Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

PENERAPAN METODE DESIGN THINKING PADA MATA KULIAH DESAIN PENGEMBANGAN PRODUK PANGAN Baskoro, M.Lahandi; Nurrul Haq, Bayyinah
IKRA-ITH HUMANIORA : Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 4 No 2 (2020): IKRAITH-HUMANIORA VOL 4 NO 2 Bulan Juli 2020
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1015.471 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membahas penerapan metode design thinking pada matakuliah Desain Pengembangan Produk Pangan di Program Studi Teknologi Pangan,Universitas Trilogi. Studi ini mencoba menyusun lintasan pembelajaran (learningtrajectory) yang bisa diterapkan di dalam kelas dengan menyoroti dua hal yaitu padaperancangannya dan adaptasinya. Pendekatan penelitian yang digunakan adalahdeskriptif kualitatif, pengambilan data dilakukan melalui wawancara, observasi kegiatanpembelajaran di kelas, pengambilan tes serta penugasan terstruktur yang diberikan padamahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode design thinking bisa diterapkandi dalam kelas dengan adaptasi dari bentuk idealnya hingga derajat tertentu. Ditemukanpula adanya kesesuian antara Hypothetical Learning Trajectory yang disiapkan dosendengan Actual Learning Trajectory yang dialami pada mahasiswa.
PENGGUNAAN PESO MODEL DALAM PERANCANGAN STRATEGI ONLINE MARKETING UNTUK PROGRAM STUDI DESAIN KOMUNIKASI VISUAL M. Lahandi Baskoro
Jurnal Titik Imaji Vol 3, No 1 (2020): Jurnal Titik Imaji
Publisher : Universitas Bunda Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30813/titik imaji.v3i1.2117

Abstract

There has been an increase in the number of universities providing Visual Communication Design (DKV) education in the past decade. The role of online marketing is increasingly significant in responding to competition between study programs because the target of their students is in the age range of 13 to 18 years Indonesian population who are already connected to the internet, which is 75.5% of the penetration rate. Meanwhile, the PESO model is a form of framework that can be used to facilitate designing online marketing strategies through utilization of various types of media. The purpose of this study is to: (1) explore how the PESO model can be used in designing online marketing strategies for visual communication design study programs; and (2) looking for examples of DKV study program promotions practices in each media based on the PESO model. As a result, the categorization of the PESO model makes it easy to design online marketing strategies based on its media characteristics and the examples found evidences that there are already DKV study programs conducting promotions in each media category based on the PESO model.
PELATIHAN INSTAGRAM MARKETING UNTUK TENANT INKUBATOR BISNIS TRILOGI M. Lahandi Baskoro; Maulidian Maulidian
Jurdimas (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Royal Vol 2, No 1 (2019): Januari 2019
Publisher : STMIK Royal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (269.551 KB) | DOI: 10.33330/jurdimas.v2i1.315

