Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search
Journal : eProceedings of Engineering

Strategi Penetapan Harga Properti Di Pt Fortuna Karya Persada Bandung Dengan Menggunakan Metode Value Based Pricing Taripar Rumapea; Budi Praptono; Maria Dellarosawati Idawicaksakti
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Dakota Fortune Pasteur merupakan salah satu produk dari PT Fortuna Karya Persada yang ditujukan bagi kalangan menengah ke atas. Pertengahan tahun 2014 lalu, produk Dakota Fortune Pasteur ini sudah mulai dipasarkan yang dimana produknya terdiri dari 12 unit yang dimana rata-rata bertipe 110. Dalam industri properti, harga merupakan suatu variabel yang sangat berpengaruh terhadap konsumen yang akan membelinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi harga dari Cluster tersebut sesuai dengan benefit yang dirasakan pelanggan dengan harga yang harus dibayar pelanggan untuk menghindari penetapan harga yang terlalu tinggi maupun terlalu rendah dari kemauan bayar pelanggan menggunakan metode value based pricing. Berdasarkan hasil perhitungan dan evaluasi didapat rekomendasi usulan harga dengan mempertimbangkan harga existing dari produk Dakota Fortune Pasteur, harga kompetitor, customer value map, dan customer willingness to pay. Kata Kunci: Dakota Fortune Pasteur, Harga, Customer Value Map, Customer Willingness To Pay, Value Based Pricing
nalisis Kebutuhan Layanan Pelatihan Dan Sertifikasi Application Development Pada Telkom Professional Certification Center Menggunakan Integrasi Service Quality For Higher Education Dan Model Kano Anom Amirulhak Amirulhak; Agus Ahmad Suhendra; Maria DellaRosawati Idawicaksakti
eProceedings of Engineering Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telkom Profesional Certificate Centre ( PCC ) merupakan Lembaga Sertifikasi Profesi didirikan oleh Telkom Education Foundation sebagai wujud dedikasi PT. Telekomunikasi Indonesia, tbk untuk turut berkontribusi dalam mencerdaskan dan meningkatkan daya saing bangsa. Telkom PCC menawarkan berbagai jenis program training dan sertifikasi professional berstandar internasional. Seiring berjalannya waktu dari beberapa program sertifikasi khususnya program ADP ada beberapa keluhan yang mencerminkan ketidakpuasan pelanggan terhadap produk ini. Telkom PCC harus menyediakan produk atau program yang sesuai dengan keinginan pelanggan agar dapat bertahan dan selalu berkembang. Salah satu cara dengan melakukan perbaikan kualitas pelayanan guna terus memenuhi kepuasan dan kebutuhan pelanggan program ADP. Oleh karena itu, penelitian dilakukan menggunakan integrasi Service Quality dan Model Kano guna mengetahui kebutuhan dan kepuasan pelanggan Terhadap program ADP. Output yang dihasilkan dari penelitian ini adalah rekomendasi true customer needs yang perlu diperhatikan sebagai upaya perbaikan yang harus dilakukan Telkom PCC.Penelitian ini mengidentifikasi 21 atribut kebutuhan terhadap program ADP pada Telkom PCC digunakan untuk mengukur kinerja dan mengategorikannya berdasarkan dampak kepuasan yang diberikan. Hasil integrasi menunjukkan bahwa enam atribut true customer needs memiliki NKP lemah, yang mengindikasikan bahwa atribut-atribut tersebut masih memiliki kinerja dibawah kepuasan pelanggan yang perlu dilakukan perbaikan/peningkatan Kata kunci : Kepuasan pelanggan, Service Quality, Model kano
Perancangan Bauran Komunikasi Pemasaran Pada Produk Pupuk Padat Organik Di Telkom University Bandung Menggunakan Metode Benchmarking Amelia Hegista Frizia; Rosad Ma’ali El Hadi; Maria Dellarosawati Idawicaksakti
eProceedings of Engineering Vol 5, No 1 (2018): April 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Telkom University merupakan salah satu Perguruan Tinggi Swasta di Kabupaten Bandung yang memiliki lahan yang luas dan ditumbuhi oleh pepohonan dan tanaman. Banyaknya pepohonan dan tanaman menyebabkan sampah dedaunan dan potongan rumput liar berserakan di lingkungan sekitar Telkom University. Pengelola pupuk organik Telkom University berupaya untuk memanfaatkan sampah organik tersebut untuk diolah menjadi pupuk padat organik. Pupuk organik memiliki banyak manfaat untuk tanaman, salah satunya adalah dapat meningkatkan kesuburan tanah. Pengelola pupuk organik Telkom University ingin memasarkan produk pupuk padat organik tersebut, namun masih memiliki keterbatasan pengetahuan dalam komunikasi pemasaran. Penelitian ini dilakukan untuk merancang bauran komunikasi pemasaran yang sesuai dengan kompetensi dan dapat diimplementasikan oleh pengelola pupuk organik Telkom University. