Raymond IVano Avandi
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Ordik

MINAT SISWA SMA KANJENG SEPUH SIDAYU DALAM MENGIKUTI EKSTRAKURIKULER BOLAVOLI (Studi pada Siswa Putra SMA Kanjeng Sepuh Sidayu) Ahmad Efendi, ; Raymond IVano Avandi,
Ordik Vol 8, No 2 (2010)
Publisher : Ordik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan prestasi kegiatan ekstrakurikuler bolavoli di SMA Kanjeng Sepuh Sidayu menarik siswa untuk mengikuti kegiatan ekstrakurikuler ini. Minat adalah suatu rasa lebih suka dan rasa keterikatan pada suatu hal atau aktivitas, tanpa ada yang menyuruh. Minat pada dasarnya adalah penerimaan akan suatu hubungan antara diri sendiri dengan sesuatu di luar diri. Semakin kuat atau dekat hubungan tersebut, semakin besar minat. Suatu minat dapat diekspresikan melalui suatu pernyataan yang menunjukkan bahwa siswa lebih menyukai suatu hal daripada hal lainnya, dapat pula dimanifestasikan melalui partisipasi dalam suatu aktivitas. Siswa yang memiliki minat terhadap subyek tertentu cenderung untuk memberikan perhatian yang lebih besar terhadap subyek tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat minat siswa SMA Kanjeng Sepuh Sidayu dalam mengikuti ekstrakurikuler bolavoli. Sasaran penelitian ini adalah siswa putra SMA Kanjeng Sepuh Sidayu yang diambil sebanyak 175 siswa. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan angket minat. Dari hasil penelitian diperoleh suatu simpulan bahwa: tingkat minat siswa SMA Kanjeng Sepuh Sidayu dalam mengikuti ekstrakurikuler bolavoli adalah sebesar 74,7%. Hal ini dapat dikatakan bahwa minat siswa SMA Kanjeng Sepuh Sidayu dalam mengikuti ekstrakurikuler bolavoli adalah tinggi. Faktor-faktor yang menjadi penyebab timbulnya minat siswa SMA Kanjeng Sepuh Sidayu dalam mengikuti ekstrakurikuler bolavoli menunjukkan bahwa: faktor perasaan mempunyai nilai persentase yang paling tinggi yaitu sebesar 77,8%, kemudian masing-masing secara berurutan diikuti oleh faktor tujuan sebesar 77,4%, faktor alasan sebesar 73,8%, dan faktor keinginan sebesar 71,3%.