Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Ecopreneurship Memanfaatkan Sumber Daya Lokal untuk Meningkatkan Minat Wirausaha dan Literasi Lingkungan Yeni Suryaningsih; Ipin Aripin
Pedagogi Hayati Vol 4 No 2 (2020): Pedagogi Hayati Volume 4 Nomor 2 2020
Publisher : Department of Biology Education, Faculty of Education and teacher Training, Maritime University of Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/ph.v4i2.2551

Abstract

Upaya guru untuk mengembangkan Life Skill dapat dilakukan melalui proses pembelajaran yang diintegrasikan dengan Entreprenial Skill. Pembelajaran biologi sebagai bagian integral dari pembelajaran yang berorientasi proses dan produk memungkinkan untuk mengintegrasikan nilai-nilai kewirausahaan pada pembelajarannnya melalui kegiatan praktikum. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan pembelajaran biologi berbasis Ecopreneurship memanfaatkan sumber daya lokal. Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimen dengan teknik pengambilan sampel secara purposive. Subjek penelitian adalah siswa kelas X SMA Prakarya sebanyak 30 siswa. Tahapan pembelajaran biologi berbasis Ecopreneurship dilakukan melalui lima tahapan, yaitu pendahuluan, pembentukan konsep, integrasi konsep, aplikasi konsep, dan pameran produk. Instrumen penelitian yang digunakan terdiri atas tes literasi lingkungan dan non tes berupa angket, observasi pembelajaran serta wawancara. Data penelitian dianalisis secara deskriptif dan kuantitatif dianalisis menggunakan aplikasi SPSS 24. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat wirausaha siswa pada tes awal dan tes akhir tetap pada kategori tinggi dengan kenaikan rata-rata 4 poin dengan skor literasi lingkungan siswa secara keseluruhan berada pada kategori sedang dan respon siswa terhadap pembelajaran biologi berbasis Ecopreneurship pada kategori baik. Dapat disimpulkan bahwa pembelajaran biologi berbasis Ecopreneurship memanfaatkan sumber daya lokal dapat meningkatkan minat wirausaha dan literasi lingkungan siswa.
Peningkatan Karakter Peduli Lingkungan Melalui Pelatihan Pengelolaan Sampah Berbasis 3R (Reduce, Reuse, Recycle) Yeni Suryaningsih; Iim Halimatul Mu’minah; Aden Arif Gaffar; Muhamad Kurnia Sugandi
SANISKALA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2023): Mei 2023
Publisher : FKIP Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jsk.v1i1.6216

Abstract

Kondisi awal di lingkungan SMPN 1 Talun keadaannya masih banyak lahan yang kurang dikembangkan secara maksimal. Sampah plastik yang berasal dari makanan dan minuman yang dikonsumsi oleh warga sekolah jumlahnya sangat banyak dan hal ter tersebut mempengaruhi lingkungan sekolah yang kurang sehat. Dalam membentuk pola pikir peduli terhadap lingkungan dapat dilakukan melalui pendidikan dnegan penguatan karakter peduli lingkungan. Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan mulai tanggal 13-17 Maret 2023 dengan mitra sasaran siswa SMPN 1 Talun Kabupaten Cirebon. Metode pelaksanaan dengan pendekatan yang meliputi:1) Observasi Awal dengan mitra mengenai kebutuhan dan kondisi mitra, 2) Sosialisasi awal bertujuan menjaring peluang mitra sebagai bahan kajian dan, 3) Pelatihan dan Penyuluhan pengelolaan sampah berbasis 3R (Reduce, Reuse, Recycle), 4) Pendampingan mitra bertujuan untuk pengembangan. Hasil lembar angket karakter peduli lingkungan siswa pada indikator afektif lingkungan (sikap peduli lingkungan) sebesar 85% dan indikator perilaku (komitmen nyata pro lingkungan) sebesar 80% dengan kategori tinggi. Hasil evaluasi program kegiatan yang dilakukan oleh tim bahwa pelaksanaan program PKM dengan melibatkan mitra dapat disimpulkan seluruh program sudak terlaksana dan diaplikasikan dengan baik.
Pelatihan Pembuatan Alat Peraga Sebagai Media Pembelajaran Pada Materi IPA di SMP IT Hafifudin Arrohimah Yeni Suryaningsih; Mas’atun Lafiah
SANISKALA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2: November 2023
Publisher : FKIP Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jsk.v1i2.8773

