Juliana Hindradjat
Pendidikan Agama Kristen, Sekolah Tinggi Teologi Kharisma Bandung

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Studi Kasus Penggunaan Cognitive Behavior Therapy (CBT) dalam Menurunkan Tingkat Depresi pada Wanita Dewasa Juliana Hindradjat; M. Ramli; Carolina Ligya Radjah
Jurnal Ilmu Keperawatan Jiwa Vol. 4 No. 2 (2021): Mei 2021
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study was to determine whether Cognitive Behavior Therapy (CBT) is effective in reducing depression in adult women. This qualitative research used a case study approach with three adult female respondents. The research data were obtained through observation, interviews, and measuring the level of depression using the BDI-II (Beck Depression Inventory-II) and MCMI-IV (Millon Clinical Multiaxial Inventory-IV) measuring instruments. The BDI-II scale score data and the MCMI-IV scale before and after the intervention were then compared. The results of the analysis of this study showed that CBT can reduce the level of depression and that is indicated by a decrease in the score from indicated severe to not indicated in clinical syndrome of persistant depression and major depression on the MCMI-IV scale. Measurements using the BDI-II scale also showed a change in the level of depression from major depression to minimal depression. The measurement results of these two tests were also confirmed by changes in mood, cognitive function and behavior.
Karakteristik dan Peran Orangtua Jawa dalam Membimbing Anak Usia Sekolah Selama Proses Pembelajaran Daring di Era Pandemi Covid-19 Juliana Hindradjat; Livana PH; Sugeng Eko Irianto; Amin Kuncoro
Jurnal Ilmu Keperawatan Jiwa Vol. 4 No. 4 (2021): November 2021
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sejak Pandemi Covid-19, proses pembelajaran dilakukan secara daring, sehingga peran orangtua sangat diperlukan. Karakteristik orangtua jawa menentukan keberhasilan proses pembelajaran. Tujuan penelitian untuk mengetahui karakeristik dan peran orangtua jawa dalam membimbing anak usia sekolah selama proses pembelajaran daring di Kabupaten Kendal. Penelitian kuantitatif menggunakan metode deskriptif dilakukan pada 180 responden dengan teknik purposive sampling. Alat ukur berupa kuesioner sebanyak 20 pernyataan. Analisis dilakukan secara univariat menggunakan distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran orangtua jawa dalam membimbing anak selama proses pembelajaran daring sebagian besar baik. Hal ini didukung dengan karakter orangtua jawa yang menonjol yaitu keingintahuan, keadilan, dan kreativitas.
Harmoni Jiwa dan Iman dalam Membangun Hubungan Sehat Perspektif Kristen Nathanael Yitshak Hadi; Juliana Hindradjat
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 2: Februari 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i2.6754

Abstract

Pacaran merupakan fase penting dalam kehidupan yang bertujuan sebagai persiapan menuju pernikahan. Dalam konteks Kristen, pacaran diharapkan tidak hanya menjadi relasi romantis, tetapi juga sarana untuk membangun kekudusan dan pertumbuhan rohani. Artikel ini mengeksplorasi nilai-nilai Alkitabiah yang relevan dalam pacaran Kristen, seperti kasih sejati (agape), kekudusan, dan komitmen, serta tantangan modern yang dihadapi oleh kaum muda Kristen. Tantangan-tantangan ini meliputi pengaruh budaya permisif, media sosial, pornografi, dan relativisme moral, yang sering kali merusak nilai-nilai kekristenan dalam hubungan. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi pustaka, penelitian ini menganalisis prinsip-prinsip kekudusan, peran gereja, serta pentingnya bimbingan keluarga dalam membentuk pemahaman kaum muda tentang pacaran yang berpusat pada Kristus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pacaran Kristen yang dijalani dengan penghormatan terhadap firman Tuhan dan disiplin diri dapat menjadi sarana signifikan untuk memperdalam iman, membangun karakter Kristiani, dan memuliakan Tuhan. Penelitian ini menegaskan pentingnya menjadikan keselarasan rohani sebagai fondasi utama dalam hubungan, sehingga pacaran tidak hanya menjadi tahap perkenalan, tetapi juga persiapan yang kudus menuju pernikahan.
Mencegah Kecanduan Game Online pada Remaja melalui Pola Asuh Orangtua Ramot Sirait; Juliana Hindradjat; Yuseva Sariati
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 5 (2025): Volume 7 Nomor 5 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i5.19397

