Muhammad Fiqri Syahril
Universitas Negeri Makassar

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Penerapan Teknik Self Management Untuk Mereduksi Kecanduan Gadget Dalam Jejaring Sosial Pada Siswa Nurul Maulida Alwi; Abdullah Pandang; Muhammad Fiqri Syahril
JURKAM: Jurnal Konseling Andi Matappa Volume 4 Nomor 2 Agustus 2020
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/jurkam.v4i2.725

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui; Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) Gambaran pelaksanaan teknik self management untuk mereduksi perilaku kecanduan gadget dalam jejaring sosial pada siswa SMA Nasional Makassar (2) Gambaran perilaku kecanduan gadget dalam jejaring sosial siswa SMA Nasional Makassar sebelum dan setelah diberi teknik self management dan (3) Hasil penerapan teknik self management dapat mereduksi perilaku kecanduan gadget dalam jejaring sosial pada siswa SMA Nasional Makassar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimental. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI SMA Nasional Makassar sebanyak 39 siswa pada Tahun Ajaran 2015/2016. Sampel penelitian sebanyak 10 siswa. Pengumpulan data dengan menggunakan instrumen angket dan observasi. Analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif dan pengujian hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Pelaksanaan teknik self management terdiri atas 4 tahap yaitu tahap monitor diri, pengaturan lingkungan, evaluasi diri, dan pemberian penguatan, pengukuhan, penghapusan, atau hukuman (2) Tingkat kecanduan gadget dalam jejaring sosial pada siswa sebelum diberikan teknik self management berada pada kategori sangat tinggi dan setelah diberikan teknik self management berada pada kategori rendah (3) Penerapan teknik self management dapat mereduksi kecanduan gadget dalam jejaring sosial pada siswa di SMA Nasional Makassar.
Sequentially planned integrative counseling for children untuk mengurangi kecemasan berbicara di depan kelas Muhammad Fiqri Syahril; Nurul Maulida Alwi; Syamsul Bachri Thalib
JURKAM: Jurnal Konseling Andi Matappa Volume 4 Nomor 2 Agustus 2020
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/jurkam.v4i2.728

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kecemasan siswa berbicara di depan kelas pada siswa SD Negeri Tidung Makasar, untuk mengetahui gambaran pelaksanaan teknik sequentially planned integrative counseling for children dalam mengurangi kecemasan berbicara di depan kelas siswa SD Tidung Makassar dan untuk mengetahui penerapan teknik sequentially planned integrative counseling for children dapat mengurangi kecemasan berbicara di depan kelas pada siswa SD Negeri Tidung Makassar. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian single subject research (SSR) dengan desain A-B-A. Subjek penelitian berjumlah 2 orang siswa yang teridentifikasi mengalami kecemasan berbicara di depan kelas. Teknik pengumpulan data yang digunakan ialah dengan menggunakan observasi dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif dan analisis visual. Hasil penelitian menunjukan bahwa teknik sequentially planned integrative counseling for children dapat mengurangi kecemasan berbicara di depan kelas.
PARENTAL EMOTIONAL VALIDATION, SOCIAL SUPPORT, AND MENTAL RESILIENCE AMONG VOCATIONAL HIGH SCHOOL STUDENTS FROM INTACT FAMILIES Diajeng Nurul Fatihah; Abdullah Pandang; Muhammad Amirullah; Muhammad Fiqri Syahril
EDUCATIONE Volume 4, Issue 2, July 2026
Publisher : CV. TOTUS TUUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59397/edu.v4i2.227

Abstract

Vocational high school students experience developmental demands related to academic achievement, social adjustment, and preparation for work. Although students from intact families are often assumed to receive adequate emotional protection, structural family completeness does not always guarantee emotional validation or sufficient social resources. This study aimed to examine the simultaneous effect of parental emotional validation and social support on the mental resilience of vocational high school students from intact families. A quantitative correlational approach with an ex post facto design was employed. The participants were 66 students of UPTD SMKN Balanipa, Polewali Mandar Regency, West Sulawesi, selected through purposive sampling based on the criterion of living with both parents in one household. Data were collected using Likert-scale questionnaires measuring parental emotional validation, perceived social support, and mental resilience. The instruments met item validity criteria (r >= .30) and reliability criteria (Cronbach's alpha > .60). Data were analyzed using descriptive statistics and multiple linear regression after the classical assumption requirements were fulfilled. The findings showed that parental emotional validation did not have a significant partial effect on mental resilience. However, parental emotional validation and social support simultaneously had a significant effect on students' mental resilience, F(2, 63) = 3.792, p = .028, with R² = .107. These results indicate that mental resilience is not shaped by family emotional processes alone, but by the interaction between family-based validation and broader social support. The findings imply that school guidance and counseling services should involve both parents and school-based support systems to strengthen students' resilience. Future studies are recommended to include school climate, coping strategies, self-esteem, and peer support as additional predictors.