Abstract

Abstract: In 2018, the number of Instagram users in Indonesia has reached 55 million users. A year earlier, Jakarta is the champ on Instagram as the most photographed place, surpassing Sao Paulo, New York and Madrid. This phenomenon shows that Instagram is a social network that is trending in Indonesia right now. Trilogi Business Incubator (Inbistro) is a business incubator belonging to the Universitas Trilogi. From observations and discussions, there are still many tenants which assisted by Inbistro who do not understand digital marketing, especially with Instagram. Albeit, Instagram has become a popular social media in Indonesia, including for product promotion. This community service activity will try to answer the problem: how to increase the capacity of Inbistro tenants so that they understand the basics of Instagram marketing? Our training was designed in 3 (three) sessions which discussed: (1) the importance of using Instagram as a marketing tool for a business; (2) How to find quality, free royalty photos and videos for Instagram content; (3) How to find products and sell them on Instagram. Keywords: Instagram marketing, Trilogi Business Incubator, Inbistro, social media, online marketing Abstrak:  Di tahun 2018, jumlah pengguna Instagram Indonesia telah mencapai 55 juta pengguna. Setahun sebelumnya, Jakarta menjadi juara di Instagram sebagai tempat yang paling banyak difoto, melewati Sao Paulo, New York dan Madrid. Fenomena ini menunjukkan bahwa Instagram adalah jejaring sosial yang sedang diminati di Indonesia saat ini. Inkubator Bisnis Trilogi (Inbistro) adalah inkubator bisnis milik Universitas Trilogi. Dari pengamatan dan diskusi, terlihat bahwa masih banyak tenant binaan Inbistro yang belum memahami tentang digital marketing, terlebih dengan Instagram. Padahal Instagram telah menjadi media sosial yang cukup populer di Indonesia, termasuk untuk promosi produk. Kegiatan pengabdian masyarakat ini akan mencoba menjawab permasalahan: bagaimana cara meningkatkan kapasitas tenant Inbistro agar mereka memahami dasar-dasar pemasaran melalui Instagram (Instagram marketing)? Pelatihan kami rancang dalam 3 (tiga) sesi yang membahas: (1) Pentingnya memanfaatkan Instagram sebagai sarana pemasaran suatu bisnis; (2) Cara mencari foto dan video berkualitas, tanpa berbayar, untuk konten Instagram; (3) Cara mencari produk dan menjualnya di Instagram. Kata Kunci: Instagram Marketing, Inkubator Bisnis Trilogi, Inbistro, media sosial, pemasaran daring
Perancangan Board Game Edukasi Satwa Endemik Pulau Jawa Untuk Anak Usia 7 Hingga 11 Tahun Syifa Usya Sya’ban; M. Lahandi Baskoro; Erik Armayuda
AKSA: Jurnal Desain Komunikasi Visual Vol. 4 No. 2 (2021): AKSA: Jurnal Desain Komunikasi Visual
Publisher : LP2M Sekolah Tinggi Seni Rupa dan Desain Visi Indonesia (STSRD VISI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37505/aksa.v4i2.51

Abstract

Indonesia is a country that has natural diversity, including unique animals. One of the islands of Indonesia that has such unique animals is Java Island. Java Island is an island that has rapid urban development and also has a unique diversity of animals. However, there are still many children who are not familiar with animals, especially endemic animals of Java Island, and the cause of these animals being threatened with extinction. In designing this board game using a method that has been adapted from the Game Design Process by Game Design Ed with data analysis conducting interviews with children from the age of 7 to 11 years to find out what board games have been played by children and the children's knowledge about Java endemic animals. The rules of the game in the design of the board game were adapted from the Pandemic board game by Matt Leacock and the Quartet card game by Gurubumi. With educational board games, it is hoped that children can discover and learn to understand the continuance of Java Endemic Animals that are threatened with extinction.
PEMANFAATAN LIMBAH KULIT KOPI SEBAGAI PEWARNA ALAM PADA MEDIA KERTAS DAUR ULANG vidya Kharishma; Heni Agustin; Lahandi Baskoro
ASKARA: Jurnal Seni dan Desain Vol 1 No 2 (2022): ASKARA: Jurnal Seni dan Desain
Publisher : LPPM Institut Teknologi Telkom Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20895/askara.v1i2.858

