Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH EKSTRAK ETANOL DAUN KEMANGI (Ocimum Basilium) SEBAGAI INSEKTISIDA TERHADAP NYAMUK DENGAN METODE ELEKTRIK Marliza, Hesti; Fenida, Rizka
Sistem Informasi Vol 9 No 2 (2019): Jurnal Photon
Publisher : Fakultas MIPA dan Kesehatan Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (76.134 KB)

Abstract

Kandungan aktif yang terdapat dalam  kemangi diperkiraan dapat digunakan sebagai insektisida alternative beberapa senyawa yang ada dalam kemangi adalah eugenol  dalam eugenol sendiri terdapat senyawa saponin dan flavonoid. Saponin dapat merusak kutikula nyamuk dan mengganggu sistim pernafasan pada nyamuk, sedangkan flavonoid menyebabkan permeabilitas rongga badan pada nyamuk menjadi rusak.. Metode penelitian eksperimental dengan pendekatan post test-only control group design  perlakuan dengan memberikan ekstrak etanol daun kemangi dengan konsentrasi 100 %, 80 %, 60 %, 40 % dan 20 % terhadap nyamuk secara random dan diberi perlakuan serta ada pengontrolnya kemudian dibandingkan untuk menentukan keefektifan treatment. Dari penelitian yang telah dilakukan didapatkan hasil konsentrasi 100 % menunjukkan pengaruh insektisida paling besar dengan kematian 100 % selama 24 jam. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol daun kemangi member pengaruh sebagai insektisida terhadap nyamuk dengan metode elektrik.
IDENTIFIKASI ZAT KLORIN (Cl) DALAM BERAS PUTIH (Oryza sativa) YANG BEREDAR DI KOTA BATAM Sammulia, Suci Fitriani; Marliza, Hesti; Siahaan, Anggel Erggita
Jurnal Sains dan Teknologi Pangan Vol 5, No 3 (2020): Jurnal Sains dan Teknologi Pangan
Publisher : JURUSAN ILMU DAN TEKNOLOGI PANGAN, UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (561.653 KB) | DOI: 10.33772/jstp.v5i3.13105

Abstract

ABSTRACTRice is a staple food that is spread in almost 16 densely populated countries or more than half of the world's population. Food safety is one of the issues that need attention, especially in developing countries such as Indonesia. The lack of food quality and safety knowledge in food producers and distributors make them using unsuitable chemicals in food ingredients. In rice production, sometimes chlorine is used in the milling process for bleaching and surface glossing, even though it has the potential to damage the intestine, stomach, and other digestive organs as well as trigger liver and kidney cancer. The purpose of this study was to identify chlorine levels in rice circulating in Batam City. Twenty rice samples were taken from Batam City Market, namely Jodoh Market. These samples were taken by purposive sampling. Chlorine was tested by the color reaction method. Qualitative test results show 20 negative chlorine samples that did not change the color to blue. Based on the obtained results, the samples were not continued to the quantitative test. Therefore, it can be concluded that the rice circulating in Batam City is safe for consumption.Keywords: Chlorine, Rice, Color Reaction, Traditional MarketsABSTRAKBeras merupakan makanan pokok yang tersebar hampir di 16 negara padat penduduk atau lebih dari separuh penduduk dunia. Keamanan makanan merupakan salah satu masalah yang harus mendapatkan perhatian terutama di negara berkembang seperti Indonesia. Masih rendahnya pengetahuan, keterampilan serta tanggung jawab daripada produsen dan distributor pangan terhadap mutu serta keamanan makanan menyebabkan penyalah gunaan zat kimia untuk makanan. Penggunaan klorin dalam produksi beras melalui penggilingan memungkinkan dilakukan untuk tujuan pemutihan dan pengilapan permukaan. Penggunaan klorin pada bahan pangan seperti beras tidak boleh digunakan karena berpotensi mengganggu dan merusak usus, lambung dan organ pencernaan lainnya termasuk berpotensi memicu kanker hati dan ginjal. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengidentifikasi kadar klorin dalam beras yang beredar di Kota Batam. Sampel beras berjumlah dua puluh sampel yang diambil dari Pasar Kota Batam yaitu Pasar Jodoh, pengambilan sampel ini dilakukan secara purposive sampling. Klorin diuji dengan metode reaksi warna. Hasil uji kualitatif menunjukkan 20 sampel negatif klorin, karena sampel tidak menunjukkan perubahan warna yaitu biru, berdasarkan hasil yang diperoleh maka sampel tidak dilanjutkan ke uji kuantitatif. Berdasarkan hasil tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa beras yang beredar di Kota Batam aman di konsumsi.Kata kunci: Klorin, Beras, Reaksi Warna, Pasar Tradisional
Edukasi Bahaya Plastik Bagi Kesehatan Hesti Marliza; T. Eltrikanawati; Arini Larasuci
Jurnal Pustaka Mitra (Pusat Akses Kajian Mengabdi Terhadap Masyarakat) Vol 1 No 1 (2021): Jurnal Pustaka Mitra (Pusat Akses Kajian Mengabdi Terhadap Masyarakat)
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (347.914 KB)

