Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENYULUHAN DAN PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN PUBLIK DESA DI DESA NIFUBOKE KABUPATEN TIMOR TENGAH UTARA Muhammad Nur; Dimas Agustian; Herminus Kefi
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (380.306 KB) | DOI: 10.31949/jb.v3i2.1829

Abstract

Pelayanan Publik Desa adalah hal yang mendasar yang menjadi tugas dan tanggung jawab pemerintah desa. Pelayanan publik desa telah tertuang dalam dalam peraturan Permendagri No. 2 tahun 2017 tentang Standar Pelayanan Minimal Desa. Oleh karena itu sangat penting bagi pemerintah desa mengacu pada peraturan Undang-undang Desa dan Permendagri No. 1 tahun 2017 tentang Standar Minimal Pelayanan (SPM) Desa dalam memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat desa sehingga kebutuhan-kebutuhan dasar masyarakat desa dalam hal pelayanan publik dapat terpenuhi dengan baik. Kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan terlebih dahulu melakukan observasi dan dilanjutkan dengan mengadakan sosialisasi peraturan Permendagri No. 2 Tahun 2017 tentang Standar Pelayanan Minimal Desa sampai pada pendampingan adanya pemahaman akan prosedur dan standar dalam pelaksanaan Pelayanan Desa di Desa Nifuboke Kecamatan Noemuti Kabupaten Timor Tengah Utara. Hasil dari kegiatan ini yakni: 1). Adanya peningkatan kapasitas akan pemahaman oleh Pemerintah Desa terkait Standar Pelayanan Desa 2). Percepatan optimalisasi peningkatan kualitas pelayanan publik desa. 3). Adanya papan iformasi yang sesuai standar pelayanan publik desa di Desa Nifboke, Kecamatan Noemuti, Kabupaten Timor Tengah Utara.
PERAN LEMBAGA PENYIARAN PUBLIK RADIO REPUBLIK INDONESIA ATAMBUA DALAM PELAKSANAAN PEMBANGUNAN DI WILAYAH PERBATASAN NKRI-RDTL Fransiskus Atok; Herminus Kefi; Bernardo Idalina Leto
JianE (Jurnal Ilmu Administrasi Negara) Vol. 8 No. 1 (2026): JianE: Jurnal Ilmu Administrasi Negara
Publisher : Program Studi Ilmu Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jan.v8i1.10900

Abstract

This study focuses on the role of the Public Broadcasting Institution Radio Republik Indonesia as a communication media in implementing development on the border of NKRI-RDTL. The purpose of this study is to describe, analyze, and interpret the role of Radio Republik Indonesia as a media for disseminating information on the implementation of the cross-border festival and the fulan fehan festival which have become annual agendas of the Belu district government. The type of research used in dissecting this problem is descriptive research, namely a type of research that describes a phenomenon or event as it is and analyzes data using a qualitative approach. In digging up information from informants, the author uses interview guidelines as a tool in conducting interviews. The interview begins with the Head of RRI Atambua, and the information moves to the Head of Broadcast, Program Director, Broadcast Director and Studio Technician. The results of the study show that LPP-RRI Atambua Station has carried out its function as an information.
PENGABDIAN MAHASISWA MELALUI JELAJAH ALAM DAN EDUKASI WISATA BERKELANJUTAN DI BENDUNGAN TEMEF KABUPATEN TIMOR TENGAH SELATAN Herminus Kefi; Alfrido Naiheli; Handrianus Nino; Fransiskus Atok
Jurnal Umum Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 4 (2025): Jurnal Umum Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Cahaya Budaya Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58290/jupemas.v4i4.615

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di kawasan wisata Bendungan Temef, Kabupaten Timor Tengah Selatan, dengan tujuan meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam pengembangan wisata berkelanjutan. Kegiatan ini melibatkan mahasiswa/i Program Studi Administrasi Negara, dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol), tokoh adat, serta masyarakat setempat sebagai mitra utama. Metode pengabdian yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dan edukatif yang dikemas melalui kegiatan jelajah alam untuk mengenalkan potensi kawasan Bendungan Temef sekaligus mengidentifikasi permasalahan lingkungan dan tata kelola wisata di tingkat lokal. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pelestarian lingkungan dan pengelolaan wisata yang berkelanjutan berbasis kearifan lokal. Kegiatan jelajah alam yang dipadukan dengan edukasi wisata berkelanjutan mampu mendorong kolaborasi antara mahasiswa, dosen, tokoh adat, dan masyarakat dalam menjaga serta mengembangkan kawasan Bendungan Temef. Selain memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran kontekstual bagi mahasiswa dalam menerapkan nilai-nilai pengabdian, kepemimpinan, dan tanggung jawab sosial sebagai bagian dari peran perguruan tinggi dalam pembangunan daerah.
Collaborative Governance in Fulfilling Child Protection Rights in North Central Timor District Ludvina Lodan Utapara; Yohanes Fritantus; Pionisius Minggu; Herminus Kefi; Dimas Agustian
Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Publik Vol 15, No 2 (2025)
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jiap.v15i2.73420

Abstract

This study aims to describe the cross-sector collaboration process in fulfilling the protection rights of child victims of violence which includes face-to-face dialogue, building trust, commitment to the process, mutual understanding and the final results achieved. This study uses a qualitative method with a descriptive approach. Data were collected through interviews, observations and documentation with key informants from the P3A Service, and other informants, namely the Resort Police, Social Service, Education Service, Health Service, District Attorney's Office, Population and Civil Registration Service, Yabiku and paralegals. Data analysis techniques include data reduction, data presentation and drawing conclusions. This study is guided by five research indicators, namely face-to-face dialogue proven by case titles, building trust proven by the regent's decree and also the strategic plan of the P3A Service, commitment to the process proven by a clear flow of handling child violence cases, shared understanding proven by joint meetings, and temporary impacts proven by decreasing cases of child violence. The results of this study indicate that collaborative governance in resolving cases of child violence has obtained quite satisfactory results, but there are still obstacles that the community does not fully understand the importance of child protection. The recommendation from this study is to increase the capacity of human resources through periodic socialization to the community and encourage active community involvement as pioneers and reporters related to child violence.