Abstract

Salah satu komoditas unggulan petani Indonesia berperan dalam peningkatan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang dapat mensejahterakan masyarakat adalah tanaman kopi. Pada komoditas kopi, biasanya yang diperjualbelikan adalah biji kopi, sementara kulit kopi yang merupakan 40-45% bagian dari buah menjadi limbah organik yang dapat merusak lingkungan. Limbah tersebut perlu dimanfaatkan sebagai praktik zero waste untuk mendukung ekonomi hijau. Eco-dye merupakan salah satu metode yang digunakan untuk mengambil warna dari alam. Eco-dye dapat menjadi solusi pemanfaatan limbah kulit ceri kopi sebagai pewarna alam. Tujuan penelitian ini adalah meriset bagaimana limbah kulit kopi dapat dimanfaatkan sebagai pewarna organik pada kertas daur ulang. Metode penelitian ini menggunakan metode eksperimen dan menganalisis dengan metode kualitatif deskriptif. Pada proses pembuatan kertas daur ulang akan ditambahkan pewarna alami dari hasil pengolahan limbah kulit ceri kopi. Penelitian ini menggunakan kulit ceri kopi jenis kopi robusta dan kopi arabika yang populer di Indonesia. Komposisi pewarna pada kertas daur ulang bervariasi untuk menguji hasil warna dari setiap perlakuan eksperimen. Hasil penelitian menunjukan bahwa limbah kulit kopi sukses digunakan sebagai pewarna organik pada kertas daur ulang. Hasil penelitian ini dapat memberikan alternatif praktis bagi industri UMKM untuk memanfaatkan limbah kulit kopi sebagai pewarna alami yang ramah lingkungan.
KEGIATAN INKUBASI BISNIS MENGEBANGAN TECHNOPRENEURSHIP DI KALANGAN MAHASISWA UNIVERSITAS TRILOGI Yaddarabullah, Yaddarabullah; Baskoro, Lahandi; Nurulhaq, Bayyinah; Ramayanti, Rizka
Qardhul Hasan: Media Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2019): APRIL
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (8528.384 KB) | DOI: 10.30997/qh.v5i1.1292

Abstract

Inkubator Bisnis Trilogi (INBISTRO) adalah unit di Universitas Trilogi yang bertugas untuk mengembangkan kewirausahaan untuk mahasiswa, dosen, almuni dan masyarakat di lingkungan Universitas Trilogi. Tahun 2018 ini, INBISTRO mendapatkan hibah pendanaan dari Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi melalui skema Program Pengembangan Kewirausahaan. Hibah tersebut ditujukan untuk melahirkan sejumlah mahasiswa wirausahawan yang mampu menjalankan bisnisnya secara mandiri selepas lulus dari program inkubasi bisnis yang dilakukan oleh INBISTRO. Program tersebut dilakukan dengan proses inti yang terbagi jadi (1) Pra-inkubasi, dimana tenant mendapatkan pengetahuan dasar tentang pengembangan bisnis; (2) Inkubasi, dimana tenant didampingi untuk menyempuranakan produk dan model bisnis; dan (3) Pasca-inkubasi, dimana tenant meluncurkan produk dan dihubungkan dengan mitra strategis. Program inkubasi bisnis yang diselenggarakan oleh INBISTRO membuka kesempatan bagi 20 tim tenant untuk mengembangkan produk dan bisnisnya. Alur proses yang sinergis dari kegiatan perkuliahan dan rangkaian kegiatan inkubasi yang dilakukan oleh Universitas Trilogi bisa dijadikan contoh bagi perguruan tinggi lainnya guna menumbuhkan jumlah wirausahawan teknologi (teknopreneur) berbasis pendidikan tinggi.
Persepsi Netizen Indonesia Terhadap Logo dan Maskot Asian Games 2018 Baskoro, M. Lahandi
Jurnal Desain Vol 3, No 03 (2016): Jurnal Desain
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (539.311 KB) | DOI: 10.30998/jurnaldesain.v3i03.706

Abstract

Indonesia akan menggelar Asian Games 2018, sebuah ajang olahraga terbesar di benua Asia. Perhelatan ajang olahraga skala regional ini memiliki arti penting bagi tuan rumah penyelenggara, karena momentum tersebut bisa dimanfaatkan untuk membangun citra positif Indonesia di mata negara lainnya. Menariknya, saat desain maskot Asian Games 2018 ini diluncurkan pada 27 Desember 2015, beberapa hari kemudian ia menjadi trending topic di media sosial Twitter. Netizen Indonesia riuh menganggap bahwa desain tersebut tidak layak untuk menjadi maskot ajang sekelas Asian Games. Pemerintah akhirnya menugaskan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) untuk merevisi logo dan maskot Asian Games 2018 tersebut. Penelitian ini berupaya untuk mengukur tingkat kepuasan (atau ketidakpuasan) netizen Indonesia terhadap logo dan maskot Asian Games 2018, serta mengeksplorasi sisi apa yang menyebabkan ketidakpuasan tersebut, sehingga bisa menjadi pertimbangan bagi proses revisi. Survei dilakukan dengan pendekatan voluntary response sampling dan berhasil mendapatkan 873 responden.
Redesain Permainan Tradisional Bas-Basan Sepur Armayuda, Erik; Baskoro, M. Lahandi
ANDHARUPA: Jurnal Desain Komunikasi Visual & Multimedia Vol. 4 No. 01 (2018): February 2018
Publisher : Dian Nuswantoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33633/andharupa.v4i01.1325

