Mayasari, Diana
Pendidikan Bahasa Indonesia, STKIP PGRI Jombang

Published : 27 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Journal of Education Research

Jargon Santri Asrama Ibnu Sina Pondok Pesantren Darul Ulum Peterongan Jombang Ardhana, Nanda Rizki; Mayasari, Diana
Journal of Education Research Vol. 2 No. 2 (2021)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v2i2.48

Abstract

Munculnya variasi bahasa dalam masyarakat berupa jargon merupakan fenomena sosiolinguistik. Santri asrama Ibnu Sina pondok pesantren Darul Ulum Peterongan Jombang memiliki jargon yang unik mengenai kehidupan pondok pesantren yang hanya dipahami oleh anggota komunitas tersebut. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan wujud jargon, mendeskripsikan fungsi jargon dan mendeskripsikan factor penggunaan jargon dalam interaksi santri di dalam pondok pesantren. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Sampel penelitian dipilih menggunakan teknik purposive sampling dengan mengutamakan senior yang menguasai jargon tentang kehidupan dalam pondok pesantren. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, pengamatan, transkrip. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis induktif dengan  klasifikasi data dengan metode padan dan agih, reduksi, membatasi lingkup teori, menarik simpulan. Keabsahan data dilakukan dengan teknik trianggulasi, pemeriksaan teman sejawat, ekspert jugdmen. Hasil penelitian ditemukan wujud jargon sebagai bentuk kata serapan yang berasal dari Bahasa Arab dan Bahasa Jawa serta Bahasa Indonesia. Fungsi dari jargon tersebut adalah sebagai identitas sosial dan untuk memudahkan komunikasi dalam menyampaikan sebuah kosata agar tidak terjadi kesulitan dalam menyampaikan sebuah kosakata. Sedangkan factor yang mempengaruhi penggunaan jargon tersebut adalah bahwa komunitas santri memiliki prestise, image dan citra yang lebih baik ketika menguasai berbagai kosakata para santri tersebut
Marginalisasi Gender dalam Berita Online Kasus Pelecehan Seksual Terhadap Mahasiswi Aini, Silvina Nur; Mayasari, Diana
Journal of Education Research Vol. 3 No. 4 (2022)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v3i4.123

Abstract

Sistem patriarki sebuah sistem sosial yang menempatkan posisi laki-laki lebih tinggi kedudukannya hal ini memicu munculnya marginalisasi gender dimana perempuan dirugikan. Sara Mills tokoh AWK yang merujuk pada bagaimana seorang wanita ditampilkan dalam teks berita, seperti kasus pelecehan seksual terhadap mahasiswi di kota Riau yang dimuat detik.com, kompas.com dan tribunnews.com bulan November dua ribu dua puluh satu. Tujuan penelitian Mendeskipsikan marginalisasi unsur posisi subjek-objek dalam berita online, Mendeskipsikan marginalisasi unsur posisi penulis dan pembaca dalam berita online. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan dengan teknik dokumentasi, pembacaan data, pemberian tanda, pengkodean data. Analisis data menggunakan tabulasi, deskripsi data, analisis data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini ditemukan adanya marginalisasi perempuan posisi subjek-objek berupa kekerasan seksual violence dipegang bagian tubuh, steoretype, merasa ketakutan yang mengakibatkan gangguan psikologis. Posisi penulis dan pembaca secara langsung penggunaan kata saya menempatkan pembaca turut mengalami kejadian pada diri korban, tidak langsung menggunakan mediasi memahami karakter korban yang mengalami gangguan kondisi psikis trauma dan ketakutan.
Performansi Ideologi dalam Teks Asma’ Artho Mayasari, Diana; Rahmawati, Nur Laili
Journal of Education Research Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v4i2.256

Abstract

Asma Artho merupakan bagian dari tradisi lisan yang masih mengakar kuat di pondok pesantren Fathul Ulum Kwagen Kediri. Penyalahgunaan ideologi terhadap pemaknaan tradisi tersebut berlangsung hingga saat ini. Masyarakat memahami Asma Arta sebagai sesuatu yang negatif, pesugihan, perdukungan, dan hal-hal ghaib. Penelitian ini bertujuan menemukan performansi ideologi dalam teks yang digunakan dalam AA. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan etnografi. Sumber data berupa fase-fase AA yang terwujud dalam fase AA tim Sembilan, fase tim dua belas, fase tim empat puluh dan fase Kyai Hannan, data adalah teks pada Tradisi AA. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara mendalam, dokumentasi, dan transkripsi data. Teknik analisis menggunakan reduksi, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian ditemukan bahwa ideologi yang diyakini bersama dalam tradisi AA adalah bahwa berdoa memiliki aturan khusu, yakni berwasilah kepada nabi muhmaad, membaca sholawat atas nabi, memuji Allah, membaca doa, dan ditutup dengan Al fatihah. Implikasi penelitian ini diharapkan bermanfaat bagi masyarakat untuk memberikan rekomendasi ideologi berdasarkan ideologi dalam teks yang terdapat dalam AA agar tidak terjadi penyalahgunaan dan salah penafsiran.
Deiksis Percakapan pada Vlog Prediksi Official Dia, Eva Eri; Mayasari, Diana; Kussumawati, Risma
Journal of Education Research Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v4i4.557

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan unsur deiksis yakni deiksis persona, waktu, tempat, sosial dan wacana yang terdapat pada percakapan anggota prediksi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini tuturan yang terdapat pada vlog prediksi official yang berjudul Prediksi Touring Solo Jogja Part tiga Motoran Ke Jogja Pake Baju Hansip. Data penelitian ini berupa satuan gramatikal yang berwujud kata, frasa atau kalimat yang mengandung deiksis. Instrumen penelitian ini menggunakan studi dokumentasi dengan cara mentranskrip, menganalisis, dan mengelompokkan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat jenis deiksis persona, deiksis tempat, deiksis waktu, deiksis wacana dan deiksis sosial.
Etika Pergaulan Suami Istri dalam Novel Hati Suhita Karya Khilma Anis Mayasari, Diana; Irwansyah, Irwansyah; Ramadhan, Risca Ariska
Journal of Education Research Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v4i4.577

Abstract

Hubungan suami istri adalah hubungan suci yang diikat dengan perjanjian dengan nama Tuhan,namun bagaimana jika salah satu pihak belum mencintai? Penelitian ini dilatarbelakangi adanya bentuk-bentuk keteguhan istri yang mendapatkan perlakuan tidak menyenangkan dari suaminya. Berbagai perlakuan tersebut dihadapinya dengan sikap tawadhu’ khas seorang santri. Bahasa yang digunakan dalam novel Hati Suhita karya Khilma Anis secara rapi menyiratkan bentuk-bentuk etika pergaulan suami istri dalam kehidupan pondok pesantren. Berdasarkan latarbelakang tersebut, penelitian ini bertujuan mendeskripsikan etika pergaulan suami istri melalui analisis wacana kritis Norman Fairclough pada dimensi teks, dimensi praktik diskursus, dan dimensi paraktik sosiokultural. Metode yang digunakan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, dokumentasi, dan transkripsi data. Teknik analisis menggunakan reduksi, penyajian data, analisis, pengujian keabsahan data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan etika seorang istri yang menghormati dan menjaga rahasia suaminya, seorang istri yang mencari ridha suami, dan kesabaran istri dalam mempertahankan rumah tangganya yang berbuah musim semi dan musim panen dalam kebun cinta. Pengetahuan tentang etika pergaulan suami istri yang baik bertujuan untuk menghasilkan keturunan yang unggul dan bangsa yang berkemajuan.