Abstract

Penggunaan plastik dalam kehidupan sehari-hari merupakan produk yang dikemas dalam berbagai bentuk dan fungsi serta pada umumnya digunakan oleh masyarakat. Penggunaan berbagai jenis plastik secara berlebihan dapat berdampak negatif bagi kesehatan. Penggunaan berbagai produk berbahan plastik dapat menimbulkan penyakit berbahaya seperti kanker, gangguan kehamilan, dan kerusakan jaringan tubuh lainnya. Proses edukasi masyarakat yang harus dilakukan untuk menambah pengetahuan tentang bahaya penggunaan plastik bagi kesehatan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan diseminasi temuan ilmiah terkait bahaya penggunaan plastik serta berdampak pada kesehatan sekaligus menambah pengetahuan masyarakat tentang bahaya penggunaan plastik bagi kesehatan. Metode yang digunakan pada pengabdian masyarakat ini melalui beberapa tahapan yaitu pertama meninjau lokasi pemuka masyarakat di kelurahan Belian, daerah Botania. Tahap kedua adalah melakukan koordinasi kerjasama terkait pelaksanaan program kegiatan dengan pimpinan dan penanggung jawab kegiatan di Puskesmas Botania, Batam. Tahap ketiga adalah persiapan kegiatan. Tahap keempat adalah tahap implementasi dan tahap kelima yaitu evaluasi kegiatan. Kegiatan dilaksanakan di Puskesmas Botania, Batam. Dampak program dinilai menggunakan kuesioner pra dan pasca intervensi. Analisis respon pra-intervensi menunjukkan bahwa mayoritas peserta tidak mengetahui klasifikasi plastik dan bahayanya penggunaan plastik bagi kesehatan. Analisis pasca-intervensi menunjukkan terjadinya perubahan respon pengetahuan peserta. Disimpulkan bahwa program edukasi ini secara efektif memodifikasi sikap dan pengetahuan peserta mengenai klasifikasi plastik dan bahaya penggunaan plastik bagi kesehatan. Masyarakat sudah mengenal plastik yang mudah dibeli dengan harga terjangkau. Mereka akan mengganti wadah makanan dan minum yang biasanya digunakan sehari-hari dengan kode klasifikasi plastik yang dianjurkan, sehingga masyarakat dapat meminimalisir paparan bahan berbahaya pada plastik.
Analisis Kualitatif Sakarin dan Silamat pada Es Doger di Kota Batam Hesti Marliza; Delladari Mayefis; Raihani Islamiati
JURNAL FARMASI DAN ILMU KEFARMASIAN INDONESIA Vol. 6 No. 2 (2019): JURNAL FARMASI DAN ILMU KEFARMASIAN INDONESIA
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jfiki.v6i22019.81-84

