Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Identifikasi Model Literasi Informasi dalam Al-Quran Rahmi Yunita; Rilci Kurnia Illahi
Murabby: Jurnal Pendidikan Islam Vol 3, No 2 (2020): Murabby Vol. 3 No. 2 September 2020
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/mrb.v3i2.2154

Abstract

Penelitian ini berupaya mengungkap model literasi informasi yang dalam alquran. Penelitian ini adalah penelitian studi pustaka menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan ayat-ayat alquran dan kitab-kitab tafsir sebagai sumber primer dan sebagai bukur mengenai literasi informasi menjadi sumber sekunder. Penelitian ini membuktikan bahwa istilah iqra’, dan Qalam adalah dua kata yang menerangkan literasi. Penemuan selanjutnya menerangkan bahwa tabayyun dan tatsabbut adalah dua istilah yang mengarah pada model literasi informasi yang terdapat dalam Alquran yang memungkinkan untuk diteliti lebih lanjut.
Analysis of The Teacher'S Role in Learning Management in a Talent-Based Curriculum Rilci Kurnia Illahi; Rahmi Yunita; Wahidul Basri
Ta'dib Vol 25, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31958/jt.v25i2.6857

Abstract

The talent-based curriculum is a school-specific curriculum developed by SMA INS Kayutanam. This curriculum guides principals and teachers to develop their learning management. The purpose of this research is to analyze the teacher's role in learning management in the talent-based curriculum that has been implemented in the school. The approach used is a qualitative approach with a case study research method. Data collection tools in this study are interviews and observation. The results of the study concluded that the teacher's role in talent-based curriculum management: a) learning planning, which is seen in the preparation of talented lesson plans and syllabus b) implementation of learning as a learning facilitator to control students so they do not make uniform work, and c) assessment of learning outcomes carried out namely the assessment of the competency-based testing system approach. The implications of the research are to be carried out by the SMA INS Kayutanam by conducting professional teacher development in the development of a school-specific curriculum.
INVESTIGASI KENDALA PENGELOLAAN ARSIP BAGI LULUSAN ILMU PERPUSTAKAAN DI DINAS PERPUSTAKAAN DAN KEARSIPAN PROVINSI SUMATERA UTARA Leila Karunia; Rahmi Yunita
JURNAL ILMU PERPUSTAKAAN (JIPER) Vol. 6, No. 1 (2024): Maret
Publisher : Unversitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jiper.v6i1.20794

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi fenomena lulusan Ilmu Perpustakaan yang bekerja di bidang kearsipan di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten/Kota. Tujuan penelitian ini untuk menginvestigasi kendala yang dihadapi oleh lulusan Ilmu Perpustakaan dalam pekerjaannya sebagai arsiparis. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Objek penelitian ini adalah Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten/Kota yang terdapat di lingkungan provinsi Sumatera Utara, yakni Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Labuhanbatu Utara dan Dinas Perpustakaan dan Arsip Kota Tebing Tinggi. Sumber data dalam penelitian ini adalah data primer yakni wawancara dengan informan dan observasi serta data sekunder yakni buku dan jurnal. Informan dalam penelitian ini sebanyak 5 orang. Pemilihan informan dilakukan melalui purposive sampling dengan kriteria pegawai bidang kearsipan yang memiliki kualifikasi pendidikan S-1 Ilmu Perpustakaan. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik yang digunakan dalam analisis data adalah yakni pengumpulan data, reduksi data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini adalah pegawai lulusan Ilmu Perpustakaan mengalami kendala dalam mengelola arsip. Kendala yang ditemukan antara lain: Sumber Daya Manusia masih kurang, tumpukan arsip, kompetensi pegawai, serta sarana dan prasarana belum memadai. Upaya yang dilakukan untuk mengatasi kendala tersebut yakni melalui ikut serta dalam pelatihan dan koordinasi dengan atasan di tempat kerja.