Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Borneo Student Research (BSR)

Analisis Faktor Resiko Hepatotoksik Dalam Penggunaan Obat Anti Tuberkulosis (Oat) Pada Pasien Tuberkulosis Sahra Siami; Rizki Nur Azmi
Borneo Student Research (BSR) Vol 3 No 1 (2021): Borneo Student Research
Publisher : Borneo Student Research (BSR)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan studi: Tujuan Telaahan ini yaitu untuk Mengetahui faktor resiko hepatotoksik dalam penggunaan obat anti tuberkulosis (OAT) pada pasien Tuberkulosis di Rumah Sakit X Kota Samarinda. Metodologi: Penelitian ini termasuk jenis penelitian cohort retrospektif. Pengambilan sampling sendiri menggunakan metode purpose sampling dengan jumlah sampel 81 pasien dan teknik pengambilan data menggunakan data sekunder dari rekam medik pasien TB dari tahun 2018 sampai 2020. Hasil: Didapatkan hasil bahwa faktor resiko yang memiliki yang memiliki nilai OR<1 adalah Jenis Kelamin dan Merokok. nilai OR>1 adalah Usia, Jenis TB, Terapi TB dan Outcome sedangkan untuk nilai p semua faktor resiko tidak memiliki hubungan yang signifikan. Dapat disimbulkan bahwa Faktor Resiko jenis kelamin, usia, jenis TB, penggunaan rokok, Konsumsi alkohol, terapi TB, Penyakit penyerta, parameter laboratorium dan outcome yang memungkinkan terkena hepatotoksik namun dalam penelitian ini adalah didapatkan hasil yang tidak signifikan. Manfaat: Dapat menjadi gambaran bagi pembaca mengenai kejadian hepatotoksik pada pasien tuberkulosis dengan penggunaan obat anti tuberkulosis dan dapat menjadi pertimbangan klinis pengunaan obat anti tuberkulosis.
Identifikasi Kejadian Hepatotoksik Pada Pasien Tuberkulosis Dengan Penggunaan Obat Anti Tuberkulosis Di Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Wahab Sjahranie Tiara Ardiani; Rizki Nur Azmi
Borneo Student Research (BSR) Vol 3 No 1 (2021): Borneo Student Research
Publisher : Borneo Student Research (BSR)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan studi: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kejadian hepatotoksisitas pada pasien tuberkulosis yang menggunakan obat anti tuberkulosis. Metodologi: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif responsif dengan menggunakan data sekunder berupa rekam medis pasien tuberkulosis rawat inap di RSU Abdul Wahab Sjahranie dari tahun 2018 sampai dengan tahun 2020. Data dianalisis menggunakan SPSS. Hasil: Dalam penelitian ini, 81 sampel dengan hepatotoksisitas 43,2% dan 56,8% tanpa hepatotoksisitas, 18,5% dengan hepatotoksisitas ringan, 23,5% dengan hepatotoksisitas sedang, 0% dengan hepatotoksisitas berat dan 1,2% dengan hepatotoksisitas sangat berat. Gejala hepatotoksisitas dengan mual 16%, muntah 13,6%, demam 11,1%, tidak memiliki gejala 12,3%, fatigue 9,9% dan nyeri perut 3,7%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah 43,2% sampel mengalami hepatotoksisitas, secara umum sampel mengalami hepatotoksisitas sedang dan umumnya gejala hepatotoksik seperti mual. Manfaat: Dapat menjadi gambaran bagi pembaca mengenai kejadian hepatotoksik pada pasien tuberkulosis dengan penggunaan obat anti tuberkulosis dan dapat menjadi pertimbangan klinis pengunaan obat anti tuberkulosis.