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode benchmarking. Benchmarking yang dilakukan adalah benchmarking kompetitif dan fungsional. Perusahaan/mitra usaha yang dijadikan sebagai objek benchmarking adalah CV. Agro Duta dan PT. CVSK. Benchmarking dilakukan terhadap aspek pasar dan bauran komunikasi pemasaran yang meliputi media dan konten komunikasi pemasaran. Komponen tersebut dianalisis untuk mencari gap agar dapat menentukan best practice. Best practice digunakan untuk menetapkan target yang dipilih untuk diimplementasikan. Kesimpulan yang didapatkan berdasarkan hasil benchmarking, yaitu mendapatkan rekomendasi bauran komunikasi pemasaran yang meliputi wilayah pemasaran, target pasar, media dan konten komunikasi pemasaran, serta langkah-langkah yang harus dilakukan oleh pengelola pupuk organik Telkom University untuk mengimplementasikan bauran komunikasi pemasaran yang dirancang. Kata kunci: Benchmarking, Pengelola Pupuk Telkom University, Bauran Komunikasi Pemasaran, Pupuk Padat Organik ISSN : 2355-9365 e-Proceeding of Engineering : Vol.5, No.1 Maret 2018 | Page 1221 ABSTRACT Telkom University is one of the Private Universities in Bandung Regency which has a large land and overgrown by trees and plants. The large number of trees and plants cause the garbage of leaves and weeds littered in the environment around Telkom University. Organizer of organic fertilizer of Telkom University strives to utilize organic waste to be processed into organic solid fertilizer. Organic fertilizers have many benefits for plants, one of which is to increase soil fertility. Organizer of organic fertilizer of Telkom University wants to market the organic solid fertilizer product, but still have limited knowledge in marketing communication. This research is conducted to design marketing communication mix in accordance with the competence and can be implemented by organizer of organic fertilizer of Telkom University. The method used in this research is benchmarking method. The benchmarking types used are competitive and functional benchmarking. Companies / business partners that can be used as benchmarking objects are CV. Agro Duta and PT. CVSK. Benchmarking is done on the market aspect, marketing communications mix which includes media and marketing communication content. The components are analyzed to find gaps in order to determine best practice. Best practice is used to set the selected target to be implemented. Conclusions obtained based on benchmarking results, which get recommendations marketing communication mix covering marketing areas, target market, media and marketing communications content, as well as steps that must be done by organizer of organic fertilizer of Telkom University to implement marketing communication mix designed. Keywords: Benchmarking, Organizer of Organic Fertilizer of Telkom University, Marketing Communication Mix, Organic Solid Fertilizer
Perancangan Bauran Komunikasi Pemasaran Produk Pupuk Cair Organik Hasil Biodigester Di Universitas Telkom Bandung Menggunakan Pendekatan Benchmarking Puti Luita Dewi; Rosad Ma’ali El Hadi; Maria Dellarosawati Idawicaksakti
eProceedings of Engineering Vol 5, No 1 (2018): April 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penduduk Indonesia diperkirakan mengalami peningkata setiap tahunnya berdasarkan proyeksi sementara dari tahun 2010-2035. Bertambahnya penduduk, salah satunya mengakibatkan bertambahnya jumlah sampah. Sebanyak 75% sampah yang dihasilkan merupakan sampah organik. Sampah tersebut perlu ditanggulangi untuk mengurangi penyebab buruk akibat pembuangan sampah yang sudah tidak tertampung. YPT (Yayasan Pendidikan Telkom) yang memiliki lahan sebesar 499.670 m2 dengan luas lahan kosong sebesar 234.845 m2 menghasilkan banyak sampah organik yang diantaranya terdiri dari sampah tanaman dan sampah sisa makanan kantin. Bahan-bahan tersebut dimanfaatkan sebagai bahan baku dalam pembuatan biogas menggunakan biodigester yang dimiliki Universitas Telkom. Pada proses akhirnya, selain