Riris Tiani*
Department Of Social Anthropology, Faculty Of Humanities, Diponegoro University

Published : 22 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : SulukIndo

PELANGGARAN PRINSIP KERJA SAMA, IMPLIKATUR PERCAKAPAN, DAN TEMA DALAM WACANA HUMOR POLITIK Santoso, Wahyu; Hermintoyo*, Muhammad; Tiani*, Riris
SULUK INDO Volume 1, Nomor 2, Tahun 2012
Publisher : Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (151.773 KB)

Abstract

ABSTRAKHumor politik adalah kecenderungan seseorang dalam menciptakankelucuan dengan mengangkat isu-isu politik sebagai bahan utama dalam humoritu. Humor politik tercipta akibat munculnya rasa ingin tahu masyarakat yangcukup tinggi mengenai permasalahan politik di sebuah negara. Keberadaan humorpolitik sering digunakan sebagai sarana kritik politik. Kritik itu tidak dituturkansecara langsung, tetapi melalui tuturan-tuturan yang menggelitik dan unik.  Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pelanggaran prinsipkerja sama dalam wacana humor politik, mendeskripsikan munculnya implikaturpercakapan dalam wacana humor politik, dan mendeskripsikan tema yang terdapatdalam wacana humor politik.  Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi beberapa tahap.Pengumpulan data dilakukan dengan metode pustaka dengan teknik simakdilanjutkan dengan teknik catat. Kemudian data dianalisis menggunakan analisisdeskriptif. Data dikaji dan dianalisis dengan menggunakan teori pragmatik yangmeliputi teori prinsip kerja sama dan implikatur. Penyajian hasil analisisdilakukan dengan menggunakan kata-kata biasa. Penyajian penjelasan tuturandidukung dengan penceritaan kembali isi cerita yang dimaksudkan untuk memudahkan pemahaman terhadap tuturan humor. Hasil penelitian yang dicapai adalah pelanggaran prinsip kerja sama terjadidalam tuturan wacana humor politik, meliputi pelanggaran maksim kuantitas,kualitas, relevansi, dan pelaksanaan. Implikatur yang terdapat dalam wacanahumor politik terdiri dari (1) implikatur konvensional dan (2) implikaturnonkonvensional. Tema yang digunakan dalam wacana humor politik berfungsisebagai bahan terciptanya sebuah kelucuan pada wacana humor tersebut.