Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Manajemen Kurikulum Pembelajaran PAI Nurul Anam
Ta'limDiniyah: Jurnal Pendidikan Agama Islam (Journal of Islamic Education Studies) Vol 1 No 2 (2021): April
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam IAI Al-Qodiri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (311.608 KB) | DOI: 10.53515/tdjpai.v1i2.10

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mendiskripsikan tentan manajemen kurikulum pembelajaran PAI. Penelitian ini menggunakan mengguna pendekatan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian library research. Hasil penelitiannya menunjukkan bahwa: 1) perencanaan pembelajaran PAI merupakan suatu proses pengambilan keputusan tentang apa yang harus di lakukan untuk mencapai tujuan pembelajaran PAI. Komponen perangkat perencanaan kurikulum pembelajaran PAI antara lain sebagai berikut: Menetukan Alokasi Waktu dan Minggu efektif; Menyusun Prota, Promes, Silabus dan RPP; 2) pelaksanaan kurikulum pembelajaran PAI merupakan proses berlangsungnya belajar mengajar di kelas yang merupakan inti dari kegiatan di lembaga pendidikan. Pelaksanaan kurikulum pembelajaran PAI mencakup tiga tahap pembelajaran yaitu tahap pendahuluan atau pra pembelajaran, inti pembelajaran dan penutup pembelajaran PAI; 4) evaluasi kurikulum pembelajaran PAI merupakan sutau proses untuk mengawasi dan menilai tentang proses pembelajaran yang telah dilakukan dan kemampuan peserta didik yang sudah melakukan kegitan pembelajaran PAI baik menilai kamampuan pengetahun, sikap atau perilaku dan keterampilan peserta didik. Evaluasi kurikulum pembelajaran PAI mencakup dua aspek yiatu evaluasi hasil belajar dan evaluasi proses pembelajaran. Adapun alat evaluasi kurikulum pembelajaran PAI di antaranya yaitu tes hasil belajar, kriteria test dan jenis-jenis tes. Sedangkan dari cara pelaksanaan, tes dapat dibedakan menjadi tes lisan, tes tulisan dan tes perbuatan.
PERENCANAAN KURIKULUM PEMBELAJARAN DI TAMAN BACAAN MASYARAKAT (TBM) ASY- SYIFA DALAM MENUNJANG TUJUAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI DESA CUMEDAK KECAMATAN SUMBERJAMBE KABUPATEN JEMBER Nurul Anam; Murtasiyatul Jannah
ANDRAGOGI Vol 2, No 2 (2020): ANDRAGOGI
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Agama Islam Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/ja.v2i2.8682

Abstract

Curriculum planning is one of the components that have an important role in the education curriculum system, because the main component of the curriculum is not only about the implementation and evaluation of the curriculum, but the curriculum component also discusses about curriculum planning. Curriculum planning must be considered by educational institutions in order to run optimally. In TBM Asy-syifa Village Cumedak Kec. Sumberjambe Kab. Jember, curriculum planning is carried out to the maximum. From the research background, this research will describe about Curriculum Planning in TBM Asy-syifa Village Cumedak Kec. Sumberjambe Kab. Jember. The approach in this research is qualitative approach, with data analysis using Triangulation. To collect data using methods such as: observation method, interview method and documentation method, so that the data collected becomes valid, it is used the validity of situation triangulation data and source triangulation. The results showed that the planning of the learning curriculum in TBM Asy-syifa Village Cumedak Kec. Sumberjambe Kab. Jember starting from the basic curriculum planning, seeking information from the surrounding community, government guidelines on education outside the school. Keyword: Curriculum Planning, Community Reading Park Abstrak Perencanaan kurikulum merupakan salah satu komponen yang memiliki peran penting dalam sisitem kurikulum pendidikan, sebab komponen utama kurikulum bukan hanya tentang pelaksanaan dan evaluasi kurikulum, akan tetapi komponen kurikulum juga membahas tentang perencanaan kurikulum. Perencanaan kurikulum harus diperhatikan oleh lembaga pendidikan agar pelaksanaannya berjalan dengan maksimal. Di TBM Asy-syifa Desa Cumedak Kec. Sumberjambe Kab. Jember, perencanaan kurikulum dilaksanakan secara maksimal. Dari latar penelitian maka penelitian ini akan mendiskripsikan tentang Perencanaan Kurikulum di TBM Asy-syifa Desa Cumedak Kec. Sumberjambe Kab. Jember. Pendekatan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif, dengan analisa data menggunakan Triangulasi. Untuk mengumpulkan data menggunakan metode yaitu: metode observasi, metode interview dan metode dokumentasi, agar data yang dikumpulkan menjadi valid maka digunakan keabsahan data Triangulasi situasi dan Triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan kurikulum pembelajaran di TBM Asy-syifa Desa Cumedak Kec. Sumberjambe Kab. Jember di mulai dari perencanaan kurikulum dasar, mencari informasi dari masyarakat sekitar, pedoman pemerintah tentang pendidikan luar sekolah.Kata Kunci: Perencanaan Kurikulum, Taman Bacaan Masyarakat
STRATEGI KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI GURU DI MADRASAH IBTIDAIYAH (MI) Nurul Anam; Zairotul Malikkhah

Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/muallim.v2i2.2263

Abstract

Abstrak: Penelitian ini difokuskan untuk mendiskripsikan strategi kepala sekolah dalam meningkatkan kompetensi guru di MI Muhammadiyah 03 Wonoasri Tempurejo Jember. Metode penelitiannya menggunakan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi kepala sekolah dalam meningkatkan kompetensi guru pada: 1) aspek pedagogik dilakukan dengan cara mengadakan pembinaan dan pengawasan kepada guru terkait dengan proses pembelajaran di kelas; 2) aspek kepribadian dilakukan dengan cara memberikan motivasi dan contoh yang baik pada guru untuk selalu berbuat yang terbaik untuk peserta didik dan kemajuan lembaga; 3) aspek sosial dilakukan dengan cara menciptakan nuansa kebersamaan dan keharmonisan dengan meningkatkan komunikasi antar dewan guru sehingga tercipta suasana yang guyub rukun dalam lingkungan sekolah; dan 4) dilakukan dengan cara mengadakan pembinaan disiplin guru, mengikut sertakan guru dalam kegiatan pelatihan, lokakarya, diklat, seminar, KKG, MGMP untuk memperluas pengetahuan guru dalam rangka meningkatkan kualitas pembelajaran dan prestasi peserta didik. Mengadakan supervisi kinerja guru untuk mengevaluasi kinerja guru dan meningkatkan kompetensinya. Keyword: Strategi Kepala Sekolah, Kompetensi Guru, MI
Formulasi Belajar dan Pembelajaran Berbasis Kecerdasan Multiple Intelligences di Lembaga Pendidikan Nurul Anam
Childhood Education : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 2 No. 1 (2021): Januari
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam (IAI) Al-Qodiri Jember, Jawa Timur Indonesia bekerjasama dengan Kopertais Wilayah 4 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53515/CJI.2021.2.1.12-34

Abstract

Penelitian ini difokuskan untuk mendiskripsikan formulasi belajar dan pembelajaran berbasis multiple intelligences di lembaga pendidikan. Metode penelitiannya menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian library research. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) teori belajar berbasis kecerdasan multiple intelligence adalah suatu proses untuk mengembangkan semua potensi kecerdasan majemuk peserta didik untuk mencapai tujuan pembelajaran. Dalam kecerdasan multiple intelligence, penelitian Gardner menyebutkan ada delapan jenis kecerdasan yang kemudian berkembang menjadi 10 jenis kecerdasan yang dimiliki setiap individu yang, yaitu: linguistik, matematis logis, spasial, kinestetis, musikal, interpersonal, intrapersonal, naturalis, spiritual, dan eksistensial, 2) tujuan belajar berbasis kecerdasan multiple intelligence adalah membentuk manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, memiliki nalar (maju, cakap, cerdas, kreatif, inovatif dan bertanggung jawab), dan berbadan sehat sehingga menjadi manusia mandiri, 3) pembelajaran berorientasi kecerdasan multiple intelligence di lembaga pendidikan, terdapat banyak strategi yang dapat digunakan guru dalam mengajar dalam pembelajaran berorientasi multiple intellegences ini misalnya mind mapping, brainstorming, diskusi, tanya jawab, presentasi, studi kasus, role play, karya wisata, pengamatan, sosiodrama, eksperiment, dll., dan 4) arah evaluasi dalam konteks pembelajaran berorientasi kecerdasan multiple intelligence di lembaga pendidikan diorientasikan pada tiga ranah, yaitu ranah kognitif, afektif, dan psikomotorik. Ketiganya bisa menjadi satu kesatuan dalam melakukan evaluasi kepribadian dari peserta didik.
Pengembangan SDM Santri Dalam Menghadapi Pandemi Covid-19 Di Pondok Pesantren Jember Asmad Hanisy; Nurul Anam
Al-Ijtimā': Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 2 (2023): April
Publisher : Lembaga Penelitian, Publikasi Ilmiah dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP3M)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan pemberdayaan ini adalah melakukan upaya pengembangan SDM santri dalam menghadapi pandemi Covid-19 di Pondok Pesantren Al-Kawtsar, Panti, Jember. Metode pemberdayaan yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah menggunakan metode Asset Based Community Development (ABCD) dsb. Ada 5 aset (potensi) yang ada di dalam ABCD yaitu: Aset Individu, Asosiasi, Institusi, Fisik atau Materi dan koneksi atau jaringan komunikasi yang luas. Langkah pemberdayaan yang akan dilakukan di Komunitas Santri Pondok Pesantren Al-Kawtsar, yaitu define, discovery,dream, design dan deliver atau destiny. Hasil pemberdayaan menunjukkan bahwa Pelaksanaan pemberdayaan di Komunitas Sabtri Pondok Pesantren Al-Kawtsar Panti Jember telah dilaksanakan dengan berbagai tahapan berikut yaitu tahap Define, Discovery, Dream, Design dan Deliver. Pendampingan padasantri Pondok Pesantren Al-Kawtsar ini tidak hanya memberikan pengetahuan tentang covid-19, tetapi juga praktek pencegahannya seperti menerapkan 5M dan pembuatan hand sanitizer. Tim PkM melakukan kegiatan tersebut supaya covid-19 tidak berkembang atau menyebar pada santri dan di wilayah pesantren. Dengan demikian, kegiatan pemberdayaan atau pendampingan di Komunitas Sabtri Pondok Pesantren Al-Kawtsar telah menciptakan perilaku yang anti covid-19. Santri terbiasa berperilaku dengan protokol kesehatan yang sudah ditentukan dan melakukan pola hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari.
Pengembangan SDM Santri Dalam Menghadapi Pandemi Covid-19 Di Pondok Pesantren Jember Asmad Hanisy; Nurul Anam
Al-Ijtimā': Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 2 (2023): April
Publisher : Lembaga Penelitian, Publikasi Ilmiah dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP3M)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53515/aijpkm.v3i2.69

