Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

SISTEM INFORMASI PENGENALAN WAHANA AGROECOEDUTOURISM GUNADARMA TECHNOPARK CIKALONG BERBASIS KODE QR Herik Sugeru; Novrina Novrina
Jurnal Pertanian Presisi (Journal of Precision Agriculture) Vol 2, No 1 (2018): Jurnal Pertanian Presisi
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/jpp.2018.v2i1.2005

Abstract

Gunadarma Technopark (GTP) merupakan taman teknologi terpadu yang bersifat holistik integratif yang dimiliki oleh Universitas Gunadarma, yang berlokasi di Desa Jamali-Mulyasari, Kecamatan Mande Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. GTP merupakan tempat yang di dalamnya terdapat objek-objek untuk implementasi Tridarma Perguruan Tinggi. Untuk memudahkan pengunjung atau pengguna dalam mendapatkan deskripsi dan informasi mengenai wahana agroecoedutourism yang ada di Gunadarma Technopark maka perlu dibuat suatu sistem informasi yang menunjang kegiatan agroecoedutourism yang ada di GTP. Penelitian ini bertujuan untuk membuat suatu sistem informasi dengan penanda kode QR untuk smartphone. Penelitian dilakukan dengan membuat kode QR dan hasil pemindaian kode QR akan memberikan link database untuk membuka deskripsi dan informasi objek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem dapat berjalan dengan baik. Pemindaian memberikan hasil yang baik untuk jarak pemindaian ± 5 cm hingga ± 45 cm dengan waktu pemindaian berkisar antara ±1-3 detik. Kode QR dapat dipindai jika bentuknya utuh 100% dan lingkungan pemindaian mendapatkan cukup cahaya yaitu dengan intensitas cahaya 50–12.500 lux. Sistem ini sangat mudah dan membantu pengguna untuk memperoleh deskripsi dan informasi wahana agroecoedutourism GTP dan dapat berfungsi dengan baik pada berbagai tipe smartphone yang dicobakan.
Suppression of Xanthomonas oryzae pv. oryzae infection in rice seeds: investigating the optimal temperature and packaging conditions for enhanced pathogen control and seed quality Nikko; Evan Purnama Ramdan; Risnawati; Herik Sugeru
Jurnal Ilmiah Pertanian Vol. 20 No. 2 (2023): Jurnal Ilmiah Pertanian
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/jip.v20i2.13205

Abstract

The pathogen Xanthomonas oryzae pv.oryzae (Xoo) is responsible for rice bacterial leaf blight (BLB), a disease that can significantly reduce rice yield by 60-80%. Xoo can also be transmitted through seeds, making it a seed-borne pathogen. Therefore, it is crucial for farmers to consider environmental factors when storing seeds. This research aims to determine the optimal temperature and packaging for storing rice seeds to prevent Xoo infection. The study employed a split-plot design, where the main plot consisted of two temperature treatments: low (4 ᵒC ± 2 ᵒC) and room temperature (28 ᵒC ± 3 ᵒC). The subplots focused on three packaging types: no packaging as a control, aluminum foil, and polyethylene plastic, resulting in a total of six treatment combinations. Seed pathology testing was conducted using the liquid assay method, while physiological testing utilized the growing on test method. The results revealed that plastic packaging at room temperature provided the most effective treatment for suppressing Xoo, exhibiting the lowest infectivity, number of colonies, and strength vigor index. Conversely, room temperature without packaging demonstrated the highest physiological quality in terms of seed germination and length. However, the temperature and packaging conditions are optimal for the growth of paddy seeds, i.e., at room temperature without packaging.
PENGARUH WAKTU PINCHING TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL BUNGA MATAHARI (Helianthus annuus L.) Nisa Salsabila; Edi Minaji Pribadi; Herik Sugeru
AGROSCIENCE (AGSCI) Vol 15 No 2 (2025): December
Publisher : Fakultas Sains Terapan, Universitas Suryakancana Cianjur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/agsci.v15i2.5735

Abstract

Bunga matahari (Helianthus annuus L.) merupakan tanaman introduksi bernilai ekonomis yang telah dibudidayakan di Indonesia. Produktivitas bunga dipengaruhi oleh jumlah cabang yang dapat ditingkatkan melalui teknik pemangkasan pucuk (pinching). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh waktu pinching terhadap pertumbuhan dan hasil bunga matahari. Rancangan yang digunakan adalah RAK non-faktorial dengan empat perlakuan pinching meliputi: tanpa pinching (P0), pinching pada 2 minggu setelah tanam (P1), pinching pada 3 minggu setelah tanam (P2), dan pinching pada 4 minggu setelah tanam (P3). Parameter pertumbuhan meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah cabang, umur berbunga, dan luas daun. Parameter hasil meliputi jumlah bunga, diameter bunga, bobot bunga, bobot biji, bobot 100 biji, dan jumlah biji. Dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa waktu pinching berpengaruh nyata terhadap parameter tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang, jumlah cabang, dan luas daun, namun tidak berpengaruh nyata terhadap umur berbunga. Pada hasil bunga, perlakuan waktu pinching berpengaruh nyata terhadap parameter diameter bunga, bobot bunga, bobot 100 biji, dan bobot biji, tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap jumlah biji.