Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Strategi Pengembangan Mutu Lembaga Pendidikan di Era Globalisasi Nur Rahmi Sonia
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 4, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v4i3.2961

Abstract

Perkembangan IPTEK yang semakin maju dan berkembang menjadikan lembaga pendidikan dituntut untuk mampu meningkatkan kualitasnya dalam menghadapi tantangan dan perkembangan zaman. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk merumuskan strategi pengembangan lembaga pendidikan yang memenuhi karakteristik kualitas yang baik dalam menyelenggarakan pendididikan baik di tingkat nasional maupun internasional. Metodologi atau Pendekatan yang digunakan dalam artikel ini menggunakan metode atau pendekatan kepustakaan (library research), sedangkan pengumpulan data dilakukan dengan menelaah dan/atau mengekplorasi beberapa Jurnal, buku, dan dokumen-dokumen (baik yang berbentuk cetak maupun elektronik) serta sumber-sumber data dan atau informasi lainnya yang dianggap relevan dengan kajian. Hasil penelitian mengarahan pada konsep pengembangan mutu, karakteristik mutu dan strategi pengembangan mutu di lembaga pendidikan. Mutu merupakan sesuatu yang memenuhi spesifikasi/ standarisasi dan memenuhi kebutuhan pelanggan. Lembaga pendidikan yang bermutu apabila telah memenuhi standar yang telah ditentukan baik input, proses maupun ouputnya dan mampu memenuhi kebutuhan pelanggannya. Dalam mencapai mutu pendidikan diperlukan indikator yang tertuang dalam karakteristik mutu pendidikan baik secara nasional maupun internasional. Mutu tidak bersifat stagnan, namun dinamis berkembang secara terus menerus sehingga dilakukan dengan perbaikan berkelanjutan hinga mencapai bahkan melebihi standar yang telah ditentukan.  Strategi dalam pengembangan mutu yang dilakukan oleh Denim, Juran, Crosby dan Ishikawa masih relevan dan sesuai dengan perkembangan dan kebutuhan zaman saat ini.
Implementasi Manajemen Sarana Prasarana Pendidikan di Madrasah Aliyah Swasta Nur Rahmi Sonia
JIEMAN: Journal of Islamic Educational Management Vol. 3 No. 2 (2021): JIEMAN: Journal of Islamic Educational Management
Publisher : The Faculty of Education and Teaching Training

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/jieman.v3i2.95

Abstract

Artikel ini menjelaskan mengenai hasil implementasi manajemen sarana prasarana pada sebuah Madrasah Aliyah (MA) swasta di Beton, Ponorogo, Jawa Timur. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan cara triangulasi yang dilakukan dengan menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi dari sumber yang sama, sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah pengumpulan data, reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan.  Hasil penelitian ini adalah bahwa implementasi manajemen sarana prasarana di MA ini terdiri dari proses perencanaan, pengadaan, pemeliharaan dan pengawasan. Pertama, perencanaan terdiri dari kegiatan penyusunan daftar kebutuhan, estimasi biaya, menetapkan skala prioritas dan menyusun rencana pengadaan. Kedua, pengadaan terdiri dari pembelian, penerimaan hibah, penyewaan, pinjaman dan rekondisi. Ketiga, pemeliharaan dilakukan dengan cara membentuk tim pemeliharaan, menyusun daftar pemeliharaan, menentukan jadwal pemeliharaan secara rutin dan berkala, dan evaluasi pemeliharaan. Keempat, pengawasan dilakukan melalui Wakil Kepala Sekolah Bidang Sarana dan Prasarana melaporkan hasil pengawasan kepada kepala sekolah, penyusunan laporan pengawasan, dan pelaporan kepada pihak yayasan setiap enam bulan sekali dan setahun sekali. Kata Kunci: manajemen sarana prasarana pendidikan, Madrasah Aliyah Abstract This article is to explain the results of the implementation of infrastructure management at a private Madrasah Aliyah, Beton, Ponorogo, East Java. The type of research used in this research is qualitative research with a case study approach. The data collection technique in this study was carried out by triangulation which was carried out using observations, interviews and documentation from the same source.  While the data analysis techniques used are data collection, data reduction, data display, and drawing conclusions. The results of this study are that the implementation of infrastructure management at this madrasah consists of the planning, procurement, maintenance and supervision processes. First, planning consists of preparing a list of needs, estimating costs, setting priorities and compiling a procurement plan. Second, procurement consists of purchasing, receiving grants, leasing, lending and reconditioning. Third, maintenance is carried out by forming a maintenance team, compiling a maintenance list, determining routine and periodic maintenance schedules, and evaluating maintenance. Fourth, supervision is carried out through the vice principal for infrastructure reporting the results of supervision to the principal, preparing supervision reports, and reporting to the foundation once a month and once a year.
MANAJEMEN PENINGKATAN MUTU PEMBELAJARAN SISWA DI MTS DARUL HUDA MAYAK TONATAN PONOROGO Indriana Rahmawati; Nur Rahmi Sonia
Edumanagerial Vol. 1 No. 2 (2022): EDUMANAGERIAL : Journal of Islamic Education Management
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Inti proses pendidikan adalah pembelajaran, karena pembelajaran merupakan segala sesuatu yang dilakukan oleh guru agar terjadi proses belajar terhadap siswa. Dalam prosesnya harapan tidak sesuai dengan rencana, karena masih banyak siswa yang tidak memperoleh hasil yang memuaskan sehingga berpengaruh terhadap mutu pembelajaran. Di MTs Darul Huda menunjukkan sebaliknya, mutu pembelajarannya baik terbukti dari akreditasi dan prestasi yang dicapai baik siswa maupun gurunya. Tujuan penelitian untuk mengetahui perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi manajemen peningkatan mutu pembelajaran siswa di MTs Darul Huda. Peneliti ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data milik Miles dan Huberman. Hasil dari penelitian ini yaitu: (1) Perencanaan RPP dilakukan dengan menyusun dokumen I yang setiap elemennya membuat proker jangka panjang dan pendek. Perangkat pembelajaran dilimpahkan ke guru pengampu. Kebutuhan dalam pembelajaran mencakup hardware (sarana yang tampak) dan software (perangkat mengajar). Sedangkan perencanaan evaluasi berupa PH, PTS, dan, PAS; (2) Pelaksanaan pembelajarannya sudah sesuai dengan yang direncanakan. Komponen pembelajaran terpenuhi secara keseluruhan, dan pelaksanaan dengan RPP yang dibuat sesuai. Pembagian jadwal mengacu pada K-13. Tahap pembelajarannya yaitu pendahuluan, inti, dan penutup. Pelaksanaan evaluasi berupa evaluasi diaknosik, selektif, penempatan, sumatif, dan formatif; (3) Evaluasi pembelajaran siswa di MTs Darul Huda sudah ada peningkatan dari tahun kemarin. Evaluasinya berupa PH, PTS, PAS dan KK. Kriteria penilaian meliputi penilaian kognitif, afektif dan psikomotorik. Sedangkan evaluasi guru dilaksanakan dalam bentuk monitoring, pelatihan guru, workshop, dan supervisi yang dilaksanakan satu bulan sekali. Dengan demikian guru akan lebih kreatif dan inovativ dalam pembelajaran.
Total Quality Management dalam Lembaga Perguruan Tinggi Nur Rahmi Sonia
Southeast Asian Journal of Islamic Education Management Vol. 2 No. 1 (2021): Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Universitas Islam Negeri Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo (previously known as IAIN Ponorogo)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/sajiem.v2i1.47

