Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Penerapan Model Pembelajaran CIRCdipadukan Advance Organizer terhadap Keterampilan Menulis Argumentasi Peserta Didik Kelas X di MAN 2 Palembang pada Materi Ekosistem Selaras Handayani; Yenny Anwar; Suratmi Suratmi
Seminar Nasional Pendidikan IPA Tahun 2021 Vol 1, No 1 (2017): Prosiding Seminar Pendidikan IPA
Publisher : Seminar Nasional Pendidikan IPA Tahun 2021

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.476 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari penerapan model pembelajaran CIRC dipadukan advance organizer terhadap keterampilan menulis argumentasi peserta didik kelas X di MAN 2 Palembang pada materi ekosistem. Penelitian ini dilaksanakan di kelas X MIA 3 dan X MIA 4 MAN 2 Palembang tahun ajaran 2016/2017 menggunakan metode quasi experimental design. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas X MIA. Penentuan sampel penelitian menggunakan purposive sampling, didapatkan sampel penelitian yaitu kelas X MIA 3 sebagai kelas kontrol dan X MIA 4 sebagai kelas eksperimen. Analisis data dan uji hipotesis menggunakan aplikasi SPSS versi 22 dengan taraf signifikansi 5% diperoleh nilai thitung sebesar 6,948, dan nilai ttabel 1,990 pada taraf signifikansi 5% dengan df 88. Hasil tersebut menunjukkan bahwa thitung>ttabel yaitu 6,948>1,990. Uji-t menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan dari kedua sampel pada tingkat kepercayaan 95%. Nilai rata-rata tes keterampilan menulis argumentasi peserta didik kelas eksperimen lebih tinggi dari kelas kontrol. Hal tersebut dibuktikan nilai rata-rata tes keterampilan menulis argumentasi di kelas eksperimen sebesar 73,40, sedangkan nilai rata-rata kelas kontrol sebesar 65,14, sehingga H0 ditolak yang berarti bahwa terdapat pengaruh penerapan model pembelajaran CIRC dipadukan advance organizer terhadap keterampilan menulis argumentasi peserta didik kelas X di MAN 2 Palembang pada materi ekosistem. Saran bagi peneliti selanjutnya untuk menekankan pada kemampuan peserta didik dalam menganalisis masalah dan menyelesaikan masalahsehingga kualitas argumentasi peserta didik dapat berkembang
Penerapan Penggunaan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Team Assisted Individualization (TAI) Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik pada Materi Sistem Ekskresi Kelas XI diSMA Negeri 1 Indralaya Utami Dewi; Yenny Anwar; Suratmi Suratmi
Seminar Nasional Pendidikan IPA Tahun 2021 Vol 1, No 1 (2017): Prosiding Seminar Pendidikan IPA
Publisher : Seminar Nasional Pendidikan IPA Tahun 2021

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (362.125 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui informasi mengenai pengaruh penerapan Model Pembelajaran Team Assisted Individualization terhadap hasil belajar peserta didik di kelas XI SMA Negeri 1 Indralaya. Penelitian ini menerapkan metode PreExperimentaldengan desain One-Group-Pretest-Postest. Pengambilan data tes hasil belajar dilakukan di kelas XI IPA 4. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling. Data hasil belajar dilihat dari perbedaan hasil tes awal dan tes akhir sedangkan pengumpulan data aktivitas belajar dilakukan melalui observasi selama proses pembelajaran disesuaikan dengan sintaks model pembelajaran kooperatif tipe Team Assisted Individualization. Berdasarkan hasil penelitian nilai rata-rata tes awal dan tes akhir yaitu 37 dan 77 serta selisih rata-rata nilai tes awal dan tes akhir yaitu 40.Analisis data uji hipotesis dengan menggunakan aplikasi SPSS diperoleh nilai thitungsebesar 8,14 sedangkan ttabelpada taraf signifikasi 5% dengan df 31 adalah 2,04. Hasil tersebut menunjukkan bahwa thitung>ttabel yaitu 8,14 > 2,04, sehingga H0ditolak yang berarti terdapat pengaruh penerapan penerapan Model Pembelajaran Kooperatif tipe Team Assisted Individualizationterhadap hasil belajar peserta didik pasa materisistem ekskresi kelas XI di SMA Negeri 1 Indralaya.
Penerapan Model Pembelajaran Giving Question and Getting Answer (GQGA) terhadap Motivasi Belajar Peserta Didik pada Materi Sistem Koordinasi di SMA Negeri 10 Palembang Devi Fitria Susanti; Yenny Anwar; Suratmi Suratmi
Seminar Nasional Pendidikan IPA Tahun 2021 Vol 1, No 1 (2017): Prosiding Seminar Pendidikan IPA
Publisher : Seminar Nasional Pendidikan IPA Tahun 2021

