nusantara Vol 5 No 3 (2026): Jurnal Ikhtibar Nusantara
Publisher : STAI Nusantara Kota Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62901/j-ikhsan.v5i3.560

Abstract

Berbagai kajian telah mendiskusikan Higher Order Thinking Skills (HOTS) dan asesmen autentik secara terpisah dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Namun, belum belum terformulasi secara sistemik yang menggabungkan keduanya dalam satu kerangka evaluasi manajemen yang utuh, sistemik dan dilengkapi dengan mekanisme umpan balik. Penelitian ini bertujuan untuk mengkonstruksi model sistemik manajemen penilaian pembelajaran pada Pendidikan Agama Islam (PAI) berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTS) melalui integrasi penilaian autentik dalam siklus berkelanjutan. Berangkat dari keterbatasan pendekatan penilaian konvensional yang cenderung linier dan berorientasi administratif, studi ini menggunakan pencarian literatur semi-sistematis pada basis data Scopus, SINTA, dan Google Scholar dalam kurun waktu 2017–2026. Analisis dilakukan melalui sintesis tematik-kritis untuk mengidentifikasi pola konseptual dan kesenjangan riset. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen penilaian PAI yang efektif mensyaratkan integrasi komponen masukan, proses manajemen yang berlandaskan POAC (Perencanaan, Pengorganisasian, Pelaksanaan, dan Pengendalian), luaran pembelajaran, serta mekanisme umpan balik reflektif dalam suatu siklus sistemik. Integrasi HOTS dan penilaian autentik berkontribusi pada pengembangan kemampuan analisis keagamaan, refleksi etis, dan internalisasi nilai-nilai Islam yang kontekstual. Namun demikian, integrasi ini juga memunculkan ketegangan konseptual, khususnya terkait kecenderungan mereduksi performa keagamaan pada dimensi kognitif, serta potensi subjektivitas dalam menilai aspek afektif-spiritual. Studi ini turut mengidentifikasi hambatan implementasi praktis, mencakup kompetensi guru yang terbatas dalam merancang instrumen berbasis HOTS, kompleksitas administratif penilaian autentik, serta kesenjangan literasi digital. Dalam konteks ini, pengembangan instrumen dan rubrik penilaian HOTS berbasis multibobot krusial guna meningkatkan validitas dan reliabilitas penilaian sembari memfasilitasi integrasi pada portofolio digital sebagai bagian dari mekanisme umpan balik berkelanjutan. Di sisi lain, pemanfaatan kecerdasan buatan generatif (GenAI) menawarkan peluang dalam penyusunan instrumen dan analisis penilaian, namun tetap memerlukan pengawasan etis dan kontrol pedagogis untuk meminimalkan bias dan distorsi pembelajaran. Kontribusi utama penelitian ini terletak pada perumusan model sistemik manajemen penilaian PAI berbasis HOTS yang secara eksplisit belum terdeskripsikan dalam literatur sebelumnya, sekaligus menyediakan kerangka operasional adaptif terhadap tuntutan kurikulum Merdeka dan transformasi digital pendidikan.