Abstract

Kurikulum merdeka yang sudah diimplementasikan sejak 2022 lalu menekankan pada pembelajaran intrakurikuler yang beragam sehingga pembelajaran lebih optimal agar peserta didik memiliki cukup waktu untuk mendalami konsep dan menguatkan kompetensi. Hal tersebut memberikan keleluasaan bagi guru untuk memilih perangkat ajar yang sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik siswa. Keterbatasan sarana dan prasarana laboratorium IPA yang kurang memadai menjadi salah satu kendala dalam penguatan kompetensi tersebut sehingga guru menjadi kesulitan dalam menyampaikan materi yang membuat rendahnya pemahaman konsep siswa. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menjadi wadah untuk membantu para guru IPA khususnya biologi dalam merancang dan membuat alat peraga yang dapat digunakan dalam pembelajaran. Alat peraga yang dibuat dalam kegiatan pelatihan ini yaitu sistem ekskresi, sistem pernafasan, dan sistem peredaran darah. Kegiatan ini diikuti oleh para guru dan siswa SMP IT Hafifudin Kabupaten Majalengka dengan antusias dan respon yang baik.
Analisis miskonsepsi materi buku pelajaran biologi kelas X untuk Sekolah Menengah Atas Yeni Suryaningsih; Abdur Rasyid; Nia Naimatul Robi’ah
Papanda Journal of Mathematics and Science Research Vol. 5 No. 1 (2026): Volume 5 Nomor 1 Maret 2026
Publisher : Papanda Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/pjmsr.v5i1.3717

Abstract

Misconceptions refer to understandings of concepts that are inconsistent with scientifically accepted explanations and may hinder the learning process in science education. One potential source of misconceptions is the use of textbooks in classroom instruction. This study aims to analyze the types and percentages of misconceptions found in senior high school Grade X biology textbooks. The research employed a descriptive qualitative approach using content analysis to examine several widely used biology textbooks. Data were collected through document analysis by identifying key biological concepts and comparing them with scientifically accurate references. The results revealed that misconceptions were found in seven main topics, namely the scope of biology, levels of biological organization, ecosystems, biodiversity, classification of living organisms, viruses, and environmental conservation. The highest percentage of misconceptions was found in the ecosystem topic (25%), followed by levels of biological organization (22%) and the scope of biology (18%), while the lowest percentage was observed in environmental conservation (4%). The identified misconceptions included incorrect definitions, improper conceptual hierarchies, misleading illustrations, and deviations from scientific principles. These findings highlight the importance of regular evaluation and careful selection of biology textbooks to ensure conceptual accuracy and support meaningful learning
Penanaman Nilai-Nilai Keagamaan dan Moral Siswa Melalui Penerapan Pembelajaran Biologi Berbasis Al- Qur’an di MTs dan MA ‘PUI’ Maja Kabupaten Majalengka Yeni Suryaningsih; Najma Syaidatul Fathiyah
SANISKALA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026)
Publisher : FKIP Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jsk.v4i1.15618

Abstract

This community service is carried out as an effort to instill religious and moral values ​​in students through the implementation of Al-Qur'an-based biology learning carried out together with teachers and students in the MTS and MA 'PUI Maja environment, Majalengka Regency. As an effort to instill religious and moral values ​​in students, it can be done with various approaches, strategies and methods that are expected that students will not only master the material but also be able to form behaviors that are in accordance with religious values ​​and in line with the goals of national education which aims to form people who are faithful and pious and have noble character, not only developing the potential of cognitive intelligence alone. The purpose of this community service activity is to instill religious and moral values ​​in students through the implementation of Al-Qur'an-based biology learning. This community service activity begins with recording and analyzing Al-Qur'anic verses that are in accordance with biology material both implicitly and explicitly. Furthermore, the activity implements the integration of biology learning with Al-Qur'anic verses using methods through stages, namely observation and needs analysis, initial socialization, training and counseling, and partner mentoring. The result of this service is that through this service, students can instill values ​​and morals by developing learning of biological materials integrated with verses of the Qur'an, including living things, microorganisms, food processes, genetics, brain structure, ecology, reproduction and embryology.
Pengembangan Media Pembelajaran Biologi Menggunakan Teknologi Augmented Reality (AR) Berbasis Android pada Konsep Sistem Saraf Ipin Aripin; Yeni Suryaningsih
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 8 No. 2 (2019): Volume 8 Nomor 2 (September 2019)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Augmented Reality (AR) is the latest technology that can be a solution for educators to present learning that is innovative, informative, interesting, and can present virtual 3D objects in real form and presented in real time, so as to be able to present abstract concepts become more real. This study aims to develop Biology learning applications using Android-based AR technology on the concept of a proper and effective nervous system used in Biology learning. The development research method used in this stu dy is the development model according to Akker with four stages, namely the preliminary research stage, the prototype stage, the summative evaluation stage and the systematic reflection and documentation. The research instrument used consisted of tests (ma stery of concepts) and non-tests (expert assessment sheets, questionnaires, and interviews). Data were then analyzed qualitatively and quantitatively. The results showed that AR-based Biology learning media developed according to expert judgment are considered valid with excellent categories for media aspects, good categories for content aspects, and very good categories for pedagogical aspects. Based on the results of implementation in learning the Biology of AR media developed is quite effective and can increase the achievement of students' mastery learning by 76%.