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (535.53 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran Giving Question and GettingAnswer (GQGA) terhadap motivasi belajar pada Materi Sistem Koordinasi di SMA Negeri 10 Palembang.Metode penelitian yang digunakan pada adalahQuasi Eksperimentaldengan Posttest Only Control Design. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan teknik Random Sampling. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini kelas XI MIA 1 sebagai kelas eksperimen dan XI MIA 2 sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan lembar oservasi. Berdasarkan hasilAnalisis data dengan cara uji-t menggunakan Independent Sample t-test dengan nilai Sig (2-tailed) > 0,05diperoleh nilai thitung >ttabel yaitu 9,257 > 1,99.Nilai rata-rata motivasi belajar pada kelas eksperimen yakni 81,99% dengan kategori sangat kuat, sedangkan kelas kontrol 62,81% dengan kategori cukup. Penerapan model pembelajaran Giving Question and Getting Answer (GQGA)berpengaruhterhadap motivasi Belajar Peserta Didik Pada materi sistem koordinasi di SMA Negeri 10 Palembang.
USING OF LKPD BASED ON LOCAL EXCELLENCES OF SOUTH SUMATERA TO IMPROVE THE STUDENT ACTIVITIES AND LEARNING OUTCOMES Suratmi Suratmi; Laihat Laihat; Rizki Fitrianti
JPSD (Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar) Vol 5, No 1 (2019): JPSD (Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar)
Publisher : Department of Primary education, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Su

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/jpsd.v5i1.5204

Abstract

Abstract. The purpose of this study was to improve the learning outcomes and activites of class V subtheme Komponen Ekosistem using LKPD based local excellence in south Sumatra SD Negeri 163 Palembang. This study uses the method of classroom action research in two cycles of action. The techniques of data collection are test and observation. This classroom action research has 4 stages that must be fulfilled, namely planning, implementation, observation and reflection. The research subjects in this study were students of VB class SD Negeri 163 Palembang with a total of number 32 students consisting of 17 males and 15 females. The results  showed that the value of student learning outcomes has increased, this can be seen in the percentage of students' learning completeness in the first cycle of 56.25% with an average value of 67.8, in the second cycle the percentage of student learning completeness increased to reach 84,37% with an average value of 82.6. The results of observations, the activity of students have increased, in the first cycle the percentage of activity of students in learning reached 73.43% with the active category, in the second cycle increased to 83.59% in the very active category. So, it can be concluded that using a LKPD based local excellence in south Sumatra can improve the learning outcomes and activities of class V students in SD Negeri 163 Palembang. Keywords: LKPD, local excellence, Learning Outcomes, students activity
DEVELOPMENT OF ASSESSMENT INSTRUMENTS BASED ON HIGHER ORDER THINKING SKILLS (HOTS) FOR ELEMENTARY SCHOOL STUDENTS Suratmi Suratmi; Laihat Laihat; Asnimar Asnimar
JPSD (Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar) Vol 6, No 2 (2020): JPSD (Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar)
Publisher : Department of Primary education, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Su

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/jpsd.v6i2.7356

Abstract

AbstractThis study aims to produce an assessment instrument based on Higher-Order Thinking Skills for elementary school students. The assessment instrument was made in the form of a cognitive ability test for elementary school students of the sixth grade in Science subject at Elementary School. This research used research and development methods. The research design used is the Borg and Gall development model. The stages of development research include 1) Research and Information Gathering, 2) Planning, 3) Initial Product Development, 4) Initial Field Testing, 5) Main Product Revision, 6) Main Field Testing, 7) Operational Products Revision. The instruments used were interviews, product quality assessment sheets and questionnaires. The results of this research are a collection of valid, practical, and reliable HOTS-based assessment instruments. From the expert review results obtained an average assessment results percentage from the experts’ validation of 93.57 with the category of very feasible. HOTS-based assessment instruments can be used in learning in the elementary schools.Keywords: Assessment, HOTS, Elementary School
PELATIHAN PENYUSUNAN BAHAN AJAR DENGAN MEMANFAATKAN POTENSI LOKAL BAGI GURU MATA PELAJARAN IPA DI KABUPATEN OGAN ILIR Suratmi .
Jurnal Pengabdian Sriwijaya Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : Lembaga Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37061/jps.v6i2.6086

