Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Aplikasi Reaktor Biogas Sebagai Sumber Alternatif Bahan Bakar Sebagai Upaya Pemanfaatan Limbah Ternak di Desa Pulosari, Pengalengan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat Abdur Rohman Harits Martawireja; Yuliadi Erdani; Adhitya Sumardi Sunarya; Wahyu Adi Chandra; Nur Jamiludin; Hendy Rudiansyah; Nia Nuryanti Permata; Dede Sujana
DIKEMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 7 No 1 (2023)
Publisher : Politeknik Negeri Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32486/dikemas.v7i1.505

Abstract

Pembuangan kotoran ternak sembarangan harus dikelola dengan baik sehingga tidak menyebabkan pencemaran lingkungan baik air, tanah dan udara (bau). Pengalengan merupakan sentra peternakan sapi yang berada di daerah bandung, Jawa Barat. Terdapat peternakan sapi yang dimiliki oleh warga. Peternakan sapi menghasilkan susu sebagai produk/hasil utama dan menghasilkan limbah sampingan berupa kotoran sapi dan urine. Kotoran sapi sebagian digunakan sebagai pupuk,media budidaya cacing. Dan sebagaian lainnya dibuang di perairan. Belum adanya pemanfaatan kotoran sapi sebagai bahan biogas, sementara pemanfaatan kotoran sebagai bahan biogas merupakan pilihan yang tepat. Dengan reaktor berteknologi sederhana, kotoran ternak dirubah menjadi bahan baku gas untuk komsumsi rumah. Pada kegiatan kuliah kerja nyata ini, dilakukan perancangan, impelementasi dan evaluasi pembuatan reaktor biogas. Hari hasil impelemtasi pembuatan reaktor, proses pengisian dan reaksi bahan baku kotoran selama 7 hari didaptkan pertambahan tekanan gas pada kantong penampungan biogas sampai 0.45 kg/cm2 dan penambahan volume sebesar 0.05 cm3. Dalam waktu 7 hari, gas hasil reaksi sudah dapat diujicoba sebagai bahan bakar gas untuk kompor gas. Dari hasil percobaan, nyala api dapat dihasilkan di kompor gas.
Enhancing Self-Competence: Developing Inclusive Outdoor Learning Media for Children with Special Needs at Sekolah Alam Catur Cendikia Yeni Latipah; Fajrin Mubarokah Parhani; Fitri Hidayah Sundawati; Dede Sujana; Fadhilah Dian Utami
International Journal of Research in Community Services Vol. 7 No. 1 (2026): International Journal of Research in Community Service (IJRCS)
Publisher : Research Collaboration Community (Rescollacom)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46336/ijrcs.v7i1.1140

Abstract

Outdoor learning has potentials to support children’s motor, social, and self-confidence development, including children with special needs. However, its implementation in inclusive schools remains limited due to the lack of safe and adaptive learning media. This community engagement initiative aimed to develop inclusive outdoor learning media in the form of a mini wall climbing facility at Sekolah Alam Catur Cendikia, Bandung Regency. It also sought to enhance teachers’ capacity to utilize the media effectively in learning activities. The implementation was carried out through four stages including preparation, media construction, socialization and trial use, and evaluation, through a participatory approach involving lecturers, community service (KKN) students, teachers, and school stakeholders. Program evaluation was conducted using user satisfaction surveys, media feasibility assessment forms, observations, and interviews. The results indicated that the developed media was perceived as attractive, inclusive, and beneficial in promoting student engagement, more meaningful learning experiences, and social interaction. Although limitations were identified in terms of additional safety equipment, this program still provides a practical reference for inclusive schools in developing outdoor learning media to optimize learning environments and support the contextual implementation of activity-based outdoor learning.