biogas, biodigester juga menghasilkan limbah cair yang dapat dimanfaatkan sebagai pupuk cair organik. Pupuk organik yang dihasilkan dapat dipasarkan sebagai produk baru dengan melakukan penelitian yang bertujuan untuk menentukan strategi pemasaran yang dapat diimplementasikan oleh pengelola pupuk cair organik Universitas Telkom. Penelitian ini menggunakan pendekatan benchmarking yaitu dengan membandingkan kinerja dan produk yang sudah pernah dipasarkan sebelumnya oleh mitra usaha. Mitra usaha yang menjadi objek adalah PT. CVSK dan CV. Agro Duta. Adapun sumber data yang digunakan adalah data primer dan sekunder dari kedua mitra usaha dan searching internet. Data yang ada dianalisis dengan menentukan gap antara kedua mitra usaha sehingga didapatkan best practice yang dapat ditiru oleh pengelola pupuk cair organik Universitas Telkom. Landasan Teori yang digunakan adalah bauran komunikasi pemasaran, dan benchmarking. Kesimpulan yang diperoleh adalah didapatkannya rancangan bauran komunikasi pemasaran berdasarkan aspek pasar, saluran distribusi, bauran komunikasi pemasaran, media komunikasi pemasaran, dan konten pemasaran. Selain itu ditentukan langkah-langkah yang harus dilakukan untuk mengimplementasikan bauran komunikasi pemasaran tersebut sesuai urutan prioritas yang dapat diimplementasikan dan disesuaikan dengan kemampuan pengelola dalam memasarkan produk pupuk cair organik hasil biodigester di Universitas Telkom. Kata kunci: benchmarking, pengelola pupuk cair organik Universitas Telkom, bauran komunikasi pemasaran, pupuk cair organik ISSN : 2355-9365 e-Proceeding of Engineering : Vol.5, No.1 Maret 2018 | Page 1234 Abstract Indonesia's population is estimated to increase every year based on temporary projections from 2010-2035. Increased population, one of which resulted in increasing the amount of waste. As many as 75% of waste generated is organic waste. The waste needs to be addressed to reduce the bad causes of waste disposal that has not been contained. YPT (Telkom Education Foundation) which has a land of 499,670 m2 with an empty land area of 234,845 m2 produces a lot of organic garbage which consists of plant waste and canteen food waste. These materials are utilized as raw materials in the manufacture of biogas using biodigester owned by Telkom University. In the final process, in addition to biogas, biodigester also produces liquid waste that can be utilized as organic liquid fertilizer. The resulting organic fertilizer can be marketed as a new product by conducting research that aims to determine the marketing strategy that can be implemented by the organizer of organic liquid fertilizer Telkom University. This study uses a benchmarking approach that is by comparing the performance and products that have been previously marketed by business partners. Partners who become the object is PT. CVSK and CV. Agro Duta. The data source used is primary and secondary data from both business partners and internet searching. Existing data are analyzed by determining the gap between the two business partners so that the best practice can be obtained by Organic Liquid Fertilizer Manager of Telkom University. Platform Theory used is marketing communication mix, and benchmarking. The conclusion obtained is the obtaining of marketing communication mix design based on market aspect, distribution channel, marketing communication mix, marketing communication media, and marketing content. In addition, steps should be taken to implement the marketing communication mix in order of priority that can be implemented and adapted to the capability of managers in marketing organic fertilizer products biodigester results at Telkom University. Keywords: benchmarking, organizer of organic liquid fertilizer Telkom University, marketing communication mix, organic liquid fertilizer
Perumusan Strategi Pemasaran Properti Pada Pt. Fortuna Karya Persada Berdasarkan Identifikasi Stp (segmentasi, Targeting, Dan Positioning) Robin Pittubatu; Budi Praptono; Maria Dellarosawati Idawicaksakti