Abstract

Kegiatan pengabdian  ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan guru IPA dalam menyusun bahan ajar dan meningkatkan kemampuan membuat bahan ajar dengan memanfaatkan potensi lokal. Kegiatan pelatihan penyusunan bahan ajar dengan memanfaatkan potensi Lokal di Kabupaten Ogan Ilir dilaksanakan dalam beberapa tahap. Kegiatan tersebut meliputi: Pertama, mengumpulkan informasi terkait bahan ajar yang biasa digunakan oleh guru di sekolah di Kabupaten Ogan Ilir. Kegiatan ini dilakukan dengan mewawancarai beberapa guru mata pelajaran IPA yang mengajar di Kabupaten Ogan Ilir. Berdasarkan hasil wawancara diketahui bahwa guru belum terbiasa membuat bahan ajarnya sendiri dan guru lebih sering menggunakan bahan ajar yang dijual bebas. Selain itu pada awal pelatihan akan dilakukan pretest untuk mengetahui pengetahuan awal guru mata pelajaran IPA mengenai penyusunan bahan ajar.hasil pretest menunjukkan bahwa guru guru sudah biasa membuat bahan ajar (LKPD) sendiri, namun hasil LKPD yang dibuat tidak dibuat berdasarkan isi kurikulum berlaku. Guru membuatnya hanya dengan sedikit memotifikasi contoh LKPD yang ada di internet. Kedua, melakukan studi literatur mengenai potensi lokal di Kabupaten Ogan Ilir yang adapat dijadikan sumber belajar. Potensi lokal yang ada di kabupaten Ogan Ilir, berupa tumbuhan, hewan, tempat wisata, perkebunan, perikanan, perairan dan berbagai ekosistem lainnya. Ketiga, melakukan presentasi penyusunan  bahan ajar berupa LKS dengan memanfaatkan potensi alam sekitar. Peserta pelatihan setelah memilih kompetensi dasar yang akan dibuatkan LKPD, mempresentasikan rancangannya dan tampilan yang akan dibuat. Keempat,  para guru merancang dan menyusun bahan ajar berupa LKPD mata pelajaran IPA dengan memanfaatkan alam sekitar.  Proses menyusun LKPD sebagian dilakukan di dalam ruangan dan bagi yang belum selesai dilanjutkan di rumah masing-masing.Kelima, para guru menampilkan LKPD yang telah dibuat. LKPD yang ditampilkan mendapat masukan dari narasumber.Keenam, melakukan revisi LKPD yang telah dibuat. Hasil revisi LKPD dikumpulkan dan menjadi produk dari kegiatan pengabdian ini. Hasil kegiatan pengabdian ini berupa dokumentasi LKPD yang sudah dibuat oleh peserta kegiatan. Kesimpulannya bahwa peserta pelatihan mampu menghasilkan LKPD dengan memuat potensi lokal dalam LKPD. Peserta pelatihan sangat senang dengan adanya pelatihan ini
Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Co-op Co-op terhadap Hasil Belajar Peserta Didik pada Materi Sistem Ekskresi Kelas XI Di SMA Negeri 1 Buay Madang Anggit Setiari; Rahmi Susanti; Suratmi Suratmi
Seminar Nasional Pendidikan IPA Tahun 2021 Vol 1, No 1 (2017): Prosiding Seminar Pendidikan IPA
Publisher : Seminar Nasional Pendidikan IPA Tahun 2021

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (287.948 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model Coop Co-op pada materi sistem ekskresi terhadap hasil belajar peserta didik kelas XI SMA Negeri 1 Buay Madang. Metode penelitian yang digunakan adalah Pre-Eksperimental dengan desain penelitian One Group Pretest-Posttest. Sampel penelitian dengan menggunakan teknik purposive sampling. Pengambilan data dilakukan di kelas XI IPA 1 dengan jumlah peserta didik sebanyak 29 orang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah instrumen tes yang menggunakan soal pilihan ganda. Nilai rata-rata nilai tes awal adalah 45, tes akhir 81, rata-rata kategori indeks n-gain sebesar 41,38% kategori sedang, dan hasil belajar dengan kategori sangat baik sebesar 72,41%. Analisis data uji hipotesis dengan menggunakan aplikasi SPSS diperoleh nilai thitung sebesar 13,55 sedangkan ttabel pada taraf signifkansi 5% dengan df 29 adalah 2,05. Hasil tersebut menunjukkan bahwa thitug>ttabel yaitu 13,55>2,05, sehingga H0 ditolak dan Ha diterima. Kesimpulan yang didapat adalah terdapat pengaruh yang signifikan penerapan model Co-op Co-op pada materi sistem ekskresi pada materi sistem ekskresi terhadap hasil belajar peserta didik kelas XISMA Negeri 1 Buay Madang. Kata kunci : Model Co-op Co-op, Hasil Belajar, Sistem Ekskresi
Keunggulan Lokal Sumatera Selatan Sebagai Sumber Belajar Pendidikan STEM Suratmi Suratmi; Didi Jaya Santri; Laihat Laihat
Seminar Nasional Pendidikan IPA Tahun 2021 Vol 1, No 1 (2017): Prosiding Seminar Pendidikan IPA
Publisher : Seminar Nasional Pendidikan IPA Tahun 2021

