Riris Tiani*
Department Of Social Anthropology, Faculty Of Humanities, Diponegoro University

Published : 22 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : HARMONI

PENGEMBANGAN TERAS GUNUNG MELALUI IDENTIFIKASI UPAYA OPTIMALISASI PENGELOLAAN AREA KULINER Af’idatul Lathifah; Riris Tiani
Harmoni: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2021): HARMONI
Publisher : Departemen Linguistik, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/hm.5.1.70-74

Abstract

 ABSTRAKSentra Kuliner Teras Gunung yang ada di Kelurahan Candirejo, Kecamatan Ungaran Barat Kabupaten Semarang adalah salah satu bentuk pembangunan pemberdayaan desa dengan pariwisata. Sentra kuliner ini dibangun sejak tahun 2019 dan awalnya akan dibuka pada bulan Maret 2020. Nahas memang, karena pada waktu yang bersamaan, pemerintah justru menerapkan pembatasan kegiatan karena pandemi Covid-19. Sentra Kuliner Teras Gunung yang baru akan dibuka justru harus terbengkalai sementara waktu. upaya optimalisasi pengelolaan Sentra Kuliner Teras Gunung bersama para pengelola, pemangku kepentingan dan pengguna sentra kuliner Teras Gunung perlu dilakukan agar Teras Gunung memberi manfaat signifikan bagi masyarakat. Optimalisasi media promosi, penataan lokasi yang menarik, keragaman menu, pengadaan event bulanan, studi banding, penerapan protokol kesehatan, dan pelibatan investor lokal  dapat menjadi upaya untuk menggenjot manfaat Sentra Kuliner Teras Gunung. Kata kunci: optimalisasi; pengelolaan; sentra kuliner ABSTRACTThe Teras Gunung Culinary Center in Candirejo, West Ungaran, Semarang is one of village empowerment development in tourism. This culinary center was built in 2019 and was originally set to open in March 2020. It's unfortunate, because at the same time, the government has imposed restrictions on activities due to the Covid-19 pandemic. The Teras Gunung Culinary Center, which is about to be opened, has to be temporarily abandoned. Efforts to optimize the management of the Teras Gunung Culinary Center together with the managers, stakeholders and consumers of the Teras Gunug Culinary Center need to be carried out so that the Teras Gunug provides significant benefits for the community. Optimizing promotional media, structuring attractive locations, varied menus, holding monthly events, comparative studies, implementing health protocols, and involving local investors can be an effort to boost the benefits of the Teras Gunung Culinary Center. Keyword: optimization, management, culinary center
PELATIHAN PROMOSI DIGITAL BAGI MASYARAKAT DESA WISATA TERAS GUNUNG KABUPATEN UNGARAN Riris Tiani; Afidatul Lathifah
Harmoni: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 2 (2021): HARMONI
Publisher : Departemen Linguistik, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/hm.5.2.107-111

Abstract

ABSTRAKPromosi digital saat ini sudah menjadi tren bagi berbagai jenis usaha ekonomi. Untuk itu, berbagai bentuk kegiatan ekonomi baik barang maupun jasa bisa menggunakan paltform digital, seperti media sosial, untuk melakukan promosi usaha. Desa Wisata Teras Gunung Ungaran yang baru dibuka pun memerlukan bentuk promosi tersebut,mengingat letaknya yang jauh dari wilayah perkotaan tetapi memliki pemandangan alam yang indah yang pasti disukai oleh berbagai kalangan masyarakat. Untuk itu pelatihan promosi digital bagi masyarakat desa wisata Teras Gunung perlu dilakukan. Pelatihan dilakukan secara daring dengan media whatsapp. Pada awalnya peserta tidak tertarik karena merasa model promosi ini membutuhkan modal gawai yang mahal dan keahlian khusus. Akan tetapi setelah memahami strategi promosi digital, para peserta mulai tertarik dan ingin menekuni lebih lanjut.Kata kunci: desa wisata, promosi digital, media sosial ABSTRACTDigital promotion has now become a trend for various types of economic businesses. For this reason, various forms of economic activity, both goods and services, can use digital platforms, such as social media, to promote business. The newly opened Gunung Ungaran Terrace Tourism Village also requires this form of promotion, considering that it is located far from urban areas but has beautiful natural scenery that is definitely liked by various groups of people. For this reason, digital promotion training for the Teras Gunung tourism village community needs to be carried out. The training is carried out online using WhatsApp media. At first the participants were not interested because they felt that this promotion model required expensive equipment and special skills. However, after understanding the digital promotion strategy, the participants became interested and wanted to pursue it further.Keywords: tourism village, digital promotion, social media 
DIVERSIFIKASI UMKM MASA PANDEMI BAGI MASYARAKAT DESA WISATA TERAS GUNUNG KABUPATEN UNGARAN Af’idatul Lathifah; Riris Tiani
Harmoni: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 2 (2021): HARMONI
Publisher : Departemen Linguistik, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/hm.5.2.1-5

