Nurhidayah Nurhidayah
Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Konsep Diri Peserta Didik Difabelnetra Serta Usaha Guru Bimbingan Konseling Dalam Mengembangkannya Di MAN 2 Payakumbuh Safri Mardison; Nurhidayah Nurhidayah
Jurnal Al-Taujih : Bingkai Bimbingan dan Konseling Islami Vol 3, No 1 (2017): Januari-Juni 2017
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/atj.v3i1.590

Abstract

 Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kondisi bahwa peserta didik difabelnetra memiliki kemauan yang kuat untuk mengenyam pendidikan, bagi peserta didik difabelnetra kesulitan-kesulitan bukanlah menjadi penghalang, mereka merasa bahwa tidak ada perbedaan antara peserta didik difabelnetra dengan peserta didik normal lainnya. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif. Informan penelitian adalah peserta didik difabelnetra, guru Bimbingan dan konseling di MAN 2 Payakumbuh. Data penelitian dikumpulkan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, konsep diri peserta didik difabelnetra yang terdiri dari Self-esteem (penghargaan diri) peserta didik difabelnetra di MAN 2 Payakumbuh adalah positif. Self-image (citra diri) peserta didik difabelnetra di MAN 2 Payakumbuh adalah positif. Usaha guru BK dalam mengembangkan konsep diri peserta didik difabelnetra adalah memberikan konseling individual berupa pemberian motivasi untuk meningkatkan dan membentuk rasa percaya diri.
Pluralisme Hukum di Yaman: Pergulatan Antara Syariah Islam dan Hukum Positif di Tengah Krisis Politik dan Kemanusiaan Nurhidayah Nurhidayah; Asasriwarni Asasriwarni; Zulfan Zulfan
Posita: Jurnal Hukum Keluarga Islam Vol. 4 No. 1 (2026)
Publisher : STIS Ummul Ayman, Pidie Jaya, Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52029/pjhki.v4i1.422

Abstract

This study examines the legal pluralism in Yemen, which develops through a complex interaction between Islamic law (sharia), state law (qanun), and tribal customary law (‘urf) amidst a prolonged political and humanitarian crisis. These three legal systems operate not only in parallel but also in competition to establish authority, legitimacy, and mechanisms for dispute resolution. The purpose of this research is to analyze the structure, dynamics, and dialectics of these legal systems as well as their impacts on society, particularly vulnerable groups such as women and children. This study employs a qualitative descriptive method based on library research using primary sources including Yemeni legal documents, international reports, and recent academic studies. The findings reveal that sharia remains dominant in family law, state law governs civil and economic sectors, and customary law plays a significant role in local dispute settlement during the weakening of state institutions. Armed conflict intensifies legal fragmentation, creating severe uncertainty in access to justice while enabling militias to politicize legal institutions. The study concludes that Yemen’s legal pluralism is hybrid, dynamic, yet fragile, as it is not supported by a stable state structure. Therefore, reconstructing Yemen’s legal framework requires harmonizing sharia, state law, and customary law through institutional reform, strengthening the rule of law, and ensuring protection for vulnerable groups. This study also recommends a reconstructive approach that incorporates local values and modern legal standards to build a more inclusive, adaptive, and resilient legal system for Yemen.