Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Sistem Layanan Informasi PISA (Programme For International Student Assessment) Berbasis Website untuk Guru IPA SMP dan SMA Hartono Hartono; Ayu Fadhilah; Adeng Slamet
Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Vol. 4 No. 3 (2021): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jp2.v4i3.36810

Abstract

PISA merupakan program internasional yang diselenggarakan oleh OECD untuk membandingkan kemampuan peserta didik yang berada pada rentang usia 15 tahun. Hanya saja pada tidak semua guru mengetahui serta memahami apa itu PISA. Peningkatan pemahaman guru mengenai PISA dapat dilakukan dengan mengembangkan PISA berbasis website dengan tujuan untuk mengetahui kevalidan, kepraktisan dan efektivitas penggunaan Website. Penelitian ini merupakan jenis penelitian pengembangan, yang dikembangkan dengan menggunakan model Alisse dan Trollip yang tersusun dalam 3 tahap antara lain perencanaan, desain dan pengembangan. Populasi dalam penelitian ini yakni seluruh guru mata pelajaran IPA SMP dan SMA. Penentuan sekolah dilakukan dengan menggunakan teknik Purposive sampling yaitu dipilih  berdasarkan kriteria tertentu, yaitu berdasarkan letak dan akreditasi sekolah. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan wawancara dan kuesioner. Kuesioner yang diisi oleh para ahli bertujuan untuk mengetahui kevalidan sistem layanan informasi berbasis Website sedangkan kuesioner yang diisi oleh responden bertujuan untuk mengetahui keefektivan sistem layanan informasi PISA. Instrumen validasi ahli, dan Instrumen efektifitas pada penelitian ini menggunakan Skala Likert yang memiliki 5 pilihan jawaban. Website divalidasi oleh 1 validator ahli desain, 1 validator ahli materi dan 1 validator ahli bahasa. Hasil analisis penelitian menunjukkan bahwa Uji terhadap validitas oleh ahli desain 90,91% dan materi 87.5%, berkualifikasi dan hampir sempurna dengan dilakukan perbaikan ringan, selanjutnya pada uji terhadap efektivitas menunjukan persentase 87,49 dengan kategori sangat efektif. Dengan demikian, sistem layanan informasi PISA berbasis Website dinyatakan layak untuk diproduksi dan diterapkan.
Assessing Students' Educational Needs for Virtual Cultural Exhibitions: A Case Study of South Sumatran Local Wisdom Integration via Artsteps in High School History Learning Syarifuddin Syarifuddin; Suratmi Suratmi; Listen Prima; Siti Swasti Eka Dewie; Ayu Fadhilah; Elfira Rosa
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 17, No 4 (2025): DECEMBER 2025
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v17i4.8681

Abstract

The integration of local wisdom in digital learning is essential to preserve cultural identity among younger generations. However, history education in Indonesian high schools often lacks engaging and contextual media, resulting in low student interest and weak cultural attachment. This study investigates the educational needs of high school students for virtual cultural exhibitions incorporating South Sumatra’s local wisdom through the Artsteps platform. This preliminary study employed a mixed-method exploratory design involving 128 students from SMA LTI IGM Palembang. Data were collected through validated questionnaires comprising Likert-scale and open-ended items. Quantitative data were analyzed using descriptive statistics, while qualitative responses underwent thematic analysis. Findings reveal that 87% of students expressed strong needs for technology-based, flexible, and interactive learning media. YouTube (79.7%) and historical simulations (66.4%) were the most frequently used, but virtual tours were rarely accessed. Students showed high interest in features such as interactive quizzes (68%), traditional music backgrounds (68.8%), and 3D visualizations (62.5%). Local cultural elements most favored included historical figures (68.8%) and culinary traditions (68%). The results underscore the urgent need for immersive and culturally relevant learning innovations. Artsteps-based virtual exhibitions align well with students’ digital preferences and can foster deeper engagement with local history. The findings provide a strong foundation for developing virtual learning media that support cultural education and enhance historical understanding.