Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Efektivitas Bimbingan Karier Virtual untuk Mengembangkan Employability Skills Siswa Muhammad Amirullah; Aswar Aswar; Suciani Latif; Zulfikri Zulfikri
JURKAM: Jurnal Konseling Andi Matappa Volume 7 Nomor 1 Tahun 2023
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/jurkam.v7i1.2458

Abstract

This study aims to determine the effectiveness of virtual career guidance based to enhance the employability skills of Vocational High School Students in covid-19 era. This study used a quantitative approach with a quasi-experimental research design. The sample in this study was taken randomly (random sampling) using a convenience sampling technique. The results of the study show that virtual career guidance was effective in improving the employability skills of Vocational School Students. Based on a review of every aspect, virtual career guidance was effective for improving cognitive, affective, and psychomotoric aspects of the employability skills for Vocational High School students in covid-19 era.
Edukasi Dampak Biopsikososial Pernikahan Dini dalam Meningkatkan Kesadaran Masyarakat Kelurahan Pattapang Aswar Aswar; Siti Natazwa Syam Rizal; Muhammad Amirullah; Suciani Latif; Akhmad Harum
Journal of Community Services and Development Vol. 2 No. 1 (2026): May 2026
Publisher : LPP Chani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64619/v2i1.32

Abstract

Pernikahan dini masih menjadi permasalahan sosial di Kelurahan Pattapang yang dipengaruhi oleh rendahnya edukasi kesehatan reproduksi dan pemahaman masyarakat tentang risiko pernikahan usia muda. Kegiatan pengabdian melalui program KKN dilakukan sebagai solusi melalui penyuluhan yang menghadirkan dua pemateri profesional untuk memberikan pengetahuan mengenai dampak hukum, kesehatan, psikologis, dan sosial dari pernikahan dini. Metode pelaksanaan meliputi tahap persiapan, penyampaian materi, diskusi interaktif, serta dokumentasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai bahaya pernikahan dini, faktor penyebabnya, dan pentingnya kesiapan fisik serta emosional sebelum memasuki pernikahan. Peserta, khususnya remaja dan orang tua, menunjukkan antusiasme melalui tanya jawab dan diskusi yang mencerminkan pemahaman dan meningkatnya kesadaran kolektif. Kegiatan ini berdampak positif dalam memperkuat upaya pencegahan pernikahan dini di masyarakat
Program Edukasi Psikologis Mengenal Perubahan Fisik dan Emosi Saat Pubertas bagi Siswa di Sekolah Dasar Muhammad Amirullah; Nabila Herman; Aswar Aswar; Zulfikri Zulfikri; Dwi Endrasto Wibowo
Journal of Community Services and Development Vol. 2 No. 1 (2026): May 2026
Publisher : LPP Chani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64619/v2i1.39

Abstract

Pubertas merupakan fase perkembangan yang ditandai dengan perubahan fisik, emosional, sosial, dan psikologis yang seringkali belum dipahami secara optimal oleh siswa sekolah dasar. Kurangnya pemahaman mengenai perubahan diri pada masa pubertas dapat menimbulkan kebingungan, kecemasan, rasa malu, hingga perilaku sosial yang kurang adaptif pada anak. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian melalui Program Kemanusiaan PUSPAGA Bacce Kota Makassar dilaksanakan sebagai upaya preventif untuk membantu siswa memahami perubahan tubuh dan emosi secara positif dan sehat. Kegiatan ini dilakukan melalui edukasi psikologis dengan pendekatan partisipatif yang melibatkan mahasiswa, guru, dan siswa sekolah dasar. Metode pelaksanaan terdiri atas tahap persiapan, pelaksanaan edukasi, diskusi interaktif, permainan edukatif, dan evaluasi kegiatan. Materi yang diberikan meliputi pengenalan masa pubertas, perubahan fisik pada laki-laki dan perempuan, pengelolaan emosi, pentingnya menjaga kebersihan diri, serta penguatan konsep diri positif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa mengenai perubahan tubuh dan emosi saat pubertas serta meningkatnya keberanian siswa dalam bertanya dan mengungkapkan perasaannya terkait perubahan yang dialami. Selain itu, guru memberikan respons positif karena kegiatan membantu siswa lebih siap menghadapi masa perkembangan remaja awal. Program ini memberikan kontribusi dalam mendukung kesehatan psikologis dan perkembangan sosial emosional siswa sekolah dasar.
PKM PSIKOEDUKASI PREVENSI GANGGUAN KOGNITIF NEUROPSIKOLOGIS BAGI ORANG TUA SISWA SD INPRES SAILONG Tarmizi Thalib; Sitti Syawaliyah Gismin; Trisnawaty Trisnawaty; Muhammad Amirullah; Abdi Surya Negara; Nur Alisyah Nurdin
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.39349