Abstract

Pendahuluan: Pemanis sintetis merupakan suatu zat/bahan yang digunakan untuk menimbulkan rasa manis dengan jumlah kalori yang lebih rendah daripada gula pasir. Salah satu pemanis buatan yang sering digunakan adalah sakarin dan siklamat. Konsumsi sakarin dan siklamat dalam dosis tinggi dapat menyebabkan kanker, dan penyakit lainnya seperti tumor paru, hati, limfa, migraine dan sakit kepala. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan sakarin dan siklamat pada es doger yang dijual di beberapa lokasi di Kota Batam. Metode: Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan metode pengambilan sampel yang kebetulan ada atau tersedia saat itu sebanyak 12 sampel dari 12 pedagang es doger. Identifikasi sampel dilakukan secara kualitatif dengan uji pengendapan dan uji reaksi warna. Hasil: Hasil uji menunjukkan bahwa sebanyak 12 sampel dari 12 pedagang di beberapa lokasi di  Kota Batam tidak mengandung sakarin dan siklamat. Kesimpulan: Es doger yang dijual di Kota Batam tidak mengandung pemanis buatan.
Pengaruh Ekstrak Etanol Daun Kemangi (Ocimum basilium) Sebagai Insektisida Terhadap Nyamuk Dengan Metode Elektrik Hesti Marliza; Rizka Fenida
Sistem Informasi Vol 9 No 2 (2019): Jurnal Photon
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jp.v9i2.1301

Abstract

Kandungan aktif yang terdapat dalam kemangi diperkiraan dapat digunakan sebagai insektisida alternative beberapa senyawa yang ada dalam kemangi adalah eugenol dalam eugenol sendiri terdapat senyawa saponin dan flavonoid. Saponin dapat merusak kutikula nyamuk dan mengganggu sistim pernafasan pada nyamuk, sedangkan flavonoid menyebabkan permeabilitas rongga badan pada nyamuk menjadi rusak.. Metode penelitian eksperimental dengan pendekatan post test-only control group design perlakuan dengan memberikan ekstrak etanol daun kemangi dengan konsentrasi 100 %, 80 %, 60 %, 40 % dan 20 % terhadap nyamuk secara random dan diberi perlakuan serta ada pengontrolnya kemudian dibandingkan untuk menentukan keefektifan treatment. Dari penelitian yang telah dilakukan didapatkan hasil konsentrasi 100 % menunjukkan pengaruh insektisida paling besar dengan kematian 100 % selama 24 jam. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol daun kemangi member pengaruh sebagai insektisida terhadap nyamuk dengan metode elektrik.
Analisis Kualitatif Formalin pada Ikan Asin di Pasar Jodoh Kota Batam Hesti Marliza; Suhaera Suhaera; Trinur Atika Saputri
PHARMACY: Jurnal Farmasi Indonesia (Pharmaceutical Journal of Indonesia) Jurnal Pharmacy, Vol. 16 No. 02 Desember 2019
Publisher : Pharmacy Faculty, Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (909.177 KB) | DOI: 10.30595/pharmacy.v16i2.5692

Abstract

Ikan asin merupakan produksi bahan ikan segar yang ditambahkan garam sekitar 15-20%. Cara tradisional ini memiliki kekurangan seperti terkendala saat musim penghujan sehingga proses penjemuran ikan asin menjadi tidak sempurna yang mengakibatkan ikan asin cepat mengalami kerusakan, karena itu banyak pedagang ikan asin menggunakan bahan kimia berbahaya seperti formalin untuk mengawetkan ikan asin agar bertahan lama dan tidak membusuk. Penelitian ini bertujuan untuk mendeteksi adanya kandungan formalin pada ikan asin yang dijual di Pasar Jodoh, Kota Batam. Metode yang digunakan adalah analisis kualitatif. Hasil dari pengujian 18 sampel ikan asin yang diambil dari Pasar Jodoh, Kota Batam, negatif mengandung formalin.
Aplikasi Video Edukasi “Dispepsia“ melalui Media Sosial Hesti Marliza; Sri Hainil; Delladari Mayefis; Suci Fitriani Sammulia
J.Abdimas: Community Health Vol 3 No 1 (2022): J.Abdimas: Community Health - Mei 2022
Publisher : LPPM STIKES Guna Bangsa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30590/jach.v3n1.414

