Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

OPTIMALISASI MEDIA DUA DIMENSI TANPA PROYEKSI DALAM MENINGKATKAN PEMEROLEHAN BAHASA ARAB SISWA Hasan Hasan
Jurnal Al-Maqoyis Vol 3, No 1 (2015)
Publisher : UIN ANTASARI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (433.226 KB) | DOI: 10.18592/jams.v3i1.876

Abstract

Dewasa ini media pelajaran sangat berkembang dengan pesatnya, baik harganya yang murah bahkan sampai mahal pun ada. Ketika media yang kita inginkan tidak dapat dibeli karena alasan financial yang belum mencukupi atau alasan yang lain. Itu tentunya tidak bisa dijadikan alasan untuk menghadirkan media yang dapat digunakan ketika sedang dalam pembelajaran. Untuk sekolah yang anggaran belanja untuk media yang sedikit tidak perlu khawatir. Hal itu bisa disiasati dengan mengoptimalkan media pembelajaran yang sudah ada di sekolah/kelas. Setiap sekolah bisa dipastikan memiliki media papan tulis. Ketika sebuah media dioptimalkan penggunaannya oleh guru di kelas seperti halnya papan tulis, maka hasilnya pun akan menggembirakan. Untuk itu kreatifitas dan inovasi seorang guru mutlak diperlukan dan ditingkatkan guna meningkatkan hasil belajar siswa.
MEDIA MUSIK(LAGU) DALAM PEMBELAJARAN BAHASA ARAB TINGKAT MI Hasan Hasan
Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Al Qalam Vol. 9, No. 17, Januari-Juni 2016
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (479.223 KB) | DOI: 10.35931/aq.v0i0.53

Abstract

Pemanfaatan musik sebagai media pembelajaran yang menjadikan proses pembelajaran menjadi menyenangkan dan tidak membosankan. Musik dapat menyeimbangkan kecerdasan intelektual dan emosional sehingga akan memberikan hasil yang baik bagi siswa. Selain itu musik juga mempengaruhi kondisi fisiologis. Kondisi fisiologis yang relaks akan membangkitkan semangat siswa dalam mengikuti proses belajar. Relaksasi yang diiringi dengan musik membuat pikiran selalu siap dan mampu untuk lebih berkonsentrasi dalam menerima pelajaran. Jika hal tersebut dipergunakan dalam pembelajaran bahasa Arab di berbagai tingkatan khususnya tingkat MI yang notabene usia mereka adalah usia bermain maka akan menghasilkan sesuatu yang sangat membantu dalam pembelajaran bahasa Arab.
KETERAMPILAN MENGAJAR BAHASA ARAB MATERI ISTIMA MENGGUNAKAN MEDIA LAGU Hasan Hasan
Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Al Qalam Vol. 11, No. 23, Januari-Juni 2017
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (286.99 KB) | DOI: 10.35931/aq.v0i0.7

Abstract

Istima’ atau menyimak adalah suatu keterampilan yang hingga sekarang agak diabaikan dan belum mendapat tempat yang sewajarnya dalam pengajaran bahasa Arab. Masih kurang sekali materi berupa buku teks dan sarana lain, seperti rekaman yang digunakan untuk menunjang tugas guru dalam pengajaran menyimak untuk digunakan di Indonesia. Ketika keterbatasan media yang ada, guru dituntut untuk memberikan pembelajaran yang sebaiknya. Untuk mengatasi permasalahan tersebut guru harus bisa berinovasi dalam mengajar. Salah satu bentuk inovasi adalah dengan menggunakan media lagu dalam mengajarkan materi istma’. Di tangan seorang guru yang kreatif dan inovatif media lagu fungsi awalnya untuk menghibur juga dapat digunakan untuk mengajar, sehingga anak didik merasa senang dalam belajar bahasa Arab.
Arabic Teacher Creativity Towards The Use Of Information Technology In Distance Learning Nabella Sabella; Hasan Hasan
Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol 16, No 2: Al Qalam (Maret 2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/aq.v16i2.875