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (201.444 KB)

Abstract

Sumatera Selatan merupakan salah satu provinsi bagian dari Pulau Sumatera yang mempunyai luas wilayah 91.806,36 km2 . Provinsi Sumatera Selatan secara administrasi menjadi 13 (tiga belas) Kabupaten dan 4 (empat) kota dengan jumlah desa sebanyak 2.823 desa, 363 kelurahan dan 231 kecamatan. Luas wilayah dan banyaknya kota maupun kabupaten yang ada di wilayah Sumatera Selatan, masing masing memiliki potensi lokal yang berberda-beda. Setiap daerah memiliki keunggulan yang berbeda-beda yaitu potensi alam, budaya, sejarah, buatan, kuliner, wisata religi, dan agrowisata. Keunggulan lokal Sumatera Selatan adalah potensi daerah yang dapat dikembangkan sebagai sumber belajar peserta didik. Keunggulan lokal yang ada di Sumatera Selatan diharapkan dapat dijadikan sumber belajar Pendidikan STEM di Sekolah Dasar dan Menengah.
Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Reciprocal Teaching terhadap Keterampilan Metakognitif Peserta Didik Kelas XI pada Materi Sistem Ekskresi Widia Ningsih; Yenny Anwar; Suratmi Suratmi
Seminar Nasional Pendidikan IPA Tahun 2021 Vol 1, No 1 (2017): Prosiding Seminar Pendidikan IPA
Publisher : Seminar Nasional Pendidikan IPA Tahun 2021

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (330.791 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran reciprocal teaching terhadap keterampilan metakognitif peserta didik kelas XI SMA Unggul Negeri 4 Palembang pada materi sistem ekskresi. Metode penelitian yang digunakan adalah Pre-Eksperimental dengan desain penelitian One Group Pretest-Posttest. Pemilihan sampel penelitian menggunakan teknik Purposive Sampling. Pengambilan data dilakukan di kelas XI MIPA 3 SMA Unggul Negeri 4 Palembang dengan jumlah peserta didik sebanyak 29 orang. Keterampilan metakognitif dinilai dari jawaban peserta didik atas soal uraian keterampilan metakognitif yang meliputi keterampilan perencanaan, pengawasan, dan evaluasi. Penskoran jawaban dilakukan menggunakan rubrik penilaian metakognitif modifikasi Doesete (2001). Data dianalisis melalui uji-t menggunakan aplikasi SPSS. Berdasarkan hasil perhitungan uji-t pada taraf signifikasi 0,05 diperoleh nilai thitung keterampilan perencanaan, pengawasan, dan evaluasi lebih besar dari nilai ttabel, yaitu 7,724 > 2,048, 11,455 > 2,048, dan 14,774 > 2,048. Sehingga hipotesis nol (H0) ditolak dan hipotesis alternatif (Ha) diterima, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari penerapan model pembelajaran reciprocal teaching terhadap keterampilan metakognitif peserta didik kelas XI SMA Unggul Negeri 4 Palembang pada materi sistem ekskresi.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW TERHADAP BERPIKIR TINGKAT TINGGI (HIGHER ORDER THINKING SKILLS) KELAS XI PADA MATERI SISTEM PENCERNAAN DI SMA NEGERI 1 TANJUNG RAJA Bethalisa Sukmaningtyas; Kodri Madang; Suratmi Suratmi
Jurnal Pembelajaran Biologi: Kajian Biologi dan Pembelajarannya Vol 5, No 2 (2018)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sriwi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/fpbio.v5i2.7062

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan informasi mengenai pengaruh model pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw terhadap keterampilan berpikir tingkat tinggi (Higher Order Thinking Skills) peserta didik pada materi sistem percernaan kelas XI SMA Negeri 1 Tanjung Raja.  Metode penelitian yang digunakan adalah Quasi Experimental dengan desain penelitian Nonequivalent Control Group Design. Penentuan sampel penelitian menggunakan Simple Random Samping, didapatkan sampel penelitian yaitu kelas XI IPA 1 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI IPA 2 sebagai kelas kontrol. Metode pengumpulan data dilakukan dengan tes berupa soal pilihan ganda. Hasil penelitian menunujukkan nilai rata-rata tes akhir kelas eksperimen sebesar 72,43 sedangkan kelas kontrol sebesar 62,34. Berdasarkan uji statistik menggunakan SPSS uji Mann-Whitney, nilai probabilitas (signifikansi) sebesar 0,000 maka hipotesis H0 ditolak sehingga model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw berpengaruh signifikan terhadap keterampilan berpikir tingkat tinggi (HOTS) peserta didik pada materi sistem percernaan kelas XI SMA Negeri 1 Tanjung Raja.Kata kunci : Jigsaw, Keterampilan Berpikir Tinggi, Sistem Pencernaan.