Abstract

ABSTRACT Online gaming among adolescents is a significant issue for families and communities. Adolescents allocate excessivetime to online gaming, resulting in adverse consequences. Time allocated for study is squandered, adversely affecting academic performance. Adolescents exhibit diminished capacity for socializing with peers. Prevention is essential to avert adolescent addiction. Parents must be vigilant on parenting patterns to prevent their children from developing an addiction to online games. This essay seeks to elucidate effective parenting strategies that can help teenagers prevent internet gaming addiction. This magazine employs a qualitative methodology by examining materials from books and prior research publications. Democratic parenting styles are the most effective within families due to the presence of communication and transparency between parents and children. Keywords: Game Online, Adolescents, Addiction, Parenting Strategies Patterns.  ABSTRAK Game online di kalangan remaja telah menjadi masalah yang signifikan bagi keluarga dan masyarakat. Remaja menghabiskan waktu bermain game online hingga menimbulkan dampak negatif. Waktu belajar yang terbuang berdampak pada prestasi di sekolah. Remaja mengalami kesulitan dalam bersosialisasi dengan teman-teman. Perlu dilakukan pencegahan agar remaja tidak terjerumus ke dalam kecanduan. Pola asuh orang tua merupakan aspek penting yang harus diperhatikan agar anak tidak terjerat kecanduan permainan daring. Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan metode pengasuhan yang efektif bagi orang tua dalam mencegah remaja dari kecanduan permainan daring. Metode yang digunakan dalam jurnal ini adalah metode kualitatif yang menganalisis materi dari buku dan jurnal penelitian sebelumnya. Pola asuh demokratis adalah yang paling optimal dalam keluarga karena mendorong komunikasi dan keterbukaan antara orang tua dan anak. Kata Kunci : Game Online, Remaja, Kecanduan, Pola Asuh Orangtua
Dinamika Stres pada Anak Muda Generasi Z: Studi Literatur dan Implementasi Teknik Konseling Terintegrasi Ricard Lieberth; Juliana Hindradjat
Malahayati Nursing Journal Vol 8, No 2 (2026): Volume 8 Nomor 2 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v8i2.24007

Abstract

ABSTRACT Generation Z, comprising individuals born between 1995 and 2012, represents the age group most closely intertwined with rapid technological advancement and shifting social dynamics. Numerous studies indicate that this generation experiences higher levels of stress compared to previous cohorts, influenced by academic pressure, digital–social demands, economic instability, and developmental identity challenges. This study employs a Systematic Literature Review (SLR) of 25 indexed scholarly articles to analyze the dynamics of stress among Generation Z youth and identify evidence-based counseling interventions proven effective in managing these challenges. The findings reveal that stress in Generation Z is multidimensional, encompassing cognitive, emotional, social, and behavioral aspects that are shaped by intensive social media use, social comparison, sleep disturbances, and academic burdens. Counseling techniques such as Cognitive Behavioral Therapy (CBT), Mindfulness-Based Interventions (MBI), Motivational Interviewing (MI), and empathic confrontation were found to be effective in enhancing emotional regulation and building resilience. This article offers a comprehensive understanding of the root causes of stress in Generation Z, its implications for mental health, and relevant intervention strategies for counselors, educators, and mental health practitioners in Indonesia. Keywords: Stress, Generation Z, Mental Health, Counseling, SLR   ABSTRAK Generasi Z, yang mencakup individu kelahiran 1995–2012, merupakan kelompok usia yang paling erat dengan perkembangan teknologi digital serta perubahan sosial yang cepat. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa kelompok usia ini mengalami tingkat stres lebih tinggi dibanding generasi sebelumnya, yang dipengaruhi oleh tekanan akademik, tuntutan sosial-digital, ketidakstabilan ekonomi, dan dinamika perkembangan identitas. Penelitian ini menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR) terhadap 25 artikel ilmiah terindeks untuk menganalisis dinamika stres pada anak muda Generasi Z serta mengidentifikasi intervensi konseling berbasis bukti yang terbukti efektif. Hasil analisis menunjukkan bahwa stres pada Generasi Z bersifat multidimensional, mencakup aspek kognitif, emosional, sosial, dan perilaku yang dipengaruhi oleh intensitas penggunaan media sosial, perbandingan sosial, gangguan tidur, dan beban akademik. Teknik konseling seperti Cognitive Behavioral Therapy (CBT), Mindfulness-Based Interventions(MBI), Motivational Interviewing (MI), dan teknik konfrontasi empatik ditemukan efektif dalam membantu regulasi emosi dan pengembangan resiliensi. Artikel ini memberikan pemahaman komprehensif tentang penyebab stres pada Generasi Z, dampaknya terhadap kesehatan mental, serta strategi penanganan yang relevan bagi konselor, pendidik, dan praktisi kesehatan mental di Indonesia. Kata Kunci: Stres, Generasi Z, Kesehatan Mental, Konseling, SLR.