Abstract

The main problem in this study, along with the COVID-19 pandemic, which has plagued Indonesia for more than a year, has caused various problems and impacted various aspects of life, especially in education. To reduce the spread of COVID-19, the government enforces distance learning, which also impacts learning Arabic and requires teachers to develop creativity in learning. Using a qualitative field research method, this study aims to determine the creativity of Arabic language teachers in utilizing information technology for distance learning during the covid-19 pandemic. As for some of the media used, such as. Create video content, take advantage of social media, use video conferencing applications such as Zoom and Google Meet, to take advantage of educational website services in the form of Google Classroom and Wordwall games. Based on the results of the analysis conducted by the researchers, this study proved that there are various kinds of teacher creativity in learning Arabic online, such as interactive multimedia, quizzes with google forms, word wall games, and so on. Second, eliminating student learning boredom by developing teacher creativity based on information technology. Third, it is still necessary to conduct information technology-based creativity development training, especially in learning Arabic, because not all Arabic language teachers can develop information technology-based teaching skills. This study proved that there are various kinds of teacher creativity in learning Arabic online, such as interactive multimedia, quizzes with google forms, word wall games. Second, eliminating student learning boredom by developing teacher creativity based on information technology.Keywords: Creativity, Arabic Teacher, Distance Learning, Information Technology.
PENGGUNAAN MEDIA HIPNOSIS DALAM PEMBELAJARAN BAHASA ARAB MADRASAH IBTIDAIYAH Hasan Hasan
DARRIS: Jurnal Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Vol 1, No 2 (2018): October
Publisher : Program Studi PGMI STAI Al Falah Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (689.018 KB)

Abstract

Hypnosis is a branch of psychology that is searching for the influence of hypnosis and suggestive thoughts are also known to medicine. Hypnosis combined with teaching, known as hypnotizing. Hypnoteaching is a method of learning that in presenting the subject matter, the teacher uses techniques of communicating a very persuasive and suggestive with the goal of keeping the students easily understand the subject matter. Teachers can use it are expected to be medium for teaching with the purpose of developing the motivation of learners in this madrasah ibtidaiyah aged children are particularly in the Arabic language. Hypnosis is also used to enhance their confidence and held in the learning without tension and anxiety, and fear so as to increase their learning outcomes. Hypnoteaching includes the following steps: 1) embed the intentions and motivations in learners; 2) pacing or liken position, gestures, language, as well as brain waves with others or learners; 3) leading or directing the learners; 4) using positive words; 5) giving praise and thanks; 6) modeling or give example through speech and behavior. If teachers applying learning activities in hypnotizing, then the learning atmosphere in the class would be more conducive, learners feel safe and comfortable is important, so that the goal of learning is more easily achieved. Keywords: Psychology, Hypnosis, Media of learning the Arabic language
Pembelajaran Bahasa Arab Dengan Metode Eksplorasi Kolaborasi Dan Kolaboratif Learning Hasan Hasan; Melyyani Melyyani
Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol. 16, No 6 : Al Qalam (November 2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/aq.v16i6.1681

Abstract

Tujuan pembelajaran bahasa arab dengan metode eksplorasi kolaborasi dan kolaboratif learning ini adalah untuk mendeskripsikan kemampuan guru bahasa Arab di MTsN 7 Tabalong dalam melaksanakan pembelajaran di kelas dengan metode tersebut. Penelitian ini termasuk jenis penelitian lapangan (field research) yaitu memaparkan dan menggambarkan keadaan serta fenomena dengan lebih jelas mengenai situasi yang terjadi, maka jenis penelitian yang digunakan merupakan penelitian kualitatif. Penelitian ini juga bisa dikatakan sebagai penelitian sosiologis yaitu suatu penelitian yang cermat yang dilakukan dengan jalan langsung terjun ke lapangan. Subjek penelitian ini yaitu guru bahasa Arab kelas IX MTsN 7 Tabalong. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pemeriksaan keabsahan data menggunakan uji kredibilitas dengan triangulasi. Data di analisis dengan reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, maka dapat diambil kesimpulan bahwa kemampuan guru bahasa Arab di MTsN 7 Tabalong dalam proses pembelajaran menggunakan metode eksplorasi kolaborasi dan kolaboratif learning dapat terlihat pada kemampuan guru dalam mengelola kelas sehingga mampu menggali kemampuan peserta didik.
PUBLIKASI ILMIAH BAGI GURU SEKOLAH: ANTARA REALITA DAN HARAPAN Hasan Hasan
Cross-border Vol. 4 No. 2 (2021): Cross-border
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat Institut Agama Islam Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas Kalimantan Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nowadays a person's competence can be seen from how many writings he makes according to his competency. Likewise with the teaching profession, namely teachers. The teacher not only teaches students in class but is also required to be able to write their ideas through writing published in books and scientific journals both national and international accredited. One of the various activities in the framework of developing the teaching profession can be seen from how many of the number of teacher publications published in the form of books and mass media, moreover scientific journals, but in reality scientific publications from teachers are still considered minimal. Whereas, basically writing this kind of scientific writing is believed to be able to improve the professionalism of the teacher while improving the quality of the learning it conveys. More than that also scientific publications for teachers as a prerequisite for promotion and position so as to provide more motivation for them to make higher quality scientific work. This research method uses library research or library research. The conclusion in this study is that scientific publications for teachers besides being considered important because of the following, namely one of the conditions for promotion and position of the teacher, the existence of the competency of the teacher concerned and also developing and disseminating knowledge.
Pendidikan Islam Berbasis Pengembangan Masyarakat Nursalim, Eko; Hasan, Hasan
Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol. 17, No 5 : Al Qalam (September 2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/aq.v17i5.2643