Abstract

Dyspepsia is not a life-threatening case but the symptoms of the disease occur for a long time. Dyspepsia has a strong impact on health-related quality of life because the natural course of dyspepsia is chronic and often recurs, and the administration of therapy is less effective in controlling symptoms. Symptoms of dyspepsia can interfere with daily activities, and result in a significant impact on quality of life and increased medical costs. Providing education is used as an alternative so that people can understand the type of gastric disease they are suffering from. But in fact, the education provided can be a source of medication errors, due to a lack of public knowledge about dyspepsia. Providing appropriate information can protect the public from the dangers of dyspepsia, therefore providing education about dyspepsia through social media is considered the most effective way, especially during the current pandemic. The purpose of this activity is to educate the public about dyspepsia. The method used in this activity is to use educational videos that are distributed through social media. The results of this activity are responses from the general public who are active on social media who watch educational videos that have been distributed, almost all of the responses given are in the form of comments saying that this educational video is very useful. The conclusion of this activity is that the use of social media is considered capable of providing education to the public regarding dyspepsia.
Analisis Kadar Kafein Pada Minuman Kopi Import Yang Beredar Dikota Batam dengan Menggunakan Metode Spektrofotometri UV : Analisis Kadar Kafein Pada Minuman Kopi Import Yang Beredar Dikota Batam dengan Menggunakan Metode Spektrofotometri UV Yuliyana Yuliyana; Hesti Marliza; Mawardi Badar; Yunisa Friscia Yusri
Ahmar Metastasis Health Journal Vol. 1 No. 3 (2021): Ahmar Metastasis Health Journal
Publisher : Yayasan Ahmad Mansyur Nasirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (275.59 KB) | DOI: 10.53770/amhj.v1i3.62

Abstract

Introduction: Coffee is one of the delicious drinks that many people like. Coffee (Coffeasp) contains chemical compounds, one of which is caffeine. If consumed in excess, caffeine negatively affects the human body, such as nervousness, tremors, insomnia, hypertension, and seizures. UV spectrophotometry. Analysis of caffeine content of imported coffee was qualitatively used parry reagent, and analysis of caffeine content of imported coffee was quantitatively determined using UV spectrophotometry at a wavelength of 273.05 nm. Based on the qualitative test conducted, seven samples of imported coffee were positive for caffeine. In sample A, 43.15 mg caffeine content, sample B 95.1 mg caffeine content, sample C 49.3 mg caffeine content, sample D 106.05 mg caffeine content, sample E 45.81 mg caffeine content, sample F 57, 2 mg caffeine content, sample G 22 mg caffeine content. Based on the research that has been done, three samples of imported coffee do not meet the SNI standard, namely 50 mg/serving and four samples of coffee that meet the SNI standard. Pendahuluan: Kopi merupakan salah satu minuman lezat yang banyak digemari oleh masyarakat. Kopi (Coffea sp) memiliki kandungan senyawa kimia salah satunya yaitu kafein. Kafein memiliki efek negative pada tubuh manusia jika dikonsumsi secara berlebihan seperti, gugup, tremor, insomnia, hipertensi dan kejang. Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui berapa kadar kafein pada kopi Import yang beredar dikota Batam dan apakah sudah memenuhi standar SNI dengan menggunakan metode spektrofotometri UV. Analisis kadar kafein kopi import secara kualitatif menggunakan reagen parry dan analisis kadar kafein kopi import secara kuantitatif ditentukan menggunakan spektrofotometri UV pada panjang gelombang 273,05 nm. Berdasarkan uji kualitatif yang dilakukan tujuh sampel kopi import positif mengandung kafein. Pada sampel A 43,15 mg kadar kafein, sampel B 95,1 mg kadar kafein, sampel C 49,3 mg kadar kafein, sampel D 106,05 mg kadar kafein, sampel E 45,81 mg kadar kafein, sampel F 57,2 mg kadar kafein, sampel G 22 mg kadar kafein. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan disimpulkan terdapat tiga sampel kopi import yang tidak memenuhi standar SNI yaitu<50 mg/sajian yaitu sampel B, D, F dan empat sampel kopi yang memenuhi standar SNI yaitu sampel A, C, E dan G.
The BATANG KEMUMU (Colacasia gigantea cv) SEBAGAI BAHAN BAKU OBAT ALAMI ANTIBAKTERI DAN ANTIKANKER Hesti Marliza; Trie Yuni Elfasyari Elfasyari; Faziyana; Sarina Sembiring Milala
JURNAL KATALISATOR Vol. 6 No. 1 (2021): jurnal Katalisator Volume 6 No 1, 2021
Publisher : LLDIKTI X Sumbar, Riau, Jambi, Kepri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (808.831 KB) | DOI: 10.62769/katalisator.v6i1.197