Abstract

Psikoedukasi ini bertujuan untuk membantu orang tua siswa dalam meningkatkan keterampilan preventif gangguan kognitif neuropsikologis. Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk penyuluhan dan dihadiri oleh 32 peserta. Evalusi kegiatan dilakukan pada dua hal, yakni efektivitas psikoedukasi dan kualitasnya berdasarkan kepuasan peserta, kualitas materi dan bahan ajar serta penyampaian pemateri. Data hasil evaluasi dianalisis secara deskriptif dan inferensial dengan menggunakan teknik paired sample t-test. Hasil psikoedukasi ini menunjukkan efektivitas program dilihat dari sebelum dan setelah diberikannya perlakuan dengan nilai sig. = 0,004 (p < 0,05). Adapun respon peserta dalam psikoedukasi ini menunjukkan respon positif, baik dilihat kepuasan terhadap pemateri, materi dan bahan ajar serta pelaksana. Berdasarkan hasil tersebut, diharapkan program dapat berjalan secara berkelanjutan pada orang tua, guru dan anak.
Improving Assertive Communication Through Role-Playing Based Group Guidance for Students Who Are Victims of Verbal Bullying Sri Wulandari; Abdullah Pandang; Muhammad Amirullah; Abid Raisardhi Abdullah
ProGCouns: Journal of Professionals in Guidance and Counseling Vol. 7 No. 1 (2026): Progcouns: Journal of Professionals in Guidance and Counseling
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/progcouns.v7i1.97857

Abstract

erbal bullying in Indonesian schools has been shown to negatively affect students' psychological well-being and foster passive communication patterns among victims. This study aims to examine the effect of group guidance utilizing role-playing techniques on improving assertive communication among students who are victims of verbal bullying. A quasi-experimental pretest-posttest nonequivalent control group design was employed, involving 14 eighth-grade students equally divided into an experimental group and a control group. Results of the Paired Samples T-Test demonstrated that group guidance utilizing role-playing techniques significantly improved assertive communication among students who were victims of verbal bullying (t = -11.762; p < 0.05), with the experimental group showing a 38.53% increase in mean scores compared to the control group, which showed no meaningful change. This study provides empirical evidence that role-playing-based group guidance is an effective and practical intervention strategy for school counselors in supporting verbal bullying victims in communicating assertively, and recommends future research to expand the sample size and explore its integration with other counseling approaches.
Subjective Well-Being Profile of University Students and Its Influencing Factors Luna Nuranis Zakiah; Maya Masyita Suherman; Tb. Moh. Irma Ari Irawan; Rina Marlina; Muhammad Amirullah
International Journal of Counseling and Psychotherapy Vol. 3 No. 1 (2026): International Journal of Counseling and Psychotherapy, 3(1), 2026
Publisher : Academia Edu Cendekia Indonesia (AEDUCIA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64420/ijcp.v3i1.506

Abstract

Background: Subjective well-being is an important indicator of psychological health and life satisfaction among university students. Understanding students’ well-being is essential because academic demands, social adjustment, and developmental transitions during university life can significantly affect their psychological condition. Objective: This study aims to examine the profile of subjective well-being among university students and to identify the factors influencing it. Method: A quantitative survey design was employed, involving undergraduate students from several academic programs. Data were collected using a structured questionnaire that measured dimensions of subjective well-being, including life satisfaction, positive and negative affect, along with several potential influencing factors, such as academic stress, social support, and personal motivation. Descriptive statistics were used to describe the profile of students’ subjective well-being, while inferential analysis was applied to determine the factors associated with variations in well-being levels. Results: Students demonstrate varying levels of subjective well-being across different dimensions, with several factors showing significant relationships with overall well-being. Conclusion: These findings highlight the importance of academic and psychosocial environments in supporting students’ psychological health. Contribution: The study contributes to a better understanding of university students’ well-being. It provides educators and institutions with insights to develop strategies that enhance students’ psychological well-being and overall quality of life.
Analisis Faktor Yang Melatarbelakangi Kecemasan Karier (Studi Kasus Siswa SMA Islam Athirah 1 Makassar) Andini Resky Mulyani; Abdullah Sinring; Muhammad Amirullah
Nusantara of Research : Jurnal Hasil-hasil Penelitian Universitas Nusantara PGRI Kediri Vol 13 No 1 (2026)
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/nor.v13i1.28213

Abstract

Masa transisi menuju pendidikan tinggi seringkali memicu fenomena career anxiety  yang menghambat pengambilan keputusan karier siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor melatarbelakangi kecemasan karier pada seorang siswa berinisial AT kelas XII di SMA Islam Athirah 1 Makassar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus instrumental. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi dengan teknik triangulasi sumber melibatkan guru BK, wali kelas, serta orang tua. Analisis data mencakup reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Temuan menunjukkan bahwa kecemasan karier dipicu oleh interaksi antara faktor internal  berupa distorsi kognitif dan rendahnya efikasi diri, serta faktor eksternal didominasi oleh tekanan ekspektasi orang tua yang tidak selaras dengan minat pribadi serta pengaruh lingungan sosial. Penelitian ini menegaskan bahwa kecemasan karier bukan sekedar masalah keraguan pribadi, melainkan hasil dari tekanan sosial. Kontribusi ilmiah penelitian ini terletak pada identifikasi pola distorsi kognitif pada siswa AT, yang dapat menjadi landasan bagi guru BK untuk merancang intervensi bimbingan karier berbasis kognitif yang lebih adaptif dan berkelanjutan.