Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

SEJARAH PEMIKIRAN EKONOMI ISLAM IMAM AL MAQRIZI Imron Fathurohman; Zumara Zumara; Hariyono Hariyono; Nour Khalid; Lutfi Maulana
Ad-Deenar: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam Vol 5, No 01 (2021): Ad-Deenar: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (205.643 KB) | DOI: 10.30868/ad.v5i01.1601

Abstract

This study will focus on Al Maqrizi's thoughts on money and inflation using a qualitative method with a literature study approach. Al-Maqrizi is in the second phase in the history of Islamic economics, a phase that is starting to show signs of slowing down innovative intellectual activities in the Islamic world. Meanwhile, Al-Maqrizi is an Islamic economic thinker who conducted a special study on money and inflation. Al-Maqrizi put forward some thoughts about money through a study of the history of the currency used by mankind. For Al-Maqrizi, the currency has a very important role in human life, both before and after the arrival of Islam, currency was used by mankind to determine the prices of various goods and labor costs. In the history and function of money, al-Maqrizi argued about the creation of currency with poor quality. According to him, the creation of currency with poor quality (bad money) will eliminate currency with good quality (good money). Furthermore, in al-Maqrizi's economic thought, he put forward the theory of inflation and he has classified inflation based on its causal factors into two things, namely inflation caused by natural factors and inflation caused by human error
PENERAPAN KONSEP HYBRID CONTRACT DALAM PEMBIAYAAN RAHN DI PEGADAIAN SYARI’AH Lutfi Maulana
Jurnal Ilmu Akuntansi dan Bisnis Syariah (AKSY) Vol 2, No 1 (2020): AKSY : Jurnal Ilmu Akuntansi dan Bisnis Syariah
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/aksy.v2i1.7860

Abstract

Sejalan  dengan  perkembangan  ekonomi  dan  teknologi,  bank  syariah  dituntut  untuk  selalu  berinovasi  supaya  produk-produk  yang  ditawarkan  dapat menarik minat para nasabah, juga dapat bersaing dengan bank konvensional Salah satu pilar penting untuk menciptakan produk keuangan syari’ah dalam memenuhi  tuntutan kebutuhan masyarakat modern adalah pengembangan hybrid conctract (multi akad). Praktik gadai di Pegadaian syariah sering menuai keraguaan mengenai kesyariahan produknya tersebut. Keraguan ini muncul karena adanya pemberlakuan hybrid contract atau multi akad. Begitu juga penggunaan multi akad dan penghitungan biaya sewa penyimpanan (ijarah) yang dilakukan oleh Pegadaian Syariah menimbulkan keraguan mengenai kesyariahan dari akad gadai syariah tersebut. Oleh karenanya penelitian ini mencoba mengkaji lebih mendalam tentang konsep hybrd contract dalam praktik rahn  di pegadaian syariah untuk memperoleh gambaran yang lebih mendalam mengenai konsep hybrid contract dalam akad gadai yang diterapkan oleh Pegadaian Syariah. Analisis data dalam tulisan ini menggunakan pendekatan fiqh juga menggunakan pendekatan substantive normatif dalam pemikiran hukum Islam. Hasil temuan sementara menunjukkan bahwa produk rahn  di pegadaian syari’ah masih dipertanyakan kesyari’ahannya. Jika dikaji lebih mendalam berdasarkan kriteria hybrid contract yang dibolehkan, maka produk ini bisa termasuk ke dalam hybrid contract yang dilarang, karena ia termasuk ke dalam penggabungan jual beli dengan hutang-piutang yang dilarang oleh hadits dan ulama, karena ia menggabungkan dua akad yang bertentangan karakter dan sifatnya. Keywords: Hybrid contract, rahn , ijârah, ardl, pegadaian syari’ah
Developing Entrepreneurship in Islamic Economics at Ipah Pusakajaya Wholesale Store Iah Saniah; Lutfi Maulana; Nurlailiyah Aidatus Sholihah
Journal of Business Improvement Vol 1 No 1 (2024): Edisi I, Februari 2024
Publisher : Institut Agama Islam Al-Fatimah Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This paper aims to explain how to build entrepreneurship in the perspective of Sharia economics at Toko Ipah Grosir Pusakajaya. The method used in this writing is a qualitative research approach. The primary data sources used are from literature studies related to entrepreneurship, and secondary data interview searches of previous articles related to entrepreneurship information. The collection technique is in the form of the results of searching journals for research articles related to entrepreneurship. Data analysis techniques are descriptive. Building an entrepreneurship is an obligation that must be done by someone. The cause of a person's obligation to do entrepreneurship is to be able to help fellow humans in building a low economy. The nature of discipline, honesty, realism, and productivity, is one of the improvements of entrepreneurship in building good character. The purpose of entrepreneurship to be balanced between the world, and the hereafter, is to pay attention to gratitude for the blessings given in a business, provide benefits for fellow humans, and not harm others. That way an entrepreneur can be said to be successful if it can provide benefits both for the world and the hereafter
Analisis dampak Insiden BSI Eror dan Dugaan Hacking Bank Syariah Indonesia (BSI) terhadap kepercayaan dan loyalitas nasabah Bank Syariah Indonesia di Kabupaten Subang Maulana, Lutfi; Fitriana, Nadia
Rayah Al-Islam Vol 7 No 3 (2023): Rayah Al Islam Desember 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa Arab Ar Raayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37274/rais.v7i3.899