Abstract

Kemumu (Colocasia gigantea cv) is a type of taro whose stems and leaves are edible. Kemumu belongs to the type of taro whose properties and phytochemical content, in particular, have not been widely reported. This study aims to determine the phytochemical content of kemumu stem as well as antibacterial bioactivity test and cytotoxic test (anticancer initial test) which can be used as raw materials for natural medicine. The stem is extracted using three types of solvents with different levels of polarity, n-Hexane, Ethyl acetate, and Ethanol. Antibacterial activity test uses agar diffusion method with some 20%, 40%, and 60% concentrations. Cytotoxic activity was tested by the Brine Shrimps Lethality Test (BSLT) method. Phytochemical test results are known that the kemumu extract contains secondary metabolites such as flavonoids, alkaloids, tannins, terpenoids, and steroids. The ethyl acetate extract contains flavonoids, tannins, terpenoids, and steroids. Antibacterial activity was found in ethyl acetate extract with a concentration of 40% with an inhibition zone of 17.5 mm. The highest LC50 value was also in the ethyl acetate extract of kemumu, which was 7.14 ppm. This value indicates a high level of toxicity so that ethyl acetate extract of kemumu acts as an antibacterial and anticancer.
The AKTIVITAS ANTIDIABETES EKSTRAK KULIT JERING (PITHECELLOBIUM JIRINGA) DENGAN FRAKSI PELARUT METANOL Alfin Surya; Dimas Prada Sumitra; Hesti Marliza; Zaiyar Zaiyar
JURNAL KATALISATOR Vol. 6 No. 1 (2021): jurnal Katalisator Volume 6 No 1, 2021
Publisher : LLDIKTI X Sumbar, Riau, Jambi, Kepri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1350.877 KB) | DOI: 10.62769/katalisator.v6i1.265

