Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

ANALISIS PENGARUH KESEIMBANGAN KEHIDUPAN – KERJA TERHADAP KESUKSESAN KARIER (Studi pada Karyawan PT. Asuransi Jiwa Generali Indonesia) Malika Ramadhani; Lily Hendrasti
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 1, No 2: Semester Genap 2012/2013
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (581.567 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari keseimbangan waktu, keseimbangan keterlibatan, dan keseimbangan kepuasan yang merupakan tiga aspek keseimbangan kehidupan  –  kerja terhadap kesuksesan karier karyawan. Obyek penelitian yang diambil adalah PT. Asuransi Jiwa Generali Indonesia dengan  simple random sampling terhadap 51 (lima puluh satu) karyawan sebagai responden. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi berganda untuk menguji pengaruh secara parsial dan simultan. Uji simultan menunjukkan bahwa ketiga variabel keseimbangan kehidupan  –  kerja mempengaruhi kesuksesan karier. Uji parsial menunjukkan keseimbangan keterlibatan memiliki pengaruh paling dominan terhadap kesuksesan karier karyawan dibanding kedua aspek keseimbangan kehidupan-kerja lainnya. Indikator-indikator keseimbangan keterlibatan yang diuji berkaitan dengan tingkat konsentrasi dalam penyelesaian pekerjaan, pemenuhan tanggungjawab di rumah setelah seharian bekerja, kemampuan untuk beristirahat dengan tenang, frekuensi keluhan yang timbul dari lingkungan, keeratan hubungan dengan keluarga, teman-teman dan rekan kerja. Praktek sehari-hari ini terbukti memengaruhi perspektif karyawan mengenai pencapaian  kesuksesan karier yang sedang dijalani.Kata kunci: Keseimbangan Kehidupan – Kerja, Kesuksesan Karier, Kepuasan Hidup, Karier Subyektif.
ANALISIS PENGARUH KESEIMBANGAN KEHIDUPAN – KERJA TERHADAP KESUKSESAN KARIER (Studi pada Karyawan PT. Asuransi Jiwa Generali Indonesia) Malika Ramadhani; Lily Hendrasti
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 1, No 2: Semester Genap 2012/2013
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (581.567 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari keseimbangan waktu, keseimbangan keterlibatan, dan keseimbangan kepuasan yang merupakan tiga aspek keseimbangan kehidupan  –  kerja terhadap kesuksesan karier karyawan. Obyek penelitian yang diambil adalah PT. Asuransi Jiwa Generali Indonesia dengan  simple random sampling terhadap 51 (lima puluh satu) karyawan sebagai responden. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi berganda untuk menguji pengaruh secara parsial dan simultan. Uji simultan menunjukkan bahwa ketiga variabel keseimbangan kehidupan  –  kerja mempengaruhi kesuksesan karier. Uji parsial menunjukkan keseimbangan keterlibatan memiliki pengaruh paling dominan terhadap kesuksesan karier karyawan dibanding kedua aspek keseimbangan kehidupan-kerja lainnya. Indikator-indikator keseimbangan keterlibatan yang diuji berkaitan dengan tingkat konsentrasi dalam penyelesaian pekerjaan, pemenuhan tanggungjawab di rumah setelah seharian bekerja, kemampuan untuk beristirahat dengan tenang, frekuensi keluhan yang timbul dari lingkungan, keeratan hubungan dengan keluarga, teman-teman dan rekan kerja. Praktek sehari-hari ini terbukti memengaruhi perspektif karyawan mengenai pencapaian  kesuksesan karier yang sedang dijalani.Kata kunci: Keseimbangan Kehidupan – Kerja, Kesuksesan Karier, Kepuasan Hidup, Karier Subyektif.
ANALISIS PENGARUH KESEIMBANGAN KEHIDUPAN – KERJA TERHADAP KESUKSESAN KARIER (Studi pada Karyawan PT. Asuransi Jiwa Generali Indonesia) Ramadhani, Malika; Hendrasti, Lily