Abstract

ABSTRAKDesa Wisata Teras Gunung yang ada di Kelurahan Candirejo, Kecamatan Ungaran Barat Kabupaten Semarang adalah salah satu bentuk pembangunan pemberdayaan desa dengan pariwisata. Desa Wisata ini dibangun sejak tahun 2019 dan awalnya akan dibuka pada bulan Maret 2020. Nahas memang, karena pada waktu yang bersamaan, pemerintah justru menerapkan pembatasan kegiatan karena pandemi Covid-19. Desa Wisata Teras Gunung sudah diminati dengan banyaknya pengunjungtiap akhir pekan. Akan tetapi, keuntungan utama dri lapak kulinernya belum dirasakan maksimal. Oleh karena itu kegiatan pengabdian kepada masyarakat kali ini berfokus pada diversifikasi kuliner jajanan local di Teras Gunung guna pengenalan kuliner local serta optimalisasi keuntungan bagi pengelola desa wisata. Hasilnya, pengelola lapa kuliner Desa Wisata Teras Gunung mampu menjual kuliner jajanan lokal yang variatif dan diminati pengunjung. Kata kunci: diversifikasi, pengelolaan, kuliner local ABSTRACTTeras Gunung Tourism Village in Candirejo, Ungaran Barat District, Semarang Regency is one form of village empowerment development with tourism. This Tourism Village was built in 2019 and was originally set to open in March 2020. It is unfortunate, because at the same time, the government has imposed restrictions on activities due to the Covid-19 pandemic. The Teras Gunung Tourism Village is already in great demand with many visitors every weekend. However, the main advantage of the culinary stalls has not been felt optimally. Therefore, this community service activity focuses on diversifying local street food at Teras Gunung in order to introduce local culinary delights and optimize profits for tourism village managers. As a result, the management of the culinary center of the Teras Gunung Tourism Village is able to sell local snacks that are varied and attractive to visitors. Keyword: diversification, management, local culinary 
PELATIHAN PENGEMBANGAN POTENSI BAHASA PADA BIDANG PARIWISATA KABUPATEN KENDAL Riris Tiani; Suharyo Suharyo
Harmoni: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 1 (2022): HARMONI
Publisher : Departemen Linguistik, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/hm.6.1.103-108

Abstract

Pengembangan potensi bahasa menjadi viral dalam dunia digital, terlebih untuk sektor pariwisata yang sangat potensial untuk meningkatkan ekonomi daerah. Kabupaten Kendal memiliki potensi wisata yang luar biasa. Curug Sewu dan Pantai Indah Kemangi sebagai tempat wisata alam yang belum banyak tersentuh oleh traveller, sangat potensial untuk dikembangkan. Salah satu strategi yang dapat digunakan untuk mengangkat potensi wisata daerah adalah strategi verbal visual branding. Untuk itu pelatihan pengembangan potensi bahasa pada sektor wisata di Kabupaten Kendal perlu dilakukan. Tujuan pelatihan ini adalah ntuk mengajarkan bagaimana membentuk citra positif dari tempat wisata daerah supaya lebih dikenal secara luas dengan menggunakan potensi bahasa lokal setempat. Setelah peserta mendapat paparan materi mengenai strategi verbal visual brand, mereka menjadi lebih tertarik untuk mengeksplor kemampuan berbahasa secara positif. Dengan pelatihan ini, diharapkan potensi wisata daerah dan bahasa lokal akan selalu terjaga dengan baik sebagai wujud identitas budaya setempat.Kata kunci: strategi verbal visual, wisata lokalThe development of language potential is becoming viral in the digital world, especially for the tourism sector which has the potential to improve the regional economy. Kendal Regency has tremendous tourism potentials. Curug Sewu and Pantai Indah Kemangi as natural tourist attractions that have not been touched by many travellers, have the potential to be developed. One strategy that can be used to promote regional tourism potential is a verbal visual branding strategy. For this reason, training on language potential development in the tourism sector in Kendal Regency needs to be carried out. The purpose of this training is to teach how to form a positive image of regional tourist attractions so that they are better known by those outside the areas by using the potential of the local language. After participants were exposed to materials about verbal brand visual strategies, they became more interested in exploring positive language skills. With this training, it is hoped that regional tourism potential and local languages will always be well maintained as a form of local cultural identity.Keywords: visual verbal strategy, local tourism