Abstract

ABSTRACT Jering skin is a solid waste that can cause problems if not treated seriously because it pollutes the environment. Based on previous research, the potential possessed by jering skin is very high because it contains flavonoids and polyphenols which are antiseptic, and antioxidant, also has a very toxic toxicity value for shrimp artemia salina, this has the potential as an anticancer. Therefore, this study aims to continue testing other activities, namely by conducting antidiabetic activity tests using the methanol solvent fraction. The method used is to use a Microplate reader or platec reader at a wavelength of 410 nm to determine absorbance, so that with data analysis the Inhibitor Concentration value of 50% (IC50) of sample extracts is inhibited by the α-glucosidase enzyme in hydrolyzing the p-nitrophenyl substrate. -α-D-glucopyranoside (p-NPG) to form glucose. The results of the study obtained an IC50 value of 387,6091 µg/mL. When compared with IC50 values ​​for positive root as a positive control of 0.8135 μg / mL, it is still weak because the root is a pure composition while the Methanol Faction still contains Rough extract still in the fractionation but the dry skin Methanol fraction can be needed as a source to be used as a substitute for further as a joint exploration of antidiabetic in jering skin. Keywords: Jering, Methanol, Antidiabeti, IC50. ABSTRAK Kulit jering merupakan limbah padat yang dapat menimbulkan masalah bila tidak ditangani dengan serius karena mencemari lingkungan. Berdasarkan penelitian sebelumnya, potensi yang dimiliki oleh kulit jering tersebut sangat tinggi karena mengandung senyawa flavonoid dan polifenol yang bersifat antiseptik, dan antioksidan, juga memiliki nilai Toksisitas yang sangat toksit terhadap udang artemia salina hal ini berpotensi sebagai antikanker. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk melanjutkan uji aktivitas lainnya yaitu dengan melakukan uji aktivitas Antidiabetes mengunakan fraksi pelarut metanol. Adapun metode yang digunakan adalah dengan mengunakan Microplate reader atau platec reader pada panjang gelombang 410 nm untuk menentukan absorbansi, sehingga dengan analisis data diperoleh nilai Inhibitor Concentration 50% (IC50) dari ekstrak sampel dalam menghambat kerja enzim α-glukosidase dalam menghidrolisis substrat p-nitrofenil-α-D-glukopiranosida (p-NPG) untuk membentuk glukosa. Hasil dari penelitian diperoleh nilai IC50 adalah sebesar 387,6091 µg/mL. Jika dibandingkan dengan nilai IC50 untuk akarbose sebagai kontrol posistif sebesar 0,8135 µg/mL, memang masih lemah karena akarbose merupakan senyawa murni sedangkan Fraksi Metanol masih berupa ekstrak Kasar walaupun sudah di fraksinasi namun fraksi Metanol kulit jering dapat dikatakan memiliki potensi untuk dilakukan isolasi lebih lanjut sebagai eksplorasi senyawa aktif antidiabetes dalam kulit jering. Kata Kunci : Jering; Metanol; Antidiabetes; IC50.
Co-Authors Adella Adella Alfin Surya Alfin Surya Alfin Surya alfin_surya Alvira Rahma Fissilmi Amelia, Ayu Andre Ajis Saputra Anggi Wulandari Aprilya Sri Rachmayanti Apriyani Efendi Arie Vonikartika Arie Vonikartika Arini, Larasuci Cindy Octavia Delladari Mayefis Delladari Mayefis Delladari Mayefis Delladari Mayefis Delladari Mayefis Desy Maniarti Gusmali Diani Mega Sari Didi Yunaspi Dimas Prada Sumitra Dita Oktaviani Elfasyari, Trie Yuni Eliya Mursyida Fadillah, Ainun Faziyana Fenida, Rizka Fitri Harlina Sagala Fitri Nadira Fitri Ramadhani Ghiffari, Habibie Deswilyaz Gusmali, Desy Maniarti Hafizah Hafizah Haqqelni Nur Rosyidah Hasan, Nahrul Hayat, Nahrul Henny Rachdianti Tjahjono Suyarto Henny Rachdianti Tjahjono Suyarto Henny Rachdiati Maharani, Refina Maria Yunivista Mawardi Badar Mawardi Badar Mayefis, Delladari Meilanda, Rastria Muhammad Fadhil Nahrul Hayat Nanda Siska Nanda Siska Nurlia Oktavianty Nurlia Oktavianty Nurliyasman Nurliyasman Nurliyasman Nurliyasman Nurwijayanti Pratiwi Oktavia Pratiwi, Reri Qoirina Raihani Islamiati Rastria Meilanda Rastria Meilanda Reny Haryani RENY HARYANI Rizka Fenida Rury Trisa Utami Rury Trisa Utami Sammulia, Suci Fitriani Sarina Sembiring Milala Siahaan, Anggel Erggita Siska, Dedi Sri Hainil Sri Hainil Sri Hainil Sri Hainil Sri Hainil, Sri Sri Rahayu Melpa Sari Sri Rahayu Melpa Sari Suci Fitriani Sammulia Suci Fitriani Sammulia Suci Fitriani Sammulia Suhaera Suhaera Suhaera Suhaera Suhaera Suhaera T. Eltrikanawati Trinur Atika Saputri Utami, Rury Trisa Utamii, Rury Trisa Veranica Lestari Yelmiza Yoan De Nanda Herru Yufiradani, Yufiradani Yuliyana Yuliyana Yunisa Friscia Yusri Yunisa Friscia Yusri Zaiyar Zaiyar zaiyar Zaiyar, Zaiyar