Abstract

Tujuan pemberdayaan ini adalah melakukan upaya pengembangan SDM santri dalam menghadapi pandemi Covid-19 di Pondok Pesantren Al-Kawtsar, Panti, Jember. Metode pemberdayaan yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah menggunakan metode Asset Based Community Development (ABCD) dsb. Ada 5 aset (potensi) yang ada di dalam ABCD yaitu: Aset Individu, Asosiasi, Institusi, Fisik atau Materi dan koneksi atau jaringan komunikasi yang luas. Langkah pemberdayaan yang akan dilakukan di Komunitas Santri Pondok Pesantren Al-Kawtsar, yaitu define, discovery,dream, design dan deliver atau destiny. Hasil pemberdayaan menunjukkan bahwa Pelaksanaan pemberdayaan di Komunitas Sabtri Pondok Pesantren Al-Kawtsar Panti Jember telah dilaksanakan dengan berbagai tahapan berikut yaitu tahap Define, Discovery, Dream, Design dan Deliver. Pendampingan padasantri Pondok Pesantren Al-Kawtsar ini tidak hanya memberikan pengetahuan tentang covid-19, tetapi juga praktek pencegahannya seperti menerapkan 5M dan pembuatan hand sanitizer. Tim PkM melakukan kegiatan tersebut supaya covid-19 tidak berkembang atau menyebar pada santri dan di wilayah pesantren. Dengan demikian, kegiatan pemberdayaan atau pendampingan di Komunitas Sabtri Pondok Pesantren Al-Kawtsar telah menciptakan perilaku yang anti covid-19. Santri terbiasa berperilaku dengan protokol kesehatan yang sudah ditentukan dan melakukan pola hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari.
Pemberdayaan Komunitas Santri Kitab Kuning di Pondok Pesantren Zainal Arifin; Nurul Anam
Al-Ijtimā': Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2023): Oktober
Publisher : Lembaga Penelitian, Publikasi Ilmiah dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP3M)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53515/aijpkm.v4i1.85

Abstract

Kitab kuning merupakan salah satu ciri khas eksistensi pesantren di Indonesia. Sejak dulu, kitab kuning merupakan bahan yang wajib diajarkan di pesantren. Tujuan pengabdian yang akan dilakukan ini adalah pengembangan kualitas komunitas santri kitab kuning di Pondok Pesantren Nurul Chotib Wringinagung Jombang Jember. Metode pengabdiannya menggunakan metode ABCD. Hasilnya menunjukkan bahwa proses pemberdayaan yang telah dilakukan baik dari tahap Define, Discovery, Dream, Design dan Deliver, maka ada perubahan yang telah dilakukan yaitu sebagai berikut: 1) pengembangan kualitas SDM Komunitas Santri (Pengurus dan Anggota) Kitab Kuning Pondok Pesantren Nurul Chotib Wringinagung Jombang Jember berjalan dengan efektif atau sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan; 2) pengurus yang ada di Komunitas Wilayah Sunan Ampel telah mengetahui, memahami dan mempraktekkan tentang tentang Penerapan Metode Pembelajaran Inovatif Al-Miftah pada SDM Komunitas Santri Kitab Kuning Pondok Pesantren Nurul Chotib Wringinagung Jombang Jember; 3) anggota yang ada di Komunitas Wilayah Sunan Ampel telah mengetahui, memahami dan mempraktekkan metode pembelajaran inovatif al-Miftah serta isi Kitab Kuning tingkat dasar di Komunitas Santri Kitab Kuning Pondok Pesantren Nurul Chotib Wringinagung Jombang Jember.