eProceedings of Engineering Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan produk perumahan berbentuk cluster di kota Bandung terbilang cukup pesat dari tahun ketahun. Hal ini menyebabkan munculnya perusahaan – perusahaan yang bergerak dibidang tersebut. PT. Fortuna Karya Persada sebagai salah satu perusahaan yang turut serta berkecimpung pada bisnis perumahan cluster ini turut serta meramaikan pangsa pasar yang ada dengan membuat perrumahan cluster, Dakota Fortune Pasteur. Perumahan ini sendiri terletak di dekat gerbang tol Pasteur Bandung. Perumahan memiliki 12 unit rumah yang ditawarkkan bagi para calon konsumen. Perumahan yang dipasarkan ini bertipe 110. Penelitian ini sendiri bertujuan untuk mengetahui bagaimana rumusan strategi pemasaran yang tepat bagi PT. Fortuna Karya Persada dalam memasarkan produk perumahannya tersebut. Perumusan strategi pemasaran ini dilakukan dengan mengidentifikasi segmentasi, targeting, dan positioning dari perusahaan tersebut. Pembentukan segmen pasar ini dilakukan dengan mengolah data yang ada pada kuesioner bagian II dengan analisis k-means cluster. Serta untuk target pasarnya dipilih melalui segmen pasar yang tersedia. Dan untuk positioningnya dilakukan dengan menggunakan analisis korespondensi. Terdapat 4 buah segmen pasar yang terbentuk ataupun tersedia. Dan terdapat 2 buah segmen pasar yang dijadikan sebagai target. Adapun target pasar tersebut adalah segmen 2 (mengutamakan produk) dan segmen 3 (mengutamakan lokasi dan harga). Dan untuk positioning terbentuk dari keunggulan produk Dakota Fortune Pasteur itu sendiri. Dalam penentuan keunggulan tersebut dilakukan dengan analisis korespondensi. Tagline dari perusahaan ini sendiri adalah saving and live better. Perumusan strategi pemasaran yang lebih baik bagi pihak perusahaan dilakukan dengan pemenuhan atribut – atribut yang ada pada setiap segmen yang dijadikan sebagai target pasar. Kata kunci : segmentasi, targetting, positioning, analisis K-Means Cluster, analisis Korespondensi.
Evaluasi Besaran Tarif Telkom Speedy Dengan Metode Value Based Pricing Vicky Elita Pudiastuti; Farda Hasun; Maria Dellarosawati Idawicaksakti
eProceedings of Engineering Vol 2, No 1 (2015): April, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

–Telkom   Speedy   merupakan   salah   satu produk PT Telkom yang menyediakan layanan internet fixed broadband. Dalam menghadapi era persaingan yang kompetitif, Telkom Speedy perlu menentukan tarif yang kompetitif agar dapat bersaing. Salah satu cara dalam menentukan tarif adalah menyesuaikan tarif dengan mempertimbangkan value dari produk yang dipersepsi oleh pelanggan, yang berbeda-beda di tiap wilayah. Dengan cara ini, maka perusahaan dapat lebih mampu memaksimalkan keuntungan dengan menetapkan harga yang tinggi untuk daerah yang memiliki persepsi value yang tinggi akan produk, dan sebaliknya. Penelitian ini mengevaluasi tarif Telkom Speedy dengan mempertimbangkan faktor-faktor tarif produk saat ini, tarif produk kompetitor, kebijakan perusahaan mengenai tarif, customer willingness to pay, customer value map, dan biaya produk saat ini
Usulan Perbaikan Kualitas Pelayanan Usaha Yummy Menggunakan Metode Qfd (quality Function Deployment) Annandya Savitri Soetrisno Putri; Budi Praptono; Maria Dellarosawati Idawicaksakti
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Yummy merupakan Usaha Kecil Menengah (UKM) yang berada di depan Telkom Applied Science School. Yummy menjual produk berupa camilan seperti kentang, nugget, sosis, otak-otak yang ditaburi varian rasa seperti balado, barbeque, pizza, dan pedas. Saat ini Yummy sedang mengalami penurunan kualitas. Dilihat dari rata-rata pelanggan Yummy 6 bulan dan jumlah keluhan pelanggan mengenai kualitas pelayanan terhadap 20 responden. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan usulan perbaikan terhadap kualitas pelayanan usaha Yummy dengan menggunakan metode QFD, guna mendapatkan nilai tambah yang besar dan guna memperbaiki kualitas pelayanan Yummy. Dalam penelitian ini diperoleh 19 atribut kebutuhan berdasarkan dimensi SERVQUAL yang terdiri dari lima yaitu tangibles, reliability, responsiveness, assurance, dan emphaty. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah terdapat 16 atribut kebutuhan Yummy yang memiliki kinerja buruk dibandingkan dengan kompetitor yaitu Rege-rege. Dari 16 atribut kebutuhan tersebut dijadikan sebagai fokus perbaikan kualitas layanan Yummy, agar setiap atribut kebutuhan tersebut memiliki keunggulan bersaing dari pesaing. Kata kunci : QFD, Kompetitor, UKM, Kualitas Pelayanan, SERVQUAL
