Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PERBANDINGAN TOKSISITAS ANTARA EKSTRAK ETANOL DAUN KERSEN (Muntingia calabura) DAN DAUN KAPAS (Gossypium hirsutum) TERHADAP LARVA UDANG (Artemia Salina Leach) DENGAN METODE BSLT (Brine Shrimp Lethality Test) Mega Pratiwi Irawan; Alfin Surya
Klinikal Sains : Jurnal Analis Kesehatan Vol. 11 No. 1 (2023): Juni
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/klinikal_sains.v11i1.3331

Abstract

Gossypium hirsutum cotton is a member of the Malvaceae family, and its seeds and leaves have been widely used for health care. G. hirsutum cotton has secondary metabolites in the form of flavonoids, tannins, saponins and steroids that can provide pharmacological effects. This study aims to determine the comparison of the toxicity between the ethanol extract of cherry leaves (Muntingia calabura) and cotton leaves (Gossypium hirsutum) using the BSLT (Brine Shrimp Lethality Test) method. The extract was made by maceration method using 96% ethanol as solvent. This toxicity test was carried out using 48 hours old Artemia salina L. shrimp larvae. The results of this study were analyzed using a probit table with the LC50 value of the ethanolic extract of cherry leaves, which was 100 ppm, while the LC50 value of the ethanolic extract of cotton leaves was 158 ppm. This indicates that the extract is highly toxic to the mortality test of Artemia salina L. larvae
UJI EFEKTIVITAS EKSTRAK ETANOL DAUN KACAPIRING (Gardenia augsta) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Pseudomonas aeruginosa Alfin Surya; Rezky Jayusman; Dina Fitriyah
Jurnal Zarah Vol. 10 No. 1 (2022): April, 2022
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/zarah.v10i1.4217

Abstract

Kacapiring (Gardenia augusta) disebut tanaman multiguna karna setiap bagian tanaman memiliki fungsi sebagai tanaman obat. Identifikasi fitokimia daun kacapiring menunjukkan bahwa daun kacapiring mengandung flavonoid, saponin, dan tanin yang dapat membunuh atau menghambat pertumbuhan bakteri. Bakteri infeksi saluran Kemih dan Sepsi pneumonia adalah Pseudomonas aeruginosa. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas ekstrak etanol daun kacapiring (Gardenia augusta) terhadap pertumbuhan bakteri P.aeruginosa. Penelitian ini menggunakan penelitian eksperimental laboratory. Pembuatan ekstrak dilakukan menggunakan metode maserasi dengan kosentrasi ekstrak 2,5%, 5%, 10%, dan 20%. Kontrol positif yang digunakan yaitu Kloramfenikol dan menggunakan etanol 96% sebagai kontrol negatif. Daya hambat daun kacapiring terhadap bakteri P.aeruginosa di uji dengan metode Kirby-bauer. Berdasarkan hasil penelitian uji daya hambat ekstrak etanol daun kacapiring terhadap bakteri P.aeruginosa pada konsentrasi 2,5%, 5%, 10%, dan 20% berturut-turut yaitu sebesar 6 mm, 6 mm, 6 mm, dan 8 mm. Kesimpulan ekstrak etanol daun kacapiring (Gardenia augusta) memiliki efektivitas antibakteri terhadap P.aeruginosa pada konsentrasi 2,5%, 5%, 10 % dan 20% masuk kedalam kategori Resisten menurut CLSI (Clinical and Laboratory Standards Institute). Pada kosentrasi 20 % kekuatan daya hambat masuk kategori sedang.