Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : BERITA BIOLOGI

ANATOMI DAUN DAN TAKSONOMI JENIS-JENIS VANDA ZAINUDDIN, HARDANIAH; RIFAI, MIEN A.
BERITA BIOLOGI Vol 2, No 9&10 (1984)
Publisher : Research Center for Biology-Indonesian Institute of Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (252.226 KB) | DOI: 10.14203/bb.v2i9&10.1415

Abstract

Salah satu marga anggrek yang penting dari segi hortikultura ialah Vanda R. Br. Marga ini mempunyai anggota kiia-kira 60 jenis yang tersebar luas mulai dari India. Asia Tenggara sampai ke Papua Nugini. Berdasaikan bentuk daunnya Vanda dap at dibedakan dalam dua kelompok. Yang pertama adalah kelompok Vanda pensil, memiliki daun yang berbentuk tabling seperti pensil, penampang melintang daunnya bundar (contoh : Vanda hookerana Rchb.f., Vanda teres (Roxb.) Lindl. dan Vanda tricuspidata J.J.S. Kelompok kedua disebut Vanda sabuk, mempunyai daun lebai yang memanjang seperti sabuk dan penampang melintang daunnya sepertikupu-kupu atauburung terbang (contoh: Vanda helvola BL, Vanda dearii Rchb.f., Vanda insignis BL, Vanda sumatrana Schlt., Vanda limbata BL Vanda suavis Rchb.f., Vanda celebica Rolfe dan Vanda tricolor Lindl.).
DUA DJENIS DJAMUR API JANG BARU UNTUK FLORA INDONESIA Rifai, Mien A.
BERITA BIOLOGI Vol 1, No 3 (1971)
Publisher : Research Center for Biology-Indonesian Institute of Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14203/beritabiologi.v1i3.1441

Abstract

Dalam sensus djamur2 jang a da di Indonesia C. & D. van Cvereem (dim. Bull. Jard. bot. Buitenzenz. Ill, 4:1 - 146. 1922) telah mentjatat adanja 23 djenis jang termasuk bangsa djamur api ordo Ustilaginales). Dua djenis jang belum terdaftar dalam flora Indonesia telah berhasil diketemukan baru2 ini.
ETNOBOTANI TANAMAN HIAS DALAM KOTAMADYA BOGOR WIDIAWATI, YAYU; RIFAI, MIEN A.
BERITA BIOLOGI Vol 2, No 1 (1977)
Publisher : Research Center for Biology-Indonesian Institute of Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14203/beritabiologi.v2i1.1385

Abstract

Sejak semula Kebun Raya Bogor - LBN selalu aktif mendatangkan dan tnemperkenalkan jenis-jenis tanaman baru, baik dari luar negeri maupun dari hutan belantara Indonesia sendiri.Kegiatan ini telah mempengaruhi keanekaragaman jenis tanaman yang dipakai penduduk kota madya Bogor dalam menghias halaman dan pekarangan rumahnya,karena mereka mendapat kesempatan pertama untuk mencobakan hasil jerih payah Kebun Raya Bogor itu. Selain itu baik keadaan flsik maupun iklim kota Bogor (ketinggian 190 - 280 m dpi.,rata-rata suhu bulanan 24-26°C, kelembaban udara 76 - 86%,penyinaran matahari 62%,kecepatan angin 1.3 m/detik,curah hujan 4122 mm/ tahun) sangatlah ideal untuk pertumbuhan tanaman.Karenanya tidaklah mengherankan jika lebih dari 625 jenis tanaman telah,dipakai oleh warga kota Bogor sebagai tanaman hias (Widiawati & Rifai 1975).Ini menunjukkan suatu jumlah yang besar mengingat bahwa Bruggeman (1948) hanya mencatat lebih kurang 750 jenis tanaman hias untuk seluruh Indonesia.