Analysis Kepuasan Pelayanan Pelanggan Pada Ayam Bakar Kabita Cabang Kopo Margahayu Kabupaten Bandung Dengan Menggunakan Integrasi Model Servqual Dan Kano Muhammad As’ad Dhiaulhaq; Budi Praptono; Maria Dellarosawati Idawicaksakti
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT- In Ayam Bakar KABITA there are employees who serve customers Ayam Bakar KABITA. In this service Ayam Bakar KABITA has the strengths and weaknesses obtained. There are strengths of Ayam Bakar KABITA Service which is about the cleanliness of the place, the appearance of the food show, the price list provided, the tidiness of the packaging, the choice of food, the suitability of the price, the superiority of the surrounding product, the responsibility of the order from the customer, the service process, the large order acceptance, the openness to receive customer feedback and criticism. The weakness of Ayam Bakar KABITA is about the appearance of unsuitable chicken, food delicacy, food resistance, absence of discount or promo, unavailability of promo information, unavailability of tester, lack of explanation of taste variant, absence of cashier, lack of information about customer satisfaction. Keywords: True Customer Needs, Servqual Method, Kano Method, and Ayam Bakar KABITA Di Ayam Bakar KABITA terdapat karyawan yang melayani para pelanggan Ayam Bakar KABITA. Pada pelayanan tersebut Ayam Bakar KABITA memiliki kekuatan dan kelemahan yang didapat. Terdapat kekuatan pelayanan Ayam Bakar KABITA yaitu mengenai kebersihan tempat, tampilan sajian makananya, daftar harga yang disediakan, kerapihan kemasan, pilihan makanan, kesesuaian harga, keunggulan produk dari sekitarnya, tanggung jawab pesanan dari pelanggan, proses pelayanan, penerimaan pesanan dalam jumlah besar, keterbukaan untuk menerima kritikan dan saran dari pelanggan. Adapun kelemahan Ayam Bakar KABITA yaitu mengenai penampilan ayam tidak sesuai, kelezatan makanan, ketahanan makanan, tidak adanya diskon atau promo, tidak tersedianya informasi promo, tidak tersedianya tester, tidak adanya penjelasan varian rasa, tidak adanya kasir, tidak adanya informasi mengenai kepuasan pelanggan. Kata kunci : True Customer Needs, Servqual Method, Kano Method, dan Ayam Bakar KABITA
Perancangan Proses Bisnis Marketing Communication Produk Strawberry Frozen Pada Barokah Tani Agro Farm Dengan Metode Model-based And Integrated Process Improvement (mipi) Daru Bintang Perkasa; Sari Wulandari; Maria DellaRosawati Idawicaksakti
eProceedings of Engineering Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu komoditas buah-buahan yang terpenting di dunia adalah strawberry, terutama untuk negara-negara beriklim subtropis. Permintaan dunia akan buah strawberry, cenderung meningkat dari tahun ke tahun. Barokah Tani Agro Farm adalah Usaha Kecil dan Menengah produsen stroberi terbesar di Pasirjambu, Ciwidey, Kab. Bandung yang berdiri sejak tahun 2002. Terdapat 2 jenis stroberi pada UKM ini, yaitu stroberi fresh dan stroberi frozen. Stroberi frozen merupakan stroberi fresh yang telah melalui proses pembekuan selama 3 sampai 5 hari. Produksi stroberi frozen mengalami peningkatan, tetapi penjualan mengalami penurunan. Hal ini disebabkan oleh kurang efektifnya komunikasi pemasaran yang dilakukan karena masih mengandalkan distributor dalam proses pemasaran. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan rekomendasi perbaikan komunikasi pemasaran untuk meningkatkan pangsa pasar dan penjualan. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah Model-based and Integrated Process Improvement (MIPI) yang diciptakan oleh Sola Adesola dan Tim Baines. Terdapat tujuh tahap yang ada pada metode MIPI tetapi, pada penelitian ini hanya digunakan sampai tahap ke-empat. Tahapan pada metode MIPI yang digunakan pada penelitian ini adalah identifikasi kebutuhan bisnis, identifikasi proses bisnis eksisting, memodelkan dan menganlisis proses, dan mendesain ulang proses usulan. Implementasi MIPI diharapkan dapat mencapai proses bisnis yang lebih efektif dan efisien untuk dapat bersaing dalam pasar yang dinamis dan kompetitif dengan menghilangkan penggunaan distributor. Kata Kunci : Perancangan Proses Bisnis, Komunikasi Pemasaran, Metode Model-based and Integrated Process Improvement (MIPI).