Abstract

Penelitian ini dilakukan adanya persoalan lembaga pendidikan termasuk di dalam pendidikan Islam yang salah satunya memiliki tujuan mendidik seluruh  masyarakat sehingga siap menghadapi problem atau permasalahan yang terjadi dan dapat menyelesaikannya dengan baik. Namun pada kenyataannya,  pendidikan  Islam di Indonesia  sejauh ini gagal  memberikan solusi bagi seluruh masyarakat, khususnya bagi umat Islam. Kondisi seperti  ini menciptakan sikap pesimis yang ditemukan di masyarakat dan membuat sistem pendidikan Islam  semakin terpinggirkan. Seharusnya semua kegiatan pendidikan ditujukan untuk melibatkan semua tingkatan komponen pendidikan, termasuk masyarakat. Namun, pada kenyataannya, masyarakat tidak mendapatkan tempat yang layak sebagai subjek yang memainkan peran penting dalam setiap kebijakan pendidikan. Kajian library research digunakan dalam penelitian ini, dimana peneliti menganalisis serta menelaah sumber pustaka yang berkaitan dengan pendidikan islam yang berbasis pada pengembangan masyarakat berdasarkan temuan dan teori dari berbagai literatur. Hasilnya pendidikan islam berbasis pengembangan masyarakat muncul dari keinginan masyarakat untuk memperdalam dan menambah ilmu pengetahuan islam, kelebihannya yaitu adanya motivasi beragama, semangat mengajarkan ilmu pengetahuan dan kemandirian dalam mengelola. Sedangkan kelemahannya terdapat pada keadaan finansial, manajemen kelembagaan dan pengembangan program unggulan.
Implementation of the Integration of Science and Islam in Islamic Education: Strategies for Building a Non-Dichotomy Paradigm Eko Nursalim; Hasan, Hasan
At-Taqaddum Vol. 17 No. 2 (2025): At-Taqaddum
Publisher : Quality Assurance Institute (LPM) State Islamic University Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/at.v17i2.28712

Abstract

This research responds to the real challenges in madrasahs, where low integration of Islamic knowledge with scientific education is hindered by limited teacher competencies and inadequate learning facilities. Using a library research method supported by case studies of Islamic Religious Education laboratories, this study aims to clarify the objectives and relationship between science and Islam as well as the challenges and practical solutions for integration. Findings show that integration is a complementary process where science strengthens religious understanding (faith), while Islam guides the objectives and orientation of human endeavors. Practical strategies include interdisciplinary curriculum development, teacher training to improve qualifications, and establishing Islamic Religious Education laboratories that use natural phenomena as learning media. These laboratories serve as places for practising and researching Islamic teachings, enhancing students’ competence and stimulating scientific attitudes. The study’s implications offer concrete benefits for educators by providing effective teaching strategies, for students by fostering a holistic worldview connecting material and spiritual dimensions, and for policymakers by informing policies and programs supportive of science-Islam integration in educational institutions. This integrative approach is vital for developing comprehensive education in madrasahs that addresses contemporary educational and spiritual needs, enhancing learning quality and educational infrastructure.
Konsep Integrasi Ilmu (Non Dikotomi Pengetahuan) Dalam Pandangan Islam Ummu Khairin Nisa; Hasan Hasan; Zulkarnaen
Ahsan: Jurnal Ilmiah Keislaman dan Kemasyarakatan Vol. 1 No. 2 (2024)
Publisher : PT. Pustaka Andil Lestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67802/ahsan.vi.25

Abstract

Integration of science is the process of harmonizing science with religion. However, it is still found in society that people are more concerned with general science than religious science, and vice versa. So this research is intended to describe the purpose of science integration, and the relationship between science and Islam, problems and solutions to the integration of Islam and science, and the importance of integration. The method in this research is library research method. The results show that the integration of science is a complementary construction process, where science serves to complement theological knowledge (faith), and vice versa. The relationship between Islam and science is that science provides tools and accelerates progress, while Islam determines the purpose and direction of human efforts. The importance of integration is due to the fact that Muslims need a system of science that can fulfill their material and spiritual needs, where the current scientific method is not able to meet these needs. Meanwhile, the problems of integration in the community are the lack of facilities and infrastructure, the educational background of teachers, etc. The solution to overcome these problems is to improve the quality of teachers, integrate science with religious disciplines, make God's creation as a learning infrastructure, provide Islamic religious education laboratories, and others.