Abstract

Abstrak Indonesia adalah negeri yang kaya akan nilai-nilai budaya dan tradisi. Kekayaan ini sudah seharusnya menjadi sumber inspirasi untuk beragam karya kreatif masa kini. Banyak hal yang dapat dikaji dan dikemas kembali dengan lebih baik untuk menjadi sebuah produk di bidang industri kreatif. Salah satu potensi tersebut adalah permainan tradisional. Melalui proses simulasi berulang untuk memahami karakter permainan, lalu mengkombinasikanya dengan kebutuhan pasar board game yang relevan, diharapkan dapat menemukan sebuah bentuk transformasi yang sesuai dengan perkembangan zaman sebagai bagian dari produk industri kreatif. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan pakem dari sebuah permainan tradisional dan unsur terkait yang membentuk permainan tersebut, sehingga dalam proses pengembangan dalam konteks redesain, permainan hasil proses redesain akan tetap memiliki karakter serta nilai yang sama dari permainan aslinya namun masih relevan dengan kebutuhan pasar di jaman ini. Kata Kunci: permainan tradisional, transformasi budaya, redesain  AbstractIndonesia is a country rich in cultural values and traditions. This wealth should be a source of inspiration for a variety of creative works today. Much can be reviewed and repacked better to become a product in the field of creative industry. One such potential is the traditional game. Through a recurring simulation process to understand the character of the game, then combine it with the relevant board game  market needs, it is expected to find a form of transformation that fits the times as part of the creative industry product. This study aims to find the grip of a traditional game and related elements that make up the game, so that in the development process in the redesign context, the redesigned game will still have the same character and value of the original game, but still relevant with now day’s market needs. Keywords: traditional games, cultural transformation, redesign
Navigating Hyperreality: Transmedia Storytelling and Virtual Influencers in Digital Public Relations Christin, Maylanny; Baskoro, M. Lahandi; Hidayat, Dasrun
Jurnal Komunikasi Vol. 16 No. 2 (2024): Jurnal Komunikasi
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jk.v16i2.31492

Abstract

In a digital era, full of challenges, the phenomenon of hyperreality was becoming increasingly prominent, narrowing the difference between the real physical world and the world of digital simulations. Thanks to advances in technology, virtual influencers appear on social media as virtual figures who behave like real humans. This research seeks to discuss the impact and potential of virtual strategies in public relations (PR) practice in the digital realm. Integrating the concept of transmedia storytelling, the implication of this approach from a communication science perspective is to create a narrative flow that strengthens communication and messages. Characters and figures are created in such a way that they involve three elements, namely the storyteller, the fairy tale and the interacting listener. The storyteller in this case is the creator of the character, the fairy tale is the scenario in the form of the message to be conveyed, the listener who interacts is the involvement that is created. The aim of this research is to determine Hyperrealism in Transmedia Storytelling in Digital Public Relations Activities. This study uses a case study method with a common case approach, which takes Miquela as a virtual influencer case for further study. The research results highlight changes in communication activities from conventional to modern, especially through the use of technology and social media. Furthermore, this research shows that, in facing the complex digital era, PR needs to build and maintain a reputation that is honest, transparent and balanced between the digital and real worlds. In essence, this research not only provides theoretical input but also provides practical insight for PR professionals to face the dynamics of communication in the ever-growing digital world.