Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : SPASIAL

PENGARUH KEBERADAAN MINIMARKET TERHADAP “WARONG” DI KECAMATAN MALALAYANG Arif Wibowo, Triyan; Rengkung, Michael; Mastutie, Faizah
SPASIAL Vol 2, No 2 (2015)
Publisher : SPASIAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan minimarket di Indonesia beberapa tahun ini telah mengalami perkembangan yang pesat. Pertumbuhannya tidak hanya berada di pusat kota saja tapi sudah menyebar hingga ke daerah pinggiran kota. Hal inipun yang terjadi di Kota Manado, pertumbuhan minimarket yang mulai berkembang hingga ke daerah pinggiran kota menyebabkan penyebarannya yang tidak beraturan antara satu minimarket dengan minimarket lainnya. Serta keberadaan minimarket yang berdekatan dengan warong yang berada dalam satu area jangkauan pelayanan akan sangat mempengaruhi preferensi masyarakat dalam berbelanja. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui persepsi dan preferensi masyarakat terhadap minimarket maupun warong, dan juga untuk mengetahui pengaruh keberadaan minimarket terhadap warong berkaitan dengan jarak jangkauan pelayanannya.metode yang digunakan adalah analisis IPA (Importance Performance Analysis) dan juga analisis overlay jangkauan pelayanan. Masing-masing fasilitas perdagangan, baik minimarket maupun warong memiliki kelebihan dan kekurangan berdasarkan variable-variabel yang dinilai oleh konsumen pengunjung.Terdapat perubahan kecenderungan pada preferensi pemilihan tjuan berbelanja sebelum dan sesudah berdirinya minimarket di kawasan Kecamatan Malalayang. Berdasarkan jangkauan pelayanan, dapat diketahui bahwa semakin besar jangkauan minimarket, maka akan semakin banyak warong yang terfriksi dengan jangkauan pelayanannya. Satu minimarket berdampak terhadap 5 warong.Berdasarkan penelitian semakin jauh warong yang berada di dalam lorong terhadap minimarket maka pengaruh yang ditimbulkan akan semakin kecil. Sedangkan warong yang berada di pinggir jalan Wolter Monginsidi tidak terlalu berpengaruh akan jarak yang berdekatan dikarenakan rata-rata konsumen mereka berada pada jarak pelayanan yang jauh. Kata kunci : Pengaruh, Minimarket, Warong, Jangkauan pelayanan.
ANALISIS KEBUTUHAN RUANG TERBUKA HIJAU DI KOTA POSO (STUDI KASUS : KECAMATAN POSO KOTA) Tontou, Juliana Maria; Moniaga, Ingerid; Rengkung, Michael
SPASIAL Vol 2, No 3 (2015)
Publisher : SPASIAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ruang terbuka hijau  (RTH) merupakan bagian penting dari struktur pembentuk kota, dimana RTH memiliki fungsi utama sebagai penunjang ekologis kota yang diperuntukkan sebagai ruang terbuka penambah dan pendukung nilai kualitas lingkungan dan budaya suatu kawasan.Kecamatan Poso Kota yang terletak di Kabupaten Poso Sulawesi Tengah.Kondisi RTH di Kecamatan Poso Kota tidak tersebar merata pada beberapa kelurahan. Kecamatan Poso Kota merupakan kecamatan yang memiliki banyak penduduk karena terletak di kawasan pusat kota, dengan fungsi perkantoran, jasa, perdagangan dan kawasan pemukiman yang padat penduduk. Proporsi ruang terbuka hijau Kecamatan Poso saat ini belum memenuhi standar kebijakan tata ruang 30% dari total luas wilayah atau UU No.26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang. Penelitian ini dilakukan di Penelitian ini menggunakan metode analisis kuantitatif dengan menggunakan pendekatan statistik deskriptif yaitu mendeskripsikan keadaan wilayah studi, berdasarkan perhitungan luas RTH berdasarkan luas wilayah, luas RTH berdasarkan jumlah penduduk, dan luas RTH Hutan Kota berdasarkan kebutuhan oksigen penduduk. Keywords  : RTH, Kecamatan Poso Kota
TINGKAT KETIMPANGAN WILAYAH DI KABUPATEN DARATAN DAN KABUPATEN KEPULAUAN. STUDI KASUS: KABUPATEN MINAHASA TENGGARA DAN KABUPATEN KEPULAUAN SITARO Hassanah, Jumiatun; Tondobala, Linda; Rengkung, Michael
SPASIAL Vol 8, No 2 (2021)
Publisher : SPASIAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ketimpangan wilayah merupakan salah satu permasalahan yang masih umum terjadi di Negara Indonesia. Beberapa daerah mengalami kemajuan yang cepat namun di beberapa daerah lainnya mengalami ketertinggalan terutama pada daerah kepulauan yang sering terisolir karena pebedaan karakteristik wilayah dengan daerah daratan. Penelitian ini dilakukan di salah satu daerah daratan dan kepulauan di Provinsi Sulawesi Utara tepatnya di Kabupaten Minahasa Tenggara dan Kabupaten Kepulauan Sitaro. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat ketimpangan wilayah berdasarakan PDRB menggunakan Index Williamson dan mengetahui factor-faktor yang mempengaruhi ketimpangan wilayah dengan analisis factor PCA serta membentuk tipologi perkembangan wilayah dengan analisis gerombol (clustering analysis). Hasil dari penelitian ini adalah tingkat ketimpangan wilayah di Kabupaten Kepulauan Sitaro lebih tinggi daripada Minahasa Tenggara dan factor yang sangat berpengaruh terhadap ketimpangan di kepulauan sitaro adalah kontribusi PDRB dan aksesibilitas. Pembentukan tipologi perkembangan wilayah terbagi kedalam 3 cluster. Kecamatan yang termasuk dalam cluster 1 mempunyai tingkat perkembangan wilayah tinggi, cluster 2 sedang dan cluster 3 perkembangan wilayah rendah. Kata kunci: Ketimpangan wilayah; Kepulauan; Index Williamson; Factor pengaruh ketimpangan; Tipologi perkembangan wilayah