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 1 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari keseimbangan waktu, keseimbangan keterlibatan, dan keseimbangan kepuasan yang merupakan tiga aspek keseimbangan kehidupan  –  kerja terhadap kesuksesan karier karyawan. Obyek penelitian yang diambil adalah PT. Asuransi Jiwa Generali Indonesia dengan  simple random sampling terhadap 51 (lima puluh satu) karyawan sebagai responden. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi berganda untuk menguji pengaruh secara parsial dan simultan. Uji simultan menunjukkan bahwa ketiga variabel keseimbangan kehidupan  –  kerja mempengaruhi kesuksesan karier. Uji parsial menunjukkan keseimbangan keterlibatan memiliki pengaruh paling dominan terhadap kesuksesan karier karyawan dibanding kedua aspek keseimbangan kehidupan-kerja lainnya. Indikator-indikator keseimbangan keterlibatan yang diuji berkaitan dengan tingkat konsentrasi dalam penyelesaian pekerjaan, pemenuhan tanggungjawab di rumah setelah seharian bekerja, kemampuan untuk beristirahat dengan tenang, frekuensi keluhan yang timbul dari lingkungan, keeratan hubungan dengan keluarga, teman-teman dan rekan kerja. Praktek sehari-hari ini terbukti memengaruhi perspektif karyawan mengenai pencapaian  kesuksesan karier yang sedang dijalani.Kata kunci: Keseimbangan Kehidupan – Kerja, Kesuksesan Karier, Kepuasan Hidup, Karier Subyektif.
ANALISIS PENGARUH KESEIMBANGAN KEHIDUPAN – KERJA TERHADAP KESUKSESAN KARIER (Studi pada Karyawan PT. Asuransi Jiwa Generali Indonesia) Ramadhani, Malika; Hendrasti, Lily
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 1 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari keseimbangan waktu, keseimbangan keterlibatan, dan keseimbangan kepuasan yang merupakan tiga aspek keseimbangan kehidupan  –  kerja terhadap kesuksesan karier karyawan. Obyek penelitian yang diambil adalah PT. Asuransi Jiwa Generali Indonesia dengan  simple random sampling terhadap 51 (lima puluh satu) karyawan sebagai responden. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi berganda untuk menguji pengaruh secara parsial dan simultan. Uji simultan menunjukkan bahwa ketiga variabel keseimbangan kehidupan  –  kerja mempengaruhi kesuksesan karier. Uji parsial menunjukkan keseimbangan keterlibatan memiliki pengaruh paling dominan terhadap kesuksesan karier karyawan dibanding kedua aspek keseimbangan kehidupan-kerja lainnya. Indikator-indikator keseimbangan keterlibatan yang diuji berkaitan dengan tingkat konsentrasi dalam penyelesaian pekerjaan, pemenuhan tanggungjawab di rumah setelah seharian bekerja, kemampuan untuk beristirahat dengan tenang, frekuensi keluhan yang timbul dari lingkungan, keeratan hubungan dengan keluarga, teman-teman dan rekan kerja. Praktek sehari-hari ini terbukti memengaruhi perspektif karyawan mengenai pencapaian  kesuksesan karier yang sedang dijalani.Kata kunci: Keseimbangan Kehidupan – Kerja, Kesuksesan Karier, Kepuasan Hidup, Karier Subyektif.
Perlindungan Konsumen terhadap Produk Makanan yang Mengandung Bahan Berbahaya Amalia, Apri; Sindi, Sindi; Yousif, Zarieva; Ramadhani, Malika; Putri, Sandi Almirah; Annisa, Nadia Surati; Syahputra, Daniel
Jaksa : Jurnal Kajian Ilmu Hukum dan Politik Vol. 4 No. 1 (2025): Januari : Jurnal Kajian Ilmu Hukum dan Politik
Publisher : Universitas Sains dan Teknologi Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/6mqwdj28

Abstract

The circulation of food products containing hazardous chemical substances remains a serious issue in consumer protection efforts in Indonesia. This condition poses significant risks to public health and indicates that food safety regulations have not yet been fully effective. This study aims to analyze the forms of legal protection for consumers, the liability of business actors for consumer losses, and the role of the Food and Drug Supervisory Agency (BPOM) in supervising and enforcing against the distribution of food products containing hazardous chemical substances. This research employs a normative juridical method with a statutory approach, conducted through a literature review of primary, secondary, and supporting legal materials. The results show that consumer protection is comprehensively regulated by Law Number 8 of 1999 on Consumer Protection, Law Number 18 of 2012 on Food, and relevant BPOM regulations. Business actors are strictly liable for consumer losses and may face civil, administrative, and criminal sanctions. BPOM plays a strategic role in supervision and enforcement; however, it still faces various challenges in practical implementation. Therefore, strengthening supervision, ensuring consistent law enforcement, and increasing legal awareness among business actors and consumers are necessary to achieve effective consumer protection.