Perancangan Strategi Pemasaran Pada Umkm Parama Dengan Menggunakan Analisis Swot Dan Qspm Muhammad Anang Ma’ruf; Budi Praptono; Maria Dellarosawati Idawicaksakti
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Parama adalah UMKM di daerah kota Purwodadi, kabupaten Grobogan, Jawa Tengah bergerak pada bidang usaha jasa fotokopi. Parama menganalisis hasil pendapatan dari penjualan selama bulan April 2017 sampai bulan Januari 2018, dengan hasil pendapatan hanya pada bulan November yang memenuhi target. Berdasarkan keberhasilan bulan November memanfaatkan strategi pemasaran B2B di bulan November 2017, maka Parama perlu memperbaiki kesalahan pada bulan-bulan selanjutnya agar hasil pendapatannya dapat memenuhi target pendapatan. Parama merancang strategi pemasaran berdasarkan faktor-faktor strategis yaitu peluang perusahaan, kekuatan perusahaan, kelemahan perusahaan dan ancaman perusahaan. Analisis SWOT merupakan salah satu metodologi perumusan strategi pemasaran berdasarkan faktor-faktor strategis perusahaan. Data dan informasi penelitian terdiri dari data primer dan data sekunder, dan alat analisis yang digunakan adalah matrik EFE (External Factor Evaluation), matrik IFE (Internal Factor Evaluation), matrik IE (Internal-External), matrik SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, and Threats) dan QSPM (Quantitative Strategic Planning Matrix). Berdasarkan hasil QSPM dari lima alternatif strategi hasil matrik SWOT terdapat salah satu alternatif strategi yang diprioritaskan yaitu mengembangkan penjualan produk lain seperti cetak print secara online dengan skor TAS sebesar 5,458. Kata Kunci : Strategi Pemasaran, EFE, IFE, SWOT, IE, QSPM. Abstract Parama is a SME in Purwodadi city, Grobogan district, Central Java that engaged in the photocopy services business. Parama analyzed the revenue from sales during April 2017 up to January 2018, with the result that it was only November's income that occupy its monthly revenue targets. Based on the November success of utilizing B2B's marketing strategy in November 2017, Parama needs to fix the errors in the next month to avoid any return on revenue that does not occupy the monthly revenue targets. Parama devised a marketing strategy based on strategic factors namely corporate opportunity, corporate strength, corporate weakness and corporate threats. SWOT analysis is one methodology of marketing strategy formulation based on strategic factors of company. The research data and information consist of primary and secondary data, and analysis tools used are EFE (External Factor Evaluation) matrix, IFE (Internal Factor Evaluation) matrix, IE (Internal-External) matrix, SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities , and Threats) and QSPM (Quantitative Strategic Planning Matrix). Based on the results of QSPM from the five alternative SWOT matrix strategy results there is one of the prioritized strategy alternative that is utilizing technology by developing sales of other products such as online printing with a TAS score of 5,458. . Keywords: Marketing Strategy, EFE, IFE, SWOT, IE, QSPM