Abstract

This article describes Total Quality Management for improving higher education organization. This paper employed library research method or approach. The data were collected by analyzing and/or exploring some journals, books, both printed and electronic documents, and other sources and/or information that relate to the research. TQM is that one of the original approach to run a business that seeks to maximize profits and competitiveness through the continous improvement of the product, is now starting to be implemented in many ogled educational institusional, including higher education or universities that have the same four elements, namely inputs, processes, outputs and outcomes are similarly put human resources as a vital component. Implementation of TQM in fact is an attempt to change the traditional irrational management towards modern rational management that is one of the elements on decision making based on facts. Therefore, total quality management be able to give a foundation for quality management and becomes one of the alternatives in ensuring customer satisfaction. Customer who get satisfaction in the services become the basic capital for institutions to form customer loyalty.   Keywords: total quality management; higher education; customer satisfaction, customer loyalty     Abstrak Artikel ini menjelaskan terkait Manajemen Mutu Terpadu (Total Quality Management) dalam mengimplementasikan untuk meningkatkan organisasi pendidikan di perguruan tinggi. Metodologi atau Pendekatan - yang digunakan dalam tulisan ini menggunakan metode atau pendekatan kepustakaan (library research), sedangkan pengumpulan data dilakukan dengan menelaah dan/atau mengekplorasi beberapa Jurnal, buku, dan dokumen-dokumen (baik yang berbentuk cetak maupun elektronik) serta sumber-sumber data dan atau informasi lainnya yang dianggap relevan dengan kajian. Manajemen Mutu Terpadu merupakan salah satu pendekatan asli untuk menjalankan bisnis yang berusaha untuk memaksimalkan keuntungan dan daya saing melalui peningkatan terus menerus dari produk, kini mulai diterapkan dan dilirik institusional pendidikan, termasuk pendidikan tinggi atau universitas yang memiliki empat unsur yang sama dengan, yaitu input, proses, output dan outcome yaitu menempatkan sumber daya manusia sebagai komponen vital. Pelaksanaan TQM sebenarnya adalah upaya untuk mengubah manajemen rasional tradisional terhadap manajemen rasional modern yang merupakan salah satu elemen pada pengambilan keputusan berdasarkan fakta. Dengan demikian, TQM memberikan landasan bagi manajemen mutu dan menjadi salah satu alternative dalam menjamin kepuasan pelanggan (customer satisfaction). Pelanggan yang mendapatkan kepuasan dalam layanan menjadi modal dasar bagi institusi untuk membentuk loyalitas pelanggan (customer loyality).   Keywords: TQM, pendidikan tinggi, kepuasan pelanggan, loyalitas pelanggan
Supervisi Pengembangan Mutu Pendidikan: Tinjauan Konsep Developmental Supervision Glickman Nur Rahmi Sonia
Southeast Asian Journal of Islamic Education Management Vol. 3 No. 1 (2022): Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Universitas Islam Negeri Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo (previously known as IAIN Ponorogo)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/sajiem.v3i1.97

Abstract

Currently, developmental models of supervision have dominated supervision thinking research throughout the world. But its importance were not well known by the implementer like supervisors and teachers and school principals particularly in developing countries. Therefore, this article aims to provide insight into understanding the essence of monitoring developments. The methodology or approach used in this paper uses a library research method or approach, while data collection is carried out by reviewing and/or exploring several journals, books, and documents (both printed and electronic) as well as data sources. and or other information deemed relevant to the study. The results of the study indicate that supervisors in carrying out have a collection of approaches in their implementation that adjust the characteristics of teachers appropriately. That way, the supervisor can determine a starting point for using supervisor orientation with individual teachers. Therefore, developmental supervision is based on three broad propositions, namely, first, based on varying backgrounds and experiences, teachers operate at different levels of professional development. Second, the ability and effectiveness of teachers are also different, so they need to be improved in different ways. Third, the long-term goal of supervision must be to increase the ability of every teacher and school to grow to a higher stage.