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak insiden BSI Error dan Dugaan Hacking terhadap kepercayaan dan loyalitas nasabah Bank Syariah Indonesia (BSI) di Kabupaten Subang. Temuan signifikan dari hasil uji determinan menunjukkan bahwa insiden tersebut memiliki pengaruh yang kuat terhadap tingkat kepercayaan (47,6%) dan loyalitas nasabah (35,6%). Kepercayaan nasabah terpengaruh secara serius oleh insiden, mengindikasikan keprihatinan terhadap keamanan layanan perbankan. Hilangnya kepercayaan dapat berdampak pada persepsi terhadap kredibilitas BSI sebagai lembaga keuangan syariah. Selain itu, insiden juga berperan penting dalam menjaga loyalitas pelanggan. Penurunan kepercayaan dapat menyebabkan penurunan loyalitas, yang berdampak jangka panjang pada hubungan antara nasabah dan lembaga keuangan. Penelitian ini memberikan wawasan mendalam tentang dampak insiden keamanan, menyoroti pentingnya respons proaktif dan strategi pemulihan untuk memulihkan kepercayaan nasabah. Lembaga keuangan perlu mengambil langkah nyata untuk memulihkan kepercayaan nasabah dan menjaga keamanan serta integritas layanan perbankan. This research aims to analyze the impact of BSI error incidents and alleged hacking on the trust and loyalty of Bank Syariah Indonesia (BSI) customers in Subang Regency. Significant findings from the determinant test results show that this incident has a strong influence on the level of trust (47.6%) and customer loyalty (35.6%). Customer confidence was seriously affected by the incident, indicating concerns about the security of banking services. Loss of trust can impact perceptions of BSI's credibility as a sharia financial institution. Apart from that, incidents also play an important role in maintaining customer loyalty. A decline in trust can lead to a decline in loyalty, which has long-term impacts on the relationship between customers and financial institutions. This research provides in-depth insight into the impact of security incidents, highlighting the importance of proactive response and recovery strategies to restore customer trust. Institution.
Implementasi Prinsip-Prinsip Ekonomi Syariah Dalam Kebijakan Pembangunan Berkelanjutan Maulana, Lutfi; Mumtahaen, Ikmal; Nugraha, AA Willy; Ramdhani, Ahmad
Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Ekonomi dan Bisnis
Publisher : LPPM STIE Bisnis Internasional Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56145/jurnalekonomidanbisnis.v4i2.275

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi implementasi prinsip-prinsip ekonomi syariah dalam konteks kebijakan pembangunan berkelanjutan. Kebijakan pembangunan berkelanjutan merupakan kumpulan langkah dan strategi yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan masa kini tanpa mengorbankan kemampuan generasi mendatang dalam memenuhi kebutuhan mereka. Kebijakan ini menekankan keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, perlindungan lingkungan, dan kesejahteraan sosial, dengan tujuan menciptakan pembangunan yang berkelanjutan dan tahan lama untuk semua pihak yang terlibat. Prinsip-prinsip ini, yang mencakup keadilan, keberlanjutan, dan etika, telah menjadi fokus utama dalam upaya mencapai pembangunan yang berkelanjutan di berbagai belahan dunia. Dalam studi ini, metode penelitian yang digunakan adalah analisis konten, yang mengarahkan perhatian pada dokumen kebijakan, literatur akademis, dan pandangan para ahli di bidang ekonomi syariah dan pembangunan berkelanjutan. Hasil analisis menegaskan bahwa penerapan prinsip-prinsip ekonomi syariah dalam kebijakan pembangunan berkelanjutan memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, keadilan sosial, dan pelestarian lingkungan. Studi ini menghasilkan temuan yang berpotensi menjadi landasan bagi pembuat kebijakan, akademisi, dan praktisi untuk merancang strategi yang lebih efektif dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan yang didasarkan pada prinsip-prinsip ekonomi syariah.